
Seth merasa senang setelah ia melihat kedatangan Archie, setibanya ia di bar itu Seth langsung memberikan hormatnya seperti seorang murid kepada gurunya.
Archie hanya menggaruk rambutnya yang sebenarnya tak gatal itu, tatapannya kini beralih ke beberapa orang gadis yang berdiri tepat di belakang Seth.
Kondisi gadis-gadis itu cukup mengenaskan, tubuh mereka kurus-kurus dengan beberapa luka yang terlihat jelas, wajah mereka juga kusam dan terlihat kumal padahal mereka semua adalah wanita yang cantik-cantik.
Tanpa dijelaskan oleh Seth pun Archie sudah tahu dengan apa yang menimpa gadis-gadis itu, Archie hanya bisa bersimpati saja karena hanya itu yang kini ia bisa lakukan.
"Tidak apa-apa, kedatangan tuan saja ke sini sudah sangat berharga bagi kami semua" Ucap seorang gadis yang dikenalkan oleh Seth bernama Emily tadi.
Archie pun tersenyum mendengar itu, Archie mempersilakan mereka semua untuk pergi kembali ke rumah mereka masing-masing dan hidup tanpa perlu takut lagi.
Mereka pun kembali berterima kasih pada Archie dan yang lainnya, terlebih Emily yang menghadiahkan Seth sebuah kecupan di pipinya, Seth pun langsung tidak bisa bergerak dan hanya bisa mematung setelah menerima kecupan itu.
Archie dan yang lainnya tertawa melihat tingkah Seth itu, bagi mereka reaksi Seth itu sangat lucu dan membuat mereka tidak bisa menahan diri untuk tidak menertawakan Seth.
"Kau harus membalasnya anak muda!"
"Hei-hei kenapa kau diam saja seperti patung? Apa itu tadi membuatmu terkejut hahaha"
"Diam kalian semua! Aku...aku...aku" Seth tidak mampu lagi melanjutkan ucapannya karena sudah terlalu malu.
"Hahaha sudah-sudah, sekarang kita fokus untuk menyusun rencana!"
Archie mengeluarkan sebuah denah kota Del Comte yang ia dapatkan dari Seth, ia juga mendapatkan sebuah denah mansion milik 7Deadly.
Seth menjelaskan terlebih dahulu tempat-tempat yang ada di sana, ia juga menjelaskan sebuah lorong bawah tanah rahasia, yang bisa tembus juga ke markas 7Deadly.
"Lorong rahasia itu sepertinya bekas sebuah tambang, dan para anggota 7Deadly tidak tahu akan hal ini. Dan diujung jalan nanti kalian semua akan sampai di sebuah sumur yang langsung memiliki akses ke markas mereka!" Ujar Seth memberikan penjelasannya.
"Jadi seperti rencananya?"
"Hmm aku akan menggunakan serangan kilat. Kita akan menyerang mereka dari arah depan, Seth akan memimpin beberapa orang untuk lewat jalur rahasia itu. Sedangkan aku akan mengerahkan pasukan ku yang ada di luar kota agar menyerang dari sisi barat, kita hantam mereka dari segala sisi dan kita buat Alberto bertekuk lutut dalam sekejap!"
Rencana Archie itu disambut baik oleh semua orang di sana, Archie juga memberikan mereka semua biaya yang memang sudah Archie dan Kidd bicarakan sebelumnya.
"Baiklah kalau begini kita harus kerja ekstra keras teman-teman!"
"Ohhhhh!!!!"
Semua pasukan koboi langsung berteriak lantang setelah mendengar ucapan Kidd, mereka benar-benar menganggap Kidd sebagai seorang ketua mereka.
"Kidd, Diane akan ikut regu ku. Seth dan Izzy kalian akan menyerang lewat jalur rahasia itu dan tunggu aba-aba dariku sebelum menyerangnya, mengerti?"
"Dimengerti!!!" Ucap mereka semua serempak.
"Baiklah semuanya, ayo kita pergi dan rebut kota ini. Mengamuk lah sesuka kalian di sana nanti!"
"Ohhhhh!!!"
