About Ziana

About Ziana
Chapter 59



Keesokan harinya di kediaman Wijaya semua orang tengah sibuk untuk menyiapkan pesta ulangtahun Attar nanti malam.


Pesta akan di buat meriah jadi sedari pagi sudah banyak pekerja lalu-lalang untuk menyiapkan segala sesuatunya.


Namun bukannya bahagia, Attar malah terlihat murung tidak seperti biasanya.


"Hey boy, ada apa?" tanya Arash ketika Attar mendaratkan bokong tepat di sebelahnya.


Attar mendongak menatap Arash sayu.


"apa kamu sakit?" tebak Arash langsung memegang dahi sang anak.


Attar hanya menggeleng menjawab pertanyaan sang Daddy.


"kenapa Rash, Attar sakit?" tanya Arianna heboh.


"gak panas kok Ma" ucap Arash menatap Arianna.


Arianna ikut duduk di dekat sang cucu. Attar langsung berhambur kedalam pelukan Arianna, bocah yang sebentar lagi akan berusia 6 tahun itu memeluk sang Oma erat.


"cucu Opa kenapa ini?" seloroh Arnan yang baru datang dari arah kamarnya yang berada di lantai dua.


"Opa.." Attar melepas pelukannya dan kini beralih memeluk kaki Arnan yang masih berdiri.


Arnan menunduk dan mengangkat cucu kesayangannya itu ke dalam gendongannya menggunakan kedua tangannya.


"Opa.." panggil Attar dengan suara memelas.


"kenapa heeemmm.." jawab Arnan.


"Attar boleh minta satu permintaan?" tanyanya menatap manik mata Arnan.


"tentu nak, apa yang Attar mau?" gantian Arnan yang bertanya sambil menatap cucunya itu.


Bocah laki-laki itu pun membisikkan sesuatu kepada sang Opa. Arnan terlihat berfikir sejenak kemudian mengangguk menyanggupi keinginan sang cucu.


"Makasih Opa" ucap Attar bahagia, bocah itu mengecup kedua pipi Arnan sehingga membuat pria setengah baya itu tertawa karen tingkah lucu dari cucu kesayangannya.


Setelah itu Attar turun dari gendongan sang Opa dan berlari menaiki tangga menuju ke kamarnya.


"Attar bisikin apa ke papa?" tanya Arash penasaran.


"dia hanya ingin jalan-jalan sebentar" jawab Arnan apa adanya.


"siapa yang mau jalan-jalan?" timpal Aruna yang baru menuruni anak tangga.


"Attar sama papa" Arianna menjawab sambil tangannya sibuk menyusun bunga di tangannya.


Namun Arnan hanya mengendikkan bahunya tanda tidak tahu.


"ishh..Papa" rengek Aruna seraya memanyunkan bibirnya.


"papa beneran gak tahu sayang, Attar belum bilang sama Papa mau kemana" ucap Arnan jujur apa adanya.


"Aruna ikut boleh ya pa?" ucap Aruna memelas.


"Aunty gak boleh ikut" seloroh Attar yang datang dari arah tangga, bocah itu sudah berganti pakaian, lengkap dengan ransel yang berada di punggungnya.


Aruna menoleh kearah keponakannya kemudian beralih menatap mata Arnan dengan puppy eyes nya.


Arnan tidak bisa berbuat apa-apa, pria itu tidak bisa memilih antara anak gadisnya atau cucunya.


"No Opa.. Aunty gak boleh ikut, lagian Attar cuma minta waktu opa sebentar, Aunty kan bisa minta di antar sama Daddy kalau mau jalan-jalan, Iya kan Dad?" Kata Attar meminta persetujuan sang Daddy ketika melihat Opa mulai goyah karena bujukan Aruna.


"Ehh.. iyaa boy" Jawab Arash pasrah jika memang harus menemani adiknya itu jalan-jalan.


"baiklah, sayang kamu pergi jalan-jalannya sama kakak kamu dulu, minggu depan baru kita jalan-jalan berdua, gimana?" Ucap Arnan memberikan penawaran kepada anak gadisnya.


Aruna pun terpaksa mengangguk "Ok tapi Aruna maunya di luar negeri" katanya.


Arnan menyetujui permintaan anak gadisnya itu.


"makasih Pa" Aruna langsung memeluk papa Arnan.


"sama-sama sayang" ucap Arnan balas memeluk Aruna sambil mengecup kepala anaknya dengan sayang.


Arianna tersenyum melihat kedekatan suami dan anaknya, wanita itu bersyukur memiliki Arnan di dalam hidupnya.


"Opa ayo berangkat" ajak Attar yang sudah tidak sabar.


"iyaa ayo" Arnan mengikuti keinginan cucunya itu.


"Ma, papa pergi dulu ya" pamit Arnan kepada istrinya, Arianna pun mengangguk.


"Attar sama Opa pergi dulu ya Oma, Daddy, Aunty" Attar ikut berpamitan sambil mencium tangan semua orang.


Bocah laki-laki itu bahkan mencium tangan semua pekerja yang di temuinya saking bahagianya.


Arnan hanya geleng-geleng kepala melihat cucunya, pria itu ikut bahagia melihat keceriaan sang cucu.


******


Happy Reading 💞💞 💞