Cyrus Online

Cyrus Online
10. City of Thousand River



Hari ini terasa sangat membosankan, semenjak guru yang paling aku sukai tidak mengajar lagi, aku Willy mulai merasa bosan dengan belajar. Guru yang menggantikan ka Ikhsan sangat tidak kompeten dalam mengajar, dia hanya menyuruh kami mencatat dan meninggalkan tugas. Kami sama sekali tidak belajar dalam arti sebenarnya. 


Berbeda dari ka Ikhsan yang selalu menerangkan setiap pelajaran yang akan dibahas. Menjelaskan setiap materi sampai kami mengerti dan bahkan dapat menjadi teman curhat kami semua. Dimana lagi ada guru yang seperti ini? huh nampaknya aku merindukan guru itu.


Setelah bel pulang berbunyi, aku langsung bergegas pulang kerumah. Hari ini aku akan bertemu orang yang spesial, aku akan bertemu guru yang sangat aku sukai di dunia Cyrus Online. Kabarnya dia juga memainkan game itu, aku jadi tidak sabar untuk segera menemuinya. Setelah sampai dirumah aku langsung saja menuju kamar untuk memainkan game itu, saking senangnya aku bahkan sempat menabrak adik ku saat hendak ke kamar. 


"Aduh kalo jalan hati - hati dong sakit nih!"


"Eh... malah dia yang marah - marah seharusnya kan aku yang marah karena kaka yang nabrak aku"


"Kaka kan lebih tua dan kamunya itu terlalu pendek jadinya gak liat kaka"


"Ih... kakak yang nyebelin, ngomong - ngomong mau kemana sih buru - buru gitu?"


"Mau tau aja kamu ih, kakak mau ketemu orang yang spesial di Cyrus Online"


"Wah beneran nih ikut boleh?"


"Boleh tapi ada syaratnya"


"Apa syaratnya?"


"Kamu harus nurut apa kata kaka ya mau di game atau di dunia nyata oke?"


"iya - iya"


Huh adik nyebelin ini malah ikut ikut aja lagi. Biarlah lagian tujuan awalnya kan mau ketemu sama guru favorit aku, oh ka Ikhsan tunggu sebentar ya.


Setelah berjalan lama akhirnya aku D. Archie sampai juga di Thousand River City. Kota ini sangat jauh berbeda dari kota Luzione, kota ini bagaikan Venissia dalam dunia game, bangunan - bangunan yang dibelah sungai -  sungai kecil itu sangat mengagumkan. Terimakasih Cyrus Online berkat kau, aku jadi tidak perlu memerlukan uang banyak untuk ke Venissia.


Aku berkeliling sebentar sambil mengamati keindahan kota ini, disini aku banyak sekali melihat gedung - gedung yang tidak aku temui di Luzione. Setelah berkeliling, aku berhenti di tengah - tengah kerumunan orang yang tengah bersantai. Aku mencoba menjual barang - barang yang telah aku dapatkan dari hasil menggiling monster serigala kemarin, entah berhasil atau tidak aku tetap akan menjual barang ini dengan cara manual layaknya orang berjualan di dunia asli.


Hei - hei silahkan dilihat, equipment berkualitas dengan harga terjangkau. Silahkan dilihat ayo - ayo.


Kelihatannya orang - orang sudah mulai terpancing dengan attensi yang ku buat, sekarang tinggal eksekusinya, aku sangat berterimakasih pada buku teori komunikasi itu.


"Wah lihat - lihat status dari armor ini sangat bagus"


"Gaunlets ini juga, sepertinya ini drop dari monster berlevel 10 ke atas"


"Tuan berapa harga satu armor itu tuan?


"Aku akan patok armor itu dengan harga 40 bronze dan 27 bronze untuk gauntles itu bagaimana?" Sebenarnya aku juga tidak tau harga pasarannya berapa tapi setidaknya aku akan bergaya seorang sales profesional.


"Apa 1 buah armor itu berharga 40 bronze, kau mau memeras kami ya?"


Eh, apa - apaan dengan reaksi itu seharusnya uang terendah di game ini bronze kan? Dan untuk orang - orang ini rata - rata level mereka adalah level 12 dan level 15 yang paling tinggi. Apa yang terjadi sebenarnya?


"Tapi dilihat dari status yang diberikan armor ini, jauh lebih kuat dari yang dijual oleh penempa Hiergerz bahkan lebih murah juga"


(Dire Plate Armor)


Tingkat: Bronze-1


Defense: 20


Durability: 77


Persyaratan: Level 10


"Tapi jika aku beli armor itu maka semua uang ku akan habis seketika"


"Tetapi lebih baik habis uang daripada equipment buruk sehingga menyulitkan dirimu untuk berjuang di game ini kan?"


Are aku di hiraukan? Mengapa mereka malah diskusi di lapak ku ini? Heh bagaimana mau laku kalau begini.


"Kalian para noob berhentilah membicarakan omong kosong!"


Hmm ada apa lagi ini, seorang knight berambut pirang dengan pedang besar di punggungnya menjadi pusat perhatian semua orang. Ditambah kata kasar yang diucapkan pertama kali tadi sangat membekas di hati mereka.


"Itu Siegfred The Cerebral Assassin!"


