Cyrus Online

Cyrus Online
Chapter 82



Karena ucapan Viola kala itu, mata Ikhsan jadi menghitam akibat kurang tidur. Hal itu terjadi karena pertanyaan Viola yang terus terngiang-ngiang di kepalanya.


Selain hal itu ada juga beberapa hal yang menganggu pikirannya sehingga membuat Ikhsan tak bisa tidur dengan nyenyak salah satu diantaranya, Ikhsan selalu terpikirkan tentang siapa penemu jam dan jam berapa dia menemukan jam.


"Argh semua kegilaan ini membuatku lapar!"


Dengan cepat, Ikhsan membuat satu porsi mie instan plus kuah dengan tambahan saos pedas yang menggetarkan lidah.


Ikhsan pun menyantap mie neraka itu sambil mengganti-ganti saluran TV. Setiap acara yang dia anggap membosankan akan ia pindah dalam sekerlip mata, lalu ia pun terhenti di saluran TV yang menayangkan dan memberikan informasi tentang Cyrus Online, yaitu CyrusTV.


"Baik teman-teman seperti biasanya saya Paper akan memberitahukan kepada kalian semua, apa yang terjadi di dunia Cirus" ucap si pembawa acara.


Si pembawa acara atau dikenal dengan nama Paper, merupakan seorang penyiar berita yang ditugaskan untuk meliput Cyrus Online secara langsung di dalam game.


Paper sangat di kenal di Cyrus Online, dia sering melakukan wawancara dengan beberapa player Cyrus Online yang memiliki pengaruh besar. Sebut saja nama-nama pemimpin guild top di Cyrus Online seperti Vayline, Joker atau bahkan Rain.


Karena tidak ada acara yang lebih seru, akhirnya Ikhsan pun lebih memilih melihat berita yang akan dibawakan oleh Paper daripada harus melihat sinetron percintaan bocah SMP.


"Guild Ace Of Spade telah berhasil membuka kejahatan petinggi kerajaan Mallorca yang telah tertutup rapat selama bertahun-tahun.


Karena keberhasilan mereka ini, Ace Of Spade dipercaya oleh pihak kerajaan untuk menjadi bagian dari mereka dan mereka juga diberi sebuah wilayah untuk mereka bangun sendiri" Ujar Paper membawakan berita pertamanya.


Banyak respon dari player lainnya yang juga sedang menonton acara ini. Karena format acara yang streaming, mereka langsung bisa memberikan tanggapan kepada Paper tentang respon mereka terhadap masalah itu.


"Waaah selamat untuk Ace Of Spade! Kalian memang sang Ace!" Ujar seseorang dengan nama XxXOncom.


"Kebusukan harus diperangi! Keadilan harus ditegakkan!" Ujar seseorang dengan nama BaBun.


"Woi BaBun! Bayar hutang woi!" Ujar seseorang lagi dengan nama CTNRiba.


Ikhsan sebenarnya ingin juga ikut berkomentar tentang apa yang dicapai oleh Ace Of Spade, namun dia mengurungkan niatnya karena dia sebenarnya tak tahu dan tak pernah mendengar nama guild itu.


"Kita beralih ke berita ke dua. Ini tentang guild Apollon yang kembali berhasil menemukan sebuah benda dari sebuah reruntuhan di Kerajaan Mallorca"


Telinga Ikhsan sedikit melebar setelah Paper mengucapkan nama guild Apollon. Ikhsan merasa familiar dengan nama Apollon, dia coba mengingat-ingat dimana dia pernah mendengarnya.


"Saat saya wawancarai beberapa waktu yang lalu, ketua guild Apollon yang memiliki nickname Vayline itu menjelaskan bahwa mereka hanya mendapatkan sebuah relik biasa yang sering terdapat di reruntuhan" Paper melanjutkan beritanya.


Reaksi dari para player kembali beragam. Sangat banyak yang memberikan pujian terhadap keberhasilan Apollon, dan tak sedikit pula yang tidak suka dengan apa yang telah dicapai oleh Apollon.


Namun reaksi berbeda di berikan oleh Ikhsan. Setelah mengetahui nama dari pimpinan guild Apollon, tubuhnya tak bisa bergetar dan senyumannya tiba-tiba muncul begitu saja.


"Ternyata Vayline juga memainkan game ini ya? Aaah sudah lama aku tak bertemu dengannya, apa dia masih ingat denganku ya?" Ikhsan membuat pertanyaan retoris sambil menggaruk-garuk rambutnya.


Ikhsan kembali menyantap mie instan miliknya, tanpa mempedulikan betapa pedasnya mie itu dia tetap memakannya tanpa berhenti untuk minum.


"Dan berita terakhir yang akhir-akhir ini begitu viral di dunia Cirus, yaitu munculnya player baru yang langsung membuat heboh dunia Cirus.


Player itu mampu menumbangkan ratusan player dari Guild Red Scorpion yang mana guild itu merupakan guild kuat yang ada di Re-Estize Empire. Nickname dari player itu adalah D. Archie"


Ikhsan hampir saja tersedak mie pedasnya setelah mendengar berita itu. Apalagi setelah Paper menampilkan video yang diupload oleh seorang player, yang menunjukkan pertarungan seorang player dengan ratusan player.


