Alice

Alice
Bagian 112



"Perjalanan kita hari ini lumayan jauh ya sekitar dua jam kalau kalian mau tidur gak papa biar nanti fresh di pantai, udah pada bawa baju ganti kan?"


Tanya Asti.


"Bawa dong kak, aku kan mau basah-basahan disana nanti, heheh.!"


Jawab Desi.


"Kamu bawa baju ganti juga sayang?"


Tanya Purnama kepada Alice.


"Enggak kak, kirain gak basah-basahan heheh.!"


Ucap Alice.


"Gak seru dong kalau kamu gak ikut basah-basahan Lice, beliin dulu aja di sana nanti baju pantai gampang lah.!"


Ucap Asti.


"Eh gak usah gak papa Alice liatin aja heheh.!"


Jawab Alice.


"Gak seru lah kalau gak basah semua.!"


Ucap Asti lagi.


"Iya As tenang aja nanti kita cari baju buat Alice di sana, aku gak akan biarin dia duduk di pinggir pantai nontonin kita doang heheh.!"


Jawab Purnama.


"Hahhah bener Pur kalau perlu kita bopong dia lempar ke pantai hahahh.!"


Canda Dahlan


"Ih pada kejam banget sih.!"


Seru Alice menanggapi candaan Dahlan.


"Becanda sayang.!"


Jawab Purnama.


Perjalanan ke pantai begitu natural membuat Alice enggan tidur dan memilih menikmatinya sembari mendengarkan musik yang di putar Dahlan.


"Ko gak tidur sayang?"


Tanya Purnama.


"Pemandangannya indah sekali kak, subhanallah berasa perjalanan pulang kampung heheh.!"


Jawab Alice


"Kamu suka handphone nya?"


Tanya Purnama.


"Alhamdulillah terlalu bagus buat Alice heheh.!"


Jawab Alice.


"Coba kakak liat.!"


Ucap Alice.


Alice menyodorkan handphone miliknya kepada Purnama, Purnama menerimanya dan mengecek handphone Alice.


"Ko masih kosong sayang?"


Tanya Purnama.


"Kosong?"


Tanya Alice balik.


"Iya kenapa belum ada aplikasi nya.?"


Tanya Purnama lagi.


"Aplikasi apa kak?"


Tanya Alice.


"Nah gini sayang liat nih, kamu bisa pilih aplikasi disini di play store, aku instalin kamu beberapa aplikasi ya nanti di rumah kami coba-coba buka deh.!"


Ucap Purnama.


"Boleh kak.!"


Jawab Alice.


Selesai menginstal beberapa aplikasi penting Purnama mengajak Alice berselfi.


"Poto yu.!"


Ajak Purnama.


"Poto?"


Tanya Alice.


"Iya kita kan belum punya poto bersama jadi kita selfie sekarang.!"


Ucap Purnama.


Alice ikut saja apa yang di katakan Purnama beberapa kali mereka berpoto dan Purnama memasangkan poto mereka berdua sebagai walpaper layar handphone milik Alice dan juga milik nya.


"Nih, maksih ya.!"


Ucap Purnama sembari menyodorkan handphone Alice kembali


"Iya kak sama-sama.!"


Jawab Alice.


Beberapa saat kemudian Alice dan yang lain sudah mulai memasuki kawasan pantai yang mereka tuju.


Dahlan telah selesai memarkirkan mobil nya.


"Barang berharga jangan sampai ada yang ketinggalan di mobil ya.!"


Ucap Dahlan mengingatkan.


"Ayo sayang kita turun.!"


Ajak Purnama kepada Alice.


Setelah semua turun, Purnama meminta Desi, Asti dan Dahlan lebih dulu masuk ke kawasan pantai sementara Purnama akan membawa Alice membeli baju untuk di pakai di pantai.


"Kalian duluan aja, aku sama mau nemenin dulu Alice cari baju, nanti aku sama Alice nyusul.!"


Ucap Purnama.


"Ok kita ketemu di dalam, jangan lama-lama ya.!"


Jawab Dahlan


Purnama dan Alicepun pergi ke arah yang berlawanan dari Dahlan dan yang lain.


"Kamu mau baju yang kaya gimana sayang?"


Tanya Purnama.


"Yang mana aja lah kak yang penting gak pendek aja.!"


Jawab Alice.


"Kalau gitu itu bagus gak menurut kamu, itu setelan celana warna putih dengan motif daun, hampir sama lah dengan baju kakak setidaknya senada.!"


Ucap Purnama kepada Alice.


