
"maafkan aku maafkan aku Sunny, aku melakukan ini karena terpaksa"
Archie terus - terusan berlari demi menghindari Boar ganas yang tengah mengejar dirinya dan Sunny Cloud. Sunny Cloud yang masih belum log in kedalam game tidak mengetahui hal yang sebenarnya terjadi di dalam Cyrus Online.
**************
Di kediaman Sunny....
"Aku pulang....."
"Ah selamat datang slurrp" sambil menyeruput mie cup nya.
"Kau makan mie lagi kak? Sudah berapa kali aku bilang jangan terlalu sering makan mie"
"Iya - iya bawel ah, eh tolong kamu kunci pintu depannya ya nanti. Aku mau langsung ke kamar selepas makan"
"Pasti mau main Cyrus Online lagi kan? Cobalah kak kamu keluar rumah dan cari pacar sana"
"Ish punya adik kok rese banget, iya - iya nanti aku lagi dapat pengalaman baru di Cyrus Online"
"Oh begitu kah? terserah kakak lah"
Setelah menyelesaikan makan malamnya, Sunny langsung masuk ke kamarnya dan tengah bersiap untuk kembali log in kedalam game.
"Kita akan bertemu lagi Archie"
Seketika penglihatan menjadi silau dan perlahan - lahan terdapat visualisasi hutan yang sangat indah.
Namun Sunny sedikit merasa heran ketika ia merasa sedang dibawa oleh seseorang dengan cepat.
"Ahh... Apa yang kau lakukan Archie? Kenapa kau menggendong ku? Bukan kah sudah ku bilang jangan macam-macam cepat turunkan aku sekarang!" Perintahnya ke Archie.
"Ah sukurlah kau sudah log in dan maaf jika aku telah lancang tapi coba lihat kebelakang mu dan kau akan mengerti kenapa aku menggendongmu"
Sunny menuruti perkataan Archie dan mencoba melihat ke arah belakangnya, ia terkejut ketika mendapati seekor **** hutan dengan ukuran 2 kali lipat manusia tengah mengejar mereka.
"Kyahh makhluk apa itu mengapa ia mengejar kita?" Tanya nya ke Archie
"Aku juga tidak tahu kenapa tapi yang jelas itu adalah Boar yang kita cari dan kemungkinan ia marah ketika kita mengacau di hutan ini!" Tukas Archie.
Sunny Cloud tiba - tiba terdiam dan wajahnya mulai memerah. Ia seakan menikmati momen nya sekarang yang tengah di gendong oleh Archie bak pengantin baru, ia tersenyum kecil dan melirik ke wajah Archie yang kini penuh dengan bulir bulir keringat akibat terus menerus berlari.
Sadar dirinya di tatap oleh Sunny Cloud, Archie pun bertanya kepadanya apakah ada yang salah dengan dirinya.
"Ada apa kau jadi menatapku seperti itu?"
"Tidak ada aku hanya ingin memandang wajahmu saja, itu saja" jawab Sunny dengan cepat.
"Kalau begitu...." Archie tiba - tiba menurunkan Sunny Cloud dari gendongannya, sontak hal ini membuat Sunny Cloud bingung.
"Kalau begitu kau harus berlari sendiri, aku sudah cukup kewalahan berlari sambil menggendongmu. Sampai jumpa dan semoga selamat"
Archie langsung berlari meninggalkan Sunny Cloud yang masih terdiam di tempatnya. Ketika ia merasa Boar itu semakin dekat dengan dirinya, akhirnya ia terbebas dari lamunannya dan berlari sekencang kencangnya menyusul Archie.
"Archie kau kejam, jahat, durjana dan cabul!"
"Eh....? Apa salahku?"
"Kau tega mencampakkan diriku disana"
"Kau nya saja yang responnya lama kaya komputer dengan prosesor pentium"
"Bodoh...!"
Mereka berdua tengah meributkan sesuatu yang bodoh sampai - sampai mereka tidak menyadari bahwa mereka berdua terjebak di jalan yang buntu.
"Sekarang apa yang akan kita lakukan? Kita telah terjebak!" Ucap Sunny dengan cemas.
Archie tidak menjawab pertanyaan dari Sunny Cloud, ia tengah bersiap untuk menyerang Boar raksasa itu. Kini Boar itu tengah berhadapan dengan Archie, mereka berdua seakan telah membuat simulasi pertempuran di dalam imajinasi mereka.
Ketika tengah dalam sangat serius, tiba - tiba Murasame kembali mengeluarkan aura yang sangat gelap dan menyeramkan.
Boar itupun merasa terancam dengan aura dari Archie yang tiba - tiba berganti, Boar itu seakan tahu bahwa ini adalah pertarungan hidup dan matinya.
"Nampaknya kau menginginkan korban lagi ya Murasame?"
