
Dengan satu tebasan, semuanya terbela dua, mereka semuanya mati.. menyisakan sang pemimpin dan Lei Fang’er di sana yang kini diam membeku
Mereka masih tidak hilang dari syok.. mereka menyaksikan semuanya terbunuh dengan satu tebasan dari senjata Dea.. dengan darah menghiasi halaman kediaman Dea.. mereka masih tidak menyangkah bahwa hanya dengan tebasan itu, semua pembunuh bayaran dengan tingkat kultivasi level 33 tingkat ranah perang.. terbunuh habis
Mereka kemudian melihat Dea dengan marah sebelum perkataan mereka terhenti dengan apa yang di pegang oleh Dea “Apa yang.. !!..” mereka sangat terkejut dengan apa yang di keluarkan oleh Dea.. mata mereka membohongi mereka..
Itu adalah sesuatu yang mustahil di keluarkan oleh orang yang seumur Dea.. ini pasti tidak mungkin..
Dengan pemikiran yang tersesat.. mereka berdua melihat Dea yang kini tersenyum dengan mengerikan.. ketakutan muncul di hati mereka
Mereka kemudian tanpa sadar mundur selangkah demi selangkah begitu Dea maju selangkah demi selangkah.. setiap langkah yang Dea lakukan terdengar seperti suara kematian bagi pemimpin itu dan Lei Fang’er
Awal tujuan mereka adalah untuk membunuh Dea, tapi sekarang situasinya berbalik.. karena langkah Dea yang menyeramkan itu.. mereka berbalik dan mencoba untuk melarikan diri..
Dea yang melihat itu mencibir “Ck.. kalian pikir bahwa muda untuk kabur.. dasar bodoh..” benda ayang ada di tangan Dea menghilang seperti tidak pernah ada
Kemudian di gantikan dengan sebuah pelindung yang mengurung mereka.. mereka tentu saja menjadi panik.. tak
sadar mereka berdua pun berteriak
Mereka mulai memohon ampun pada Dea.. tapi yang di katakan Dea hanyalah “Aku selalu memberikan kesempatan pertama bagi setiap orang.. pertama aku membiarkan kalian untuk pergi.. tapi sekarang.. bahkan jika kalian memanggil dewa saja.. itu tidak akan cukup untuk menyelamatkan kalian...”
Lei Fang’er yang melihat itu, kehilangan harapan untuk memohon.. berkata “Kau kejam..”
Dea yang mendengarnya malah tertawa dan berkata “Yah memang.. kalau tidak.. di dunia yang dimana yang kuatlah yang berkuasa, aku akan mati dengan mudahnya....”
Lei Fang’er kemudian menatap Dea ketika terdiam sekejap, dia tiba-tiba mengangkat wajahnya menatap Dea
dengan jelek..
Dea yang melihat nya berkata “Jangan melihatku seperti itu.. aku selalu memperlakukan musukku pertama tanpa perasaan, kedua membalas dengan berkali lipat, dan yang terakirh.. lihat dua aturan yang di atas..” dengan itu Dea mengakhiri hidupnya, dengan meremas, pelindung itu dengan kuat.. membuat yang terkurung menjadi jus darah... tanpa tubuh bagian yang tersisa.. dia mati begitu saja
Sedangkan untuk sang pemimpin.. karena tidak kuat dengan tekanan dari Dea, dia mati dengan darah yang keluar tubuhnya yang hampir hancur
Pembunuh bayaran yang tadi itu adalah pembunuh bayaran yang sama dengan yang mengacaukan pesta penyambutan Dea, pembunuh bayaran Mawar Hitam
Organisasi itu juga yang selama ini selalu mengincarnya, dan yang menyewa mereka adalah Lei Fang’er bersama
raja Lei...
Kini Pembunuh bayaran Mawar Hitam sudah tidak ada lagi.. yang tersisa hanyalah namanya saja.. pemimpin mereka telah mati, dan anggotanya pun tidak ada yang tersisa.. semuanya telah mati...
Begitu juga dengan Lei Fang’er, si parasit...