"Ya udah kak itu aja lucu kok.!"


Jawab Alice setuju.


Purnama pun mengambilkan baju dengan ukuran tubuh Alice.


Mengambil topi pantai dengan warna biru muda sekaligus membelikan kacamata hitam untuk Alice


"Sayang sini.!"


Ajak Purnama kepada Alice.


Ucap Purnama kepada Alice.


Alice pun mengikuti saran Purnama dan membawa baju nya.


Selesai memakai baju Alice keluar dari dalam ruang ganti.


"Bagus cocok di kamu.!"


Ucap Purnama


"Makasih ya mbak kami permisi.!"


Ucap Purnama kepada mbak penjual


"Karena di pantai panas kamu pakai ini ya.!"


Ucap Purnama sembari memakai kan topi di kepala Alice.


"Makasih kak.!"


Ujar Alice.


"Ayo kita susulin yang lain.!"


Ajak Purnama


"Ayo.!"


Jawab Alice.


Sesampainya di pantai Alice dan Purnama bersama yang lain duduk di pinggir pantai dengan tikar sesekali mereka berselfi bersama sebelum akhirnya mereka bermain air di pantai.


"Udah waktunya makan siang ini.!"


Ucap Dahlan.


"Aku mau ikan bakar.!"


Ucap Desi.


"Aku mau cumi asam pedas manis.!"


Ucap Asti


"Gue udang pedas manis deh.!"


Jawab Dahlan.


"Kamu mau apa sayang?"


Tanya Purnama.


"Apa aja lah ikut kakak aja heheh.!"


Jawab Alice.


"Suka Gurita?"


Tanya Purnama lagi.


"Belum pernah coba heheh.!"


Jawab Alice.


"Ok aku Gurita goreng aja, kalau Alice lobster aja.!"


Ucap Purnama.


"Banyak banget pesen nya?"


Tanya Asti.


"Gak papa kali nanti kan kita bisa saling cicipin ya gak?"


Tanya Purnama


"Bener gue setuju,ayo gue udah lapar.!"


Ajak Dahlan


Mereka pun pergi ke restoran di pinggir pantai, setelah memesan mereka menunggu pesanan sembari menikmati minum air kelapa hijau dan sesekali selfi.


"Kamu senang hari ini sayang?"


Tanya Purnama.


"Alhamdulillah senang banget kak.!"


Jawab Alice.


"Elu gimana beb bahagia?"


Tanya Dahlan kepada Asti.


"Bahagia banget bang makasih ya buat ide liburannya.!"


Ucap Asti.


"Ih sedih nya aku gak ada yang nanya hiks hiks hiks.!"


Ucap Desi mengeluh.


"Udah gak papa anggap aja aku adalah angin yang berhembus...!"


Ucap Desi lagi.


"Hahahah ngambek ini anak, makanya cepetan cari pacar jadi nanti kemana-kemana kita bisa barengan, gak jadi obat nyamuk wae hahahah.!"


Ucap Dahlan.


"Cup, cup, cup, sabar ya mblo heheheh.!"


Ucap Asti menambahkan.


"Iya deh iya, sebagai ganti rugi kak Dahlan dan Kak Purnama yang harus bayarin makan aku.!"


Ucap Desi lagi.


"Hahahah emang modus aja ini anak.!"


Jawab Dahlan lagi seraya tertawa.


Semua orang tertawa termasuk Desi mendengar perkataan Dahlan.


Pesanan pun datang semua mengambil porsi nya masing-masing.


Seperti biasa Dahlan dan Purnama menyuapi kekasihnya masing-masing Desi semakin cemberut sembari menghabiskan makanan di piring nya.


"Lah ikan nya kemana Des, idup lagi?"


Tanya Dahlan melihat ikan bakar di piring Desi tinggal duri.


"Iya noh aku lepasin ke laut, biar dia gak kaya aku basib nya.!"


Jawab Desi


"Hahahahah jangan ngambekan entar cepet tua loh, entar gak ada yang mu lagi sama kamu.!"


Ucap Asti.


"Iih kakak jahat banget doa nya.!"


Jawab Desi.


sembari nyomot lobster pesanan Alice


Alice hanya tertawa melihat Desi makan dengan lahap nyomot kesana dan kesini akhirnya Desi yang paling banyak makan.


"Buset deh Des itu perut atau karung?"


Tanya Dahlan.


"Itu perut kak tapi gara-gara jomblo akhirnya jadi karung hahahah.!"


Jawab Desi tertawa...