Oh My Mister

Oh My Mister
Spesial Part : Kondangan



...Hai teman-teman jangan lupa Like, komen dan Rate ⭐⭐⭐⭐⭐...


...klo ada rezeki boleh dong berbagi vote sama Author...


Chapter ini hasil kolaborasi dengan beberapa teman-teman Author yang unakhlak!


......................


Sore hari Mikha dan Maxim sudah tampak bersiap untuk menghadiri pernikahan anak dari parter bisnis ayahnya di Surabaya.


"Max, aku pakai ini aja ya," ucap Mikha dengan mengenakan drees berwarna soft pink selutut, di hiasi riasan makeup yang flawless nampak serasi dengan rambut yang di biarkan tergerai dan sepatu heels setinggi 3cm.


"Cantik sayangku." Max mengecup kening sang istri dan tak lupa mengecup perut Mikha yang kini di tempati oleh calon baby twin.


"Anak papa jangan rewel ya, ayo sayang!" titah Max menggandeng tangan istrinya dan tak lupa membawa sebuah kado pernikahan spesial pilihan Marrie.


Mobil M*rcedes Benz berwarna hitam berhenti di sebuah gedung mewah, yang tak lain adalah hotel bintang lima yang menjadi tempat berlangsungnya pernikahan mewah tersebut.


Max dan Mikha melangkahkan keluar dari mobil tersebut dan seketika banyak pasang mata tertuju pada mereka. Mikha yang bisa tampak malu hanya tersenyum dengan wajah tertunduk, sedangkan ada beberapa orang yang nampak memanggil nama suaminya.



"I-ini mewah sekali Max, aku baru pertama kali menghadiri acara semewah ini," ucap Mikha yang nampak terkagum-kagum melihat sekelilingnya.


Mendengar celotehan sang istri, pria blonde itu tersenyum dan mengecup pucuk rambut istrinya, "Kalau kau mau kita bisa buat resepsi seperti ini, sayang."


"Welcome to Surabaya Mr.Larry." Ucap seorang pria paruh baya yang tak lain adalah Tuan Fahri, ayah dari mempelai pria yang merupakan partner bisnis Tuan Andrew.


"Thank for coming, I'm so excited. Please, have a seat." Ucapnya kembali. Mereka pun mempersilahkan Max dan Mikha menduduki tempat yang telah di sediakan.


Sedangkan Max dan Mikha mengembangkan senyuman, melihat keramahan sang tuan rumah.


"Anytime, Sir. Daddy said he's very sorry because he can't come to this wedding party. That's why he asked me to come here," tutur Max dengan nada suara seramah mungkin.


Istri dari Tuan Fahri tersenyum dan mendekat pada Mikha.


"Terima kasih ya, sudah mau datang jauh-jauh kesini." ucapnya kepada Mikha seraya memeluknya.


Max tampak asik bercakap-cakap dengan Tuan Fahri, keramahan dari sang Tuan rumah ini memang membuat tamu mereka menjadi nyaman.


Tidak lama berselang acara dansa di mulai, Max yang menjadi tamu kehormatan di persilahkan menyanyikan sebuah lagu nan romantis untuk sang pengantin bak Ratu dan Raja sehari.


"Tunggu di sini sayang! Love you," titah Max dan mengecup kening Mikha, lalu bergegas menaiki panggung di sisi kiri pelaminan.



Westlife ft Diana Ross - When you tell me that you Love me


I wanna call the stars, down from the sky


I wanna live a day, that never dies


I wanna change the world, only for you


All the impossible, I wanna do


I wanna hold you close, under the rain


I wanna kiss your smile, and feel the pain


I know what's beautiful, looking at you


In a world of lies, you are the truth


And baby, everytime you touch me


I become a hero


I'll make you safe, no matter where you are


And bring you, everything you ask for


Nothing is above me


I'm shining like a candle in the dark


When you tell me that you love me


I wanna make you see, just what I was


Show you the loneliness, and what it does


You walked into my life, to stop my tears


Everything's easy now, I have you here


And baby, everytime you touch me


I become a hero


I'll make you safe, no matter where you are


And bring you, everything you ask for


Nothing is above me


I'm shining like a candle in the dark


When you tell me that you love me


All I need is your love to make me stronger


And baby, everytime you touch me


I become a hero


I'll make you safe, no matter where you are


And bring you, everything you ask for


Nothing is above me


I'm shining like a candle in the dark


When you tell me that you love me


You love me


When you tell me that you love me


Suara Sorak Sorai semakin bergemuruh kala sang kedua mempelai berdansa mesra di iringi suara Max yang begitu lembut.