"Ketua guild Lavindior ada disini? Apa ini cuman mimpi?


"Ahhhhh tuan Siegfred itu memang sangat tampan" heh sumpah? Ada apa dengan semua itu, siapa itu Siegfred? Dan apa pula julukannya itu The Cerebral Assassin. Apa bagusnya itu?


Eh... Apa - apaan cara berbicaranya itu, sungguh memuakkan! Tapi aku akan bersabar dan mencoba ramah kepada Siegfred ini.


"40 bronze untuk 1 armor dan 27 bronze untuk gaunlet nya"


"Oke aku akan beli semuanya namun aku minta harga armornya jadi 30 bronze dan 15 bronze untuk gaunlet nya?"


Astaga! Dia bilang beli semuanya. Dan dia ini memang sangat mengundang attensi orang - orang, semua orang jadi ikut tercengang.


"Bagaimana apa kita deal? Jika tidak maka aku akan mencari equipment yang lain saja!"


"Baiklah aku rasa itu cukup adil kau tidak terlalu mengurangi harga barang dagangan ku, kalau begitu kita deal. Jadi total semuanya 705 bronze"


"Begitukah, ini 7 silver dan 5 bronze"


"Ahhhh dia sekejap menjadi seorang taipan!"


"7 silver dalam beberapa menit sungguh mengerikan"


Hei apa - apaan reaksi mereka ini dari tadi mereka sangat memperhatikan keuangan mereka, apa yang sebenarnya terjadi. Dan aku juga heran mengapa Siegfred membeli semua equipment ini yang jelas equipment yang dia pakai lebih bagus dari yang ku jual.


"Maaf jika aku lancang, sebenarnya mengapa kau membeli semua equipment ini? Padahal equipment milikmu aku rasa lebih bagus dari yang kujual?"


"Hmm aku rasa kau tidak terlihat seperti para noob itu! Aku membeli ini untuk para anggota guild ku. Karena kau terlihat tidak noob, mari kita berteman siapa tau aku akan membeli barang dagangan mu lagi"


[Siegfred mengajakmu berteman]


[Yes] [No]


Apa - apaan gaya bicaranya itu sungguh sombong sekali. Baiklah aku akan terima tawarannya siapa tau di masa depan aku akan mendapatkan keuntungan lebih darinya.


[Anda dan Siegfred sekarang berteman]


"Kalo begitu sampai jumpa lain waktu"


Huh apa semua gayanya itu selalu menunjukkan kesombongannya! Sungguh aku sangat tidak suka orang yang seperti ini, yah lagipula aku sudah dapat 7 silver sekarang, oh sudah waktunya untuk aku mencari seseorang di sini.


"Siapa sih sebenarnya orang itu, dia sombong sekali"


"Kau tidak tahu dia Siegfred ketua guild Lavindior. Salah satu guild top di Re-Estize Empire!"


"Oh jadi begitu, aku baru tau sekarang"


"Ehhhh!!!"


(Disekitaran alun - alun kota Thousand River)


Aduh bodohnya diriku, aku memang bodoh bodoh bodoh! Aku lupa menanyakan ID nya. Ada ribuan orang yang menamai karakter mereka D. Archie, masa aku harus telepon satu persatu, akh sudah cukup.


"Kakak, dari tadi kita berputar-putar terus siapa sih yang mau kakak temui?


"Huhuhu kakak lupa minta nomor ID nya!


"Aaaaapaaaa?" Kenapa bisa begitu sih ini nih kebiasaan kakak selalu menghiraukan hal - hal kecil seperti ini!"


"Aaaaaa sudah cukup jangan salahkan kakak!"


"Kalo bukan salah kakak terus salah siapa? Batu?"


Ahhh adik kecil yang sok dewasa ini mulai lagi menceramahi ku. Tapi memang benar juga sih aku kadang suka lupa akan hal hal kecil seperti ini. Yah mau gimana lagi namanya juga lupa.


"Lihat kak di alun - alun itu kenapa sangat ramai dari yang biasanya!"


Iya juga ya, aku tau kalo namanya alun - alun itu pasti tempat berkumpulnya orang-orang. Namun ini lebih ramai dari yang biasanya. Apa ada yang telah terjadi ya?


"Apa aku tidak salah lihat kak? Itu Siegfred The Cerebral Assassin kan? Ketua guild Lavindior yang terkenal itu! Apa yang dia lakukan disini? Dan juga dengan siapa dia berbicara itu?"


Ada apa dengan adik ku ini, pertanyaannya terlalu banyak. Tapi benar juga ada masalah apa Siegfred dengan orang itu ya?


Kami mendekat ke arah orang itu agar lebih tahu masalah apa yang telah terjadi. Saat kami mendekat nampaknya Siegfred telah selesai dengan urusannya. Dia menjauh meninggalkan kami yang tengah terheran-heran dengan tingkahnya itu.


"Beruntung sekali newbie itu bisa berteman dengan Siegfred, aku jadi iri dengannya"


"Jangan lupakan semua equipment yang dia jual tadi dilahap habis oleh ketua guild Lavindior itu. 7 silver itu bahkan melampaui pendapatan ku selama sehari yang cuma 23 bronze!"