
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Han Luoyi tiba-tiba menjitak dahi Dea ketika melihat ekspresi Dea yang seperti tidak bersalah
“..Kau itu.. apa-apaan dengan ekspresi dingin itu.. Kau ini setiap kali aku datang ketempatmu kenapa kau selalu tidak ada ha.. kenapa..” ucapnya
Dea meresakan sakit di dahinya perih dan menampilkan wajah yang cemberutnya sambil mengusap dahi nya “..Sakit..” sungguh imut melihat ekspresi Dea saat ini
Tetapi ketika mendengar kata bagian akhir.. Dea tertegun.. sekejap wajahnya berubah dengan senyum dan berkata “..Itu karena aku sedang ada misi dan tidak berada di desa..” dan kemudian dia memalingkan wajahnya
Mereka bertiga, Yanzh, Yanxui dan Han Luoyi menyadarinya bahwa Dea memasang wajah yang terlihat tidak ingin menjawabnya
Memang benar di saat Han Luoyi datang mengujungnya dia akademi, Dea tengah keluar menjalankan misi, tetapi itu hanya dahli
Dea mengetahuinya bahwa Han Luoyi datang bersama para pamannya tetapi menghindari mereka dan dengan sengaja mengambil misi jangka panjang sehingga dia dapan menghindari mereka
Itu karena pada saat itu, Dea yang mengerti bahwa keluarga nya tidak akan pernah datang dan yang datang hanyalah para pamannya
Kebencian Dea meningkat dan dengan sengaja menghindari mereka.. akibatnya mereka sudah sangat jarang melihat Dea selama 2 tahun terakhir
Dea akan melihat mereka kalau hatinya sedang tenang, kalau tidak dia akan memilih untuk keluar mengambil sendiri, karena tak tahan melihat mereka dan akan berakhir menyerang Dea
Teman-teman nya menyadari hal itu... mereka juga mencoba untuk membujuk Dea agar mau bertemu dengan keluarganya
Tetapi pada akhirnya Dea menjadi marah dan memilih untuk mengambil dan menjalankan misi sendirian
Dan sekarang Dea mengelak saat di tanyai dan berakhir membohongi Han Luoyi.. tetapi mereka bertiga dapat memahami perasaan Dea
Setelah keheningan yang singkat, seketika tatapan mata Yanxui jatuh pada pergelangan tangan Dea yang sidiki memerah “..Jiejie apa yang terjadi pada pergelangan tanganmu..” ucapnya khawatir
Yanzhi dan Han Luoyi juga memperhatikannya.. suasana menjadi suram
Tekanan mulai muncul dan itu berasal dari mereka bertiga yang membuat Ling Yu ketakutan menyadarinya
Sedangakan Ling Yueshang dan yang lain tak dapat menahan tekanan yang di keluarkan oleh ketiga orang kuat itu
Seakan-akan udara yang ada di sekitar berkurang banyak
Dea yang merasakan adanya tekanan yang keluar kemudian memperingati ketiga saudaranya itu “.. Turunkan tekanannya.. itu membuat orang-orang yang ada di sini kesulitan bernafas..”
Mereka bertiga sadar dan menurunkan tekanannya, tetapi bukan karena takut membuat orang-orang yang merasakannya kesulitan bernafas, tetapi karena takut Dea tertekan
Yah padahal tekanan itu tidak berpengaruh pada Dea.. itu tidak ada apa-apanya untuk Dea kerena yang tadi itu hanyalah kecil tidak sebanding dengannya
Setelah tekanan di turunkan Dea menatap Ling Yu dengan tatapan mengejek di wajahnya yang membuat Ling Yu berdigik ngeri..
Kemudian berkata dengan lembut“.. Dan lagi.. ini bukan apa-apa.. nona Ling Yu kan..? di tidak sengaja menarik tangan ku dengan keras saat aku meminta bantuannya..”
Ucapannya memang lembut dan tidak seperti menyalahkan tetapi mempunyai sirat tertentu
Darah mereka mendadak naik “..Apa!!!” dengan nada penuh amarah
Mereka kemudian menatap Ling Yu dengan tatapan dingin dengan menahan amarahnya “.. Apa yang kau lakukan pada meimeiku..”
Ling Yueshang yang melihat bahwa adiknya akan celaka, dengan memohon-mohon meminta ampun pada Dea “.. Yang mulia tolong maafkan adik hamba..” dengan penuh ketakutan
Melihat bahwa amarah ketiganya naik.. Dea tidak tahan dan berkata “.. Apa yang kalian lakukan.. bukankah tadi kubilang bahwa dia tidak salah.. turunkan tekanannya!!”
Mereka terkejut dan menatap dea dengan bingung dan penuh keterkejutan “..Wah dia berani memarahi para Yang
Mulia.. sungguh berani”
Mereka berpikir bahwa Dea akan di hukum karena berani berbicara seperti itu tetapi sebaliknya, ketiga orang itu malah menjadi murung karena di marahi oleh Dea
Mereka menatap Dea dengan memelas agar Dea tidak marah lagi
Dea ingin menyelesaikan masalahnya sendiri.. selama dia hidup dia tidak akan pernah melepeskan mangsanya,
itu termasuk Ling Yu
Dia tidak akan memberikannya pada siapapun.. dia akan membalas Ling Yu sendiri
Lagi pula Dea telah membalasnya dengan menekankan aura membunuh padanya yang dapat membuat Ling Yu ketakuatn hingga bergetar.. dan itu sudah cukup..
Seperti biasanya Dea akan meraka yang bersalah, kesempatan kedua setelah menimbang dan ditu
termasuk Ling Yu
Note : Hai semuanya... terimakasih telah membaca... jangan lupa tinggalkan jejak Yah...
Favorit...
Comment dan Like...