"Siapa itu ya?" Ikhsan langsung bingung setelah menonton video itu.


Seperti layaknya hantu dari negeri sakura yang bisa keluar dari dalam TV, tiba-tiba saja wajah Paper muncul dari dalam TV sambil berteriak keras. "Itu dirimu bodoh!"


"So-so-so-sodakoh!"


Karena kejadian pagi itu, Ikhsan pun jadi tambah pusing karena memikirkan bagaimana caranya Paper bisa keluar dari dalam TV.


Karena semakin ia pikirkan bisa membuatnya jadi gila tingkat 12, akhirnya Ikhsan pun lebih memilih untuk masuk kembali ke dunia Cirus.


Saat kembali, Archie mendapati dirinya masih berada di dalam kamar yang sangat luas itu. Archie berjalan menuju ke luar dan mendapati Azergim yang sedang menyapu halaman.


"Pagi Azergim!" Sapa Archie.


Azergim menengok ke arah sumber suara itu, ia langsung tersenyum ramah saat melihat Archie yang berjalan ke arahnya.


"Ternyata Anda bangun lebih awal, apa tidur anda nyenyak Tuan Archie?"


Archie langsung mengibaskan tangannya setelah mendengar itu, dia juga sedikit menegur Azergim yang sangat kaku bicara dengannya.


"Ngomong-ngomong kenapa kau menyapu halaman di pagi hari seperti ini? Apa karena ada sistem piket disini?"


Azergim memiringkan kepalanya karena tidak mengerti akan maksud pertanyaan Archie.


Archie juga langsung menepuk jidatnya karena memakai istilah dari dunia yang berbeda dari mereka.


"Aah maksudku apa ini memang tugas dari lima panglima Azergim?"


"Ooh tidak-tidak! Ini semua hanya keinginan ku saja. Menurutku melakukan aktivitas di pagi hari itu begitu mengasyikkan" ujar Azergim.


Kepala Archie jadi naik turun setelah mendengar penjelasan Azergim, Archie pun kembali mempersilahkan Azergim untuk melanjutkan aktivitasnya sedangkan Archie lebih memilih duduk di pelataran sambil melihat Azergim menyapu halaman.


Hanya beberapa saat saja Archie dilanda kebosanan karena dia hanya diam sambil memainkan ranting kayu kecil.


Azergim mengetahui hal itu, dia langsung menghentikan aktivitasnya dan pergi mendatangi Archie.


"Nampaknya kau mengalami kebosanan bukankah begitu?"


Archie mengiyakan pertanyaan Azergim, lalu Azergim tersenyum karena hal tersebut.


"Baiklah jika begitu temani aku latih tanding bagaimana?"


"Latih tanding?" Archie sedikit terkejut dengan ajakan Azergim, namun ia juga sedikit merasakan ada bara api di dalam tubuhnya.


Selepas itu Archie dan Azergim pun berdiri saling berhadapan di tengah-tengah halaman yang luas.


Archie pun menyambut pedang kayu itu, dia sedikit tersenyum saat mengetahui status dari pedang kayu itu.


[Wood Sword]


[Type: Normal]


[Damage: 12]


[Durability: 100]


"Pedang kayu pada umumnya kah"


Setelah berkomentar Archie pun menarik nafasnya dan mencoba untuk fokus ke arah Azergim yang sudah menanti dirinya.


[Azergim]


[The Bull Commander]


[Level: ?????]


"Kenapa aku tak bisa melihat statusnya lebih jauh lagi?" Batin Archie.


Melihat Archie yang sudah siap walaupun masih dengan keadaan terkejut, Azergim pun langsung maju menerjang ke arah Archie dengan sangat cepat.


Azergim mengeluarkan sebuah tendangan lurus ke arah Archie, walaupun terlihat lemah tetapi tendangan itu begitu berat dan membuat Archie terlempar kebelakang saat menangkis tendangan itu dengan pedang kayu.


Akibat dari tendangan itu, pedang kayu tadi jadi sedikit retak dan bengkok. Archie begitu terkejut dengan hal barusan, namun Azergim tak memberikan Archie waktu untuk merasa terkejut.


Azergim kembali menyerang Archie dengan sangat cepat sebuah pukulan keras mengarah ke perut Archie yang tak bisa ia tangkis, Archie pun kembali terlempar jauh akibat pukulan itu.


"Aaaaa sakit uy!" Komentar Archie.


"Bangunlah! Aku tau kau lebih baik dari ini" Azergim berdiri tegak sambil membuat gesture tangan untuk menantang Archie.


Archie pun kembali bangkit, kali ini dia mencoba menyerang Azergim dengan sangat cepat menggunakan pedang kayu.


Semua tebasan Archie begitu tepat mengenai semua titik vital tetapi Azergim dengan mudah menghindari semua serangan Archie dan dia menunggu momentum untuk melancarkan serangan balasan.