Dea yang telah selesai bermain, memperhatikan sekelilingnya yang penuh dengan darah.. keningnya menyeringit..
ada bau amis darah yang kental.. yah tentu lah.. itu karena ada banyak sekali dari mereka semua yang mati
Banyak mayat bertaburan di mana-mana membuat halamanya kotor.. halamannya yang indah di penuhi dengan pemandangan yang cantik, sekarang ternnoda dengan mayat yang bertaburan dan darah yang mengalir..
Dengan segera dia mengunakan elemen airnya untuk membersihkan semua darah yang ada, air itu menyebar keseluruh halaman.. sedangkan mayatnya, di kumpulkan di satu tempat dan dianggkatnya dengan elemen angin, kemudian di bakar dengan putih agar jiwa mereka bisa berenkarnasi..
\--------
Di tengah malam ini.. mereka para perdana mentri ratu dan pangeran Yanzhi Zhuxiu, mereka masih mengadakan rapat dan membahas tentang yang terjadi..
Di sana juga ada tiga kaisar besar lainnya, dari kerajaan Dongfang, Kaisar Xu, dari kerajan Fuyan Kaisar Luo, dan yang terakhir, kerajaan Xing Luo, Kaisar Yu yang baru saat ini muncul
Mereka semua membahas tentang putra mahkota kerajaan Biyu, pangeran Lei Suan Yi yang akan di angkat menjadi raja selanjutnya, sampai mereka merasakan aura mengerikan dari luar...
Mereka yang ada di dalamnya panik, kemudian salah satunya menyuruh para penjaga untuk memastikannya..
Tak lama setelah menyuruh penjaga, pintu di dorong dengan kuat oleh seseorang.. itu adalah Dea yang datang dengan membawa seorang mayat
Dea yang kini telah memakai cadarnya kembali, dia membuka pintu dengan kasar, dan kemudian melempar mayat
yang di peganggnya kelantai
Mereka semua terkejut dengan Dea yang datang membawa mayat...
Dea mengabaikanya dan mengatakan “Lebih baik.. perbaiki perisai istana dengan baik”
Sebuah kalimat yang singkat tapi dengan maksud yang jelas.. kemudian tanpa membuang waktu, dia keluar dari sana membiarkan mereka yang masih dengan bingung menatapnya
Awalnya mereka semua memandangi Dea dengan bingung karena perkataannya yang begitu singkat, sampai mereka memperhatikan mayat yang di lempar Dea
Mereka kemudian memeriksanya dan memastikan “I ini... ini adalah pemimpin pembunuh bayaran Mawar Hitam..!!”
ucap mereka terkejut...
Pembunuh bayaran Mawar hitam adalah organisasi pembunuh bayaran yang sangat brutal, dan juga sangat kuat.. tidak ada yang berani bertentangan dengan mereka, termasuk kerajaan empat besar
Tapi kini apa yang di lihat oleh mereka, ini adalah mayat pemimpinnya, jelas mereka terkejut, tapi akhirnya mereka mengerti dengan apa yang di katakan oleh Dea
Dea tidak tau dengan apa yang terjadi di dalam ruang rapat itu dan bergegas menuju kadiamannya sampai kakaknya datang manghampirinya
Yanzhi datang bersama dengan Han Luoyi, mereka berdua menanyakan pada Dea apakah dia baik-baik saja atau tidak, tapi Dea hanya menjawabnya dengan singkat “Iya..” dengan itu dia meninggalkan mereka berdua
Setelah Dea pergi, Yanzhi dan Han Luoyi saling menatap “Apa yang sebenarnya terjadi... tidak mungkin pembunuh bayaran itu datang begitu saja..” ucap Han Luoyi
Yanzhi ang mendengarnya tidak bisa mengabaikannya “Benar.. istana selalu di jaga dengan katat, dan juga di sekitar istana telah di pasangi dengan perisai yang kuat, itu akan melindungi semua yang ada di dalam istana..”
“Iya itu juga akan mendeteksi adanya penyusup, tapi pembunuh bayaran datang sejak saat pesta perayaan hari itu..” balas Han Luoyi
“Apa mungkin ada seorang penghianat..” pikir keduanya
***Note : Hai semuanya... terimakasih telah membaca.. jangan lupa tinggalkan jejak yah***..
***Favorit***...
***Comment and Like***...