
"Mama, Papa!" suara pekikan terdengar nyaring dari sepasang anak kembar yang tengah berlari.
Sunny dan Shine serta keluarga Max baru saja sampai di rumah sakit itu, sementara orang tua Mikha, Dilla,dan Jerry baru saja berangkat dari negaranya masing-masing.
"Mama, Dede bayi mana?" tanya Sunny antusias, ia begitu senang mendapatkan adik baru terlebih adiknya adalah perempuan.
Mikha mengulas senyum dan mengusap kepala anak-anaknya yang kini berada di samping ranjang.
"Dede masih di rawat sayang, belum bisadi temuin dulu. Kalau mau liat, ajak papa!" tutur Mikha lembut.
"Bagaimana keadaanmu, sayang?" tanya Nyonya Anna seraya membelai pucuk kepala menantunya, Mikha kembali tersenyum menanggapi mertua yang begitu menyayanginya. "Alhamdulillah aku baik-baik saja mom," jawabnya lembut.
Tak lama, muncul Max dan Jerry yang baru kembali dari ruangan bayi. Kondisi Max yang bisa berjalan dengan lancar, sontak membuat kaget seluruh keluarganya. Kini Max yang menjadi bulan-bulanan hujan pertanyaan dari keluarganya.
......................
Dua bulan kemudian, Mikha memutuskan sementara untuk tinggal sementara di kediaman milik keluarganya suaminya.
Hari itu bertepatan dengan hari libur, suasana di rumah besar itu sudah seperti taman kanak-kanak, dimana mainan berceceran dimana-mana dengan suara tawa, teriakan, bahkan tangisan dari anak-anak Max dan Jhon yang bisa membuat sakit kepala.
"Hai Hai, sayang-sayanku lihat aunty bawa apa?" pekik Marrie yang baru aja datang dengan membawa 3 buah mainan.
Bella dan si kembar seketika langsung berlari kearah marrie dan lagi-lagi memperebutkan mainan, terlebih Sunny dan Shine yang tiada henti-hentinya bertengkar walau nantinya akan akur dengan sendirinya.
"Wah boneka Hello Kitty, thank you aunty," tutur Bella tersenyum.
"Sunny, itu robot punyaku! Ini boneka punyamu!" Shine nampak protes karena ia mendapatkan sebuah boneka sedangkan Sunny merebut robot miliknya.
"Aku ini kakakmu, kamu harus mengalah padaku!" cebik Sunny yang selalu saja mengatakan statusnya jika bertengankar dengan adiknya. "Hih, kau itu cuma beda semenit denganku, sok-sokan menjadi kakak," cibir Shine dan kesal dengan Sunny, dan akhirnya terjadilah perkelahian kembali dari anak kembar rusuh itu.
"Oek... Oekk..."
Amoera yang berada di dalam gendongan sang ibu pun menangis karena kebisingan yang di buat oleh kedua kakaknya, Mikha nampak pusing berbeda dengan anggota keluarga yang lain, yang merasa lucu dan terhibur dengan kelakuan anak-anak Mikha dan Maxim yang membuat suasana rumah besar itu menjadi lebih hidup.
Malam hari, setelah menidurkan Amoera dan menyimpan ASI perah. Mikha lekas menitipkan bayinya pada Nanny yang bertugas.
Malam itu Max Ingin mengajak sang istri makan malam di luar dan sekedar menikmati waktu berdua yang kini sangat sulit mereka dapatkan.
"Yuk, sayang!" titah Max sambil memakai jaket kulit di tubuhnya.
Mikha seenaknya mengaitkan lengannya pada lengan suaminya, hingga sampai halaman seorang supir rumah sudah menyiapkan mobil yang akan mereka pakai.
"Aku nyetir sendiri saja, kau boleh beristirahat," tutur Max mengambil alih kemudi, Mikha nampak mengernyitkan keningnya mendengar ucapan suaminya, "Kau yakin nyetir sendiri?" tanyanya ragu.
"Iya sayang, aku akan hati-hati. Lagi pula aku hanya ingin berdua saja denganmu," ucapnya menyeringai.
Mikha benar-benar merasa tidak enak dengan tatapan mengesalkan sang suami. Nampaknya Max akan merencanakan sesuatu yang aneh.
Mereka segera berangkat menuju suatu restoran di pusat kota, sebelum Max menjanjikannya ntuk pergi berbelanja.