Ketika Archie terlihat sedikit lengah, Azergim memanfaatkan hal itu dengan membuat tendangan berputar seperti tendangan capoeira.


Hal itu sudah diperkirakan oleh Archie, ia pun langsung menggunakan [Void Step] dan dengan sangat cepat dia mampu menghindari tendangan Azergim dan mampu mendaratkan sebuah tebasan ke badan Azergim.


Azergim mengambil jarak karena itu. "Kau hebat juga Archie! Aku tak menduga kau akan melakukan serangan barusan" ucapnya.


Archie hanya bisa tersenyum, dia lebih mengetahui jika Azergim belum mengeluarkan seluruh kekuatannya. Archie pun membuang pedang kayu miliknya yang sudah tak bisa dipakai lagi, itu terjadi karena saat melakukan [Void Step] pedang kayu miliknya terhantam oleh tendangan Azergim dan langsung membuat daya tahannya jatuh.


"Oh! Jadi kau ingin melawanku dengan tangan kosong? Menarik!" Azergim kembali menerjang Archie dengan cepat.


Archie sudah bersiap dengan hal itu, dia menangkis pukulan Azergim dan langsung memberikan pukulan balasan pula, tetapi Azergim juga melakukan hal yang sama dengan Archie.


Archie dan Azergim pun melakukan jual beli pukulan selama belasan menit, mereka berdua seperti Goku dan Vegeta saat melakukan pertukaran pukulan itu.


Archie memberikan sebuah gerakan sapuan yang tak diduga oleh Azergim sehingga membuatnya terjatuh, sebelum terjatuh ke tanah, Archie pun menambahkannya dengan sebuah pukulan keras yang tepat mengenai badan Azergim dan harus membuatnya terlempar cukup jauh.


"Bagaimana Fist of Justice ku?" Dengan gaya sombong Archie menatap Azergim yang tengah terlempar beberapa meter darinya.


Azergim kembali bangkit, di wajahnya terukir sebuah senyuman yang membuat Archie kebingungan dengan hal itu. "Jangan senang dulu!" Teriaknya sambil berlari cepat ke arah Archie.


"Drop Kick!"


Sebuah tendangan dengan dua kaki langsung menghantam dada Archie dan harus membuatnya terlempar sangat jauh, bahkan lebih jauh daripada Fist of Justice miliknya tadi. Dan saking kuatnya [Drop Kick] Azergim, debu jadi berterbangan karena hal itu.


Tendangan milik Azergim tadi cukup membuat kaget seseorang yang sedang melihat mereka berdua bertanding, orang itu langsung mengeluarkan keringat dingin saat melihat Archie yang terlempar karena tendangan itu.


"Mengerikan!" Hanya itu yang bisa ia ucapkan setelah melihat tendangan keras Azergim.


Melihat impact yang dihasilkan oleh Drop Kick miliknya tadi, Azergim merasa Archie sudah tak mampu lagi untuk melanjutkan latihan mereka.


Azergim pun berjalan mendekat ke arah Archie yang masih agak samar karena debu.


Saat Azergim semakin dekat dengan Archie, ia merasakan hal yang tak beres. Benar saja, sebuah siluet hitam tengah berlari dengan sangat cepat menuju kearahnya.


Azergim terlambat bereaksi, siluet hitam itu berhasil mendekat kearahnya dan memegang leher dari Azergim lalu ia bawa banting ke bawah dengan kecepatan tinggi seperti itu.


Akibat hal itu, Azergim merasakan kepalanya begitu berat dan pandangannya sedikit berkunang-kunang, dia hanya melihat seseorang dengan rambut putih tengah berdiri tegap di hadapannya.


"Woooo! RKO from outa nowhere!" Ucap siluet hitam itu yang tidak lain adalah Archie.


"Gerakan apa itu? Aku baru melihat hal yang seperti ini"


Archie melirik ke arah Azergim yang sedang terbaring di bawahnya, Azergim terlihat begitu kacau dan wajahnya begitu pucat.


"Hahaha maaf jika aku berlebihan!" Archie langsung menyadari kesalahan yang ia buat. "Nama gerakan itu adalah RKO! Sebuah gerakan mematikan dan begitu cepat seperti sambaran ular Viper!"


"RKO kah? Mulai sekarang gerakan itu dilarang!"


"Eeeeh? Tidak mungkin!" Archie jadi ikutan lemas karena mendengar statement Azergim yang melarangnya menggunakan gerakan pamungkasnya.


Azergim hanya bisa tertawa melihat tingkah Archie yang seperti itu, namun sebenarnya dia begitu kagum dengan Archie yang mampu membuat gerakan yang begitu mematikan seperti RKO itu.


Begitu pula dengan orang yang sedari tadi menonton pertandingan mereka berdua, dia juga merasa gerakan Archie lebih mematikan daripada Drop Kick milik Azergim. Dia hanya bisa tersenyum kecut karena mereka berdua memiliki gerakan-gerakan mematikan.


"Mereka semua itu monster ya? Dan RKO itu memang harus di banned! Mengerikan!" Ucap orang itu.