
Di tengah arena saat ini sudah ada dua kontestan yang akan bertanding di final ini, yaitu D. Archie dan Joker. Mereka berdua akan saling bertarung untuk menentukan siapa yang terbaik di antara mereka, dan juga untuk menentukan kelompok siapa yang akan bertahan di Nebula.
Sudah agak lama mereka berdua di tengah situ, namun tidak ada diantara mereka berdua yang memulai langkah ataupun bergerak duluan. Mereka berdua saling menatap satu sama lain dan terlihat seperti mengukur kekuatan masing-masing.
"Heh wajahmu itu membuatku muak, kau pasti dari negerinya para plastik itu kan? Itu terlihat sekali di wajahmu" Archie mengejek Joker dengan wajah konyolnya.
Tidak mau kalah dari Archie, Joker pun membalas ejekan Archie itu dengan ejekan pula.
"Kau sendiri tidak sadar dengan wajah konyolmu itu! Kau pasti dari negeri yang katanya negeri tersantuy tetapi kebanyakannya sumbu pendek dan mudah di provokasi!"
"Bukannya itu kau yang mudah terbakar, kan plastik gampang sekali terbakar hahaha" Archie kembali membalas ejekan dari Joker itu.
Aksi saling ejek mengejek itu membuat semua penonton kebingungan, namun juga membuat penonton yang berasal dari negara Joker atau Archie menjadi bersitegang. Aksi saling ejek Joker dan Archie itu mulai merambah ke penonton juga yang saat ini juga saling ejek.
"Kenapa mereka berdua malah saling ejek? Dan kenapa Joker yang terkenal kalem malah terprovokasi dengan ejekan Archie?" Viola pun ikut kebingungan dengan tingkah Archie dan Joker itu.
Sudah 10 menit sejak mereka berdua memasuki arena, Archie dan Joker masih saja saling menatap dan mengejek satu sama lain.
Mereka saling berbalas ejek dan semakin lama semakin panas intensitas ejekan mereka, namun tidak ada diantara mereka berdua yang terbakar akibat ejekan tersebut. Mereka berdua masih bersikap tenang walaupun semua ejekan yang mereka lontarkan adalah bagian dari psywar.
Merasa psywar itu tidak membuahkan hasil yang memuaskan hasratnya, Archie pun tertawa garing sambil menggelengkan kepalanya dengan pelan.
Lalu Archie menggerakkan tangannya secara vertikal yang sedikit mengkagetkan Joker. Joker mengira Archie mulai berniat menyerangnya sehingga ia secara refleks mulai mempersiapkan dirinya, namun ternyata Archie cuma membuka menu dan memutar sebuah lagu untuk ia dengarkan.
Archie yang melihat wajah kebingungan Joker itu pun mulai ikut kebingungan, ia menaikkan alisnya sambil menatap Joker dengan heran.
"Kenapa kau takut seperti itu? Aku hanya memutar musik kesukaanku yaitu Black In Black dari AC/DC" ucap Archie dengan santainya sambil menganggukkan kepalanya pelan seperti mengiringi alunan melodi lagu yang ia dengarkan.
Joker merasa terprovokasi oleh tingkah Archie yang sangat menyebalkan bagi dirinya itu. Joker pun mengikuti apa yang Archie lakukan, ia juga memutar sebuah musik untuk ia dengarkan, sebuah lagu Boyband yang paling terkenal di Korea Selatan, ****BTS**** yang berjudul No More Dream.
"Beginilah yang namanya musik itu! Bukannya angguk-angguk tidak jelas seperti ayam!" Ucap Joker dengan penuh kebanggaan.
Mendengar celotehan Joker itu, Archie langsung tertawa terbahak-bahak bahkan Archie sampai memegangi perutnya yang terasa sakit akibat terlalu intens tertawa.
"Itu kau bilang musik? Hahaha, maksudmu bernyanyi sambil berjoget-joget tidak jelas dengan lirik yang komersial tanpa makna itu? Asal kau tahu saja musik yang kudengarkan ini sudah ada sejak 1970 dan sampai sekarang masih di dengarkan oleh orang banyak. Tetapi aku juga suka musik Korea, mungkin TWICE dan Blackpink hahaha" ucap Archie.
Mendengar penuturan Archie itu entah kenapa membuat Joker terbakar amarah, kali ini ia tidak bisa menahan dirinya untuk tidak terprovokasi dan terbakar.
