
Selain Guild Nebula dan kelompok Archie yang memasuki dungeon ini. Ada juga beberapa guild atau sekelompok party yang masuk terlebih dahulu masuk ke dalam hutan.
Namun malang nasib mereka naas, tidak ada satupun yang selamat atau sampai ke check poin pertama. Walaupun mereka memilih mode normal namun tetap saja mereka tidak bisa bertahan lama dalam hutan itu.
Termasuk juga Guild Dark Tyrrany. Mereka bahkan keluar dari dungeon dengan keadaan yang sangat buruk. Dari 16 orang, sekarang mereka hanya tersisa 6 orang termasuk Cobalt ketua mereka.
Hal ini jelas semakin membuat Guild Dark Tyrrany akan tertinggal jauh dengan Guild lain, sebab sudah banyak anggota mereka yang levelnya berkurang akibat terlalu sering mati.
"Ah Godamnit!" Cobalt hanya bisa menendang tanah tak bersalah sambil mengumpat melihat keadaan dirinya yang sedang terpuruk.
Sedangkan nasib sedikit berbeda dialami oleh Guild Lavindior.
Mereka masih berjuang di dalam dungeon walaupun separuh dari pasukan yang dibawa oleh Siegfred sudah gugur di medan pertempuran.
"Kapten Siegfred sebaiknya kita mundur dulu terlalu riskan melawan monster ini tanpa seorang tanker yang melindungi garis depan"
Siegfred merasa kesal dengan dirinya yang tidak dapat berbuat banyak setelah melihat para anggotanya yang tiba-tiba terbunuh oleh sesuatu yang tidak dapat mereka lihat. Tangannya bergetar hebat, menahan rasa kesalnya itu hingga akhirnya ia memutuskan untuk mundur terlebih dahulu sebelum akhirnya ia akan menyerang kembali.
"Sebenarnya makhluk apa itu Demicos apakah periode sebelumnya ada monster seperti itu? Tanya Siegfred yang masih heran dengan kejadian yang menimpa pasukannya.
"Entahlah aku juga baru melihatnya namun nampaknya ini adalah efek ketika kita terlalu lama membasmi dungeon ini"
"Apa bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi Demicos?"
"Mungkin jawabannya hanya satu, mungkin dunia ini bukan dunia game lagi" ucap Demicos ragu.
*******
Sementara itu jauh di dalam hutan, terdapat 16 orang yang masih bertahan hingga saat ini. Mereka terus menyusuri hutan yang luas dan lebat tanpa tahu kemana mereka tengah melangkah.
Sudah lebih dari setengah jam mereka berjalan ke dalam hutan, namun mereka tidak menemukan apa-apa, bahkan monster tidak terlihat sama sekali selama perjalanan mereka. Rasa lelah dan bosan mulai menyerang mereka, mereka lebih mengharapkan bertarung dengan monster daripada berjalan tanpa arah seperti ini.
"Apa benar ini jalannya atau jangan-jangan kau mau menyesatkan kami ha Archie?" Viand mulai kehabisan kesabarannya.
"Aku yakin ini jalannya aku merasakannya seperti itu"
"Bagaimana jika insting kau itu salah Archie?"
"Ya berarti kita salah ambil jalan hehe" Jawab Archie dengan polosnya.
Viand yang mendengar jawaban asal Archie menjadi tambah kesal. Ia merasa seolah telah bertanya dengan orang yang salah.
"Bagaimana ini kak apa kita terus tetap berjalan tanpa arah seperti ini" Tanya Viand ke Viola yang tepat berada di depannya.
"Terus saja jalan dan jangan banyak ngoceh dan satu hal lagi panggil aku kapten!"
Mereka terus saja berjalan hingga pada akhirnya mereka sampai di padang rumput yang luas. Angin berhembus sangat kencang, bau dari rerumputan hijau menyebar bebas di udara. Namun dibalik sebuah keheningan kadang terdapat sebuah kekacauan.
"Akh padang rumput ini mengingatkan ku tentang Slavia. Kala itu aku bertarung dengan dire wolf" ucap Archie yang teringat tentang pertarungan pertamanya dalam game ini.
"Kau benar sekali ini memang mirip Slavia dan aku tebak kau juga sempat bertemu dengan Kaiser Dire Wolf kan?"
"Kau benar sekali aku bertarung melawan Kaiser Dire Wolf yang bertingkat Chieftain itu. Hmm apa kau ini seorang cenayang Viola?"
"Hmm aku tidak tahu, tapi yang jelas kau akan melihat seekor serigala yang lebih besar dari Kaiser Dire Wolf itu, semuanya persiapkan diri kalian!"
Lalu semua pasukan Guild Nebula menyiapkan diri mereka dan mulai membentuk sebuah formasi. Kelompok Archie sedikit bingung melihat apa yang dikerjakan oleh Guild Nebula, namun mereka kemudian juga mempersiapkan diri mereka setelah merasakan sesuatu yang tengah memperhatikan mereka.
Kurang lebih ada 8 Rogue Wolf yang terus memandangi kelompok Archie dan Nebula. Ketika mereka masih memikirkan cara mengalahkan Rogue Wolf, tiba- tiba saja datang serigala yang sangat besar dari dalam hutan. Besarnya serigala itu bisa mencapai 3x besar Dire Wolf yang pernah Archie lawan.
