
Selesai makan Purnama mengajak Alice untuk pulang dan beristirahat di penginapan.
"Karena sudah malam kita langsung pulang saja ya."
Ajak Purnama kepada Alice.
"Iyakak, Alice juga rasanya agak ngantuk deh setelah makan hehe!"
Jawab Alice.
"Iya nih kakak juga, Alhamdulillah makan malam kali ini bener-bener nikmat, gak kaya malam-malam sebelumnya."
Seru Purnama.
"Loh memangnya kenapa?"
Tanya Alice.
"Kan ini kali pertama makan malam bareng sama kamu."
Jawab Purnama.
"Enggak kak, kan malam-malam sebelumnya juga makan bareng massa kakak lupa?"
Tanya Alice, jujur tak mengerti.
"Iya maksud kakak makan bareng kamu sebagai pacar heheh."
Gombal Purnama.
"Emhsss mulai lagi deh.!"
Ucap Alice.
"Gak papa dong kan gombalnya..."
"Iya tahu gombalnya sama pacar heheh!"
Ucap Alice memotong ucapan Purnama.
"Hahah, iya deh iya, ya udah ayo kita pulang, kalo lama-lama disini bahaya juga.!"
Ajak Purnama.
"Bahaya?, bahaya kenapa kak?"
Tanya Alicf.
"Bahaya nanti kamu susah bobo karena terlalu lama liatin wajah kakak, heheh.!"
Ucap Purnama menghombal lagi.
"Iya deh iya kakak, ayo kita Pulang."
Ajak Alice.
"Pak makasih ya sate nya enak."
Ucap Purnama kepada bapak penjual sate.
Bapak penjual sate hanya tersenyum mendengar ucapan Purnama.
"Berapa pak semuanya?"
Tanya Alice.
"Empat puluh delapan ribu neng.!"
Jawab bapak penjual
Purnama tertegun mendengar harga makan malamnya terbilang sangat murah.
"Bapak sudah menghitung semuanya pak?"
Tanya Purnama ragu.
" Iya sudah itu jumlah totalnya.!"
Jawab Bapak Penjual.
"Baiklah pak.!"
Jawab Purnama sembari mengeluarkan uang seratus ribu satu lembar.
"Ini pak uangnya.!"
Ucap Purnama sembari menyodorkan uang.
"Sebentar kembaliannya.!"
Ucap Bapak kepada Purnama.
"Simpan saja pak saya ikhlas.!"
Ucap Purnama sembari berlalu meninggalkan bapak penjual.
"Terimakasih den, terimakasih neng, semoga Allah membalas kebaikan kalian aamiin.!"
Seru bapak penjual setengah berteriak.
Purnama dan Alice terus berlalu sembari tersenyum.
"Subhanallah, bapaknya seneng banget kak.!"
Ucap Alice.
Purnama hanya tersenyum sembari terisak.
"Kakak nangis?"
Tanya Alice
"Kakak cuman terharu, begitu bahagia sekali bapak tua tadi menerima uang kembalian yang tidak seberapa, sedangkan kakak selama ini mau uang berapapun tinggal tarik di Atm, rasanya itu seperti kakak selama ini kurang bersyukur aja.!"
Jawab Purnama jujur.
"In shaa Allah berkah kak jika kakak menginfak kan sebagian rejeki kakak pada orang-orang seperti mereka.!"
Ucap Alice menghibur.
"Aamiin ya Allah Aamiin!".
Ucap Purnama menimpali pembicaraan Alice.
Alice dan Purnama berjalan bergandengan ditengah sunyi nya malam, tanpa terasa mereka telah sampai di penginapan.
"Bener ya kata si mbok,.!"
Ucap Purnama seraya tersenyum.
"Kenapa gitu kak?"
Tanya Alice.
"Iya, kakak pernah dikasih tahu, katanya kalau kita pergi kemana pun bersama orang yang kita sayangi maka waktu akan terasa berjalan lebih cepat, dan ini semua terbukti, heheh.!"
Jelas Purnama.
Alice hanya tersenyum seraya mengangguk.
"Ya sudah kamu masuk ya, istirahat, jangan lupa packing buat besok, pastiin gak ada barang yang tertinggal ya.!"
Ucap Purnama.
" Iya kakak juga."
Jawab Alice dengan senyum manisnya
"Selamat malam calon bidadari surga kakak, semoga mimpi indah, Assalamuallaikum...!"
"Selamat malam juga kak, kakak juga semoga mimpi indah, Wa allaikumus sallam...!"
Jawab Alice seraya melambaikan tangannya dan masuk ke dalam penginapan.
Selang beberapa menit kemudian, Alice baru saja selesai mandi dan berniat shalat Isya.
"Assallamualaikum...!"