Joker pun langsung bergerak ke dapan dan menyerang Archie, Archie masih mampu menangkis serangan Joker yang lemah itu.
Serangan yang dilancarkan oleh Joker itu lemah dikarenakan Joker yang terprovokasi omongan Archie itu, orang yang kalap pasti begitu mudah di baca gerak-geriknya itulah strategi Archie untuk membuat Joker kalap dengan provokasinya.
Namun walaupun Joker dengan kondisi yang kalap itu, tetap saja kemampuan yang ia miliki cukup merepotkan bagi Archie. Terlebih lagi, Joker merupakan seorang pendekar tombak yang mempunyai jangkauan serangan yang medium, bisa dekat dan bisa jauh namun tidak sejauh anak panah ataupun yang lain.
Joker begitu mahir memainkan tombaknya, Job Spears Master miliknya itu memang bukan sekadar hiasan semata. Kemampuan dan keahliannya menyerang menggunakan tombak yang membuat Archie kewalahan, membuktikan dirinya bahwa memang pantas mendapatkan Job itu dan juga pantas berada di jajaran top ranker.
Archie kewalahan menghadapi gempuran serangan Joker, ia pun coba untuk menjaga jarak dari Joker dan mencoba untuk mengambil nafasnya setelah bertukar serangan dengan Joker tadi.
Akan tetapi Joker tidak ingin memberikan Archie kesempatan untuk mengambil nafas, Joker langsung melemparkan tombaknya ke Archie dan tombak yang melesat cepat ke arah Archie itu pun mau tidak mau harus Archie tahan dengan pedangnya.
Di saat itulah dengan cepat Joker bergerak ke depan dan mengejutkan Archie, dengan tombak yang lain ia menyerang Archie yang saat ini terbuka pertahanannya. Akhirnya beberapa serangan berhasil mengenai Archie dengan telak, namu masih belum cukup untuk membuat Archie kalah.
"Uhuk-uhuk, sial si plastik itu kuat sekali" Ucap Archie sambil berusaha untuk bangkit.
Archie menatap lurus ke arah Joker yang kembali bersiap-siap menyerangnya itu, Archie menarik nafasnya dalam-dalam lalu ia menutup matanya mencoba untuk lebih tenang.
Joker pun kembali menyerang Archie dengan cepat, namun kali ini serangan Joker mampu diblokir oleh Archie dengan begitu sempurna.
Joker pun terkejut akan hal itu, yang lebih mengejutkannya lagi adalah saat Archie memblok serangannya itu, Archie masih dalam keadaan mata tertutup.
Masih dalam keterkejutannya, Joker di serang oleh Archie dengan sangat cepat. Tebasan beruntun di lancarkan oleh Archie dan Joker sama sekali tidak bisa menangkis, memblok atau bahkan bertahan dari tebasan beruntun Archie.
Semua tebasan yang dilancarkan oleh Archie begitu telak mengenai Joker, lalu Archie mengakhiri serangannya itu dengan sebuah tendangan lurus ke arah dada Joker dan membuat Joker terlempar jauh ke luar sisi arena.
Semua penonton langsung bersorak heboh melihat dua kejadian itu, mereka terlihat seperti kawanan babon yang hendak kawin, berisiknya minta ampun.
Walaupun mampu menyerang Joker dengan sangat telak, tetap saja hal itu belum bisa membuat Archie berpuas diri. Archie tahu hal seperti itu tadi tidak ada apa-apanya bagi seorang pemain sekaliber Joker.
Dan benar saja, Joker langsung mampu bangkit lagi setelah mendapatkan serangan beruntun dari Archie tadi. Bahkan serangan Archie tadi seperti tidak ada apa-apanya bagi seorang Joker, Joker masih terlihat segar bugar.
"Hebat juga kau, walaupun wajahmu tidak seperti orang-orang yang kuat"
"Cih, dasar sok tampan! Ayo maju sini pretty boy!"
"Siapa yang kau bilang pretty boy haaaa?"
Joker dan Archie kembali saling berhadapan satu sama lain, mereka berdua saling berbenturan yang menciptakan suara gesekan antar senjata mereka yang merupakan simfoni di medan pertandingan.
