Oh My Mister

Oh My Mister
Pertengkaran



...Hai teman-teman jangan lupa Like, komen dan Rate ⭐⭐⭐⭐⭐...


...klo ada rezeki boleh dong berbagi vote sama Author yang miss queen ini hehehe...


...Ingat Promo boleh spam jangan😉...


...Terima kasih...


...🌸🌸🌸...


"Indah aku minta maaf atas segala sikap burukku selama ini, aku mohon maaf atas diriku ini yang tidak bisa jujur padamu. Indah aku sesungguhnya aku mencintaimu, mau kah kau menerima dan membuka hatimu kembali untukku? mau kah kau sudi menerima cinta si pria tua tak tau malu ini?"


Ucap Jhon sendu, pria itu masih berlutut menunggu jawaban atas perasaannya.


Senyum tersungging bisa dI bibir gadis itu, ia langsung berhambur memeluk erat Jhon dan berkata "Aku sangat mencintaimu ka, apapun adanya dirimu!"


Jhon melepaskan pelukan Indah, ia menatap lekat-lekat mata Indah mengecup kening gadis itu kemudian kembali memeluknya.


Prok...Prok...Prok...


Suara tepuk tangan memecah romansa sepasang manusia beda usia itu, Mereka terkejut mendapati Dilla dan Mikha yang tiba-tiba muncul serta Marrie dan Rika yang muncul dari semak-semak.


Kemudian bunyi alunan gitar terdengar mendekat, di sana Max dan kedua sahabatnya juga mulai menghampiri mereka dengan menyanyikan sebuah lagu yang tentunya pas dengan isi hati seorang Jhon.


...💞Westlife - Open your heart💞...


...I didn't mean to let you down...


...You have to believe...


...I don't know what went through my mind...


...But now I can see...


...That I waited too long...


...To tell you how much it matters...


...(Just to be right here with you)...


...But I couldn't think of anything better...


...I should've told you so...


...Baby open your heart...


...Won't you give me a second chance...


...And I'll be here forever...


...Open your heart...


...Let me show you how much I care...


...And I will make you understand (Make you understand)...


...If you open your heart to love me once again...


...I'll try to make it up to you...


...I want you to know...


...(You have to know)...


...Baby I swear that I'll be true...


...And never let go...


...If I waited too long...


...To tell you how much it matters...


...(Just to be right here with you)...


...But I couldn't think of anything better...


...I should've told you so...


...Baby open your heart...


...Won't you give me a second chance...


...And I'll be here forever...


...Open your heart...


...Let me show you how much I care...


...And I will make you understand (Make you understand)...


...If you open your heart to love me once again...


...We could releive this pain and sorrow...


...(But we better do it in time)...


...Start over here and save tomorrow...


...Open your heart with a chance...


...And I'll be here forever (Forever)...


...Open your heart and I'll care...


...And I will make you understand, oh babe...


...If you open your heart to love me once again...


...Baby open your heart...


...Won't you give me a second chance...


...And I'll be here forever...


...Open your heart...


...Let me show you how much I care...


...And I will make you understand (Make you understand)...


...If you open your heart to love me once again...


...Indah terperangah melihat kejutan yang tentu saja di cetuskan oleh Marrie spesial untuknya dan Jhon....


Gadis itu memang sengaja meminta bantuan kepada kakak keduanya dan para sahabat kakaknya melalui telepon.


"Marrie kapan kau disini?" Tanya Indah pada gadis yang tengah tersenyum bahagia itu.


"Hahaha tentu saja dari semalam cuma aku sengaja mau member kejutan untuk kalian, betul kan kak Maxim?"


Ucap Gadis cantik itu, ia sangat bahagia melihat kedua kakaknya telah memiliki pasangan pilihannya masing-masing.


...****************...


Siang hari para pria tampaknya sedang menikmati suasana pantai dengan bersantai dan berkumpul di temani Jus buah segar dan beberapa camilan.


Sementara nampak para wanita asik bermain air, serta mengajari Mikha cara berjalan yang benar walau ia berkali-kali terjatuh di atas hamparan pasir putih.


