Alice

Alice
Bagian 111



"Good night sayang, have a nice dream, jangn lupa di dalam boneka ada sesuatu buat kamu, jangan sampai gak di buka ya kakak tunggu kabar nya, jangan buat kakak tidak bisa tidur malam ini, bilang jika tidak suka dengan hadiahnya, ok sayang im wait u...!"


Purnama mengirim pesan singkat kepada Alice.


Alice tersenyum menerima pesan tersebut sembari membawa boneka kedalam kamar nya bersama Desi.


"Loh kamu kesini juga Des?"


Tanya Alice.


"Aku penasaran sih, kira-kira apa yang ada di dalam boneka itu, cepetan buka dong.!"


Pinta Desi.


"Iya deh iya.!"


Alice dan Desi duduk di atas ranjang sembari mencari-cari bagian mana yang bisa di buka dari boneka tersebut.


"Dari sini kali ya?"


Tanya Alice kepada Desi sembari menunjuk rel sleting yang terdapat di punggung boneka tedy bear tersebut.


"Coba buka.!".


Ucap Desi.


Alice pun membuka rel sleting tersebut dan mengubek-ubak tubuh boneka sampai menemukan sebuah kado persegi panjang yang di bungkus kertas kado dan pita berwarna merah hati.


"Apa ya ini?"


Tanya Alice lagi sembari tersenyum.


"Coba buka, jangan-jangan cincin!"


Desi ikut menebak.


"Coba kita buka aja ya.!"


Ucap Alice sembari membuka bungkusan kado tersebut.


"Astagfirullah handphone !"


Ucap Alice saat melihat kotak handphone tersebut.


"Coba buka lagi siapa tahu cuman kardusnya aja.!"


Seru Desi.


"Tapi ini masih di segel loh Des.!"


Jawab Alice sembari membuka segel nya.


"Beneran handphone loh.!"


Ucap Desi senang.


"Ya ampun cantik banget handphone nya, tapi ini pasti mahal, kemahalan buat aku, apa aku kembaliin aja ya Des?"


Tanya Alice.


"Ih jangan lah kasian kak Purnama nanti ngerasa di tolak handphone nya, dia mau kamu pakai handphone ini.!"


Seru Desi.


"Tapi aku gak bisa juga pakai handphone begini Des, aku balikin aja deh.!"


Ucap Alice sembari menelpon Purnama


"Assalamualaikum kak.!"


Ucap Alice.


"Wa allaikumus sallam sayang, gimana udah di buka?"


Tanya Purnama


"Kak, ini aku lagi pegang handphone nya.!"


Jawab Alice.


"Kamu suka?"


Tanya Purnama lagi.


"Bukannya Alice gak suka kak, tapi ini terlaku berlebihan buang-buang uang aja.!"


Seru Alice.


"Tolong kamu pakai handphone itu, dan simon handphone kamu yang lama, kakak akan marah jika kamu mengembalikan handphone itu, please yah .!"


Pinta Purnama.


"Tapi kak.!"


Ucap Alice bingung.


"Kalau kamu nekat kembaliun kakak bkal terluka banget bakal sakit hati banget ya, jadi please di pakai, kakak ikhlas ko.!"


Ucap Purnama lagi.


"Tolong kali ini saja ya.!"


Ucap Purnama memohon.


"Iya kak tenang aja Desi ajarin kok, Desi juga akan ikut marah kalau Alice nolak rejeki.!"


Teriak Desi.


Purnama tersenyum mendengar ucapan Desi.


"Makasih ya Des, ya udah kakian iatirahat sana, kan besok kita mau pergi ke pantai, sampai jumpa besok ya, jangn lupa besok handphone nya di pakai ya sayang, Assalamualaikum.!"


Ucap Purnama.


"Wa allaikumus sallam.!"


Jawab Alice.


"Udah sini aku ajarin, sekarang kamu copy dulu no handphone yang penting yang ada di handphone kamu ke kartu terus pasangin kartu kamu ke handphone ini.!"


Ucap Desi mengajarkan Alice.


Hampir semalam mereka mengutak atik handphone baru dari Purnama.


Sampai akhirnya mereka ketiduran sampai pagi.


Alice terjaga lebih dulu dari tidurnya, kemudian melihat jam di dinding kamar nya, waktu sudah menunjukan pukul 07.00.


"Astagfirullah...!"


Ucap Alice sembsri berdiri seketika, kemudian jongkok sembari memegangi kepalanya yang tiba-tiba terasa pusing dan gelap.


Alice memejamkan matanya sebentar.


"Ya ampun Alice kamu kenapa?"


Tanya Desi.


"Gak papa Des, aku cuman pusing sedikit saja karena tadi aku langsung berdiri pas bangun.!"


