
Archie diam mematung sambil memandangi Lindbur Wolf yang tengah bersiap-siap untuk menyerang mereka semua. Perubahan drastis terlihat di seluruh badan makhluk itu. Mulai dari badan yang berwarna merah darah, kuku menjadi lebih tajam, dan muncul asap-asap di sekujur badannya. Lindbur Wolf itu tentunya bermaksud untuk menghabisi seluruh player yang tengah menyerangnya ini.
"Apa yang kau lihat cepat menyingkir dari sana!"
Viola berteriak keras ke Archie yang masih saja terdiam di dekat Lindbur Wolf. Viola jelas sangat mengenal makhluk itu, bahkan ia mungkin masih memiliki dendam kepada makhluk yang telah dua kali menghancurkan party miliknya.
Namun bukannya menjauh, Archie malah kembali bersiap-siap untuk bertarung dengan Lindbur Wolf. Dengan menggenggam dua pedang di tangannya yang sedikit bergetar, Archie bersiap untuk menghadang serangan dari serigala mengerikan itu.
"Bodoh kau hanya cari mati di sana!" Kembali Viola mengingatkan Archie.
Karena sudah tidak memiliki MP untuk menggunakan skill, Archie hanya bisa mengandalkan pedangnya untuk menangkis serangan dari Lindbur Wolf. Ia menyilang-kan kedua pedangnya dan berusaha sekuat tenaga untuk menangkis serangan yang akan datang, dan berharap bahwa ia tidak mati di sana.
Lindbur Wolf yang sudah selesai dengan persiapannya, akhirnya mulai menyerang. Ia langsung menerjang Archie dengan sangat cepat, saking cepatnya serigala itu seperti berteloportasi langsung ke hadapan Archie.
Tling, bunyi benturan pedang dengan sesuatu yang runcing terdengar. Semua pasukan penyerbuan dungeon terkejut melihat Archie yang berhasil menangkis serangan dari Lindbur Wolf.
"Jangan sia-siakan kesempatan ini, semuanya mari serang serigala itu!"
Selepas Viola memberikan komando, seluruh pasukan Nebula langsung menyebar menuju ke arah Lindbur Wolf.
Dua tanker langsung berlari ke barisan paling depan dan langsung menerjang Lindbur Wolf yang sedang tertahan oleh Archie. Viola, Viand dan lainnya juga menyerang Lindbur Wolf secara bergantian.
Tidak mau kalah, kelompok Archie juga menyerang Lindbur Wolf yang sedang terpojok itu.
"Icy Strike!"
"Vital Strike!"
"Whisper in the Wind!"
"Heavy Slash!"
"Syhmpony of Destruction!"
"Zwill Harmony Break!"
Semua anggota kelompok Archie menggunakan skill terbaik mereka untuk menghancurkan Lindbur Wolf.
Sunny Cloud tetap di barisan belakang namun ia cukup berperan untuk melakukan heal terus menerus kepada mereka yang tengah berjuang mati-matian di baris depan.
Dengan cepat HP dari Lindbur Wolf terkuras. HP nya tinggal menyisakan 25% lagi, namun semua player nampak sudah sangat kelelahan melawan serigala itu.
Mereka semua memiliki keadaan yang hampir serupa yang dialami oleh Lindbur Wolf, sama-sama tidak diuntungkan.
"Kita harus bagaimana lagi kak? Kita semua sudah mengerahkan kekuatan terbaik kita selama 1 jam ini, namun monster itu masih di batas 25%!" Viand mulai protes dengan Lindbur Wolf.
Viola lalu berjalan mendekati Lindbur Wolf yang juga tengah bersiap-siap walaupun penuh luka di sekujur tubuhnya.
Suasana mencekam mulai terasa di dalam death forest. Ini seperti pertarungan hidup mati untuk Viola, jika ia gagal kembali dalam penyerangan dungeon ini, bukan tidak mungkin posisinya sebagai ketua cabang Nebula di Re-Estize Empire akan dicabut.
"Wah wah sepertinya sang ice cool warrior mulai serius" ucap Izzy
"Kau benar-nya si ratu es akan menari dengan sangat indah nya" ucap Persian menambahi.
