The Lost Of Power

The Lost Of Power
64. Seperti Orang Asing



\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Mereka kemudian pindah untuk mencari tempat yang cocok untuk mendirikan tenda, dan tentu saja rombongan Lan XiaDea ikut bergambung dengan mereka


Tak berselang lama mereka menemukan sebuah gua tak jau dari sana dan akhirnya mereka mendirikan tendanya di sekitar gua itu


Rekan-rekan dari wanita bernama Yun Qing itu terlihat panik, Dea melihat semuanya, dia memeriksa seberapa para racun yang ada pada wanita bernama Yun Qing itu


Setelah menimbangnya, Dea kemudian memasukan tangannya di lengan pakaiannya, terlihat seperti ingin mengabil sesuatu yang ada di dalamnya


Tapi nyatanya dia malah mengusap cincin yang ada di jarinya, seketika muncul sebuah dua botol pil pada tangannya


Dea melemparkannya pada mereka dan berkata “..Ini berikan padanya.. untuk yang warnah merah larutkan dan minumkan padanya.. itu untuk penawar racunnya. Salah satu dari kalian harus menjaganya karena ada kemungkinan saat tengah malam dia akan mengerang kesakitan dan deman.. berikan yang berwarnah biru untuknya saat itu terjadi..” ucap Dea mengingatkan


Ketiga orang itu juga menatapnya dengan penuh terimakasih “..Terimakasih Putri .. terimakasih banyak..” mereka berterimakasih padanya dengan meneteskan air matanya


Dea mengerutkan dahinya dan berkata “..Jangan panggil aku Putri..” ucapnya


Dea kemudian memperhatikan mereka sebentar kemudian mengulurkan tangannya dan menggumankan sesuatu.. cahaya putih pun keluar dan sekejap luka yang ada pada mereka semuanya lenyap


Dea tersenyum ringan dan menggangguk pelan


----


Siang pun berganti menjadi malam mereka sedang duduk mengelilingi api unggun dan memanggang makanan, ada ikan dan daging di sana


“..Saya adalah Xiao Wanchen dan yang di sebelahku adalah saudara kembarku Xiao Ranchen.. sedangkan yang ada di dalam gua ada temanku Yun Shao dan yang sedang terbaring adalah adik perempuannya Yun Qing..” ucapnya laki-laki itu, wajah menjadi sangat menyedihkan ketika mengingat wanita bernama Yun Qing


“..Oh ternyata mereka adalah anak dari mentri Xiao dan mentri Yun..” batin Dea yang tidak terlalu mengetahuinya


Mereka bercerita sampai Yun Shao datang, “..Maaf telah merepotkan yang mulia sekalian.. sekarang adikku sudah tertidur keadannya sudah lebih baik dari sebelummnya..” ucapnya dengan tiba-tiba


Dea menatapnya sebentar sebelum berkata “..Tetap untuk menjaganya.. malam ini akan menjadi berat untuknya, siapkan pil yang kuberikan padamu tadi.. it bukan hanya untuk menurunkan demamnya tetapi untuk membuatnya lebih nyaman jaga..” ucap Dea dengan melihat ikan panggan di tangannya,


Tiba-tiba Dea bangkit dari duduknya “..Aku akan berjalan-jalan sebentar dulu...” ucapnya yang beranjak pergi


Yanxui tidak ingin pisah dari jiejienya dan beranjak untuk pergi bersama nya, tetapi perkatan Dea tidak bisa dia banta “..Aku akan pergi sendiri, tidak usah mengikutiku, ini tidak akan jauh..” ucapnya


Sejak Dea di husir pergi pada saat itu dan kembali lagi pada saat pemakaman dari sang Kaisar, ayahnya sendiri, mereka menyadari ada yang aneh dengan Dea, dia terasa seperti orang asing


Dea lebih banyak diam dari pada bicara, berbeda pada saat dia masih kecil, perubahan ini tidak buruk tetapi meraka hanya tidak senang saat di pandang asing oleh saudari mereka


Mereka merasa bahwa Dea memiliki banyak rahasia dan mereka adalah orang yang tidak berhak tau tentang rahasia itu


Seperti sekarang ini, di sepanjang mereka berbincang-bincang Dea hanya diam dan menikmati makanannya, dan sekarang, lebih memilih menyendiri dari pada berbaur


Ini membuat ketiganya sedikit sedih..


Hal ini tidak lepas dari pandangan Xiao Wancheng, Xiao Wancheng sendiri sebenarnya cukup dekat dengan Yanzhi kerena dia adalah teman sekelasnya, dan mereka cukup akrab bersama


Tadi dia memperkenalkan diri karena melihat ada orang yang tidak di kenalnya.. ini merujuk pada Dea dan Han Luoyi


Dia telah mengenal Han Luoyi yang adalah keponakan langsung dari mendiang Kaisar, hanya saja belum pernah menyapa secara langsung,


Tentu Han Luoyi sendiri tidak mengenalnya, sedangkan dirinya sendiri suka berpergian keluar dan orang tertentu yang dapat melihat wajahnya..


 


 


 


Note : Hai semuanya... terimakasih telah membaca...


jangan lupa tinggalkan jejak Yah...


Favorit...


Comment dan Like...