………
Archie dan yang lainnya kini sudah berada di posisi mereka, mereka masih melakukan pengintaian dan menunggu konfirmasi dari regu yang dipimpin oleh Seth.
Setelah mereka mendapatkan konfirmasi, barulah nanti mereka semua akan bergerak dan memulai serangan kejutan mereka.
"Archie kami sudah berada di posisi" Izzy memberikan pesan pada Archie.
"Baik, tunggu aba-aba dariku!"
Archie melirik ke arah Diane dan Kidd, mereka semua sudah bersiap untuk melakukan konfrontasi dengan para anggota 7Deadly.
Archie menarik nafasnya dalam-dalam, lalu sekuat tenaga juga ia berteriak lantang sekali. "Seranggg...!!"
Pasukan koboi yang dipimpin oleh Archie langsung menyerang ke depan dan mengejutkan anggota 7Deadly.
Di sisi yang lain pun, mereka juga dikejutkan dengan serangan dari pasukan yang dipimpin oleh Seth dan Izzy, mereka menyerang siapa saja yang mereka lihat di depan mereka.
7Deadly yang tidak siap dengan serangan dadakan itu hanya bisa melawan seadanya, kebanyakan dari mereka mati tanpa mengerti apa yang sedang terjadi saat ini.
"Mengamuk lah kalian semua para koboi-koboi liar!" Kidd berteriak sambil terus menerus menembaki musuhnya tanpa henti.
Ucapan Kidd tadi seperti menambahkan semangat para koboi, mereka pun kini seperti keranjingan untuk menyerang anggota 7Deadly, mereka semua menembaki musuh mereka tanpa takut bahkan mereka sudah tidak takut mengalami kematian lagi.
"Sebenarnya apa yang terjadi di sini?"
"Argh...! Tolong aku!"
Setelah dikejutkan dengan serangan dari dua sisi, para anggota 7Deadly kembali dikejutkan dengan sebuah serangan dari arah barat. Bahkan kali ini mereka hanya bisa menelan ludah karena melihat ratusan tentara yang dengan cepat mengarah pada mereka.
"Gawat...! Kita diserang dari segala arah...!"
"Ratusan pasukan datang dari arah barat! Persiapkan diri kalian!"
"Tidak...tidak...ini sudah berakhir!"
Beberapa dari mereka sudah menyerah terlebih dahulu setelah melihat kedatangan ratusan pasukan dari arah barat yang dipimpin oleh Lusirele, Caelius dan Persian.
Namun beberapa dari mereka juga tidak ingin menyerah begitu saja, mereka tetap memberikan perlawanan walaupun pada akhirnya mereka semua dikalahkan dengan sangat mudah dan cepat.
"Semuanya! Kita masuk ke dalam mansion!" Archie berteriak memberikan komandonya.
Archie lalu dengan cepat berlari menuju ke mansion, ia akan menebas siapa saja yang menhadang langkahnya menuju mansion itu.
Melihat Archie yang sudah bergerak terlebih dahulu, semua pasukan pun langsung mengikuti langkah Archie itu dan kini perang berganti tempat di dalam mansion.
Mereka juga melihat betapa ngerinya sosok Archie yang dengan mudah memenggal kepala teman-teman mereka semua, bahkan Archie terlihat tidak terluka sama sekali.
Archie terus membunuh siapa saja yang ia temui, walaupun ia sudah menyerah tetapi tetap saja Archie akan membunuhnya tanpa ampun sama sekali, bahkan Archie tidak akan segan memenggal kepala musuhnya itu.
"Aku akan mencari komandan mereka. Kalian semua tahan mereka!" Ucap Archie lalu ia pergi mencari komandan mereka yaitu Alberto.
"Jangan biarkan dia pergi menemui tuan Alberto!"
"Kita harus melindungi tuan Alberto!"
"Urghh. . . .!"
Archie langsung menebas mereka semua yang menghalanginya, beberapa diantara mereka ada yang langsung mati, kepala putus hingga sebelah lengannya terputus, sebuah visual yang sangat tidak enak untuk dipandang.