Ketika jarak antara Viola dan Lindbur Wolf tinggal beberapa meter saja lagi. Viola menarik pedangnya yang terhunus dan muncullah pedang berwarna ungu kehitaman yang sangat indah.
Dengan sangat anggun dan indah, Viola menebas Lindbur Wolf itu tanpa henti, seperti melihat dansa di negeri matador. Lindbur Wolf juga menyerang Viola namun serangannya selalu berhasil ditepis dan dihindari oleh Viola dengan mudah.
"Heh, apa kau mencoba untuk memanasiku? Sekarang ini aku sudah punya cukup mana untuk menghabisi makhluk sialan itu!" Archie memberikan komentarnya ketika melihat tarian indah Viola.
Viola tidak menjawab ucapan Archie, ia masih sibuk dengan Lindbur Wolf. Lindbur Wolf dan Viola saling bertukar serangan dan memberikan damage. Puncaknya ialah ketika serangan terakhir dari Viola berhasil mengenai titik vital dari Lindbur Wolf dan membuatnya meraung keras kesakitan.
Namun Lindbur Wolf itu juga berhasil membalas serangan telak dari Viola dengan serangan hantaman kepala yang sangat keras, hingga membuat Viola terpental jauh ke belakang.
Archie dengan sigap menangkap Viola yang terpental itu, sambil tersenyum penuh arti Archie menangkap Viola dan meletakkannya kembali sedikit jauh dari Lindbur Wolf itu.
"Jika kau masih bisa bertarung, segeralah bangkit dan kita habisi serigala itu" ucap Archie
"Hmm kau rupanya masih saja meremehkan Nebula serta diriku, kau akan ku tebas setelah kita mengalahkan serigala itu" balas Viola sedikit bercanda
Mereka berdua lalu berdiri bersebelahan sambil memandangi Lindbur Wolf. Sebenarnya Lindbur Wolf itu sudah sangat kritis, namun karena meningkatnya status dari Lindbur Wolf yang membuatnya memiliki kelincahan dan kegesitan yang sangat luar biasa, sehingga membuat ia susah untuk dikalahkan.
"Apa kau punya rencana yang bagus Archie?"
"Aku punya sedikit rencana yang terlintas di kepalaku, kau kerahkan saja seluruh pasukan mu untuk menyerang serigala itu"
Viola menganggukan kepalanya lalu ia langsung memerintahkan seluruh pasukannya untuk menyerang Lindbur Wolf. Serangan demi serangan kembali menghujani Lindbur Wolf, Viola juga memberikan damage yang sangat besar kepada Lindbur Wolf itu.
Ketika Lindbur Wolf ingin menyerang player yang menyerangnya, maka dua tanker Nebula langsung dengan tanggap menangkis serangan dari Lindbur Wolf.
Selain dari Nebula, kelompok Archie juga menyerang Lindbur Wolf itu tanpa henti. Bahkan sekelas Sunny Cloud juga ikutan maju ke baris depan untuk memberikan kerusakan walaupun tidak terlalu besar.
"Izzy apakah kau masih mempunyai Mana untuk menggunakan skill [Flash Of The Blade]?"
"Gunakan sekali lagi skill itu kepadaku, akan ku akhiri pertarungan melelahkan ini!" ucap Archie
Lalu Izzy menggunakan [Flash Of The Blade] dan memberikannya kepada Archie.
Archie juga mempersiapkan kuda-kuda menyerang namun kali ini ia hanya menggunakan satu pedang saja untuk menyerang.
Ia mengangkat pedangnya dengan tinggi dan lurus ke arah langit, sambil tetap fokus dan dengan konsentrasi tinggi ia mencoba mengalirkan aura gelap milik pedangnya.
Pedang itu menjadi berwarna hitam yang sangat pekat, bahkan lebih pekat daripada menggunakan [Armament]. Bahkan aura gelap itu juga menyelimuti tubuh Archie yang masih diam sambil mengacungkan pedang ke atas.
Dengan serangan kombinasi oleh semua pasukan pembasmi dungeon, Lindbur Wolf sudah berada di ambang kematian. Terlihat luka di sekujur tubuhnya dan kehilangan satu bola mata sudah sangat memilukan bagi Lindbur Wolf itu.