Mereka berdua saling menyerang satu sama lainnya, skill-skill terkuat mereka berdua, mereka keluarkan dan kemampuan terbaik mereka juga mereka tunjukkan. Tidak ada yang mau menyerah diantara mereka berdua.
"Judgement Cut!"
"Spears Thrust!"
kabooommmmmmm.....
Begitu skill milik mereka saling berbenturan, sebuah ledakan cukup besar pun tercipta.
Mereka berdua saling menjaga jaraknya setelah itu, mereka mengambil nafas mereka setelah melakukan pertukaran serangan yang cukup intens dan memakan tenaga yang cukup banyak.
Terlihat dari keadaan mereka, keadaan Archie lah yang cukup parah. Debu-debu menempel manja di tubuh dan pakaiannya, wajahnya sudah cukup kusam dan dipenuhi oleh bulir keringat yang mengucur deras, lengannya terluka dan berdarah serta nafasnya naik turun dengan sangat cepat.
Sedangkan keadaan Joker masih lebih bagus dari pada keadaan Archie. Dan banyak yang mulai menyoraki Joker untuk memenangkan pertandingan itu.
Joker sendiri memang berkeinginan besar untuk menang, karena hal ini menyangkut keadaan temannya yaitu River. Ia tidak bisa menebak-nebak apa yang akan dilakukan oleh Poisonox pada River jika seandainya ia kalah, dan itulah yang membuat Joker tidak ingin kalah di sini.
Namun disisi lain, ia mulai merasakan kembali keseruan dalam bermain game. Sebelumnya Joker begitu enggan bermain lagi namun ia terpaksa kembali untuk River, dan sekarang ia kembali merasakan perasaan yang sempat hilang itu. Perasaan itu kembali muncul setelah ia bertarung dengan Archie.
Semenjak pertama kali ia melihat Archie, ia mulai merasakan hal-hal aneh pada dirinya. Perasaannya seperti meluap-luap bagaikan air yang mendidih ketika itu dan setelah ia bertanding dengan Archie, semakin kuat perasaan itu.
"Maafkan aku tapi aku harus menang" Gumam Joker lalu ia mengambil ancang-ancang seperti atlit lempar lembing.
Joker terus mempertahankan ancang-ancangnya itu, hingga tanah-tanah disekitarnya mulai bertebaran akibat tekanan yang tercipta dari ancang-ancangnya itu.
Melihat hal itu, Archie juga ikut mengambil ancang-ancang. Archie mengumpulkan kekuatan di pedangnya dan bersiap untuk mengeluarkannya dengan cepat.
Postur tubuh Joker semakin merendah dan tekanan di sekitarnya semakin kuat. Rambutnya berkibar kemana-mana karena angin. Hingga pada akhirnya Joker pun melepaskan tombaknya dan langsung melesat begitu cepat.
"Spears Thrust!!!" Teriak Joker
"Judgement Cut!!!" Archie juga meneriakkan nama skillnya.
Tombak milik Joker yang melesat sangat cepat itu pun langsung bertabrakan dengan gelombang kejut milik Archie, namun karena saking cepatnya membuat tombak Joker langsung menembus skill Archie begitu saja.
Archie terkejut melihat hal itu, ia tak bisa lagi menggerakkan tubuhnya saking terkejutnya dirinya. Sehingga ia hanya bisa melihat cepatnya tombak itu mengarah padanya.
Craaaakkkkkk........
Tombak itu pun langsung mengenai Archie dengan sangat telak, bahkan setelah mengenai Archie, tombak itu tadi masih bergerak cepat dan membuat Archie terseret hingga membenturkan Archie ke dinding dengan sangat kerasnya.
Teman-teman sekelompok Archie dan juga Nebula Re-Estize Empire juga sudah merasa tak percaya dengan hal tersebut. Mereka juga mulai berpasrah jika Archie kalah dan mereka harus keluar dari Nebula.
Namun reaksi berbeda ditunjukkan oleh komentator pertandingan, ia melihat dengan seksama ke arah tempat Archie. Ia seperti melihat bayangan orang yang masih mencoba untuk berdiri tegap.
Dan saat ia melihat ke layar, health poin milik Archie pun masih tersisa walaupun sudah begitu kritis. Hingga akhirnya semua kegilaan itu membuat dirinya berteriak dengan keras dan membuat semua penonton langsung terdiam.
