Cyrus Online

Cyrus Online
25. Dungeon Day



Hari ini adalah hari besar untuk CO, event bulanan yang diadakan oleh ESSET Corp untuk para player CO yaitu dungeon. Ini adalah kali ketiga event ini diadakan, dan sampai saat ini belum ada satupun player individu maupun kelompok yang berhasil menaklukan dungeon tingkat Hard.


Mari kita bertanya – tanya sedikit dengan kepala tim pengembangan game CO bapak Hatami.


Wartawan: pak Hatami, apa bedanya tingkat normal dan hard?


Hatami: Ya jika secara teknis maka normal itu versi mudahnya hard, namun jika para player mampu menaklukan tingkat hard maka namanya akan tertulis dalam sejarah dan juga batu prasasti yang ada di dekat dungeon itu.


Wartawan: Apa benar sampai event ke-tiga ini masih belum ada yang mampu menaklukan tingkat hard dan apa yang ingin Anda sampaikan kepada player?


Hatami: Hmm itu benar sekali sampai sekarang belum ada yang mampu menaklukan mode hard dan ini pesan untuk seluruh player CO, tetaplah berjuang dan berusaha!


Wartawan: Terimakasih atas waktunya dan sekarang...


*zepp* suara tv dimatikan.


"sudah waktunya kah, yep baiklah mari kita menyelam" lalu pemuda itu mengambil sebuah alat yang berbentuk seperti kacamata dan langsung memakainya. Sekejap ia melihat cahaya yang silau, namun semua itu berganti dengan pemandangan dari kota di abad pertengahan.


"Akh aku kembali lagi kesini. Seperti sudah sangat lama aku tidak kesini walaupun hanya beberapa hari saja" komentar Archie.


Ia lalu bergegas ke tempat berkumpulnya seluruh player CO yang ada di Re-Estize Empire. Sebuah tempat yang berisi monster – monster kuat dan tangguh, tempat paling terpencil di kawasan Thousand River City, hutan larangan Death Forest atau hutan kematian. Nama hutan ini tidak sembarangan dipilih, karena dalam dua periode event ini, tidak ada satu orang pun yang selamat dalam hutan ini. Semuanya lenyap ditelan hutan dan berhasil memberikan efek jera kepada player yang bermental tempe.


Dalam event dungeon, apabila masih tidak ada player yang menaklukan dungeon itu maka event dungeon itu akan tetap ada di tempat yang sama, kecuali ada player yang mampu menaklukannya maka bisa ada muncul sebuah tempat dungeon yang baru. Di dunia CO masih banyak dungeon yang belum terjelajahi, Death Forest adalah satu dari sekian banyak dungeon yang tersebar di seluruh daratan Re-Estize Empire. Sedangkan di kerajaan lain juga ada tempat yang sama, mereka juga berjuang demi kehormatan dan harga diri mereka masing – masing.


Tak terasa Archie telah sampai di tempat tujuan. Banyak player yang memadati kawasan ini, ada yang mencoba membasmi dungeon, ada yang membicarakan rencana penaklukan, hingga ada yang kesini cuman hanya ghibah alias ngegosip player yang pro ataupun yang newbie.


"Aku harus cepat mencari mereka" setelah mengatakan itu, Archie berkeliling sekitaran tempat dungeon untuk mencari teman – temannya. Hanya berjalan beberapa meter, Archie mendengar seperti ada yang memanggilnya. Ia menengok kiri kanan sambil mencari dimana sumber suara itu.


"Kak Archie sebelah sini!" ucap seorang perempuan dengan nada yang sangat manis hingga semua orang pun menengok ke arahnya.


"Hei kak Willy bisakah kau lebih tenang, lihat semua orang menatap padamu apa kau tidak malu apa?" protes sang adik karena melihat tingkah kakaknya yang terlalu senang saat ini.


"Ah jika aku tidak seperti itu maka suara ku tidak akan didengar oleh Kak Archie tau hmpp" Willy marah karena sedang di peringati oleh adiknya Seth. Seth hanya bisa mendengus kesal melihat kelakuan kakaknya itu.


"Lihat dia berjalan ke arah sini kan, sudah kubilang tidak perlu sangat antusias ketika melihat dia" ucap Seth yang melihat Archie sedang berjalan ke arah mereka berdua.


Willy yang sudah sangat lama tidak bertemu dengan Archie dengan riang ia melambaikan tangannya ke arah Archie. Seth agak terganggu dengan sikap kakaknya itu dan tentu saja ia juga sedikit kesal dengan Archie yang membuat kakaknya seperti itu.


"Sudah lama ya semenjak di Grey Tunnel kita sudah tidak pernah bertemu lagi" ucap Willy.


"Sudah lama apaan baru juga beberapa hari, jangan lebay deh kak" protes Seth yang tidak suka dengan sikap kakaknya.


Tentu saja ucapan Seth membuat Willy sedikit marah dengannya, "dasar adik tidak pekaan hmpp" ucapnya dengan pelan, namun suaranya masih bisa didengar oleh Seth dan membuatnya menjadi kesal.


Melihat tingkah dua beradik itu, Archie tidak tahu harus tertawa atau menangis. Archie mencoba mengingatkan kakak beradik itu, namun yang ada dia di hiraukan dan tidak dianggap ada disitu oleh mereka berdua.


Melihat mereka yang tidak bisa di ganggu, Archie membuka friend list dan mengirimkan pesan untuk Sunny Cloud dan Izzy.


"Kami sudah disini" Archie terkejut karena baru beberapa saat yang lalu ia mengirim pesan tersebut ia langsung mendapat balasan dan ternyata mereka sudah disekitar situ.


Archie celingak celingkuk mencari Sunny dan Izzy. Melihat Archie yang tengah mencari sesuatu Willy dan Seth pun menjadi teralihkan perhatiannya.


"Kakak mencari apa?" ucap Willy yang kebingungan melihat tingkah Archie.


Archie tidak menjawab langsung pertanyaan dari Willy. Ia hanya tersenyum dan menatap Willy dan Seth, tingkahnya itu semakin membuat dua beradik itu jadi tidak mengerti.


"Mereka sudah datang"


Hanya itu yang di ucapkan Archie. Willy dan Seth ingin bertanya sekali lagi namun pertanyaan mereka menjadi sirna karena ada dua orang yang datang ke arah mereka.


Satu terlihat seperti Priest dengan equip yang lumayan bagus, tidak seperti yang pertama kali Archie lihat saat pertama kali berjumpa dengan Priest itu. Dan yang satu lagi terlihat seperti seorang rockstar tahun 90-an dengan gitar yang sangat mengundang attensi publik.


"Hai Archie-beb" ucap priest itu.


"Hah Archie beb?" Willy menjadi bingung dibuatnya, ia kemudian menatap dengan tajam si Archie. Merasa ditatap Archie mencoba mengarahkan pandangannya ke arah yang lain.


Si Priest itu kemudian berlari ke arah Archie dan secara mengejutkan ia langsung memeluk Archie. Peristiwa ini membuat semua orang terkejut dan menjadi melihat kelompok Archie, bukan hanya orang lain bahkan orang yang paling dekat dengan Archie pun jadi sangat terkejut dengan tingkah sang priest itu.


"Aku kangen loh sama kamu!"


Ucapan priest itu sanggup membuat satu CO gempar bahkan bisa membuat perang dunia CO yang akan terjadi beberapa saat lagi.


"Akh matilah aku" pasrah Archie menerima nasibnya yang akan datang...