Viola melihat ke arah Archie yang tengah bersiap, ia mengerti lalu memberikan komando untuk seluruh pasukan agar menjauh dari Lindbur Wolf.
Tinggallah Lindbur Wolf dengan Archie yang saling hadap-menghadap satu sama lain. Namun Archie tetap saja fokus untuk menahan kuda-kudanya.
"Biar kuberi tahu kau satu hal, kau memang sangat menyulitkan namun kau masih lemah dibandingkan si Skull Berseker"
"Habisi ia Arhcie!!!" Teriak semua pasukan
"Dengan ini akan ku akhiri, End Slash!"
Satu tebasan dengan telak mengenai kepala Lindbur Wolf, bahkan meninggalkan bekas luka yang terlihat sangat dalam. Lindbur Wolf itu pun terjatuh tak berdaya ke tanah dan tidak bergerak lagi untuk selamanya.
"Kita berhasilkah?" Tanya seorang wanita dari guild Nebula
Mereka kebingungan dengan semuanya, mereka melihat Lindbur Wolf itu sudah mati namun tidak menjadi partikel-partikel kecil seperti yang sering mereka lihat ketika membunuh monster.
"Aku baru sadar mengapa kita semua penuh luka dan darah? Bukankah sebelumnya kita tidak pernah begini?" Ucap Viand
Semuanya lalu memperhatikan seluruh badan mereka dan benar saja, mereka semua berlumuran darah dan penuh luka dimana-mana.
Lalu mereka melihat Archie yang terdiam sambil memandangi langit malam di Death Forest. Badannya penuh luka dan darah bahkan ia mungkin yang terparah dari mereka semua.
Mereka menggigil hebat saat melihat Archie, tidak terbayangkan di kepala mereka bagaimana rasanya saat Archie menanggung itu semua. Lalu tiba-tiba saja ada pemberitahuan muncul di layar mereka semua.
[Kalian semua telah berhasil mengalahkan Lindbur Wolf
[Kalian mendapatkan Fame +100]
[Kau telah membunuh 2 pemimpin serigala
[Kau mendapatkan titel: Wolf Head Seeker
[Memberikan efek tambahan 2 poin untuk STR dan AGI setiap kenaikan level
[Tambahan 10% damage ke monster tipe serigala dan pemimpin kelompoknya
[Membuat anda ditakuti oleh Serigala dan Serigala tidak akan berani menyerang Anda]
Archie tersenyum saat melihat titel yang ia dapat, ia tidak tahu apa titel ini didapat juga oleh kelompok yang lain atau tidak.
"Lindbur Wolf ini menjatuhkan 2 books skill, 10 silver dan beberapa item yang lainnya. Namun ia tetap tidak terurai, apa yang sebenarnya terjadi?" Kali ini giliran Viola yang kebingungan atas fenomena ini
Lalu tiba-tiba muncul sebuah pemberitahuan di layar mereka yang mengakibatkan mereka semua terkejut dengan pemberitahuan tersebut.
******
Di suatu tempat di Cirus bagian barat.
Seorang player telah menjadi pusat perhatian di dunia Cyrus. Pasalnya ia merupakan satu-satunya player yang berhasil mencapai level 100.
Sebuah pengumuman besar mulai menyebar ke semua penjuru Cirus. Bukan saja berita tentang player yang berlevel 100, namun ada satu berita yang cukup mengganjal di benak semua pemain Cyrus Online.
[Sistem]
[Selamat kepada player yang bernama Vayline untuk keberhasilannya mencapai level 100
Hidden quest akan tersedia
Hidden job akan tersedia
Main quest akan dimulai segera!]
Main quest: Dunia Cirus sedang dilimuti oleh kabut tebal kegelapan yang tidak bisa dilihat lewat mata telanjang. Sebuah kekuatan besar akan segera melanda dunia Cirus dan menghancurkannya!.
Hentikanlah kehancuran yang akan melanda dunia Cirus!
Chapter 1: Pemerintahan yang buruk!
Semua player nampak terkejut akan pemberitahuan yang muncul di layar mereka semua, mereka tidak mengerti sama sekali dengan main quest itu. Mereka mengira dunia ini akan aman-aman saja tanpa adanya kegaduhan, namun nampaknya pikiran mereka semua sekarang sudah salah.