"Dia masih hidup! Dia belum kalah! Pertandingan masih berlanjut!!!" Ucap komentator itu dengan suara yang keras sekali.
Joker pun terkejut mengetahui hal itu, ia yakin sekali serangannya tadi adalah serangannya terkuatnya dan langsung mampu membunuh player yang berada di bawah levelnya.
Namun kali ini Archie berhasil selamat dan itu membuatnya sakit kepala, terlebih lagi ketika ia melihat memang benar ada sesosok bayangan yang mencoba untuk bangkit.
Begitu sosok itu mulai terlihat dengan jelas, sosok itu memang Archie namun ada hal aneh yang menyelimuti dirinya. Seluruh tubuhnya kini dialiri oleh aura berwarna gelap, aura itu bahkan membuat penonton dan Joker seperti merasa tertekan dan kesakitan.
Selain itu ada hal yang berubah dari tampilan Archie, muncul sebuah tanduk di kepalanya dan tubuhnya jadi putih pucat dengan tatapan mata yang kosong.
Joker menatap ngeri sosok Archie itu, ia bahkan mulai bertanya-tanya siapa sebenarnya Archie.
Archie hanya diam sambil memandang ke arah Joker yang sedang tertunduk akibat aura yang dikeluarkan oleh Archie, di tatap seperti itu membuat Joker berkeringat dingin. Joker merasa ia sedang ditatap oleh dewa kematian yang bersiap menarik jiwanya ke alam kematian.
Lalu dengan secepat kilat, Archie tiba-tiba menghilang dari pandangan Joker. Joker langsung mengedarkan pandangannya keseluruh tempat, namun ia masih tidak menemukan Archie.
Lalu dengan sangat cepat pula Archie tiba dihadapan Joker dan langsung menyerang Joker dengan cepat sampai Joker tidak bisa bereaksi.
Archie terus bergerak dengan sangat cepat dan ia menyerang Joker tanpa henti-hentinya, bahkan hal itu terlihat seperti penindasan kepada seorang Joker.
"Judgement Cut" Ucap Archie dengan santai lalu muncul puluhan gelombang kejut yang mencabik-cabik Joker.
Tak hanya sampai di situ, setelah selesai dengan Judgement Cut. Archie pun langsung menggunakan Void Step dan tiba-tiba berada di hadapan Joker dalam hitungan detik.
Archie langsung memberikan sebuah pukulan yang sangat keras ke arah perut Joker, akibat pukulan itu Joker pun terlempar jauh dan membentur dinding hingga membuatnya retak.
Joker mengerang kesakitan, terbatuk-batuk akibat rangkaian serangan dari Archie tadi. Heath poin miliknya juga sudah kritis sekali, namun ia tetap tidak ingin menyerah begitu saja.
Joker kembali bangkit dan menatap ke wajah Archie yang saat ini begitu pucat itu.
"Haha kenapa wajahmu begitu pucat? Kau terlihat tambah menyebalkan dengan wajah pucat seperti itu!" Joker masih sempat untuk memberikan ejekan pada Archie.
"Diam kau plastik! Sebaiknya kau persiapkan dirimu atau kau akan kalah!" Balas Archie.
Lalu mereka berdua pun mulai melakukan ancang-ancang untuk mengeluarkan serangan terkuat mereka berdua. Serangan kali ini benar-benar merupakan serangan penghabisan bagi mereka berdua.
Penonton ikut harap-harap cemas melihat hal itu, ini merupakan momen penentu yang membuat mereka semua merasa ikut tegang. Begitu pula Viola, ia bahkan sampai berdoa agar Archie menang.
"Akan ku akhiri di sini Rockstar berwajah pucat!"
"Tarik kembali ucapanmu itu dasar pretty boy!"
Lalu secara mengejutkan, Joker maju ke depan dan berniat menyerang Archie dari jarak dekat. Sebab Joker berpikir skill [Spears Thrust] miliknya kemungkinan besar akan di dihindari oleh Archie dan pada saat itulah Archie akan menyerangnya dengan sangat cepat dari jarak dekat.
Archie sempat terkejut melihat hal itu karena memang itu tidak ada di perkirakan Archie, namun Archie langsung tersenyum begitu Joker berniat menyerangnya dari jarak dekat.
'Kau sudah menggali lubang kuburmu sendiri pretty boy' Archie bergumam dengan senyuman tercetak di wajahnya.