Sunny Cloud pun juga merasa takut dengan perubahan aura Archie yang tiba - tiba berubah. Ia seakan melihat monster yang mengerikan tengah berdiri di depannya.
"Archie...." Lirih Sunny Cloud yang melihat Archie telah dilingkupi oleh aura gelap dari Murasame.
"Ayo kemari kau makhluk jelek.... Hiya....."
Archie langsung melompat dan dengan cepat ia berada tepat di hadapan Boar. Tanpa peringatan ia langsung menebas wajah Boar itu dan memberikan luka serius di mata sebelah kanannya.
Serangan itu berhasil membuatkan efek terhadap Boar raksasa itu, Boar yang merasa terancam segera memberikan perlawanan dengan menyerang Archie, namun serangannya berhasil Archie tangkis menggunakan pedangnya.
Archie kembali menebas Boar itu, kali ini tebasannya mengarah ke kaki depannya, akibat itu Boar itupun terjatuh dan tidak dapat berdiri lagi.
Tanpa memberikan Boar itu dapat berdiri lagi, Archie langsung menebas tanpa henti Boar yang sudah tak berdaya itu.
Puluhan tebasan mendarat di badan Boar, Sunny Cloud yang melihat kejadian ini hanya bisa tercengang dan tidak bisa berkata apa-apa lagi.
Ia tidak menyangka Archie akan bertindak beringas seperti itu.
Belasan menit Archie menebas monster itu, akhirnya monster itupun menyerah saat Archie menusuk tepat di bola mata monster itu. Seketika monster besar itu meledak dan menjadi partikel-partikel melayang di udara.
[Sistem]
[Selamat level Anda naik ke level 17]
Sunny tiba - tiba terkejut ketika melihat notifikasi yang ada di kepalanya, ia kemudian melihat ke arah Archie yang tengah berdiri dengan gagah sambil menatap ke atas, seakan - akan itu adalah pertempuran terberatnya.
Sunny mengeluarkan senyuman manisnya saat melihat Archie dalam kondisi yang baik-baik saja, namun senyumannya meredup saat ia melihat Archie tiba - tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri.
"Archie.....!!" Sunny berlari ke arah Archie sambil meneriakkan namanya, namun tidak ada respon dari Archie ia tetap terbaring di atas tanah.
"Gawat ternyata kondisinya kritis aku kira ia baik - baik saja, tapi mengapa bar HP nya tinggal sedikit padahal aku sama sekali tidak melihat ia terkena serangan dari Boar itu?" Sekelebat pertanyaan muncul di benak Sunny Cloud, namun ia menghiraukan pertanyaan itu dan segera menyembuhkan luka Archie menggunakan skill cure nya.
"Kau sudah terlalu banyak bekerja keras, maafkan aku jika aku hanya menjadi bebanmu" ucap Sunny sambil merebahkan Archie di pangkuannya.
Sunny tersenyum senang sambil sesekali ia menyisir rambut putihnya Archie. Dan kadang ia juga mencubit pipinya Archie dengan gemas.
"Kau harus bertanggung jawab Archie karena kau telah membuatku jatuh cinta denganmu khususnya dengan rambut putih ini hihihi" ucap nya cekikikan sambil memegang rambut putih Archie yang khas.
30 menit telah berlalu....
"Akh.... Dimana aku?" Saat Archie melihat ke atas ia mendapati wajah seorang perempuan yang sangat cantik tengah tersenyum kepadanya. "Ah... Rupanya aku di surga jadi begini surga itu"
"Kau masih hidup bodoh!" Ucap Sunny sambil memencet hidungnya Archie.
Karena hal ini Archie tiba - tiba hendak menjauh dari Sunny, namun Sunny langsung dengan sigap kembali mendekapnya untuk tetap berada di sisinya.
"Tetaplah seperti ini sebentar lagi" ucap Sunny dengan malu.
"Hn" Archie hanya bisa mengangguk dan menahan rasa malunya saat ini. Archie kembali direbahkan oleh Sunny di pangkuannya, walau agak memalukan namun Archie cukup menikmati momennya kali ini.
"Bisakah kau beritahu aku dimana Boar itu?"
"Sudah kalah" ucap Sunny dengan cepat
"Siapa yang mengalahkannya? Tanya Archie yang masih kebingungan
Archie terkejut saat mengetahui bahwa ia yang mengalahkan Boar itu, ia sama sekali tidak mengingat bagaimana ia mengalahkan **** hutan raksasa tersebut karena efek dari aura Murasame yang masih belum ia ketahui.
Archie yang tengah berbaring di pangkuan Sunny Cloud nampak dengan jelas melihat wajah Sunny Cloud yang sangat merah seperti tomat.
"Emm Sunny wajah mu kenapa merah sekali? Apa kau sakit?" Tanya Archie dengan polos.