"Mau pesan apa sayang?" tanya Max seketika saat telah duduk di kursi sebuah restoran khas Italia.
Mikha nampak membulak balikan buku menu dan menggaruk kepalanya.
"Apa aja deh, aku kaga paham makanan beginian," tuturnya pasrah, Max terkekeh melihat wajah bingubf istrinya.
Setelah memesan makanan mereka nampak berbincang, sesekali menikmati alunan musik dari band yang di sediakan di Restoran tersebut.
"Makan yang banyak, kita akan butuh banyak tenaga," ucap Max santai sambil meminum orang juice di hadapannya, Mikha nampak menatap tajam suaminya kala mendengar perkataan ambigu yang terlontar dari mulut suaminya.
"Ehm...Ehm... nantikan mau belanja b-bu-tuh banyak tenaga, kan?" kilah Max mencoba menutupi sesuatu dari istrinya.
Setelah menyelesaikan makannya, Max tiba-tiba bangkit hingga membuat istrinya kembali bertanya-tanya dengan sikap aneh suaminya.
"Mau kemana?" tanya Mikha penasaran, namun pria blonde itu hanya tersenyum dan mengedipkan sebelah matanya.
Max berjalan menuju panggung di restoran tersebut, hingga sontak merebut perhatian pengunjung yang berada di sana.
"Lagu untuk wanita spesial di hidupku, yang karenanya aku merasakan ketulusan cinta. Dia yang telah menghapus tinta hitam di hidupku, dia yang menerima segala kekuranganku, dia adalah bidadariku serta ibu dari anak-anakku. Aku mencintaimu Mikha Arlista," tutur Max lembut, di sertai senyum manis hingga menampakkan lesung pipinya. Ia memejamkan matanya sejenak hingga suara musik mulai mengalun lembut.
...Westlife-Betterman...
You and I had something special, baby
Kau dan aku mempunyai sesuatu yang spesial, sayang
Something that you only see on movie screens
Sesuatu yang hanya kau lihat di film
I know lately I've been missing you like crazy
Aku tahu belakangan ini aku sangat merindukanmu
Oh why, why d'you let me in just to let me go?
Oh kenapa, kenapa kau menerimaku hanya untuk melepasku?
.
Most guys will get high when feeling low
Kebanyakan pria akan marah saat merasa direndahkan
But I don't think that that's the way to go
Tapi aku tak berpikir seperti itu caranya
Sometimes I'll be sitting on my own
Terkadang aku akan duduk sendiri
Thinking 'bout life, thinking 'bout you and me
Memikirkan hidup, memikirkan tentang kau dan aku
.
How do you lose the one you love?
Bagaimana bisa kau kehilangan orang yang kau cintai?
After giving it all, you gave it up
Setelah memberikan semuanya, kau menyerah
And maybe my love wasn't enough
Dan mungkin cintaku tidak cukup
You think you know, but you never can
Kau pikir kau tahu, tapi kau tak pernah bisa
How do you lose your only plan?
Bagaimana kau kehilangan satu-satunya rencanamu?
Oh darling, just give me one more chance
Oh sayang, berikan aku satu kesempatan lagi
And I'll give you everything I have
Dan aku akan memberi semua yang aku punya
I'll try to be a better man
Aku akan mencoba menjadi pria yang lebih baik
.
I felt things when we were naked
Aku merasakan sesuatu saat kita dalam keadaan 'polos'
I saw an angel, but they've hidden their wings
Aku melihat malaikat, tapi ia menyembunyikan sayapnya
I know everyone's got that special baby
Aku tahu semua orang punya kelebihan sayang
Oh I, now I only see you in my dreams
Oh aku, sekarang aku hanya melihatmu di mimpiku
.
Most guys will get high when feeling low
Kebanyakan pria akan marah saat merasa direndahkan
But I don't think that that's the way to go
Tapi aku tak berpikir seperti itu caranya
Sometimes I'll be sitting on my own
Terkadang aku akan duduk sendiri
Thinking 'bout life, thinking 'bout you and me
Memikirkan hidup, memikirkan tentang kau dan aku
.
How do you lose the one you love?
Bagaimana bisa kau kehilangan orang yang kau cintai?
After giving it all, you gave it up
Setelah memberikan semuanya, kau menyerah
And maybe my love wasn't enough
Dan mungkin cintaku tidak cukup
You think you know, but you never can
Kau pikir kau tahu, tapi kau tak pernah bisa
How do you lose your only plan?
