
Hari ini ulang tahun Alice, Purnama masih berpura-pura sakit demi lancarnya acara kejutan buat Alice.
Alice berada di kosan bersama teman-temannya menemani Irma yang sudah mendingan.
"Hari ini kalian gak ada acara?"
Pancing Irma.
"Aku sih gak ada.!"
Jawab Alice.
"Apalagi aku memangnya mau kemana.!"
Seru Desi.
"Des kamu ko kemaren bisa kekunci gitu sih kenapa?"
Tanya Desi penasaran.
"Aku lagi telponan sama pacar tiba-tiba aja pas aku mau balik pintu udah kekunci.!"
Ucap Irma berbohong.
"Cieee udah punya pacar, siapa sih?"
Tanya Desi kepo.
"Loh memangnya kamu gak denger pas penjaga sekolah nutup pintu?"
Tanya Alice lebih penasaran kepada kronologi kejadian Irma terkunci di dalam kelas dibanding siapa laki-laki yang di sebut pacarnya itu.
"Aku emang sengaja tutup dulu pintu nya, maksud aku sih biar gak kedengeran sama orang di luar kelas.!"
Alasan Irma.
"Kenapa juga kamu malah telponan di dalam kelas kan kamu tahu sendiri kelas itu suka langsung di kunci pas udah pada bubar.!"
Ucap Alice.
"Ya namanya juga kecelakaan Lice mana aku tahu kalau aku bakal kekurung disana.!"
Pungkas Irma.
"Eh ngomong-ngomong siapa pacar kamu?"
Tanya Desi mengembalikan topik pembicaraan.
"Ada deh pokonya heheh.!"
Jawab Irma simple.
"Masih anak sekolah kita, jangan-jangan senior lagi, apa teman satu kelas?"
Tanya Desi penasaran.
"Iya masih anak satu sekolahan, yang jelas bukan teman satu kelas lah, kalau pacar aku teman satu kelas udah aja aku mojok sama dia di kelas ngapain telponan.!"
Jawab Irma mulai kesal.
Handphone Desi Berbunyi.
"Sebentar ya Aku angkat telpon dulu.!"
Ucap Desi sembari mengangkat telpon nya.
"Assalamualaikum,maaf sama siapa?"
Tanya Desi, karena no yang menghubunginya tidak terdaptar di kontak handphone nya.
"Wa allaikumus sallam, ini Aku Asti.!"
Jawab Asti dari sebrang telpon.
"Oh kak Asti, ada apa kak?"
Tanya Desi, Alice melirik ke arah Desi yang menyebut nama Asti.
"Suttsss kamu lagi sama Alice gak, kalau lagi sama dia kamu keluar bentar ada rahasia yang harus kita bicarakan jangan sampai Alice tahu.!"
Pesan Asti.
"Loh kenapa kak?"
Tanya Desi pelan.
"Udah kalau kamu lagi sama dia kamu ngejauh dulu aja.!"
Ucap Asti berpesan.
"Ya udah tunggu sebentar kak, Alice,Irma aku keluar sebentar ya ada perlu.!"
Ucap Desi berpamitan sembari keluar kamar Irma.
Alice dan Irma mengangguk Perlahan, tanpa curiga.
"Ada apa kak?"
Tanya Desi
"Hari ini Alice ulang tahun kamu tahu gak?"
Tanya Asti.
"Enggak kak heheh, emang iya gitu ya Ampun aku gak tahu kalau gak kakak kasih tahu.!"
Ucap Desi.
"Iya, iya kamu ngomongnya pelan-pelan nanti kedengeran Alice.!"
Pinta Asti
"Oh ok, ok kak.!"
Seru Desi dengan suara pelan.
"Rencananya Aku, Dahlan sama Purnama lagi bikin pesta kejutan buat Alice tapi kamu jangan bilang-bilang dari sekarang, nanti habis duhur aku jemput kamu,sama Alice sama Irma juga, kalian harus sudah siap, jangan lupa dandanin Alice, suruh dia pake baju yang bagus.!"
Pesan Asti.
"Kalau dia nanya kenapa?"
Tanya Desi.
"Bilang kita harus jenguk Purnama sakit.!"
Ucap Asti menyarankan.
"Ok kak siap.!"
Ucap Desi.
"Jangan lupa rahasiakan ini, tapi ajakin Irma kalau dia udah baikan kondisinya.!"
Seru Asti.
"Iya kak In shaa Allah.!"
Jawab Desi.
"Ya sudah ya jangan lupa nanti habis duhur langsung siap-siap, Assalamualaikum.!"
