Alice

Alice
Bab 61. Pengebom-an Perusahaan Hybe



Pukul 11;30 setelah live streaming berlalu semua staf, Army dan para member sudah bubar dan pergi ketempat masing-masing.


Saat malam sudah tiba, Teahyung yang selalu aktif di aplikasi weverse dan instagram seperti biasa mulai memainkan ponselnya sebelum tertidur. Dia melihat-lihat seluruh Dm dan komentar dari Army yang timbul dinotifikasi-nya, awalnya tak ada yang aneh.


Sehingga sebuah komentar dari salah satu Army berhasil menghentikan jari-nya dan mulai membaca balasan-balasan dari komentaran Army yang lain.


‘Awalnya aku merasa biasa melihat jam yang tidak lagi berfungsi itu diletakkan didinding, mungkin itu hanya sebuah properti. Tetapi, semakin aku memperhatikan-nya disebelah jam itu ada angka 108 yang terlihat samar sedangkan angka 108 adalah kode yang berarti menuju kesuatu tempat seperti sebuah suruhan, tapi saaat ku perhatikan ternyata kode itu menyuruh seseorang untuk pergi ke Hybe dibuktikan jarum jam yang menunjuk ke nama Hybe’ @jekeyyyy


‘Benar… aku juga merasa aneh dengan live yang barusan disiarkan, mereka hanya menenangkan tapi memakai warna baju yang aneh… tadi teman-ku tidak memakai baju itu, mungkin suruhan tapi itu sedikit aneh’ @tataaa


‘Aku setuju… live itu diadakan jam 11 malam tapi hanya 20 menit, aku mencoba mencari-cari maksud dari waktu ini, dan aku mendapatkan arti kode dari 1120 adalah percaya malaikat (angel) akan bersama kita. Tetapi kode ini juga berarti seruan untuk melakukan kerja sam’ @Teahyungwife


‘Apa mereka menyuruh kita untuk datang ke Hybe dan berharap kerja sama, mengingat Bts sedang dikondisi yang tidak bisa memberikan informasi, oleh karna itu mereka hanya bisa memberikan kode-kode saja pada kita dan berharap kita segera mengerti’ @yoonggimarryme


“Jika mungkin itu benar, seharusnya kita bergegas kesana’@younji


Balasan-balasan komentar dari video live streaming barusan membuat Taehyung juga merasa sedikit aneh, dengan properti aneh dan pakaian yang harus mereka kenakan, belum lagi Alice sangat emosi ketika mereka hampir terlemabat live lewat dari jam 11 dan Alice tidak memperbolehkan dengan keras bahwa jangka waktu live hanya boleh dalam jangka waktu 20 menit saja. Awalnya Taehyung tidak begitu mempermasalahkan itu semua, mungkin hanya karna ingin cepat-cepat mengingat dia tidak begitu sehat. Tetapi, setelah melihat komentar dari Army membuat Taehyung menjadi berpikir keras akan hal itu.


Akhirnya Taehyung memilih bangkit dan berniat mendatangi Alice kekamar-nya, Taehyung terus saja mengetuk pintu berulang kali sembari memanggil nama Alice tapi tidak ada kunjung jawaban. Suga yang datang dari arah manat iba-tiba menghampiri Taehyung dengan sebuah martil ditangan-nya dan memukul gagang pintu dengan keras, seketika pintu kamar Alice langsung terbuka lebar.


Teahyung langsung masuk kedalam kmar Alice disusul Suga dibelakang-nya dan tidak menemui keberadaan Alice dimana-pun. Dengan cepat Taehyug langsung berlari menuju kamar Rm, Suga yang kebingungan juga mengikuti Teahyung dengan langkah pelan.


Setiba-nya didepan kamar Rm, Taehyung dengan cepat langsung menerobos masuk tanpa mengetuk pintu dahulu,Rm yang terkejut dengan kedatang Taeyung langsung beranjak dari tempat tidurnya dan memandang Taehyung dengan tatapan kebingungan.


“Ada apa?” tanya Rm dengan suara kantuk-nya


Taehyung dengan cepat menceritakan seluruh keanehan yang dia dapat dari beberapa komentar dan keberadaan Alice yang tidak diketahui. Mendengar penjelasan Taehyung dengan cepat Rm menghubungi Bang Si-Hyuk untuk menceritakan masalah tadi.


“Bagaimana?” tanya Suga setelah melihat Rm mematikan telpon-nya


“Dari awal mereka ternnyata sudah tau..tapi Alice tidak memperbolehkan kita untuk ikut campur” jawab Rm dengan lesu


Mendengar jawaban dari Rm membuat Taehyung dan Suga duduk terpaku tidak habis pikir dengan kehendak Alice.