Melihat Archie yang kesetanan itu, membuat mental para anggota 7Deadly yang lain langsung runtuh seketika, mereka tidak berniat lagi untuk melawan, bahkan ada diantara mereka yang langsung bunuh diri karena sudah tidak tahan melihat hal itu lagi.
Bisa dikatakan, pasukan aliansi Archie sudah menang. Namun kemenangan mereka seakan belum sah jika mereka tidak menangkap komandan musuh, atau membunuhnya.
Beberapa orang 7Deadly masih bertahan untuk melindungi tuan mereka yaitu Alberto, namun mereka tahu usaha mereka itu sia-sia saja karena yang mereka hadapi saat ini adalah jelmaan sosok iblis yang bahkan tak gentar untuk menebas kepala musuhnya.
Archie benar-benar menjadi sosok iblis yang mengerikan di mata orang-orang 7Deadly, bahkan mereka menyebut Archie dengan sebutan iblis merah berambut putih karena tubuhnya yang penuh darah dan hanya rambut putihnya yang terlihat begitu kontras dengan keadaannya itu.
Melihat semua kekacauan yang terjadi itu, akhirnya Alberto pun keluar dari sarangnya. Ia keluar sendiri menemui Archie yang sudah banyak membunuh anak buahnya itu.
Alberto memandangi Archie dengan tatapan tidak senang, ia begitu membenci Archie yang sudah menganggu bisnisnya itu.
"Jadi kau tuan tikus yang sudah lari tunggang-langgang dari sini itu. Kau sama gilanya dengan tikus mu itu" Ucap Alberto sambil terus menatap Archie.
"Boss Archie, dialah Alberto itu. Ia cukup kuat jadi berhati-hatilah!" Seth memberikan peringatan kepada Archie, karena ia pernah dikalahkan oleh sosok itu. Ia tidak ingin Archie juga mengalami demikian karena terlalu meremehkannya.
Namun Archie tersenyum saja setelah mendapatkan peringatan dari Seth itu, ia bahkan tidak merasa ketakutan sama sekali.
Sambil tetap tersenyum Archie berucap kepada Seth. "Tenang saja Seth, aku agak berbeda dari yang kemarin. Kau jangan terkejut ya"
Seth nampak kebingungan dengan ucapan Archie itu, tetapi ia mulai merasakan aura kuat yang sangat berbeda mengelilingi Archie. Kini ia pun menyadari hal apa yang terjadi pada Archie.
Archie sendiri sudah bersiap-siap untuk menyerang Alberto, begitu juga sebaliknya. Alberto juga sudah bersiap untuk memulai pertarungannya dengan Archie.
Mereka berdua lalu saling bertubrukan satu sama lain, mereka memulai pertarungan mereka dengan adu kekuatan. Alberto mengeluarkan semua kekuatan yang ia miliki, sehingga membuat Archie terlempar cukup jauh namun hal itu tidaklah cukup untuk mengalahkan Archie.
Archie bahkan terkesan mengalah saat adu kekuatan tadi, ia memang mengakui kekuatannya tidak terlalu kuat namun ia memiliki sebuah kecepatan yang di atas rata-rata.
Kini giliran Archie yang menyerang, Archie bergerak dengan sangat cepat bahkan Alberto tidak dapat melihat Archie saking cepatnya. Alberto hanya dikejutkan dengan sebuah pukulan keras tiba-tiba mengenai wajahnya dan langsung melemparkannya hingga membuat dinding hancur retak akibatnya.
"Apa-apaan itu tadi!" Ucap Alberto terkejut dengan serangan yang baru saja dilancarkan oleh Archie.
Archie pun kini memandangi Alberto dengan tatapan penuh tantangan, ia menyilangkan tangannya dan memberikan jari tengah kepada Alberto agar ia terprovokasi.
'wusshhh...!'
'braaakkkk...!'
Benar saja, Alberto pun terprovokasi oleh Archie, ia dengan cepat menerjang Archie dan memberikannya sebuah pukulan keras. Namun pukulannya masih bisa ditahan oleh Archie, bahkan Archie tidak bergerak satu inci pun setelah menerima pukulan keras Alberto.