Mendengar pertanyaan polos Archie itu, Sunny hanya bisa tertawa ringan sebelum menjawab pertanyaan itu.
"Tidak bodoh, aku tidak sakit"
Mendengar bahwa ia baik - baik saja, Archie bisa bernafas dengan lega. Ia tidak perlu lagi mengkhawatirkan kondisi kesehatannya Sunny saat ini.
"Nee Archie, kau pernah bertanyakan kepadaku seberapa realistisnya game ini"
"Ahh itu aku ingat memang benar aku masih merasa samar - samar dengan tingkat realistis dari game ini" ucap Archie
"Kalau begitu apa kau ingin melakukan hal itu. Aku yakin kau sudah merasakan kenyalnya yupi kan di game ini saat kau menggendongku waktu itu. Aku tidak keberatan jika kau mau asal kau bertanggung jawab dengan penuh!"
Mendengar pernyataan Sunny Cloud, Archie kemudian menjadi gelisah tak bertuan. Ia sama sekali tidak mengharapkan hal ini terjadi, baginya melakukan itu sangat berat jika hanya dilandasi dengan nafsu belaka.
"Apa yang kau katakan, aku terpaksa melakukan itu semua karena tidak mungkin aku meninggalkan tubuh virtualmu saat ada monster menyerang dan jika aku merasakan sedikit kekenyalan itu anggap saja itu bonus untuk ku hehe" jawab Archie dengan gugup.
"Huh kau ini, kau tau butuh keberanian lebih untuk mengucapkan hal memalukan seperti itu kepada seorang pria, dan kau dengan mudahnya menyangkal dan menolaknya ckckck dasar kau!"
Cup. Tiba - tiba Sunny mencium Archie, Archie yang tidak menduga hal ini hanya bisa pasrah dan menikmati kecupan manis itu.
Ia merasakan sensasi dari ciuman itu sangat nyata, rasanya ia seperti berciuman dengan seseorang di dunia nyata, sekali lagi ia sangat kagum dengan teknologi dari game ini.
"Bagaimana apa kau bisa merasakan sensasi itu?" Tanya Sunny dengan wajah yang tersipu malu.
"Benar memang benar-benar seperti nyata!"
"Kalau begitu kau harus bertanggung jawab karena sudah mengambil first kiss ku"
"Eh bukannya kau yang memulainya"
"Hahaha aku tidak mau tahu, dan sampai kapan kau berbaring di pangkuanku bukankah kita harus mengantarkan barang pesanan dari Audrey"
"Ah kau benar ayo kita bergegas sebelum quest ini gagal"
Archie langsung berlari meninggalkan Sunny yang masih terdiam di tempatnya. Sunny menjadi kesal dengan sikap partnernya itu namun kemudian ia tersenyum kembali sebelum akhirnya menyusul Archie.
Di toko tempa Audrey Hepburn......
"Lama sekali mereka berdua, aku sudah tidak tahan dengan suara pelanggan yang satu ini"
Pelanggan itu berpakaian ala - ala Rockstar tahun 90an. Rambut panjang bewarna pirang, celana jeans ketat, jaket kulit dan jangan lupakan pula topi panjang yang selalu ia kenakan semakin memberikan kesan bahwa ia memang seorang rocker.
Pemuda itu terus - terusan bernyanyi dengan suara tinggi di toko Audrey Hepburn, sudah hampir satu jam lamanya Audrey tersiksa dengan konser tidak resmi itu.
"Shot through the heart And you're to blame
Darlin', you give love a bad name yeah..." Teriak pemuda itu dengan penuh semangat.
"Akh sudah cukup hentikan nyanyian itu akh...."
Tiba - tiba lonceng toko berbunyi tanda ada seseorang yang datang. Audrey langsung berlari ke arah depan untuk menghindari nyanyian kematian dari pemuda rocker itu.
"Ah rupanya kalian berdua, kenapa lama sekali aku sudah sangat menderita disini!" Protes Audrey kepada tamu yang baru datang itu.
Ternyata tamu itu ialah orang yang telah ditunggu-tunggu kehadirannya oleh Audrey, yaitu Archie dan Sunny Cloud. Mereka berdua kompak menjawab pertanyaan Audrey dengan hanya memberikan senyuman, hal ini membuat Audrey semakin kesal.
"Ah ngomong-ngomong siapa yang memesan senjata dengan bahan-bahan yang aneh ini Audrey?" Tanya Archie ke Audrey.
"Itu pesananku apa ada masalah ha?" Pemuda itu menjawab dengan serius pertanyaan Archie tadi.
Archie sempat memperhatikan penampilan pemuda itu dan ia menyimpulkan bahwa ternyata ada orang gila yang bermain Cyrus Online.