Bagaimana kau kehilangan satu-satunya rencanamu?
Oh darling, just give me one more chance
Oh sayang, berikan aku satu kesempatan lagi
And I'll give you everything I have
Dan aku akan memberi semua yang aku punya
I'll try to be a better man
Aku akan mencoba menjadi pria yang lebih baik
.
I've been up and I've been down
Aku pernah bangkit dan aku pernah jatuh
Ain't that just what love's about?
Bukankah itu hanya tentang cinta?
You took the words right out my mouth
Kau mengeluarkan kata-kata itu dari mulutku
If you feel it, say it now
Kalau kau merasakannya, katakan sekarang
It's been a while, but I've figured it out
Itu sudah lama, tapi aku telah menemukan jawabannya
But ain't that just what love's about?
Tapi bukankah itu hanya tentang cinta?
You took the words right out my mouth
Kau mengeluarkan kata-kata itu dari mulutku
But if you feel it, say it now
Namun jika kau merasakannya, katakan sekarang
.
How do you lose the one you love?
Bagaimana bisa kau kehilangan orang yang kau cintai?
After giving it all, you gave it up
Setelah memberikan semuanya, kau menyerah
And maybe my love wasn't enough
Dan mungkin cintaku tidak cukup
You think you know, but you never can
Kau pikir kau tahu, tapi kau tak pernah bisa
How do you lose your only plan?
Bagaimana kau kehilangan satu-satunya rencanamu?
Oh darling, just give me one more chance
Oh sayang, berikan aku satu kesempatan lagi
And I'll give you everything I have
Dan aku akan memberi semua yang aku punya
I'll try to be a better man
Aku akan mencoba menjadi pria yang lebih baik
Suara riuh tepuk tangan memenuhi restoran tersebut, Max segera turun dan menghampiri sang istri yang tampak mematung, "Aku mencintaimu, aku akan berusaha menjadi suami dan ayah yang lebih baik," tuturnya seraya mencium tangan Mikha.
Seketika Mikha memeluk Max, pria yang telah berhasil membuatnya jatuh cinta lagi dan lagi.
"I Love you too, bae. Kamu sudah menjadi yang terbaik bagiku dan anak-anak kita," ucap Mikha lembut hingga tak terasa buliran air mata telah lolos begitu saja dari sudut netranya.
......................
Seusai makan malam, Max memenuhi janjinya untuk menemani Mikha berbelanja kebutuhannya dan anak-anaknya.
Ia tampak asik membeli pakaian anak serta kebutuhan untuk sekolah si kembar.
"Sayang, sekali-kali kita nonton yuk! Biar kayak ABG-ABG pacaran," ajak Max kepada Mikha, pria itu segera menarik tangan istrinya menuju sebuah bioskop walau Mikha belum menjawab permintaannya.
Mikha nampak menggelengkan kepalanya kala melihat kelakuan suaminya. Sebenarnya ia paham kalau Max hanya ingin menghabiskan waktu berdua sejenak, yang sekarang sungguh sangat langka.
Max memilih menonton film horor, berharap sang istri ketakutan dan memeluk dirinya. Namun rasanya harapannya sia-sia, Mikha terlihat menikmati film dan sibuk memakan pop corn di tangannya.
"Kok kamu gak takut?" tanya Max setengah berbisik, namun tatapan Mikha masih terlalu pada layar film dan terus memakan pop corn-nya.
"Ehem gini loh, Jenis-jenis setan di Indonesia lebih serem. Jadi mana mungkin aku takut sana setan boneka kaya gitu," jawab Mikha seenaknya tanpa sadar mimik wajah suaminya sudah mengguratkan kekecewaan.
Hingga di pertengahan film, Mikha mulai menyadari perubahan dari suaminya. Max lebih diam dan malah sibuk dengan ponselnya.
"Kamu kenapa?" tanya Mikha bingung, namun Max tidak menghiraukannya, sifatnya benar-benar seperti Sunny kalau sedang merajuk.
Mikha terus memanggil suaminya hingga 3 kali, namun pria dewasa itu benar-benar bertingkah seperti anak kecil yang tidak di belikan mainan.
"Kalau kamu gak jelas begitu mending aku pulang sendiri saja!" ancam Mikha, yang kini berhasil membuat Maxim takut karena jika Istrinya sudah marah, maka 2 malam ia akan tidur di kamar tamu atau di sofa.