Lindbur Wolf ialah bos monster yang telah mengakibatkan banyak player yang harus merasakan yang namanya kematian dan kembali dibangkitkan ke katedral.
Seluruh badannya bewarna merah seperti darah, bahkan matanya saja juga bewarna merah. Memiliki badan yang lebih besar daripada Kaiser Dire Wolf membuatnya terlihat menyeramkan.
"Gede cuy" komentar pertama terlontar dari mulut Izzy ketika melihat sosok Lindbur Wolf.
"Yah kau ada benarnya juga Izzy, tapi serigala itu cuma terlihat besar saja, tidak terlihat menarik seperti yang dimiliki oleh si Ratu Judes dan Si Ratu Api dari Nebula" balas Archie terhadap komentar Izzy sambil memandangi benda yang menggantung di dada Viola dan Viand.
Viola dan Viand yang merasa tersentil akibat ucapan Archie, mulai memaki Archie dengan wajah merah mereka. Selain mereka, Willy dan Sunny Cloud juga ikut memarahi Archie atas perilakunya tadi.
"Uh kau ini cukup bercandanya sekarang ini kita harus fokus dengan serigala itu, kalau tidak kita yang akan tersapu habis" Ucap Viola sambil menahan rasa malunya.
"Haha ya ya baiklah jika kalau disuruh serius maka akan kami laksanakan" Balas Archie sambil berjalan ke depan melewati dua tanker dari guild Nebula.
Semuanya menjadi bingung melihat sikap Archie yang dengan santai maju ke depan. Lalu Archie berhenti dengan jarak yang lumayan dekat dari segerombolan serigala dan Archie memulai pidatonya.
"Hei kalian serigala jelek, jadi kalian yang telah mengalahkan banyak player disini yah? Aku harap kalian tidak mengecewakan ku dan akan ku beri tahu satu hal lagi, aku adalah seorang Kamen Rider yang tak sengaja lewat, ingat itu!"
"Oi apa yang kau lakukan dasar bodoh, apa kau pikir mereka mengerti apa yang kau ucapkan dan apa itu Kamen Rider?" Viand protes dengan apa yang tengah Archie lakukan.
Berbeda dengan Viand, reaksi Viola sedikit tercengang lalu kemudian ia tertawa ringan sambil menggelengkan kepalanya. Ia yakin Cyrus Online sekarang juga dapat dimainkan oleh orang yang kurang waras.
"Hihihi dasar kau Archie kau selalu saja menarik" ucap Sunny yang juga pernah menyaksikan hal seperti ini saat berada di Salika Forest.
Rogue Wolf dan Lindbur Wolf yang berada beberapa meter dari Archie berlari dengan sangat cepat menuju arah Archie.
Archie hanya diam mematung di sana sambil menunggu datangnya serigala itu. Tinggal beberapa meter lagi sebelum pertarungan terjadi, Archie langsung menggunakan [Rapid Slash] dan berhasil membuat 2 ekor Rogue Wolf kritis.
"Tanker cepat berikan support kepada dia tunjukkan kekuatan guild Nebula kepadanya. Viand kau berikan damage dari sini saja" perintah Viola dengan cepat.
Dengan cepat 2 tanker dari guild Nebula maju ke garis depan menyusul Archie.
Kekuatan 2 tanker itu cukup lumayan membantu Archie dalam menghabisi Rogue Wolf. Satu diantara tanker itu ada yang memiliki job Defender yang memiliki daya tahan yang lebih tinggi daripada seorang tanker biasa.
Merasa tidak mau kalah, Rick juga maju ke garis depan, ia merasa sangat percaya diri dengan skillnya sekarang dan juga equipment yang ia dapat dari hasil penggilingan di Grey Tunnel sangat membantunya.
Sihir dari Viand juga sangat membantu mereka, karena guild Nebula yang memiliki sumber daya yang banyak Viand pun memiliki beberapa skill yang memiliki daya rusak yang sangat besar, salah satunya adalah [Hell Raising].
Maka dari itu ia sangat terkejut saat pertama kali ia melihat Archie berhasil selamat dari skill tersebut.
"Oi kau melupakanku rambut putih sialan, jangan menikmati pestanya sendirian" Ucap Rick dengan senyuman penuh arti.
Lalu Rick pun menggunakan skill [Heavy Shield] yang membuat 2 ekor Rogue Wolf terpelanting jauh. [Heavy Shield] adalah salah satu skill serangan yang dimiliki oleh seorang Shield Warrior. Skill ini mampu membuat perisai yang dimilikinya dapat mendorong musuh hingga beberapa meter dan memberikan damage yang lumayan.
"Ouuu" Lindbur Wolf mengaung dengan nyaring saat melihat tidak ada lagi Rogue Wolf yang tersisa.
Archie, Rick dan dua tanker dari Nebula kembali waspada terhadap gerak gerik Lindbur Wolf. Setelah bunyi aungan keras itu, muncul kembali beberapa Rogue Wolf dari dalam hutan.
"Oi oi ini seperti tidak ada habisnya, lihat jumlah mereka ada puluhan ekor serigala yang siap mencabik-cabik kita semua" Rick kaget dengan pasukan bantuan Rogue Wolf yang 2 kali lebih banyak daripada yang awal.
"Bukankah hal seperti inilah yang menarik, ayo tambah lagi serigalanya!" Ucap Archie bersemangat melihat gerombolan serigala yang datang dari hutan.