Cyrus Online

Cyrus Online
43. Red Crazy Monkey



Di dalam hutan kematian, terdapat suara yang sangat gaduh. Suara itu merupakan hasil dari benturan benda-benda keras seperti logam yang beradu kekuatan.


Selain bunyi benturan logam, kadang juga ada suara teriakan dan juga suara raungan kuat. Begitulah kira-kira gambaran umum tentang pertarungan antara Guild Nebula dan kelompok Archie melawan Red Crazy Monkey.


Selepas mereka bertemu dengan boss terakhir dari dungeon ini, mereka langsung saja menyerangnya tanpa kompromi. Karena situasi mereka yang kurang menguntungkan maka strategi yang paling tepat ialah menyerang terlebih dahulu sebelum diserang.


Sebagai Elite Boss tentunya Red Crazy Monkey tidak seperti para monster biasa yang mudah untuk di takedown. Ia layaknya petarung handal, ia mampu menangkis serangan demi serangan yang dilancarkan oleh kedua belah pihak. Kadang juga ia mampu menyerang mereka semua dan kembali bertahan dengan cepat.


Archie, Viola, Seth, Lynch dan Persian yang menjadi ujung tombak serangan juga sedikit kewalahan dengan Red Crazy Monkey. Mereka secara bergantian menyerang monster itu dan memberikan damage yang lumayan besar.


Sedangkan yang lainnya sudah hampir tidak mampu untuk melanjutkan pertarungan mereka. Mereka semua sudah hampir kehabisan mana apalagi mereka yang memiliki job sebagai seorang Mage atau Priest yang sedari awal sudah menggunakan mana terus menerus tanpa ada jeda sama sekali.


"Sialan ketahanan monster itu sangat tinggi sekali, perasaan kita sudah menyerangnya dengan kekuatan maksimal tetapi ia masih saja bisa bertahan!"


"Kau benar sekali Seth ini akan menjadi pertarungan yang sangat panjang, tetapi aku tidak akan mengalah dari monster ini!" Ucap Viola


Mereka kembali menyerang bersamaan, tetapi serangan itu nampaknya tidak berasa bagi monster itu. Monster itu lalu membalas serangan mereka dengan menyerang mereka menggunakan senjata miliknya, alhasil mereka semua terhempas jauh dari Red Crazy Monkey itu.


Red Crazy Monkey lalu meraung-raung, meronta-ronta, loncat-loncat kesana-kemari seperti bocah yang baru dibelikan mainan oleh orangtuanya. Setelah selebrasi singkat itu, ia kembali menyerang untungnya serangan lanjutan dari ia bisa dihindari dan ditangkis oleh penjaga garis depan para pasukan pembasmi dungeon.


"Kalian semua baik saja kah? Kami bertiga akan menahan monster ini sampai kalian bisa bertarung kembali" ucap salah satu tanker bernama Lemon


Lalu para tanker mulai mengulur waktu untuk para damage dealer. Walaupun hanya bertiga, mereka sangat kompak dan terkoordinasi. Mereka bertiga seperti sudah sangat lama bermain bersama, padahal mereka baru kali ini bertemu.


Para player yang lain juga mulai mempersiapkan diri mereka kembali, mereka semua tidak ingin usaha dari para tanker itu akan berakhir sia-sia.


Archie juga mulai meneguk MP potion terakhir miliknya, untung saja sebelum ia ikut dungeon ia singgah ke toko untuk membeli potion HP dan MP tingkat rendah.


"Semuanya aku memiliki sebuah rencana untuk menyerang makhluk itu" ucap Archie serius


Lalu mereka berbondong-bondong untuk mendekat ke arah Archie, mereka semua tidak sabar ingin mendengar rencana Archie yang menurut mereka akan 100% berhasil untuk menumbangkan monster kera merah itu.


"Lynch dan Seth kalian gunakanlah [Stealth] lalu serang monster itu menggunakan [Vital Strike] untuk Seth aku sarankan incar bagian belakang kepalanya sedangkan Lynch incar bagian perut sisi kirinya"


"Baik!"


"Lalu para damage Support seperti Viand, kau dan Willy serang monster itu dengan menggunakan skill terkuat milik kalian! Jika sudah dipakai maka tunggu saja cooldown dari skill itu dan kembali serang menggunakan skill itu!"


"Baik!"


"Untuk Sunny Cloud dan Izzy kalian cukup seperti biasa, namun untuk Izzy kau harus berikan [Flash Of The Blade] kepada Viola dan aku namun saat kondisi yang sangat pas! Apa kau mengerti?"


"Mengerti!"