Jawab Alice.


"Ya ampun kamu bikin aku jantungan aja, aku pikir kamu kenapa-kenapa.!"


Seru Desi.


"Ya ampun kita kesiangan ya bangun nya.!"


Seru Desi.


"Sepertinya kita gak denger kalau ibu tadi subuh bangunin kita buat berjamaah di mushola.!"


Ucap Alice.


"Ya udah ayo kita mandi dan siap-siap kan kita mau pergi.!"


Seru Desi.


"Iya ayo.!"


Alice mengambil handuk dan perlengkapan mandi lainnya dari pojokan kamar.


"Handphone kamu itu bunyi Lice.!"


Seru Desi


Ujar Desi lagi


"Someone?, siapa itu, aku gak kenal sama yang namanya someone.!"


Ujar Alice kepada Desi.


"Itu kak Purnama lice heheh, sengaja aku kasih nama Someone kontaknya artinya seseorang.!"


Jelas Desi sembari menyodorkan handphone Alice yang baru.


"Kamu ini Des ada-ada aja. Assalamaualaikum kak!"


Ucap Alice sembari mengangkat telpon dari Purnama.


"Wa allaikumus sallam, sudah pada ready sayang?"


Tanya Purnama.


"Ini kakak sama yang lain udah mau otw kesana ya.!"


Ucap Purnama lagi


"Iya kak iya, assalamualaikum.!"


Ucap Alice sembari menutup telpon.


"Ada apa bentar banget nelponnya?"


Tanya Desi.


"Cepat siap-siap kak Purnama dan yang lain udah otw kesini.!"


Ucap Alice sembari berlari keluar kamar.


"Apa.!".


Ucap Desi kaget sembari ikut keluar berlari dan membawa perlengkapan mandi.


Irma melihat keributan di luar sembari tersenyum.


"Ayo cepat mandi kamu juga Ir kita jalan-jalan ke pantai.!"


Ucap Desi


"Aku lgi ga enak bdan, maaf ya aku gak ikut.!"


Jawab Irma.


"Ok.!"


Ucap Desi sembari kembali berlari kearah kamar mandi.


"Kamu udah beres mandinya?"


Tanya Desi ketika berpapasan dengan Alice yang baru saja keluar dari kamar mandi.


"Sabun aku ketinggalan aku malah bawa handphone.!"


Seru Alice repot.


"Hahah kamu ada-ada aja Lice.!


Ucap Desi sembari memasuki kamar mandi.


"Loh ini mah sabunnya Alice astagfirullan.!"


Desi menaruh sabun Alice di depan pintu kamar mandi di samping kamar mandi nya. Kemudian kembali berlari ke kamarnya untuk mengambil sabun mandi miliknya.


"Sabun aku gak ada Des.!"


Ucap Alice.


"Di depan kamar mandi.!"


Ucap Desi sembari tetap berlari.


"Maaf aku salah ambil.!"


Ucap Desi lagi.


Alice pun berlari ke arah kamar mandi dan mengambil sabun miliknya.


"Ini ada apa ko pada lari-larian sih.!"


Tanya ibu kosan.


"Iya bu kami kesiangan heheh.!"


Jawab Desi.


"Kami mandi dulu bu heheh.!"


Ucap Desi sembari pergi ke arah kamar mandi.


Usai mandi Alice dan Desi bersiap, selesai bersiap Purnama dan yang lain datang menjemput.


"Assalamualaikum!"


Ucap Purnama


"Wa allaikumus sallam.!"


Ucap Ibu kosan.


"Jadi mau pada pergi nya?"


Tanya ibu kosan.


"Iya bu jadi.!"


Jawab Purnama.


"Sebentar ya ibu panggilkan dulu Alice sama Desi.!"


Ucap Ibu kos.


"Makasih bu.!"


Ucap Purnama lagi


Ibu kos pun tersenyum sembari pergi meninggalkan Purnama.


"Alice itu Purnama sudah di luar.!"


Ucap Ibu kos.


"Iya bu makasih.!"


Ucap Alice.


Alice pun keluar dari kamarnya membawa tas selempang milik Nya.


"Subhanallah cantik.!"


Ucap Purnama.


Alice hanya tersenyum mendengar ucapan Purnama.


"Desi mana?"


Tanya Purnama.


"Itu Desi kak.!"


Ucap Alice sembari menunjuk ke arah Desi yang tengah menghampiri mereka.


"Ayo kak Aku udah siap.!"


Ucap Desi.


"Bu kami pergi dulu ya Assalamualaikum.!"


Ucap Purnama


"Hati-hati ya kalian di jalannya, wa allaikumus sallam.!"


Ucap Ibu kos.