The Lost Of Power

The Lost Of Power
58. Dea Marah..



\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Han Luoyi tiba-tiba menjitak dahi Dea ketika melihat ekspresi Dea yang seperti tidak bersalah


“..Kau itu.. apa-apaan dengan ekspresi dingin itu.. Kau ini setiap kali aku datang ketempatmu kenapa kau selalu tidak ada ha.. kenapa..” ucapnya


Dea meresakan sakit di dahinya perih dan menampilkan wajah yang cemberutnya sambil mengusap dahi nya “..Sakit..” sungguh imut melihat ekspresi Dea saat ini


Tetapi ketika mendengar kata bagian akhir.. Dea tertegun.. sekejap wajahnya berubah dengan senyum dan berkata “..Itu karena aku sedang ada misi dan tidak berada di desa..” dan kemudian dia memalingkan wajahnya


Mereka bertiga, Yanzh, Yanxui dan Han Luoyi menyadarinya bahwa Dea memasang wajah yang terlihat tidak ingin menjawabnya


Memang benar di saat Han Luoyi datang mengujungnya dia akademi, Dea tengah keluar menjalankan misi, tetapi itu hanya dahli


Dea mengetahuinya bahwa Han Luoyi datang bersama para pamannya tetapi menghindari mereka dan dengan sengaja mengambil misi jangka panjang sehingga dia dapan menghindari mereka


Itu karena pada saat itu, Dea yang mengerti bahwa keluarga nya tidak akan pernah datang dan yang datang hanyalah para pamannya


Kebencian Dea meningkat dan dengan sengaja menghindari mereka.. akibatnya mereka sudah sangat jarang melihat Dea selama 2 tahun terakhir


Dea akan melihat mereka kalau hatinya sedang tenang, kalau tidak dia akan memilih untuk keluar mengambil sendiri, karena tak tahan melihat mereka dan akan berakhir menyerang Dea


Teman-teman nya menyadari hal itu... mereka juga mencoba untuk membujuk Dea agar mau bertemu dengan keluarganya


Tetapi pada akhirnya Dea menjadi marah dan memilih untuk mengambil dan menjalankan misi sendirian


Dan sekarang Dea mengelak saat di tanyai dan berakhir membohongi Han Luoyi.. tetapi mereka bertiga dapat memahami perasaan Dea


Setelah keheningan yang singkat, seketika tatapan mata Yanxui jatuh pada pergelangan tangan Dea yang sidiki memerah “..Jiejie apa yang terjadi pada pergelangan tanganmu..” ucapnya khawatir


Yanzhi dan Han Luoyi juga memperhatikannya.. suasana menjadi suram


Tekanan mulai muncul dan itu berasal dari mereka bertiga yang membuat Ling Yu ketakutan menyadarinya


Sedangakan Ling Yueshang dan yang lain tak dapat menahan tekanan yang di keluarkan oleh ketiga orang kuat itu


Seakan-akan udara yang ada di sekitar berkurang banyak


Dea yang merasakan adanya tekanan yang keluar kemudian memperingati ketiga saudaranya itu “.. Turunkan tekanannya.. itu membuat orang-orang yang ada di sini kesulitan bernafas..”


Mereka bertiga sadar dan menurunkan tekanannya, tetapi bukan karena takut membuat orang-orang yang merasakannya kesulitan bernafas, tetapi karena takut Dea tertekan


Yah padahal tekanan itu tidak berpengaruh pada Dea.. itu tidak ada apa-apanya untuk Dea kerena yang tadi itu hanyalah kecil tidak sebanding dengannya


Setelah tekanan di turunkan Dea menatap Ling Yu dengan tatapan mengejek di wajahnya yang membuat Ling Yu berdigik ngeri..


Kemudian berkata dengan lembut“.. Dan lagi.. ini bukan apa-apa.. nona Ling Yu kan..? di tidak sengaja menarik tangan ku dengan keras saat aku meminta bantuannya..”


Ucapannya memang lembut dan tidak seperti menyalahkan tetapi mempunyai sirat tertentu


Darah mereka mendadak naik “..Apa!!!” dengan nada penuh amarah


Mereka kemudian menatap Ling Yu dengan tatapan dingin dengan menahan amarahnya “.. Apa yang kau lakukan pada meimeiku..”


Ling Yueshang yang melihat bahwa adiknya akan celaka, dengan memohon-mohon meminta ampun pada Dea “.. Yang mulia tolong maafkan adik hamba..” dengan penuh ketakutan


Melihat bahwa amarah ketiganya naik.. Dea tidak tahan dan berkata “.. Apa yang kalian lakukan.. bukankah tadi kubilang bahwa dia tidak salah.. turunkan tekanannya!!”


Mereka terkejut dan menatap dea dengan bingung dan penuh keterkejutan “..Wah dia berani memarahi para Yang


Mulia.. sungguh berani”


Mereka berpikir bahwa Dea akan di hukum karena berani berbicara seperti itu tetapi sebaliknya, ketiga orang itu malah menjadi murung karena di marahi oleh Dea


Mereka menatap Dea dengan memelas agar Dea tidak marah lagi


Dea ingin menyelesaikan masalahnya sendiri.. selama dia hidup dia tidak akan pernah melepeskan mangsanya,


itu termasuk Ling Yu


Dia tidak akan memberikannya pada siapapun.. dia akan membalas Ling Yu sendiri


Lagi pula Dea telah membalasnya dengan menekankan aura membunuh padanya yang dapat membuat Ling Yu ketakuatn hingga bergetar.. dan itu sudah cukup..


Seperti biasanya Dea akan meraka yang bersalah, kesempatan kedua setelah menimbang dan ditu


termasuk Ling Yu


 


 


 


 


Note : Hai semuanya... terimakasih telah membaca... jangan lupa tinggalkan jejak Yah...


Favorit...


Comment dan Like...