Mata Mikha tak bergeming menatap sang suami. Ia sangat suka melihat Maxim bernyanyi.


Hingga tak sadar, Maxim yang telah selesai menunjukan performanya kini berada disampingnya.


Cup


Mikha tersentak saat tiba-tiba Maxim mengecup pipinya.


"Udah kali, aku udah selesai." Ucap Max tersenyum manis, yang berhasil membuat rona merah di pipi Mikha semakin terlihat.


"Max lihatlah pasangan itu, aku perhatikan tingkah dan cara bicara suaminya kok gesrek banget. Kasian banget istrinya pasti tekanan batin."


Mikha terkekeh melihat sepasang makhluk antah berantah yang berdansa di dekatnya.


"Owh itu Archie dan Anya."


"Kau Kenal?"


"Dikit, cuma baca novelnya. Udah ah jangan diliatin, nanti anak kita sawan! apalagi Authornya sama sekali gak ada akhlaknya, yank. Hati-hati jangan sampai nepa (tertular)!"


"Ih amit-amit deh kalau begitu." Mikha mengelus-elus perutnya.


"Ayo kita berdansa sayang." Ucap Max menjulurkan tangannya kepada istrinya.


"Tapi aku gak bisa."


Max tersenyum, ia menggendong tubuh istrinya hingga ke lantai dansa.


Max mengarahkan tangan Mika melingkar pada lehernya sedangkan ia memeluk erat pinggang kekasih halalnya hingga tak nampak jarak di antara mereka.


Mikha mencoba mengimbangi gerakan kaki suaminya dan sesekali menginjak kaki Maxim, hingga lama-lama ia terbiasa.


Max terus menatap erat-erat netra istrinya, pria itu mendekatkan wajahnya kepada telinga kanan Mikha.


"Aku sangat mencintaimu sayang, maafkan semua kesalahanku. Aku berjanji akan menjadi suami dan ayah yang baik." Bisik Max lirih, kemudian kembali menatap erat mata istrinya yang nampak berkaca-kaca.


Kini kening mereka saling beradu, alunan musik romantis nampaknya membuat dua sejoli ini hanyut akan perasaannya masing-masing. Bahkan mereka nampaknya lupa bahwa kini mereka berada di tempat yang sangat ramai hingga banyak pasang mata tertuju pada mereka.


"Uhhh jiwa jombloku merasa terinjak-injak!" Ucap salah seorang tamu yang biasa memakai foto kucing gendut dari Nippon di profilnya.


"Kita Pulang yuk?" Ucap Max berbisik.


"Kan belum selesai sayang."


"Tapi aku gak tahan, gemes banget sama kamu." Goda Max pada istrinya, Mikha langsung mencubit perut Maxim hingga pria itu meringis kesakitan.


"Sabar, nanti ada yang spesial untuk kamu." ucap Mikha malu.


"Benarkah? aku akan menantikannya sayang."


Tak terasa di penghujung acara, Mikha dan Maxim menyempatkan untuk bersalaman dan memberikan kado kepada sang pengantin secara langsung.


"Selamat ya Tuan Aufar dan Nyonya Alia."


Ucap Max menjabat tangan kedua mempelai secara bergantian.


"Semoga jadi keluarga sakinah mawadah warahmah, dan semoga lekas di karuniai keturunan." Mikha memeluk Alia dan memberikan kado dengan harga fantastis tersebut kepada sang pengantin.


"Amin, terima kasih sudah datang." Ucap Alia dengan senyuman manisnya.


"Jangan lupa hadir ya di resepsi pernikahan kita nanti."


Setelah berpamitan Mikha dan Maxim pun berjalan keluar gedung mewah tersebut, beberapa tamu wanita berbagai usia tampak meminta foto dan tanda tangan kepada Maxim, bahkan ada beberapa ibu-ibu yang tampak gemas mencubit dan mencium pipi pria blonde itu.


Max melirik sang Istri yang sedari tadi berada di sebelahnya.


"Help me, please." ucap Max lirih kepada Mikha.


Namun sang istri malah tertawa puas melihat sang suami di habisi oleh kalangan emak-emak tersebut.


......................