"Bagus mari kita lakukan rencananya!"


*******


Setelah berunding, mereka semua mulai berbondong-bondong untuk menyerbu Red Crazy Monkey. Para tanker juga tidak langsung mundur setelah melihat para damage dealer kembali ke garis depan. Mereka tetap bertahan di posisi mereka dan tetap menangkis serangan demi serangan dari monster itu dan membuka jalan untuk para damage dealer bisa memberikan damage ke monster itu.


Serangan demi serangan mulai mereka semua berikan ke badan monster itu. Viola yang diberikan buff oleh Izzy semakin tak terhentikan, ia menyerang monster itu tak henti-hentinya, ia sempat terkagum-kagum dengan skill yang dimiliki oleh Izzy karena skill itu mampu mengeluarkan potensi terbaik untuk seorang pendekar pedang.


Duo Assassin juga berhasil membuat damage yang besar untuk monster itu. Serangan yang tepat mengenai titik vital memang sangat berbahaya apalagi jika dilakukan oleh seorang yang memiliki job Assassin. Dengan damage yang tinggi maka tak ayal mereka semua mampu menghabisi seseorang dengan sangat cepat.


Lalu para Mage dan Archer juga berhasil memberikan damage yang lumayan. Dengan skill barunya yaitu [Fire Inferno] Viand memberikan damage yang luar biasa besar untuk monster kera itu, ia bahkan tersenyum puas melihat dampak dari serangan miliknya.


Tak mau kalah dari Viand, Willy juga mulai mengeluarkan skill terkuat miliknya. Ia menggunakan skill [Icy Rain] lalu muncullah batuan es tajam yang meluncur cepat ke arah Red Crazy Monkey. Damage yang dihasilkan juga bukan main, namun itu belum cukup untuk menggeser [Fire Inferno] karena memang sangat berbeda terlalu jauh.


Red Crazy Monkey kembali meraung-raung dan meronta-ronta, namun kali ini bukan kesenangan yang ia terima tetapi kesakitan. Serangan tanpa henti dari mereka semua sangat menyakitkan bagi dirinya, lalu kera itu mulai berubah. Warna badannya menjadi merah sekali dan sedikit mengeluarkan asap-asap kecil.


"Oi apakah semua monster di game ini akan seperti itu jika sudah diujung kematian?"


"Ini bukan saatnya bertanya Archie! Ini saatnya kita mundur dan lari!"


Red Crazy Monkey menjadi sangat Crazy. Ia memutar-mutar bola besinya tanpa terkendali. Secara acak ia menyerang dan itu sukses membuat player yang menyerangnya menjadi mundur dan takut mendekat ke arahnya.


Ketika bola besi itu menabrak pohon, pohon itu hancur tak bersisa. Ketika bola besi itu menabrak tanah, tanah itu retak dan tercipta kawah besar karenanya. Ketika bola besi itu menabrak manusia, kalian bayangkan sendiri apa yang terjadi.


"Sial kenapa jadi begini padahal kita sudah mendapatkan momentum tadi. Ahhhh kalau begini berarti kembali ke titik awal" ucap Archie


Archie yang merasa kesal karena ulah kera besar itu, malah berbalik arah dan hendak bermaksud kembali menyerang kera besar yang sedang mengamuk itu.


Tentu saja hal itu sangat ditentang oleh pemain lain, mereka semua sadar jika Archie mati konyol disini maka kemungkinan mereka akan mati konyol juga disini.


"Kau jangan gegabah Archie, kau sendiri yang memberikan instruksi ini maka kau harus mengikutinya juga! Jika tidak ada rencana dan arahan darimu mungkin kami dari Guild Nebula tidak akan pernah sampai ke tahap ini!" Ucap Viola mulai menceramahi Archie.


Namun ceramah dari Viola tidak didengar oleh Archie, ia tetap saja mencoba mengerang monster itu. Dengan menggunakan [Air Step] Archie dengan cepat sampai dihadapan Red Crazy Monkey.


Archie menyerang kera itu tepat ditengah badannya, namun ia juga terkena damage dari serangan bola besi milik kera itu.


Archie terhempas jauh sekali, ia juga sempat membentur pohon dan membuat pohon itu sedikit retak.


"Archie!"


"Dasar bodoh sudah kubilang jangan gegabah, cepat heal dia biar kami yang menahannya"


"Baik!"


Sunny Cloud mulai berlari untuk menghampiri Archie, ketika melihat Archie yang sekarat ia sedikit sedih dan tidak kuat untuk melihat Archie untuk bertarung lagi.