Ucap Asti.
"Beres kak, Wa allaikumus sallam.!"
Desi pun masuk kembali ke dalam kamar Irma dengan wajah Sumringah sembari bernyanyi-nyanyi.
"Cieee seneng banget, habis dapat apaan?"
Tanya Alice melihat Desi yang sumringah.
"Ada deh heheheh.!"
Jawab Desi.
"Aku balik ke kamar dulu ya, dah...!"
Ucap Desi sembari menuju ke kamar nya.
"Kenapa tuh anak seneng banget, abis dapat lotre kali ya.!"
Ucap Irma kepada Alice.
"Kayanya sih begitu heheh.!"
Jawab Alice.
"Ngomong-ngomong gimana hubungan kamu sama kak Purnama?"
Tanya Irma mulai mengintrogasi Alice.
"Alhamdulillah baik-baik saja, meskipun sempat terjadi salah paham tapi semuanya kembali dengan mudah.!"
Jawab Alice
"Kesalah pahaman?"
Tanya Irma
"Iya, beberapa hari belakangan ini kan kamu tahu sendiri kalau kita sering melihat kedekatan kak Purnama dan mantan kekasihnya kak Gita.!"
Seru Alice memulai pembicaraan ke arah yang serius.
"Jadi gimana mereka bener pacaran kan?"
Tanya Irma seolah mengiyakan bahwa mereka berpacaran.
"Awalnya aku juga mikirnya begitu Or, apalagi kemarin Lusa pas aku ke rumah kak Purnama, disana ada kak Gita lagi mesra banget posisi nya.!"
Cerita Alice kepada Irma.
"Astagfirullah, lalu bagaimana kamu, kalian putus?"
Tanya Irma penuh harap.
"Enggak ko Alhamdulillah justru kami bisa menyelesaikan masalah kesalah pahaman itu hari itu juga.!"
Jawab Alice jujur.
Irma menunjukan raut wajah kecewa tanpa berkata apa-apa.
"Sepertinya kak Gita gagal lagi,jangan-jangan kak Gita cerita lagi soal aku dalang nya, tapi buktinya Alice biasa saja berarti aku masih aman dong."
Ucap Irma dalam hatinya.
"Kamu kenapa Ir?"
Tanya Alice ketika melihat reaksi wajah Irma.
"em enggak kok aku gak papa hehe akubturun senang ko Alhamdulillah ya.!"
Ucap Irma kepada Alice.
Alice pun tersenyum.
"Oh iya Aku ke kamar aku dulu bentar ya mau ambil handphone.!"
Pamit Alice.
"Iya sok aja, aku juga mau istirahat dulu aja, kamu istirahat juga aja gak papa.!"
Ucap Irma berbasa-basi.
"Oh gitu, ya udah aku keluar ya. Assalamualaikum.!"
Ucap Alice sembari menutup Pintu.
"Sial kak Gita gitu doang aja gagal heran aku.!"
Ucap Irma menggerutu.
Tok...
Tok...
tok...
Suara Pintu kamar Irma diketuk.
"Apaan lgi sih itu anak, udah aku bilang gak usah balik lagi.!"
Irma kesal karena mengira yang mengetuk pintu adalah Alice.
"Ir.!"
Seru Desi memanggil sembari membuka pintu kamar Irma.
"Euh kamu aku pikir siapa,ada apa?"
Tanya Irma kepada Desi.
Desi pun masuk kedalam kamar kemudian menutup Pintu.
"Aku ada informasi baru nih dari kak Asti."
Ucap Desi semangat.
"Info apaan sih?"
Tanya Irma nampak tak antusias.
"Alice hari ini ulang tahun.!"
Ucap Irma berbisik.
"Teus?"
Tanya Irma biasa saja.
"Kak Purnama sama Kak Asti serta Kak Dahlan lagi pada bikin Pesta kejutan buat Alice dan kita di undang nanti habis duhur.!"
Jelas Desi.
Irma nampak makin murka mendengar ada Pesta untuk Alice yang disiapkan langsung oleh Purnama.
"Nanti habis duhur kita di jemput kak Asti kesini, jadi dandan yang cantik ya,oya satu hal lagi, jangan kasih tahu Alice dan siapapun lagia ini rahasia.!"
Ucap Desi mengingatkan Irma.
"Jangan lupa yah,dah...!"
Ucap Desi sembari keluar kamar Irma.
"Aku harus mikirin cara buat bikin semuanya berantakan.!!!
Gerutu Irma dalam kamarnya sendirian.