
Mereka sampai disebuah toko pakaian gedung megah itu menjulang tinggi ke langit yang Alice tidak tau itu dimana, dia hanya mengikuti petunjuk dari V.
Alice masuk mengikuti langkah V disampingnya.
Saat V mulai menapaki satu persatu jalan mendekati toko megah itu, fans yang entah dari mana datangnya tiba-tiba berlarian ke arah V.
"Teahyung ahhh"
"Kimm Teahyung"
"V V V " teriak mereka bersautan dan berlarian mendekati V
Alice yang tau posisi V sebagai artis terkenal dengan sigap mendahulukan V untuk masuk kedalam toko dan mengeluarkan pistol dari pinggangnya mengarahkan pada Fans yang berlarian kearah V.
Walau belum pernah ada dari staf BTS yang berbuat seperti itu tapi Alice tidak perduli sama sekali baginya nyawa tidak begitu penting. Membuat para Army tersentak kaget dan terdiam seketika.
Setelah V masuk kedalam toko, Alice kemudian menyusul masuk dan diikuti oleh para fans yang dengan sigap dicegah oleh satpam ditoko itu.
"Heii kau tidak boleh mengacungkan senjatamu seperti itu bagaimana jika ada yang terluka nanti" oceh V pada Alice
"Ahhh membosankan cepatlah" kata Alice tidak peduli dengan ocehan V
"Hei... Kekuatan media sosial sangat besar" V mengikuti langkah Alice yang tak menghiraukan-nya
"Berita akan di mana-mana" Kata V kembali.
Alice mendengus kesal. Hingga, menghentikan langkah-nya kemudian menatap V sambil berkata
" Jika tidak mau ada berita yang tidak tidak, ya sudah cepat selesai kan urusan disini"
V menghela napasnya tanpa kata dan melangkah meninggalkan Alice yang masih berdiri ditempat.
V langsung mendudukkan dirinya ke deretan sofa yang cantik di toko sembari memerintahkan pada pelayan toko untuk membantu Alice mencari baju yang cocok untuknya sekaligus mendandaninya.
V menduga Alice pasti akan memilih baju aneh kembali karna dia adalah seorang mafia dan tidak pernah membeli baju wanita, selama ini dia hanya memakai baju yang disiapkan oleh staf mereka. Jadi, dia tidak tertarik pada pakaian wanita dan pasti akan lama jika menunggu dia sendiri yang memilihnya.
Sementara, V sudah siap memilih baju dan sudah dia kenakan, dia duduk diruang tunggu sembari memainkan ponselnya menunggu Alice siap. Tidak perlu menunggu lama Alice kemudian keluar dari ruangan ganti dengan beberapa orang dibelakangnya.
Alice memandang kearah V yang sedang duduk sambil memainkan hand phonenya dan memperhatikan penampilan V
"Kenapa bajunya sama?" Tanya Alice pada V melihat jaket putih hampir menutupi leher mereka dengan resleting yang berwarna hitam merah bertulis Gucci menggantung besar.
V mengenakan celana jins berwarna biru langit dan Alice mengenakan rok jins mini berwarna serupa dengan rambut yang diikat ala kepang prancis dan sedikit sentuhan make up diwajahnya. Kini penampilan mereka layak-nya pasangan.
"Kenapa ? kau tidak suka ?" Tanya nya sembari berdiri mendekati Alice
"Bukankah kita harus menyamar agar bisa keluar lebih aman dari sini" kata V melirik sekilas kedepan pintu dan kembali menatap Alice.
Alice hanya mengangguk pelan tanda setuju atas apa yang di katakan Taehyung.
Setelah V melakukan pembayaran, V kemudian berjalan mendekati Alice yang berdiri disamping tembok mengamati fans yang sudah lama menunggu disana
"Kau lihat apa ?" Tanya V setelah mendekatti Alice
"Orang itu" kata Alice menunjuk fans
"Kau juga bisa dicintai oleh banyak orang sepertiku" kata V memandang punggung Alice
"Aku tidak menginginkannya sama sekali" kata Alice berbalik melirik sekilas pada V
"Apa ? kenapa?" Tanya V membulatkan mata dan mulutnya
Alice menghela nafasnya sebelum berkata "Karna orang yang mencintaiku akan berakhir dengan kematian ditanganku sendiri "
V terdiam dengan jawaban Alice mengingat Arthfael dan orang tuanya yang mati ditangannya sendiri
"Ya sudah ayo kita keluar" ajak V
Alice terdiam dan melihat V yang sibuk mengenakan masker dan topi hitam diwajahnya
"Mereka akan tetap mengenalmu" kata Alice memerhatikan V.
"Jika dengan begini mereka tidak akan mengenaliku" kata V sambil merangkul pinggang Alice kepelukannya
"Hei" kata Alice berusaha melepas
"Diam saja dan jangan melawan" kata V sambil merangkul Alice dan keluar dari toko
V keluar dengan santai-nya sembari merangkul pinggang Alice dan sesekali melihat Alice didalam pelukannya. V tersenyum dibalik masker yang ia kenakan melihat Alice.
Tangannya tidak tahan untuk tidak memegang ujung kepala Alice, dia pun akhirnya membelai pelan kepala Alice layaknya pasangan kekasih.
Alice merasakan V memegang lembut rambutnya entah kenapa dia merasa dadanya berdegup kencang karna perlakuan V padanya, dia bingung dengan suasana hatinya saat ini.
Dia ingin menepis tangan V tapi disisi lain ada rasa senang saat kepalanya disentuh oleh V akhirnya dia membiarkan V terus membelai rambutnya agar rencana ini juga berjalan lancar.
"Bukankah itu Kim Teahyung" kata seorang fangirl menunjuk kearah V
"Mana ?" Tanya mereka
"Itu" katanya lagi menunjuk V
"Ahhh tidak mungkin"
"Jika dia V kenapa dia memeluk seorang wanita didepan keramaian" kata yang lain
"Itu benar dia mungkin masih didalam" kata yang lain meyakinkan
"Coba perhatikan tubuhnya itu memang seperti Kim Teahyung" katanya membuat mereka ingin percaya
Mereka mulai memerhatikan tubuh V yang sedang berjalan bersama Alice
"Tubuhnya memang seperti V tapi lihatlah mobil yang dia kenakan, bukankah mobil yang dipakai oleh anggota BTS semua mewah" tambahnya dan membuat mereka tidak lagi memperhatikan V saat melihat mobil yang V dan Alice masuki sudah hancur bagian depannya.
"Kau cantik " kata V saat membukakan pintu untuk Alice, Alice tertunduk dan tersenyum malu saat mendengar-nya.
'kenapa dengan diriku' batin Alice tersenyum malu
"Aku yang akan mengemudi… agar mereka tidak curiga" kata V dan disambut anggukan oleh Alice.