
"Assalamualaikum selamat malam sayang!"
Sapa Purnama melalui telpon selulernya
"Wa allaikumus sallam kak, malam juga.!"
Jawab Irma senang di telpon Purnama
"Gimana kabar kamu hari ini sayang?"
Tanya Purnama lagi
"Alhamdulillah baik, kakak sendiri gimana?"
Tanya Alice balik
"Alhamdulillah baik juga, gimana sekolahnya tadi?"
Tanya Purnama lagi
"Ya begitu aja biasa-biasa aja ko.!"
Jawab Alice
"Pastilah bakal biasa-biasa aja kan yang bikin suasana sekolah menjadi luar biasa itu adanya kakak sama kamu, kalau salah satu di antara kita gak ada pasti sekolah seolah-olah mendadak gersang heheheheh!"
Canda Purnama kepada Alice
"Hahah kakak aneh massa iya gersang dikira gurun kali!"
Jawab Alice
"Seneng bisa denger kamu ketawa sayang, meskipun cuman lewat telpon tapi kakak bahagia ko, anggap saja kita lagi latihan LDR an ya sayang sebelum bener-bener LDRan heheh!"
Seru Purnama
"Iya kak, Alice gak papa ko.!"
Jawab Alice
"Kamu kangen gak sama kakak?"
Tanya Purnama
"Emhsss kangen gak ya heheheh...!"
Jawab Alice malah tersenyum.
"Emhsss jdi gak kangen nih, ya udah deh berarti cuman kakak doang yang kangen sedih banget hik hik hik!"
Ucap Purnama pura-pura menangis.
"Hahah kakak lucu deh, lgian masa iya sih gak kangen sama pacarnya sendiri, biasanya juga ketemu dan jalan bareng hampir tiap hari kan.!"
Jawab Alice tersenyum.
"Sabar ya sebentar lagi kita ketemu."
Ucap Purnama
"Sebentar lagi?"
Tanya Alice
"Iya sebentar lagi sayang, kan satu minggu lagi mau graduasi, kebetulan kakak jadi panitia nya jadi kakak bakal sering-sering kesekolah deh sayang heheheh.!'
Seru Purnama
"Semakin cepat kita bertemu maka akan semakin cepat juga kita berpisah kan kak."
Ucap Alice kepada Purnama.
"Hemhsss, sabar ya sayang, anggap saja ini cobaan.!"
Ucap Purnama bingung harus bicara apa.
"In shaa Allah kak.!"
Jawab Alice.
"Ya sudah kan ini sudah malam kamu istirahat ya, besok kan harus sekolah lagi!"
Ucap Purnama mengingatkan Alice
"Memangnya kakak mau kemana?"
Tanya Alice
"Gak kemana-mana sayang, kan sudah malam, jadi sebaiknya kita istirahat ya ..!"
Ucap Purnama
"Emhsss ya sudah kalau begitu.!"
Jawab Alice
"Selamat malam, semoga mimpi indah.!"
Ucap Purnama
"Kaka juga, jangan lupa berdoa.!"
Seru Alice mengingatkan.
"In syaa Allah sayang... Assalamualaikum!"
Ucap Purnama berpamitan
"Wa allaikumus sallam kak.!"
Jawab Alice seraya menutup telpon.
Alice menaruh handphonenya di atas meja, kemudian menarik selimut dan pergi tidur.
Saat alice hendak tidur terdengar suara orang tertawa dari luar.
"Siapa sih malam-malam seperti ini ko pada berisik.!"
Ucap Alice sembari menutup wajahnya menggunakan bantal.
Tok...
Tok...
Tok...
"Alice kamu sudah tidur?"
Tanya Teteh kosan mengetuk pintu.
Alice membuka bantal yang menutup wajahnya.
"Baru mau teh, ada apa?"
Tanya Alice sembari menghampiri pintu dan membuka kunci.
"Ada apa teh?"
Tanya Alice lagi
"Di luar ada tamu buat kamu!"
Ucap teteh kosan
"Tamu?, tamu siapa teh?"
Tanya Alice bingung
"Kamu liat aja dulu atuh keluar.!"
Ucap teteh kosan.
Tanya Alice beralasan karena tidak mau keluar.
"Di warung teteh ko, ayo temui aja sakedap (sebentar)!"
Ajak teteh kosan.
"Tapi ibu tahu gak?"
tanya Alice ke teteh kosan.
"Ibu kayanya udah tidur, jadi teteh gak berani ijin ke dia.!"
jawab teteh kosan
"Nanti kalau ibu marah ke Alice gimana teh, gak mau ah, lagian siapa tamu nya cewek apa cowok?"