Ucap Asti sembari membuka pintu.
"Astagfirullah.! Wa allaikumus sallam, kakak bikin aku kaget aja ya Allah.!"
Jawab Alice sembari memegangi dada nya.
"Ya ampun, maaf ya kamu sampai segitunya kaget hahaha!"
Seru Asti seraya tertawa.
"Aku kirain cowok kan yang masuk, makannya aku kaget kak.!"
Jawab Alice.
"Ciyeee ngarepin Purnama ya yang datang hahahah."
Goda Asti.
"Hadeuh kakak ini ada-ada Aja, aku solat dulu ah.!"
Ucap Alice sembari memakai mukena nya.
"Iya, kakak juga lagian mau mandi dulu ah, gerah!"
Ucap Asti sembari menanggalkan tasnya di tempat tidur, kemudian pergi ke kamar mandi.
Sementara Alice melaksanakan ibadah shalat Isya.
Selesai shalat Alice mendengar handphonenya berdering, tanda pesan singkat masuk.
Alice segera membereskan alat shalatnya kemudian menyimpannya di atas meja dekat tempat tidur, kemudian meraih handphone nya seraya duduk di pinggir ranjang.
"Kak Purnama ternyata.!"
Ucap Alice, kemudian membuka pesannya.
"Jangan lupa shalat isya sayang, hati-hati jangan sampai ada yang ketinggalan, love u..!"
Isi Pesan Purnama bernada demikian, Alice yang membacanya tersenyum sumringah.
"Ciyeeee, yang dapat pesan dari yayang senyum-senyum bae heheh.!"
Goda Asti yang baru saja keluar kamar mandi dengan baju mandi dan handuk yang di gulungkan di kepalanya.
"Ah kakak suka berlebihan.!"
Ucap Alice sembari menyimpan kembali handphone nya ke atas meja.
"Ya maklum aja lah, namanya juga orang baru jadian jadi masih mesra-mesra nya heheh.!"
Ucap Asti lagi.
"Doain aja biar kita adem-adem aja sampai berjodoh dan selama nya Aamiin...!"
Doa Alice.
"Ciyee Aamiin deh aku ikut doain yang terbaik buat kalian."
Ucap Asti.
"Eehhh bukan cuman Alice sama kak Purnama aja kak, tapi kak Asti dan kak Dahlan juga Aamiin."
Jelas Alice.
"Oalah hehehe iya deh iya aamiin, gimana rasanya pacaran ?"
Tanya Asti Usil.
"Ya begitu lah heheh.!"
Jawab Alice ngambang.
"Yehhh ko gitu sih?"
Ucap Asti.
"Kakak packing belum aku mau mulai packing ah, habis itu tidur heheh.!"
Ucap Alice mengalihkan pembicaraan.
"Iya ini juga bentar lagi packing ko.!"
Seru Asti mengalah.
Alice dan Asti pun bergegas packing kemudian pergi istirahat untuk perjalanan pulang mereka besok...
Pagi menjelang.
Nampak Dahlan dan Purnama tengah disibukan oleh barang-barang yang mulai mereka keluarkan dari penginapan.
"Nih cewek-cewek pada kemana coba jam segini belom pada keluar, jangan-jangan masih pada tidur lagi.!"
Ucap Dahlan sembari berkaca pinggang.
"Gak mungkin lah, palingan mereka masih pada dandan."
Seru Purnama sembari membawa barang-barangnya ke dekat mobil.
"Lan mana kunci mobilnya?"
Tanya Purnama setengah berteriak.
"Nih.!"
Jawab Dahlan sembari melemparkan kunci mobil ke arah Purnama, dan berjalan menghampiri Purnama.
"Tolong masukin barang gue ya, gue mau bangunin anak-anak cewek dulu.!"
Seru Dahlan sembari meninggalkan tas nya di dekat bagasi mobil.
"Ya udah sana!"
Seru Purnama sembari menata barang-barang bawaan mereka yang mendadak jadi banyak.
Dahlan berjalan ke arah kamar penginapan Alice.
"Woy udah pada bangun belom, apa mau gue tinggal aja di sini kalian berdua?"
Seru Dahlan sembari mengetuk pintu kamar penginapan Alice.
"Kita udah siap kak tinggal keluar ko.!"
Seru Alice dari dalam penginapan.
''Ok buruan ya, gue sama Purnama udah nungguin nih.!"
Ucap Dahlan lagi
"Iya kak ini udah ko.!"
Ucap Alice sembari keluar kamar.
Melihat Alice membawa dua tas membuat Purnama buru-buru menghampiri Alice.
"Sini kakak bantu.!"
Ucap Purnam.
Alice pun menyerahkan tas dari kedua tangannya tanpa mendebat.