
Setelah sore Alice dan yang lainnya memutuskan Pulang, hingga akhirnya Alice dan Desi tiba dikosan pukul setengah sepuluh malam.
"Sayang bangun, sudah sampai.!"
Ucap Purnama.
"Emhs udah sampai ya,Alhamdulillah.!"
Jawab Alice sembari membuka matanya.
"Ayo turun kakak antar ke dalam bawain oleh-oleh buat ibu sama teteh juga.!"
Ucap Purnama sembari turun dari mobil.
"Assalamualaikum bu.!"
Ucap Purnama tersenyum ramah.
"Wa allaikumus saam, baru pada sampai ya.!"
Jawab Ibu kos.
"Iya nih bu, maaf ya kalau kemalaman soalnya tadi di jalan macet banget.!"
Ucap Purnama meminta maaf.
"Iya gak papa yang penting jangan pada nginep aja heheh.!"
Jawab Ibu kosan tersenyum.
"Ibu ini ada oleh-oleh buat teteh sama ibu,tapi maaf ya gak bawain yang aneh-aneh.!"
Ucap Purnama lagi.
"Wah jadi ngerepotin, makasih nak Purnama, nak Dahlan dan Asti !"
Ucap Ibu kos.
"Sama-sama bu!"
Jawab Asti dan yang lain.
"Ibu kami pamit pulang dulu udah lengket-lengket ini di badan banyak pasir.!"
Ucap Asti berpamitan.
"Ah iya silahkan,makasih ya sudah antarkan Desi dan Alice Pulang, oleh-oleh nya juga, kalian hati-hati di jalan nya.!"
Pesan Ibu kos.
"Sayang kakak Pulang dulu ya, maaf kalau selama satu minggu kedepan komunikasi kita akan sedikit berkurang, kamu jaga diri ya. Assalamualaikum, I love u.!"
Bisik Purnama di telinga Alice.
"Assalamualaikum bu.!"
Ucap Purnama berpamitan.
"Wa allaikumus sallam.!"
Jawab Alice, Desi dan Ibu kosan bersamaan.
Alice pun memutuskan untuk langsung beristirahat, tiba-tiba pesan singkat masuk ke dalam handphone nya.
"Good night have a nice dream my prince, ILU...!"
Isi pesan singkat itu dari Purnama.
Alice pun membalas pesan singkat dari Purnama.
"Kakak juga... ILU too.!"
Isi pesan Alice.
Alice pun tidur dengan nyenyak karena merasa perjalanan hari ini begitu melelahkan.
Keesokan paginya...
Setiap anak kos tengah disibukan untuk pulang karena sekolah diliburkan bagi kelas sepuluh dan sebelas, begitu juga Desi sudah siap untuk pergi pulang.
"Lice maaf ya aku gak bisa nemenin kamu kerja, soalnya aku harus pulang dulu, udah kangen sama orang tua heheh.!"
Ucap Desi berpamitan.
"Iya gak papa Des, aku juga mau berangkat kerja ko, kamu hati-hati di jalan salam buat orang rumah.!"
Pesan Alice.
"In shaa Allah nanti aku sampaikan, kamu juga hati-hati ya jaga diri baik-baik di sini.!"
Pesan Desi.
"Jangan lupa telpon orang tua kamu kabari kalau kamu tidak pulang.!"
Peaan Desi
"Tentu saja Des, makasih selalu mengingatkan aku.!"
Jawab Alice.
"Dah Assalamualaikum!"
Ucap Desi kepada Alice.
"Wa allaikumus sallam.!"
Jawab Alice.
Satu minggu berlalu Alice sibuk dengan pekerjaannya di tempat Fotocopy sedangkan Purnama Sibuk ujian sekolah, selama satu minggu komunikasi antara Alice dan Purnama tidak terlalu berjalan dengan baik, kadang selepas pulang bekerja seharian Alice selalu ketiduran, terkadang ketika Alice menunggu kabar dari Purnama, Purnama tengah sibuk belajar semalaman.
Hari ini Alice masih libur sekolah sementara Purnama akan menjemput kedua orang tua nya yang akan pulang dari luar kota ke bandara.
"Assalamualaikum, selamat pagi sayang.!"
Sapa Purnama melalui telepon.
"Wa allaikumus sallam, pagi juga kak, gimana kabarnya?"
Tanya Alice senang.
"Alhamdulillah baik sayang, maaf ya seminggu ini kakak jarang memperhatikan kamu, kabar kamu sendiri bagaimana?"
Tanya Purnama.
"Alhamdulillah baik juga kak, tidak perlu meminta maaf kak, In shaa Allah Alice paham dengan kondisi kakak.!"
