Alice

Alice
Bab 63. Perpisahan



Satu bulan telah berlalu kini Alice sudah berada dirumah Bts dengan wajah dan fisik yang sudah lebih membaik walaupun kadang dia menjadi lebih pendiam dan terkadang para member mendapati Alice yang sering kali bengong dan menangis tiba-tiba. Perusahaan Hybe juga sudah dibangun kembali dengan model bangunan berbeda dan lebih cantik lagi.


Alice juga tidak mendapatkan sanksi atas perbuatan-nya selama ini karna sudah menjadi bagian dari anggota Mafia, karna walaupun di melakukan kriminal dia adalah korban, dan dia juga yang mengakhiri organisasi ini sampai tuntas, tanpa getir mengorbankan nyawa dan hidup-nya sendiri.


Para member sudah berusaha membawa Alice ke tempat psikologi dan mencoba bermain tapi Alice tetap akan kembali menjadi pendiam dengan wajah yang datar penuh kesedihan, seakan wanita yang kini bersama mereka bukan-lah Alice yang dahulunya sangat mereka takuti, Alice menjadi sangat penurut saat disuruh-suruh, berpakaian feminim dan tidak banyak bicara, dia layaknya robot hidup yang berada diantara mereka.


“Kamu sedang apa Alice?” tanya Taehyung yang melihat Alice terduduk diruang tamu menatap keluar jendela.


Alice hanya menggeleng tidak menyaut, Taehyung yang mendapatkan respon Alice yang hanya sebatas gelengan kepala hanya mampu menghela nafas dan mecoba mendapatkan perhatian lebih dari Alice. Taehyung langsung duduk disamping Alice menatap wajah Alice lekat-lekat tapi tak mendapat respon apapun dari Alice.


“Ahhh ya sudahlah” ucap Taehyung menyerah dan menidurkan kepala-nya diatas pangkuan Alice sembari memain-mainkan rambut panjang Alice.


“Ayo kita makan” ucap Jungkook sambil menggendong Alice hingga membuat kepala Taehyung sakit. Alice yang terkejut langsung melingkarkan tangan-nya keleher Jungkook tanpa memberontak dan hanya diam menyandarkan kepala-nya ke dada Jungkook.


“Hei” ucap Taehyung sembari memegangi kepala-nya


“Kamu lapar Alice?” tanya Jungkook pada Alice yang masih berada digendongan-nya


Alice hanya mengangguk tanda mengiyakan tanpa menggeserkan kepala-nya dari dada bidang milik Jungkook. Sesampainya dimeja makan Jungkook langsung mendudukkan Alice kekursi dan duduk tepat disamping-nya.


Alice masih terdiam dan hanya menatapi satu persatu para member dengan canda tawa diwajah mereka. Alice senang mereka bahagia dan bisa tertawa lepas seperti saat ini, tapi ntah kenapa dia merasa ada yang kurang hingga membuat dia selalu terdiam dan menangis.


Alice berdehem membuyarkan rasa pilu-nya kembali, tetapi para member malah mengira Alice ingin mengatakan sesuatu dan menatap dirinya. Alice yang mendapat tatapan itu akhirnya memilih untuk mengeluarkan apa yang telah lama dia pikirkan sejak dahulu.


“Bicaralah” kata Jungkook memandang Alice


“Aku ingin pergi” ucap Alice menatap mereka


Para member yang mendengar kalimat itu, langsung merasa heran dan mulai bertanya-tanya Alice mau kemna dan kenapa ingin pergi dari sini.


“Urusan kita sudah selesai, aku tidak perlu lagi berada disini, aku takut kalian akan kena skandal” ucap Alice pelan dan lembut


“kita sudah terbiasa bersama-sama… akan anaeh jika kau tiba-tiba pergi dari sini” sambung Jungkook


“Aku ingin mencari jasad ibu ayah ku” ucapnya sembari menunduk


Seakan para member bisa merasakan kemungkinan inilah sebab kenapa Alice terus merasa sedih dan selalu menangis setiap waktu.


“Kau bisa tetap disini Alice… kami akan menyuruh orang untuk mencarikan-nya” ucap Rm dan diberi anggukan oleh para member


“Tidak perlu… aku hanya ingin menebus kesalahan-ku selama ini” ucap Alice gigih dengan ekspresi yang kuat.


Melihat ekspresi yang ditunjukkan Alice, mereka langsung tau bahwa keinginan Alice kali ini tak akan bisa mereka hadang. Bagaimana pun Alice dulu adalah wanita yang keras kepala dan tegar dia pasti tau apa yang diingikan-nya dan tak akan bisa ada orang yang menghadang-nya.


“Kau akan ke Turqi kan?” Suga bertanya lembut dan dibalas anggukan oleh Alice


“Pergilah… setelah urusanmu selesai jangan lupa kami juga pasti akan sangat merindukanmu, kau sudah seperti keluarga bagi kami, tentu kami merasa sedih saat kau memilih pergi, kami tak ingin kau pergi tapi mengingat keadaan mu yang terus menerus meratapi kesedihan membuat kami tidak tega… pergilah jangan lupa kembali lagi” sambung Suga dengan nada yang sedikit tak rela.


Para member mengangguk tanda setuju walaupun dengan hati yang tidak rela mereka memilih untuk melepaskan wanita yang satu ini. Usai selesai makan, Alice langsung bergegas mengemasi barang dan Rm memesankan tiket-nya.


Alice selesai bersiap dan keluar dari kamarnya menggunakan mantel cream dengan rok mini berwarna hitam dibarengi sepatu berwarna putih dia membiarkan rambutnya tergerai begitu saja, dia melangkah pelan kearah member yang sudah menunggu-nya diruang tamu.


Dengan suara sedih dan tangis yang memecah para member memberikan nasihat-nasihat dan berharap agar Alice tidak lupa untuk kembali kerumah ini lagi.


Taehyung yang paling dekat dengan-nya saat berada dirumah ini Alice membalas pelukan Taehyung dengan sangat erat, dia juga merasa sedih saat akan berpisah tapi dia juga ingin berbakti kepada orang tuanya dan menyembukan luka batin yang selama ini menyiksa-nya.


Member terakhir… Jungkook, Alice memandangi Jungkook sebelum memeluknya, dia teringat pada suatu malam itu… malam yang dia habiskan bersama Jungkook dengan memberikan kesucian-nya untuk pertama kali-nya. Sampai saat ini Alice hanya diam membisu soal masalah itu dan tidak akan memberitahukan-nya kepada siapa pun


Alice melangkah keluar dengan perlahan sambil sesekali memandangi mereka. Sungguh mereka adalah harta terindah yang pernah hadir didunia ini.