“Tidak… kita tidak boleh kesana, kita hanya akan memberikan masalah bagi perusahaan” jelas Rm mencegat Teahyung


Taehyung yang tidak peduli melangkah keluar kamar bergegas menghampiri Alice, hingga jadilah pertikaian diantara mereka, Rm berusaha mencegah Taehyung dengan sekuat tenaga tetapi berulang kali Taehyung menepis dan mencoba melepas cengkraman Rm.


Mendengar suara ribut dari ruang tamu membuat seluruh member terbangun dan penasaran dengan kegaduhan yang sedang tejadi. Melihat Taehyung dan Rm yang sedang bertikai J-Hope dengan suara lantang berteriak menghentikan mereka berdua.


“Hei…berhenti” teriak J-Hope dan berhasil membuat mereka berhenti


“Kalian kenapa? Ada masalah apa? Ha?” tanya J-Hope kembali


Taehyung hanya menangis dan terduduk lemas diatas lantai sementara Rm masih mengatur nafas tanpa mengeluarkan sepatah kata pun


“Rm … Taehyung jawablah” ujar Jin kembali dengan lembut.


Suga yang datang dari arah kamar Rm kemudian langsung memberi tahu apa yang telah terjadi barusan dari awal hingga akhir. Semua manggut-manggut mendengarkan cerita dari Suga hingga mereka dikagetkan dengan dering ponsel yang bersaut-sautan dari ponsel mereka.


Mereka heran dan saling menatap ponsel satu sama lain dan langsung mengangkat ponsel mereka masing-masing.


“Lihat ini” ucap Suga yang telah selesai mengangkat telpon-nya kepada para member


Semua langsung menatap layar televisi yang menunjukkan sebuah berita pengbom-an gedung perusahaan Hybe dan segera menutup telpon mereka masing-masing. Para member sangat syok hingga terduduk lemas menatap layar televisi dengan perasaan yang tidak percaya


Rm sang leader dengan sigap langsung menghubungi Bang Si-Hyuk menanyakan kebtulan kabar dari yang mereka lihat barusa, berharap bahwa itu hanya sebuah editan. Tetapi, sayang-nya tak ada kalimat sekedar editan yang ia dengar, semua yang mereka lihat barusan tadi adalah kebenaran-nya dan hal yang paling dia tidak ingin dengar ternyata Alice masuk sendirian ke perusahaan tersebut untuk memancing para Mafia dan meledakkan perusahaan itu setelah semua pasukan Mafia masuk kedalam perusahaan.


Sampai saat ini mereka belum menemukan Alice, terakhir kali mereka berhubungan ketika Alice pergi masuk kedalam, sedangkan mereka hanya memantau dari luar saja, Alice tidak memperbolehkan satu-pun orang masuk menemani-nya, Alice hanya menyuruh jika ada yang berhasil kabur dari sana para polisi dan tentara harus segera membunuh mereka dengan cepat dan jangan sampai lolos. Kemungkinan besar Alice juga terjebak didalam bersama para anggota Mafia dan sedikit kemungkinan Alice masih hidup.


Mendengar penjelasan dari Bang Si-Hyuk mereka semakin kaget dan tergunjang mendengar fakta dari kejadian ini ditambah Alice yang ternyata masuk kedalam perusahaan dan tak kunjung ditemukan sampai sekarang.


Para member tidak diperbolehkan pergi kelokasi kejadian karna ditakutkan akan menimbulkan permasalahan yang besar, karna mereka tidak tau anggota Mafia yang mengicar mereka sudah habis terbunuh atau tidak. Mau tidak mau Bang Si-Hyuk semakin memperketat penjagaan untuk para member karna situasi yang blum beres dan member yang masih bersi keras untuk pergi ketempat kejadian untuk mencari Alice. Berulang kali para member memohon dan terkadang berusaha kabur tapi mereka tetap tidak bisa lolos dari sana.


Hingga, mereka mendapatkan kabar dari Bang Si-Hyuk bahwa Alice ditemukan dalam keadaan yang masih bernafas setelah 2 hari pencarian di tempat lokasi kejadian, dengan cepat Bang Si-Hyuk langsung memerintahkan para polisi untuk mengantar Alice dan menempatkan-nya keruangan vvip. Bang Si-Hyuk berpesan agar mereka tenang, mereka akan diperbolehkan datang jika situasi sudah membaik agar tidak mendatangkan kecurigaan terhadap awak media, selain itu mereka juga belum tau anggota Mafia sudah habis tuntas terbunuh atau belum.