"Iya, aku kan cuma mau mesra-mesraan gitu, kayak orang pacaran," tutur Max lirih namun masih bisa terdengar, Mikha menepuk jidatnya dengan kelakuan konyol Maxim.
Mikha akhirnya mengalah, ia menyandarkan kepalanya di pundak suaminya dan memeluk erat sang suami yang duduk di sebelahnya.
Namun bukan Maxim namanya kalau tidak aneh-aneh lagi, pria yang "berpuasa" sejak sang istri melahirkan dan nifas itu kembali menunjukan tingkahnya. Max perlahan mengecup bibir istrinya, membuat Mikha terkejut karena mendapatkan serangan mendadak dari suaminya di tempat umum.
"Malu ih!" protes Mikha memukul tangan suaminya yang ingin menggerayang kemana-mana, namun Max hanya terkekeh dan langsung menggendong tubuh istrinya.
"Max, turunin!" Mikha terus-menerus protes dan memberontak, ia benar-benar malu dengan tingkah Maxim. "Mau diam atau mau aku cium disini? Biar jadi tontonan orang-orang," ancam Max yang mampu membungkam mulut istrinya.
Mikha yang merasa aneh dengan keadaan lingkungan yang tiba-tiba sepi, mencoba mengintip ke luar.
"Loh ini dimana?" pekik Mikha semakin bingung, namun Max terus saja berjalan tanpa memperdulikan rancauan istrinya.
Cklek
Pintu kamar terbuka, Max membaringkan sang istri di tengah-tengah ranjang king size.
"Max, ngapain kita kesini?" tanyanya kembali, entah sudah yang beberapa kali.
Max menutup pintu, dan membuka jaket yang membalut tubuhnya, "Tentu saja untuk bermesraan, kalau di rumah pasti di ganggu anak-anak. Sayang, aku ingin punya anak ke 4," ucap Max menyeringai dan seketika menyerang istrinya.
"Oh No! Maxim, kamu mau bikin tim sepak bola?"
Cinta adalah sesuatu yang suatu misteri, yang bahkan tidak ada satu orang pun yang tau akan kehadirannya.
Jarak dan waktu takkan mampu jadi penghalang ketika dua insan telah di takdirkan untuk bersama.
Karena cinta akan menemukan jalannya untuk kembali.
...The End...
......................
Terima kasih Author Kentang ucapkan sebanyak-banyaknya untuk para pembaca yang sudah setia pada karyaku.
Tak terasa novel ini telah tamat setelah up perdana pada tanggal 13.08.2020
Banyak sekali yang sudah aku lalui, di mulai dulu aku sempat down karena sama sekali gak ada yang baca, hingga novel ini kolom komentarnya isinya promosi semua (sedih banget sih ini).
Aku juga sangat berterima kasih dengan teman sesama Author
-Eka Magisna
-Novi Artikasari
-My Namels
-Seul ye
-Affxxvi
-Kozume Kenma
-Sari N
Karena kalian aku banyak belajar banyak hal untuk memperbaiki tulisanku, menambah semangat dan hal-hal positif dalam diriku.
Curhat dikit ah😅
Jadi, Oh my Mister bukan novel pertamaku namun adalah novel kesayanganku.
Aku terpikirkan idenya sejak 2016, tepatnya pas pulang kerja sambil dengerin lagu Westlife- If i let you go.
Karena aku fans berat salah satu mambernya, Mark Feehily. Nah dari situ aku mulai berandai-andai kalau dia bisa menjadi yang ada di khayalan aku, maka terciptalah khayalan gila. Yang pada akhirnya saat tahun 2020 aku kenalan dengan Noveltoon dan mencoba nulis di sini menuangkan segala ide yang bertahun aku pendam.
Karya ini tidak men-judge dan menghakimi suatu golongan, Karna aku sadar konflik di karyaku ini cukup sensitif. Aku hanya ingin memberikan semangat untuk para pejuang seperti sosok Maxim, yakinlah kalian bisa berubah.
Karena perubahan di mulai dari diri sendiri, cobalah keluar dari lingkar pertemanan yang menjerumuskan kalian, aku yakin Tuhan tidak akan menguji seorang hamba di luar batas kemampuannya.
Kalian para pejuang, sungguh luar biasa. Aku yakin perjuangan kalian tidak akan sia-sia, kalian berharga.