Sunny Cloud hendak menggunakan heal untuk menyembuhkan Archie namun ia terkejut saat tangan Archie memegang tangannya sangat erat sekali.


Sunny Cloud sedikit takut melihat keadaan Archie sekarang ini. Seluruh tubuh Archie mulai diselimuti oleh aura gelap, salah satu pedangnya juga diselimuti oleh aura gelap tersebut bahkan sangat gelap sekali.


Archie lalu berdiri tegap dan mulai kembali berjalan ke arah kera besar yang tengah mengamuk tersebut.


"Oi sudahlah kau istirahat saja, biar kami yang menuntaskan sisanya!" Ucap Viola kembali marah melihat Archie yang kembali ke garis depan.


Namun Archie tetap tidak memperdulikan itu, ia tetap saja berjalan menuju monster yang ada dihadapannya itu, lalu ia mengeluarkan pedangnya yang sangat hitam pekat seperti baru masuk ke dalam got.


"Hoi kera jelek kau sudah terlalu menyusahkan ku, aku akan mengalahkanmu dengan cepat dan mulai mengistirahatkan tubuhku yang sudah seperti atlit gulat profesional baru selesai bertanding!"


Lalu Archie melesat cepat ke arah Red Crazy Monkey. Dengan menggunakan [Air Step] ia mampu berada dihadapan monster kera besar itu dengan sekejap saja.


Lalu sebuah benturan terjadi, Archie yang hendak menyerang dengan cepat mampu dibaca oleh monster itu. Ia berhasil menangkis serangan cepat Archie dengan menggunakan bola besi besar.


"Masih belum!"


Archie melompat lalu dengan cepat ia menebas kembali monster itu, kali ini serangannya berhasil. Serangan itu mampu mengenai bagian kepala kera besar itu dan membuatnya membuka sedikit celah.


Tak ambil pusing, Archie tanpa henti menyerang kera yang sudah terluka itu. Ia mengeluarkan seluruh kekuatannya untuk menyerang monster itu.


[Karena status musuh yang tinggi, efek paralyze gagal diaktifkan]


"Ah sial rupanya [Neurotic Cut] tidak berguna bagi kera bau ini!" Umpat Archie saat melihat serangannya tidak berhasil


Kera yang tadinya banyak menerima serangan dari Archie, kali ini kembali bersiap untuk menyerang Archie. Ia memutar-mutar bola besi besar itu dan mulai kembali menyerangnya secara membabi-buta.


Archie terpaksa mengikuti pola serangan dari kera itu, ia meloncat ke sana kemari untuk menghindari serangan itu. Ia tidak hanya menghindari namun ia juga mencari celah untuk menyerang kembali.


Lama ia menghindar hindar, lalu tiba-tiba saja Red Crazy Monkey meraung kesakitan dan mulai kehilangan momentum.


Rupanya Seth dan Lynch berhasil melukai monster itu dengan menggunakan [Vital Strike] saat monster itu terpaku dengan Archie mereka menggunakan skill [Stealth] dan akhirnya tanpa disadari oleh kera itu, ia sudah terkena damage yang cukup tinggi.


"Nice assist teman-teman!" Ucap Archie


Melihat momentum yang ada didepan matanya, Archie langsung saja tanpa pikir panjang melesat cepat ke depan monster itu. Kali ini ia berhasil melukai salah satu titik vital, yaitu bola matanya. Ia menebas bola mata monster itu dan membuat monster itu meraung-raung kesakitan.


"Ini kesempatan kita, ayo kita habisi monster itu teman-teman!" Ucap Viola memberi semangat kepada para teman-temannya.


Lalu serangan demi serangan diterima oleh Red Crazy Monkey tanpa hentinya. Bahkan sekelas seperti Sunny Cloud juga ikut maju ke garis depan untuk memberikan sedikit damage kepada monster malang itu.


Keadaan monster kera besar itu sungguh tak dapat dijelaskan lagi. Ia sungguh sial telah bertemu dengan pasukan itu, ia tidak menyangka bahwa nyawanya akan segera melayang oleh pasukan itu.


Lalu sebuah tebasan terakhir telah membuat kera itu tak dapat lagi menyerang atau bahkan bersuara. Sebuah tebasan tepat ke arah leher dan berhasil memotongnya dari tempat yang seharusnya, dan membuat pemilik kepala itu terjatuh lunglai ke tanah.


Yang memotongnya tak lain, merupakan seorang samurai yang haus darah. Di menit-menit terakhir, tangan dari samurai itu seperti bergerak sendiri. Ia juga tidak menyadari bahwa ialah yang menebas leher kera besar tersebut.