"Sepertinya ada yang habis melewati malam yang panas ya? apa pengobatanmu telah berhasil?" Goda Jhon kepada adik laki-lakinya saat melihat tanda merah di leher Maxim.


"K-kau sudah bisa?", Ucap Ryan terkejut karena ia sama sekali tidak mengetahui misi Jerry dan Dilla.


"Ya semua berkat Jerry, apa yang semalam kau berikan padaku? "


"Hanya sedikit Obat p*r*ngs*ng hahaha" Ucap Jerry dengan mudahnya, pria itu kemudian membeberkan rencana yang ia susun dengan Dilla.


Max dan Jhon tampak tertawa, namun tidak demikian dengan Ryan, Pria itu mengepalkan tangannya erat kala mendengar pengakuan Jerry.


"Jer bisa tolong temani aku?" Ucap Ryan langsung menarik tangan Jerry tanpa memberikan kesempatan untuk Jerry menjawab.


Ryan membawa Jerry ke suatu tempat yang lumayan jauh dan sepi , ia sangat kesal dengan tingkah Jerry yang seenaknya.


Brugh!


Ryan melempar Jery dengan kasar, ia kemudian menarik kerah baju Jerry yang nampak bingung dengan sikap Ryan yang tiba-tiba berubah.


"Maksudmu apa memberikan obat itu kepada Max? kau sudah gila?" Pekik Ryan, dengan wajah memerah menahan rasa marah.


"Hei Ryan kau ini kenapa? aku hanya ingin membantunya, siapa tau setelah ikatan mereka semakin intim dapat mempercepat proses pemulihan Maxim", Ucap Jerry dengan sabar.


"Ya tapi ini semua gak adil untuk Mikha, kau gak bisa seenaknya begitu. Apa jadinya jika ia tau suaminya menyentuhnya karena pengaruh obat?


"Hei mereka itu suami istri, bukankah wajar jika mereka melakukan itu tanpa peduli adanya pengaruh obat atau tidak? lagi pula aku hanya membantu, apa salah? bukankah bagus jika Max segera pulih?"


Brugh!


Satu bogem mentah mendarat sempurna di wajah Jerry, membuat pria itu meringis kesakitan.


"Kau ini gila ya! aku salah apa? apa aku salah menginginkan sahabatku sendiri mempunyai kehidupan Normal? dan bahagia bersama istrinya?" Pekik Jerry dengan sedikit darah di sudut bibirnya.


"Oh... hei jangan bilang kau menyukai Mikha? iya kan! kau gila Ryan! jawab!" Ujar Jerry kembali, ia mencoba bangkit.


"Kalau iya kenapa? aku lebih pantas di banding si pria G*y itu! aku normal, aku bisa membahagiakannya!"


"Teman macam apa kau, br*ngs*k!"


Jerry membalas pukulan Ryan, ia sudah tidak tahan dengan ucapan-ucapan Ryan yang terkesan merendahkan Max.


Jerry sangat merasa asing dengan Ryan yang kini berada di hadapannya.


"Ryan, cinta itu gak bisa dipaksa! cinta itu menerima apa adanya, dan 1 lagi ucapanmu itu sangat keterlaluan! Max tidak pernah menginginkan dirinya menjadi seperti itu, bagaimana jika keadaan berbalik padamu? Apa kau tak tau betapa keras dan sulitnya Max mencoba untuk kembali normal !


Ryan aku tidak akan mengadukan hal ini kepada Max, aku harap kau introspeksi diri dan juga lupakan perasaanmu kepada Mikha, dia istri sahabat kita! aku harap kau sadar diri!


Ryan kita sudah bersahabat sejak lama dan aku merasa tidak mengenal dirimu yang seperti ini."


Ucap Jerry menghapus sedikit darah di sudut bibirnya menggunakan tangannya, Pria itu berlalu meninggalkan Ryan yang nampak termenung.


Tanpa mereka sadari seseorang tak sengaja tengah mendengarkan seluruh percakapan mereka dari balik pohon kelapa, sosok itu tampak terkejut dan menutup mulutnya menggunakan kedua tangannya kala ia mengetahui kenyataan yang tidak sengaja ia dengar.


"M-mas M-axim G-g-*-y!"


...****************...