"Baiklah sudah cukup, mana barang itu biar aku dengan cepat membuatkan pesanan orang aneh ini dan segera terbebas dari penderitaan ini" ucap Audrey dengan kesal
Mendengar perkataan Audrey, Archie dan Sunny Cloud tidak mengerti maksud perkataannya. Archie hanya menuruti perintahnya untuk segera memberikan barang pesanannya.
[Quest selesai]
[Quest: Carikan ku Bahan!]
[Persyaratan: 4 Wood golem, 5 chelopard claw 1 boar tusk]
[Tingkat: Normal]
[Reward: 1200exp + Basic Forgers Job + Equipment]
"Tentang reward mu nanti dulu ya aku mau membuatkan senjata orang itu dulu"
"Tidak masalah Audrey, tapi bolehkah aku melihat bagaimana proses pembuatan senjata itu"
"Ahh dengan senang hati aku akan tunjukkan kepadamu"
Mereka bertiga menuju sebuah ruangan khusus untuk penempaan, merasa ditinggalkan si pemuda rocker itu hanya bisa berteriak-teriak dan murka. Ia merasa konsernya terganggu saat Archie datang. Akhirnya ia memutuskan untuk menyusul mereka bertiga masuk kedalam ruangan penempaan.
Archie tengah memperhatikan dengan teliti bagaimana cara pembuatan senjata di dalam game Cyrus Online. Ia sangat memperhatikan step by step nya namun ia agak sedikit bingung ketika besi yang telah dipanaskan itu tidak dibentuk menjadi sebuah pedang, melainkan dibentuk sebuah benda panjang dengan sedikit lengkungan- kangkungan disisinya.
Setelah 20 menit berlalu akhirnya proses pembuatan itu pun berakhir. Setelah menerawang - nerawang apa yang sebenarnya dibuat oleh Audrey, akhirnya Archie menemukan sendiri jawabannya.
"Apaa....!!!" Teriak Archie setelah barang itu jadi.
Barang pesanan pemuda rocker itu ialah sebuah gitar dengan hiasan duri - duri yang berasal dari cakar chelopard. Dan diujung gitar itu menancap sebuah cula yang sangat besar, Yap itu adalah cula yang diambil dari Boar yang sangat besar tadi.
"Akhirnya impianku bisa terwujud, kemari sayang come to papa" ucap pemuda rocker itu saat melihat barang pesanannya sudah jadi.
Archie hanya bisa tersenyum masam saat melihat momen pemuda rocker itu. Ia akhirnya memberanikan diri untuk bertanya sesuatu kepada pemuda itu.
"Anu apa kau ini seorang braid? Karena kau memiliki senjata sebuah alat musik makanya aku menyimpulkan begitu" ucap Archie dengan hati - hati agar tidak melukai perasaan pemuda itu.
"Perfecto exactly aku memang seorang braid namun aku sudah naik kelas menjadi seorang Rockstar.... Yeah..." Ucap pemuda itu dengan teriakan khasnya.
Selain Archie, Sunny Cloud dan Audrey Hepburn merasa kesakitan mendengar teriakkan pemuda itu. Mereka berdua pun agak merasa aneh terhadap Archie.
"Rockstar? Kau bilang Rockstar? Dan dari penampilanmu ini aku tebak kau terinspirasi dari salah satu gitaris terbaik sepanjang masa menurutku Slash!"
"Exactly akhirnya ada yang sadar dengan penampilan ku ini hahaha, sebagai tanda terimakasih ku karena telah mengantarkan barang pesananku ini izinkanĀ aku akan memperkenalkan diriku kepadamu. Namaku Izzy salam kenal oh... yeah...."
"Salam kenal namaku Archie kalau begitu mari kita bernyanyi satu lagu dari band rock yang sangat ku suka Guns N Roses!"
"Lagu ini pasti yang sangat kau suka"
Izzy kemudian memainkan tangga nada yang indah, jika kalian ingin mendengarkan lagu yang dimainkan oleh Izzy putar saja lagu Sweet Child O Mine youtube.
Mereka berdua menjadi sangat kompak walaupun hanya baru kali itu bertemu. Dua orang perempuan yang sedari tadi memperhatikan mereka hanya bisa tersenyum kecut ketika melihat Archie dan Izzy yang bernyanyi riang.
Mereka berdua tampak menikmati lagu yang dimainkan oleh Izzy, mereka bisa menikmatinya karena Archie yang menyanyikan lagu itu cukup lumayan dalam hal tarik suara, sedangkan Hattfield hanya bisa memainkan gitar dan suaranya akan sangat melengking jika bernyanyi.
Mereka berdua akhirnya bernyanyi bersama hingga malam tiba, bahkan para penonton pun mulai berpikir bahwa dua orang itu sudah kerasukan jin.
"Aku tidak mengerti jalan pikiran seorang pria" ucap Audrey
"Iya aku juga tidak mengerti"