"Tripple Spears Combo!" Teriak Joker
"Lambat! Rapid Slash!!"
Dengan sangat cepat Archie menebas Joker bahkan sebelum serangan Joker mengenai Archie.
Perlahan-lahan Archie memasukkan pedangnya kedalam sarung layaknya gaya seorang samurai yang menebas musuhnya, dan di saat pedangnya sudah masuk semua, Joker pun baru terlihat tertebas di bagian perutnya dan hal itu membuat Joker ambruk dan tidak bisa bangkit kembali.
"Pemenangnya D. Archie!!!!!!!"
Sorakan keras dari komentator pun langsung bergema ke seluruh arena, penonton yang tadinya terdiam beberapa saat yang lalu kini mulai kembali bergemuruh.
Banyak yang tidak percaya dengan apa yang terjadi di bawah sana, seorang Joker mampu dikalahkan oleh seorang player yang mereka semua bahkan belum tahu itu siapa begitu membuat mereka merasa pusing, termasuk Viola sendiri.
Ia sama sekali tidak menduga akan hal tersebut, ia bahkan tidak berharap banyak pada Archie begitu tahu siapa yang akan ia hadapi. Namun Archie menolak untuk kalah begitu saja, setidaknya jikapun kalah Archie akan bertarung bersungguh-sungguh sebelum kalah.
Seluruh tubuh Archie terasa sakit dan lemas, namun ia tetap mencoba untuk tetap berdiri tegap sambil memandangi langit sore di Koloseum. Hal itu ditangkap oleh Joker dan ia pun kembali menggoda Archie.
"Kau sok kuat, lihatlah tubuhmu itu sudah babak belur begitu"
"Diam kau pretty boy, kenapa kau bergerak maju dan mencoba menyerangku dari jarak dekat? Jika saja kau menyerangku dengan skill mu yang satunya lagi, aku pasti akan kalah"
"Entahlah aku pun tidak tahu mengapa" Ucap Joker sambil memalingkan wajahnya ke arah yang lain.
"Satu hal lagi, diantara member TWICE. Siapa yang paling kau suka?" Tanya Joker lagi.
Archie memandangi Joker dengan tatapan aneh sebelum akhirnya ia menjawab pertanyaan dari Joker itu.
"Aku suka Jinhyo, jika kau ada masalah dengan itu bilang saja" Jawab Archie singkat.
Mendengar jawaban Archie itu membuat Joker tertawa, diwajahnya terukir senyuman tipis dan ia menggelengkan kepalanya dengan pelan.
"Kau dan aku memang tidak pernah satu suara dan pemikiran ya D. Archie"
"Entahlah" Ucap Archie lalu ia berjalan meninggalkan Joker yang masih terbaring di sana.
Namun langkahnya Archie terhenti saat ia melihat sosok orang yang tak ia kenali coba mengentikan dirinya.
"Hal seperti ini tidak ada dalam rencana ku!" ucap orang itu.
...****************...
Catatan Penulis:
Hai teman-teman sekalian, bagaimana kabarnya baik-baik saja kan hahaha...
Disini Ned cuma mau berterima kasih pada para pembaca yang sempat membaca novel Ned ini, dan juga terimakasih sudah pernah mengevote.
Banyak yang nanya-nanya kenapa novel ini upnya cukup jarang dan lama, oke kali ini Ned akan kembali jelaskan alasan kenapa novel ini jarang up.
Alasan utamanya adalah Ned punya pekerjaan lain yang tidak bisa Ned tinggalkan begitu saja, jadi Ned menulis juga cari-cari waktunya makanya kadang upnya gak teratur.
Lalu alasan kedua adalah Ned punya proyek novel di aplikasi lain wkk, ya Ned punya novel yang dikerjakan di aplikasi yang tandanya W warnanya oranye :v.
Serta Ned lagi punya proyek yang kemungkinan bakalan Ned up disini, tetapi Ned masih membuat konsep serta plotnya terlebih dahulu jadi belum tau kapan adanya.
Genrenya ya masih seputar Fantasi seperti ini, tetapi kayaknya enggak game.
Jadi itu saja, terima kasih sekali lagi atas supportnya selama ini walaupun ini novel adalah novel yang ane buat untuk bacaan ane sendiri 😂.
Goodbye, Ciao.....
Ned_ Kelly...