Semua mata lalu memandanginya, ia mengira akan ada sebuah teriakan hinaan atau teriakan ketakutan, namun ternyata teriakan itu merupakan teriakan kegembiraan.


Mereka semua gembira karena telah berhasil menumbangkan raja dari hutan kematian. Dan tentunya ini akan membuat nama mereka akan semakin terkenal di dalam game ini.


[Anda telah mengalahkan boss dungeon Death Forest]


[Anda berhak atas hadiah dan titel]


[Titel: Dungeon Sweeping]


[Anda telah naik level]


[Anda telah naik level]


"Kita berhasil kah?" Tanya Archie yang masih tak percaya dengan semua yang terjadi


"Yap kita berhasil, kita berhasil kak Archie!"


"Rencana gilamu itu berhasil rambut putih"


"Hmmm aku tidak menyangka nak Archie bisa melakukan ini padahal kau kan dulu seorang Mage support"


Archie kemudian mendekati mayat dari Red Crazy Monkey, dan memperhatikannya sekali lagi. Ia masih tidak mempercayai bahwa ia mampu menaklukkan dungeon hard dengan sekali coba saja.


"Kami dari Guild Nebula sangat berterimakasih atas bantuan kau dan kelompok kau, aku tidak keberatan jika kau mengambil semua hadiah dari elite boss itu" ucap Viola sambil mendekat ke arah Archie.


Archie kemudian teringat dengan rencananya dalam mengikuti dungeon ini, dan lalu ia mengecek loot yang ada di monster itu dan nampaknya apa yang ia cari benar-benar ada disitu.


"Akhirnya aku menemukanmu! Rencana pertama ku akan terwujud!"


[Red Crazy Monkey Armor Recipe]


[Sebuah resep untuk membuat armor dari Red Crazy Monkey]


"Hmmm dan apalagi ini?"


Lalu Archie mengambil salah satu item yang menurutnya sangat misterius itu. Ia memperhatikan dengan seksama item itu, ia bolak balikkan item itu sampai ia benar-benar memahaminya namun ia tetap tidak paham.


[Mystery Mask]


[Tipe Item: Rare]


[Sebuah topeng yang akan membuat pemakainya menjadi seorang yang tidak akan di kenali oleh siapapun]


"Hmmm nampaknya ini juga bagus" ucapnya lalu ia menyimpan item itu.


"Hoi Viola aku sudah tidak memerlukan beberapa item itu, kau ambil sajalah untuk mensejahterakan para pengikut mu itu" ucap Archie


"Ha? Apa kau bercanda? Jika tidak ada kau mungkin kami tidak akan pernah bisa menyelesaikan dungeon ini! Jadi seharusnya kaulah yang pantas untuk mengambil rewardnya"


"Ahhh kau ini memang keras kepala ya! Aku tidak akan mengambil itu lagipula dengan resep ini saja aku sudah akan memenuhi salah satu tujuan ku! Jadi ambil sajalah atau aku akan menyuruh pengikut mu yang mengambilnya sendiri?"


Viola lalu kebingungan dengan tingkah Archie, ia sebenarnya tidak ingin mengambil hadiah dari penyelesaian dungeon itu namun Archie bersikeras untuk menolak mengambilnya.


Lalu tanpa disuruh oleh Viola, para pengikutnya langsung menuju mayat Red Crazy Monkey untuk melihat ada item saja yang berharga bagi mereka.


"Hoi kalian ini jangan ambil sembarangan!"


"Wah lihat ini ada book skill untuk warrior!"


"Iya ya, dan lihat ini ada Shield!"


"Wah kau punya Shield baru Lemon! Aku iri sekali!"


"Kalian semua!!!"


Lalu gelak tawa menghiasi malam di Death Forest kala itu. Semuanya tertawa setelah perjuangan keras mereka terbayarkan dengan titel dan nama mereka akan diabadikan di prasasti besar itu.


*******


Berita tentang keberhasilan guild Nebula dan kelompok Archie dalam menyelesaikan dungeon sudah tersebar luas ke seluruh daratan Re-Estize Empire dan juga seluruh benua.


Para pemain yang berkumpul di entrance dungeon juga tak menyangka hal itu, masalahnya mereka berhasil menyelesaikan tingkat hard, bukan tingkat medium.


Lalu prasasti besar di samping entrance itu, satu persatu menuliskan nama-nama pemain yang berhasil menyelesaikan dungeon itu.


"Lihat-lihat itu nama-nama yang berhasil menyelesaikan dungeon!"


"Wah Viola dan Viand! Sudah kuduga pasti Guild Nebula akan berhasil"


"Oi dimana guild Lavindior? Mereka tidak termasuk disini"


"D. Archie? Siapa dia? Apa ia orang hebat?"