Jawab Alice.
"Terimakasih sayang, oya hari ini mau kemana?"
Tanya Purnama.
Jawab Alice.
"Oh iya bagaimana pekerjaannya lancar sayang?"
Tanya Purna lagi.
"Alhamdulillah lancar kak, kakak sendiri gimana kemarin ujian nya?"
Tanya Alice balik.
"Syukurlah kalau lancar. Alhamdulillah lancar, cuman hasilnya belum keluar sayang.!"
Jawab Purnama
"Semoga hasilnya baik dan kakak bisa lulus dengan nilai yang memuaskan, Aamiin.!"
Doa Alice untuk Purnama.
"Aamiin ya Allah ya Rabbal alamin, kamu sedang apa sekarang?"
Tanya Purnama lagi.
"Baru selesai mandi dan sarapan kak, ini sedang siap-siap untuk kerja.!"
Jawab Alice.
"Emhsss gitu ya, kamu gak bisa ijin sayang?"
Tanya Purnama.
"Memangnya mau kemana kak?"
Tanya Alice pula
"Hari ini kakak mau jemput orang tua kakak di bandara, maunya kakak kamu ikut temenin kakak sih.!"
Ucap Purnama berharap.
"Gimana ya kak, bukannya Alice gak mau sih, tapi akhir-akhir ini kan Desi gak ada jadi kalau Alice gak masuk kasian juga sama pemilik tempat kerja Alice, soalnya dia gak akan ada yang bantu kak.!"
Jelas Alice dengan tidak enak hati.
"Emhhh gitu,ya udah gak papa kakak sendiri aja, tapi besok bisa gak pulang lebih cepat dari tempat kerja?, kan kamu udah janji mau kakak ajak kerumah ketemu sama orang tua kakak.!"
Pinta Purnama.
"Iya kak In shaa Allah, nanti Alice ijin dulu, supaya besok bisa pulang cepat.!"
Jawab Alice tersenyum.
"Makasih sayang.!"
Ucap Purnama.
"Sama-sama kak.!"
Jawab Alice.
"Oya sayang vitamin kamu masih ada?"
Tanya Purnama.
"Alhamdulillah masih banyak kak, jangan terlalu di pikirkan.!"
Seru Alice.
"Alhamdulillah kalau masih ada, oya sayang, kakak mau mandi dulu ya mau sekalian langsung berangkat habis mandi.!"
Ucap Purnama.
"Iya kak, Alice juga mau berangkat kerja ko, kakak hati-hati di jalannya ya, salam buat ibu sama Ayah kakak.!"
Pesan Alice kepada Purnama.
"Iya sayang in shaa Allah nanti kakak sampaikan kepada orang tua kakak, kamu hati-hati juga ya di jalan nya sama di tempat kerjanya, jangan telat minum obat dan makan.!"
Purnama mengingatkan Alice.
"Iya kak in shaa Allah, makasih selalu ngingetin!"
Seru Alice.
"Iya sama-sama sayang, makasih juga karena kamu selalu mengerti kakak, dah sayang Assalamualaikum.!"
Ucap Purnama.
"Wa allaikumus sallam kak.!"
Jawab Alice.
"I love u...!"
Ucap Purnama sembari menutup telponnya.
Alice tersenyum sendiri mendengar ucapan Purnama yang terakhir.
Alice mengambil tas selempangnya kemudian mengunci kamar tidurnya dan berpamitan berangkat kerja.
"Ibu Alice mau berangkat kerja dulu, Assalamualaikum.!"
Pamit Alice kepada Ibu kos.
"Wa allaikumus sallam, hati-hati ya, udah di bawa bekal sama minumnya?"
Tanya Ibu kos.
"Alhamdulillah sudah bu, makasih udah bikinin Alice bekal.!"
Ucap Alice tersenyum.
"Sama-sama sayang.!"
Jawab Ibu kos sembari memperhatikan langkah Alice yang mulai keluar dari halaman kosan.
Alice selalu berjalan kaki pergi ke tempat kerja demi berhemat uang tabungannya.
Di jalan pertigaan ada dua orang pemuda sedang duduk berjemur di pinggiran jalan.
"Permisi kak.!"
Ucap Alice sembari lewat di samping mereka.
"Iya.!"
Ucap Salah seorang laki-laki berparas lumayan tampan dengan rambut gondrongnya.
"Alice.!"
Panggil lelaki berambut gondrong tersebut, Alice dengan kaget terdiam tidak melanjutkan langkahnya, tak berani menoleh kebelakang juga.