Tanya Alice lagi.
"Cowok, udah teteh tanggung jawab.!"
jawab Teteh kosan
Alice tertegun enggan untuk keluar.
"Sok sok atuh hayu (cepetan ayo), pakai kerudung kamu, teteh tunggu di ruang tamu!"
Ucap teteh kosan sembari pergi meninggalkan Alice.
Dengan hati yang enggan namun merasa tidak enak hati juga karena teteh kosan memaksanya keluar, akhirnya Alice menggunakan kerudungnya kemudian mengetuk pintu kamar Desi.
"Des... des!"
Ucap Alice
"Iya!"
Jawab Desi dari dalam.
"Kamu udah tidur belum?"
Tanya Alice lagi
Desi pun membuka pintu.
"Ada apa Lice?"
Tanya Desi
"Kamu temenin aku keluar yu!"
Ajak Alice
"Keluar?"
Tanya Desi heran
"Iya katanya diluar ada tamu laki-laki, barusan teteh maksa aku buat keluar nemuin dia, tapi aku juga gak tahu siapa orangnya makanya aku ajakin kamu.!"
Ucap Alice
"Tunggu sebentar aku ambil kerudung dulu, lagian siapa sih bertamu ko malam-malam.!"
Gerutu Desi sambil keluar dan mengunci kamar nya.
Alice dan Desi keluar menghampiri teteh kosan yang sedang duduk di ruang tamu.
"Udah siap?"
Tanya teteh kosan.
Alice mengangguk malas.
"Ayo keluar.!"
Ajak teteh kosan Alice dan Desi mengikuti langkah teteh kosan dari belakang sesampainya di warung Alice terkejut melihat Topan dan Hendrik sedang duduk di bangku luar warung.
"Itu tamunya?"
Tanya Alice kepada teteh kosan.
"Iya itu anaknya pak lurah,katanya mau ngobrol sama kamu.!"
Ucap teteh kosan.
"Suruh mereka masuk saja teh saya gak mau ngobrol di luar.!"
Ucap Alice sembari menggandeng tangan Desi.
"Gak papa disitu juga kan terang lagian kan ada teteh yang ngeliatin dari dalam warung.!"
Ucap teteh kosan
"Ada apa ini, kenapa teteh begitu memaksa Alice untuk tetap mengobrol dengan Topan meski Alice sudah menolak.!"
Gerutu Desi dalam hatinya merasa ada yang tidak beres.
"Temui saja sebentar, aku temani.!"
Ucap Desi kepada Alice.
Alice pun menatap wajah Desi ragu dengan apa yang Desi ucapkan.
Namun Desi mengangguk meyakinkan, tanpa melepaskan gandengannya kepada Desi Alice pun berjalan menghampiri Topan dan Hendrik
"Assalamualaikum, maaf ada apa ya kak, katanya mau ketemu saya?"
Tanya Alice to the point tanpa duduk terlebih dahulu.
"Wa allaikumus sallam, maaf ya kakak ganggu malam-malam begini, kamu coba duduk dulu sebentar.!"
Ucap Topan kepada Alice, Desi duduk lebih dulu kemudian menarik Alice untuk duduk.
"Tadi pagi kan kamu bilang kita boleh berteman, nah kakak kesini sebagai teman kamu.!"
Ucap Topan
"Iya lantas kakak ada perlu apa, kalau cuman mau ngomong gitu kan bisa besok juga kak.!"
Ucap Alice kesal.
"Iya deh iya maaf, kakak kesini cuman mau minta number kamu, masa teman gak ounya number nya.!"
Ucap Topan membujuk
"Alice gak bawa handphone kak, Alice juga gak ingat no Alice.!"
Ucap Alice seperlunya.
"Ada ini di teteh nak Topan.!"
Celetuk teteh kosan.
"Nah itu kan ada di teteh, jadi boleh kan ya kakak minta, tenang aja kakak gak akan ganggu kamu ko, tapi kalau kamu butuh bantuan apapun kamu bisa minta tolong kakak.!"
Ucap Topan memberikan penawaran.
"Terimakasih kak atas niat baik kakak, tapi Kalau ada apa-apa dengan Alice kan ada ibu ada teteh juga disini.!"
Ucap Alice tetap menolak.
Topan menatap wajah teteh kosan dan teteh kosan mengernyitkan Alisnya seolah memberi isyarat.
"Maaf kak saya permisi, sudah malam Assalamualaikum!"
Ucap Alice sembari pergi meninggalkan Topan yang menatap kepergiannya dengan kecewa.