"Mungkin ia nyampah dari Guild Nebula"


"Hahaha benar juga ya"


"Itu guild Lavindior! Mereka baru saja keluar dari dungeon"


Guild Lavindior langsung keluar dari dungeon setelah mendengar pengumuman bahwa dungeon sudah diselesaikan, dan pemimpin mereka si Siegfred langsung saja menuju batu prasasti yang masih digerumbungi banyak orang itu.


"Menyingkir kalian semua para noob!"


Cukup satu kalimat saja, Siegfred sudah mampu membuat para player yang memadati batu prasasti itu langsung menjauh.


Ia lalu dengan seksama melihat batu prasasti itu dan mulai tersenyum sendiri setelahnya.


"D. Archie siapa kau sebenarnya?" Tanyanya kepada angin yang lewat


Situasi berbeda dialami oleh guild Dark Tyrrany. Setelah kali ketiga mereka memasuki dungeon, hanya ada 3 pemain yang selamat termasuk pemimpin mereka Cobalt.


Cobalt tidak mempercayai berita tentang dungeon telah berhasil ditaklukkan. Ia kesal sekaligus marah karena ia tahu, satu-satunya guild yang belum terlihat sama sekali ialah Nebula.


"Kurang ajar, rupanya Nebula memiliki seorang ahli! Siapa sebenarnya rambut putih sialan itu!"


Cobalt dilanda kemarahan besar, sampai ia tak sadar ada seseorang yang berjalan kearahnya.


"Jangan sekarang aku sedang tidak mood berurusan dengan siapapun" ucapnya


"Hooh, rupanya Dark Tyrrany dihancurkan oleh dungeon ya?"


"Keparat apa maksudmu!"


Cobalt lalu tersadar siapa yang mengajaknya berbicara tadi. Dan ia sedikit bersiap karena orang yang dihadapannya itu bukan orang sembarangan di Re-Estize Empire.


"Apa yang coba kau perbuat Marsha?"


"Tidak ada, yang jelas aku dan 200 anak buahku akan membunuh player berambut putih itu!"


"Apa? Player berambut putih? Mengapa kau ingin membunuhnya?" Tanya Cobalt lagi


"Ia sudah berani macam-macam dengan guild Red Scorpion!"


"Hooh begitukah apa aku boleh ikut dengan mu? Aku juga sangat kesal dengan rambut putih itu!"


Marsha tertawa sejadi-jadinya setelah mendengar hal itu. Kali ini ia yakin bahwa malam ini ia akan mengirim Archie ke katedral dan memberikannya mimpi buruk.


******


Sementara itu Viola dan yang lainnya masih berada di dalam dungeon. Mereka sedikit bersantai setelah mengalami pertarungan yang panjang dan melelahkan.


Archie masih memperhatikan main quest yang tiba-tiba muncul itu. Ia begitu tak mengerti mengapa main quest baru saja muncul, padahal seharusnya main quest muncul diawal permainan layaknya ia bermain Calcalas Online dulu.


Melihat Archie yang sedikit kebingungan itu, Viola berinisiatif untuk mendekat ke arah Archie lalu duduk di sampingnya, ia lalu menanyakan kepada Archie tentang apa yang mengganggunya namun ia tidak mendapatkan jawaban jelas dari Archie.


"Mungkin aku hanya terlalu banyak berpikir" ucap Archie simpel


"Hmmm kau memang orang yang menarik Archie! Baiklah mari kita saling menambahkan teman siapa tahu aku akan minta bantuan mu lagi di masa depan"


"Baiklah tidak masalah juga bagiku"


Setelah mereka berdua saling menambahkan teman, para pengikut Viola yang lain juga lalu berbondong-bondong untuk menambahkan teman juga, ada juga yang malah ingin berguru dengan Archie karena kelihaiannya.


"Baiklah sekarang saatnya kita keluar dari sini!"


Lalu mereka semua keluar dari hutan itu dan kembali ke tempat awal mereka sebelum memasuki dungeon.


Mereka nampak bahagia karena telah berhasil menaklukkan dungeon hard dan menjadi yang pertama kalinya.


Namun kebahagiaan mereka berlangsung singkat, karena Archie memberitahu kepada mereka semua bahwa situasi mereka saat ini sangat genting.


Di sekeliling mereka terdapat ratusan orang yang sudah menanti mereka sedari tadi. Bukan untuk menyambut namun untuk membinasakan mereka semuanya.


"Hahahaha selamat datang di neraka! Rambut putih sialan!"