Sekali lagi, salam sayang dariku. Aku sungguh menyayangi kalian para pembaca. Maaf jika aku tidak bisa bagi-bagi give away seperti kebanyakan Author, karena aku masih punya keterbatasan dan aku di bayar recehan di aplikasi ini😭.
Oh iya , yuk mampir ke sequel Oh my Mister
atau ke Karyaku yang lain,
dan kalian juga bisa dengar Novel yang aku bacakan (dubbing), bisa klik foto profilku untuk melihat daftarnya.
Terima kasih❤❤❤
Yuk, untuk penutup Author mau nyanyi, kalau udah jadi audio ada musiknya juga loh😁
Kita pakai musik penutup ceritanya biar kaya film-film hehehe
...Westlife-My Love...
Empty street
Jalanan terasa sepi
An empty house
Rumah terasa kosong
A hole inside my heart
Terasa ada lubang di hatiku
I'm all alone
Aku sendiri
The rooms are getting smaller (smaller)
Semua ruang terasa semakin sempit
I wonder how
Aku bertanya-tanya bagaimana semua terjadi
I wonder why
Aku bertanya-tanya kenapa semua terjadi
I wonder where they are
Aku bertanya-tanya dimanakah
The days we had
Hari-hari kebersamaan kita dulu
The songs we sang together (Oh yeah)
Lagu-lagu yang kita nyanyikan bersama
And, oh, my love
Dan, oh, cintaku
I'm holding on forever
Aku kan bertahan
Reaching for a love that seems so far
Merengkuh cinta yang tampak begitu jauh
So I say a little prayer
Maka kupanjatkan doa
And hope my dreams will take me there
Dan berharap mimpi-mimpiku kan membawaku ke sana
Where the skies are blue
Ke tempat di mana langit biru
To see you once again
Tuk bertemu denganmu sekali lagi
My love
Cintaku
Overseas from coast to coast
Seberangi lautan
To find the place I love the most
Tuk temukan tempat yang paling kusuka
Where the fields are green
Di mana ladang menghijau
To see you once again
Tuk bertemu denganmu sekali lagi
My love
Cintaku
I try to read
Kucoba membaca
Cintaku go to work
Aku pergi bekerja
I'm laughing with my friends
Aku bercanda tawa dengan teman-temanku
But I can't stop to keep myself from thinking (Oh no)
Tapi tapi bisa kuberhenti memikirkanmu
I wonder how
Aku bertanya-tanya bagaimana semua terjadi
I wonder why
Aku bertanya-tanya kenapa semua terjadi
I wonder where they are
Aku bertanya-tanya dimanakah
The days we had
Hari-hari kebersamaan kita dulu
The songs we sang together (Oh yeah)
Lagu-lagu yang kita nyanyikan bersama
And, oh, my love
Dan, oh, cintaku
I'm holding on forever
Aku kan bertahan
Reaching for a love that seems so far
Merengkuh cinta yang tampak begitu jauh
So I say a little prayer
Maka kupanjatkan doa
And hope my dreams will take me there
Dan berharap mimpi-mimpiku kan membawaku ke sana
Where the skies are blue
Ke tempat di mana langit biru
To see you once again
Tuk bertemu denganmu sekali lagi
Overseas from coast to coast
Seberangi lautan
To find the place I love the most
Tuk temukan tempat yang paling kusuka
Where the fields are green
Di mana ladang menghijau
To see you once again
Tuk bertemu denganmu sekali lagi
To hold you in my arms
Tuk mendekapmu
To promise you, my love
Tuk berjanji padamu, cintaku
To tell you from my heart
Tuk katakan padamu dari hatiku
You're all I'm thinking of
Engkaulah yang selalu kupikirkan
I'm reaching for a love that seems so far
Kan kurengkuh cinta yang tampak jauh
So...
Maka...
I say a little prayer
Ku panjatkan doa
And hope my dreams will take me there
Dan berharap mimpi-mimpiku kan membawaku ke sana
Where the skies are blue
Ke tempat di mana langit biru
To see you once again
Tuk bertemu denganmu sekali lagi
Overseas from coast to coast
Seberangi lautan
To find the place I love the most
Tuk temukan tempat yang paling kusuka
Where the fields are green
Di mana ladang menghijau
To see you once again
Tuk bertemu denganmu sekali lagi
My love
Cintaku
...❤❤❤Sampai jumpa di karyaku lainnya❤❤❤...
...Salam RahmaDika (Mr.Potato)...