Melihat hal itu Alberto semakin marah, ia memberikan pukulan beruntun pada Archie dengan sangat cepat. Archie juga tidak mau kalah, ia menghindari setiap pukulan itu dengan cepat pula bahkan kecepatannya mungkin mengalahkan kecepatan Alberto itu sendiri.
Tetapi Alberto melakukan hal itu untuk mendapatkan celah, ia melihat jeda saat Archie menangkis setiap pukulannya itu, dan ia pun berhasil mendaratkan sebuah pukulan telak dan menerbangkan Archie hingga jauh sekali.
Semua orang yang melihat itu jadi sangat terkejut, bahkan Diane tidak percaya Archie sudah dikalahkan begitu saja oleh Alberto.
Tetapi ekspresi berbeda ditampilkan oleh Persian, ia bahkan menyuruh Diane agar bersiap-siap untuk melakukan bersih-bersih dan itu membuat Diane sedikit kebingungan.
"Hahahaha dasar serangga! Bisa-bisanya kau menantang Alberto!" Ucapnya dengan lantang setelah memberikan serangan yang dahsyat pada Archie.
"Oh seperti itukah? Jadi kau sudah merasa menang dengan hanya seperti itu?"
Terdengar sebuah suara yang begitu dingin dari arah belakang Alberto, ia merasakan dingin di punggungnya dan ia langsung berbalik badan. Namun ia tidak menemukan siapapun dibelakangnya, ia kembali merasakan hal yang sama dan saat ia berbalik lagi ia tidak menemukan apapun.
Sampai pada akhirnya, ia dikejutkan dengan sebuah tusukan dari arah belakangnya dan membuatnya mengeluarkan darah segar dari mulutnya. Alberto melirik ke arah belakangnya dan ia menemukan Archie yang tersenyum licik ke arahnya.
"Sejak kapan kau disitu?" Tanya Alberto yang serasa melihat sosok hantu dibelakangnya.
"Hmmm sebelum kau menyerangku aku sudah berpindah ke belakang sini dan yang kau serang tadi hanyalah bayanganku saja" jawab Archie dengan santai.
"Bayangan kau bilang? Kau bercanda kan?"
"Tidak aku serius. Jadi kau benar-benar berpikir itu aku? Hahahaha lucu sekali. Nah sekarang bisakah kau beritahukan pada ku di mana kedua orang bernama Raul dan Mendoza oh serta Escobar itu?"
Alberto hanya diam saja, ia bahkan memandang remeh ke arah Archie. Ia sangat yakin bahwa keberuntungan mereka semua akan berakhir sebentar lagi.
"Kalian semua akan merasakan akibatnya, Legado Del Fantasma akan datang pada kalian semua!"
"Ya ya ya aku sudah mendengar itu Alberto del Rio, oh bukan maksud Alberto saja. Jika kau tidak mau memberitahu di mana teman-temanmu yang kau sebut Legado Del Fantasma itu, sekarang kau beritahu padaku untuk apa kalian mengumpulkan para gadis-gadis polos itu?"
Alberto tertawa lepas begitu ia mendengar pertanyaan dari Archie itu, Archie bahkan hanya bisa menggeleng pelan saja melihat keadaan Alberto yang ia rasa sudah mulai stress itu.
"Kau benar-benar ingin tahu? Baiklah-baiklah akan kuberitahu pada kalian semua, tujuan dari Legado Del Fantasma adalah untuk membangkitkan Iblis Agung Beelzebub!" Ucap Alberto hingga tertawa terbahak-bahak.
Setelah mengucapkan itu, Archie langsung menebas kepala Alberto hingga putus, kepalanya sempat menggelinding manja di lantai sebelum akhirnya menjadi sebuah partikel kecil.
Semua orang yang melihat hal itu lupa untuk bernafas, namun mereka kembali tersadar ketika mendengar Archie berucap dengan lantang.
"Kita sudah tahu tujuan mereka, sekarang kita bereskan sisa-sisa ini dan kita tanyai mereka di mana Legado Del Fantasma itu!"