The Lost Of Power

The Lost Of Power
138. Curang




Teman-temannya langsung menghapirinya, Ning Zhuxing dan lainnya.. Chan Bai Rin karena tidak mau malu karenanya hanya berdiri diam di tempatnya saja dan melihat Ning Bi dengan kekalahan yang memalukan



Jujur saja, bohong kalau dia bilang kalau pada saat ini dia tidak marah.. tapi, tetap saja dia tidak bisa berbuat apa-apa



Dengan itu dia melihat kearah penguji itu.. Guru Sun yang sudah mau mengumumkan pemenangnya, tetua itu bangkit dari tempatny dan berkata “Tunggu dulu..”



Ini membuat para tetua yang ada di sampingnya melihat kearahnya.. “Tetua Li Wang, ada apa..” tanya tetua Bo Lu Wan



Para tetua lainya juga bertanya kenapa, tetua Li Wang yang menjadi suruhannya Chan Bai Rin, kini tersenyum sepertinya sebuah rencana sudah ada di dalam kepalanya..



“Apakah para tetua sekalian tidak memperhatikan bahwa murid itu sedang curang..” katanya..



Ini membuat semua orang berbisik-bisik.. Guru Sun yang juga salah satu tetua mereka dan juga guru dari kelas A, merasa tidak senang dengan tuduha tetua Li Wang ini.. “Apa maksud dari tetua Li Wang mengatakan bahwa muridku sedang curang..”



Tapi tetua Li Wang hanya tersenyum mengejek saja dan berkata “Curang tentu saja curang.. apakah kalian tidak merasa ada yang ganjal.. lihat saja tingkatnya, bagaimana seseorang yang beberapa bulan yang lalu tidak bisa mengeluarkan jurus dengan benar, sekarang dapat menjatuhkan seseorang yang memiliki tingkat yang lebih tinggi darinya.. kalau tidak curang, itu di sebut dengan apa”



Perkataannya seperti sebuah kebenaran saja.. tidak ada yang bisa menyangkalnya, bahkan guru Sun sendiri tidak bisa..



Jujur saja dia juga tidak bisa menyakalnya karena dia sendiri tidak juga mengerti kenapa Shua Yunru Xi dapat melawan seseorang dengan tingkat yang lebih tinggi darinya..



Tapi Lan Xiadea berbeda.. dia melangkah kedepan dan berkata dengan tenang “Perbedaan waktu..” ini membuat mereka semua menghadap kearahnya



Matanya sangat dingin.. saat dia mendengar apa yang di katakan oleh tetua Li Wang, membuatnya naik darah.. Berani sekali tetua itu menyebut bahwa Shua Yunru Xi curang, batinya



Karena itulah dia mengatakannya.. ini membuat mereka bingung dengan apa yang di katakannya karena sangat singkat tampa ada penjelasan



“Apa maksudmu de.....”



“Perbedaan waktu.. saat wanita itu-” dia menunjuk pada Ning Bi “-menyerang, Shua Yunru Xi berdiam diri selama 2 detik dan menghindar.. dengan jarak ledakan itu, membuat semua orang fokus kesana, saat itu Shua Yunru Xi menyerang wanita itu..” penjelasan Dea dengan sangat-sangat enggan



Mendengar penjelasannya itu termasuk tidak masuk akal.. tetu Li Wang yang merasa kesal karena Dea memotong pembicaraannya, menyerangnya dengan kata-kata pedas “Perbedaan waktu.. hah murid ini sedang melantur, mana bisa seseorang bisa melakukan itu..”



Dea menatapnya dengan tajam membuatnya terdiam “Hanya karena kau tidak bisa melakukannya, bukan berarti orang lain juga tidak bisa..”



Ini membuat tetua Li Wang marah.. dengan itu dia ingin membentak Dea “Kau..” tapi kini malah penguji utama yang memotongnya



“Begitu yah.. dengan perbedaan waktu..” ucapnya, memahami dengan serius..



Memang penjelasan Dea terasa tidak masuk akal, tapi setelah penguji utama tetua, Penatua ke empat sekte Bulan, Ji Leizhi memikirkannya ulang, itu memang bisa saja terjadi



“Begitu rupanya.. dan pada saat ledakan terjadi kau mengambil kesempatan di saat lawanmu masih diam, dan menyerangnya saat kabut itu menghalangi.. benar begitu..” ucapnya..




“Diam..” dengan itu dia menatap Shua Yunru Xi dengan menganguk menunjukan bahwa dia ingin Shua Yunru Xi berbicara



Barulah saat penatua ke Empat menyuru tetua Li Wang diam, Shua Yunru Xi berbicara.. “I.. Iya.. itu benar.. saya tau bahwa saya belum sekuat lawan saya, mau tingkat kultivasi maupun pengendalian kekuatan.. maka dari itu saya menyerangnya dengan perbedaan waktu.. seperti yang di jelasakan oleh teman saya.. saat serangan datang saya berdiam diri dalam dua detik untuk menghindar.. itu berguna.. dan di saat itu juga saya mengumpulkan kekuatan di telapak tangan saya dan menghempasnya... Saya juga memanfaatkan kabut untuk menyerang..”



Mendengar hal ini membuat penatua ke Empat tersenyum puas.. tapi tidak dengan tetua Li Wang.. “Penatua pertama ini tidak masuk akal ini...”



“Ini adalah kebenarannya.. apa kau pikir aku tidak bisa melihat apa yang terjadi..”



Dengan ini tetua Li Wang tidak bisa berbicara lagi.. dia pasrah dan tidak bisa membantu lagi.. dengan itu penatua ke Empat mengangguk pada guru Sun dan guru Sun tersenyum karenanya “Baiklah.. pemenangnya adalah Shua Yunru Xi!!” semuanya tidak percaya..



Tapi karena ini sudah di pastikan dengan salah satu penatua atas sekte Bulan, maka itu sudahlah benar adanya...



Chan Bai Rin juga tidak bisa berbuat apa-apa.. dia menatap marah pada tetua Li Wang karena apa yang menjadi keputusan.. begitu juga dengan Ning Zhuxing.. dia begitu marah



Di saat Ning Zhuxing melihat bahwa luka saudaranya cukup parah, dia melihat kearah Chan Bai Rin, tapi Chan Bai Rin malah memalingkan wajahnya dengan sengaja.., dia malah mengabaikan mereka..



Hal itu tidak lepas dari pandangan Dea.. melihat hal itu membuat Dea tersenyum sinis di balik cadarnya



Melihat itu hati Ning Zhuxing menjadi hancur.. karena hal itu, rasa bencinya terhadap Shua Yunru Xi menjadi semakin besar...



Di sisi lain, Shua Yunru Xi yang masih di atasa arena, masih tidak percaya bahwa dirinya bisa menang melawan Ning Bi yang selama ini di takutkannya.. dia melihat telapak tangan yang di pakainya meninju Ning Bi dengan kekuatan yang di kupulkannya



Dia menatap telapak tangannya itu cukup lama.. kemudian perkataan Dea melihtas di kepalanya “*Saat kau menang, kau akan menyadari sesuatu.. bahwa itu rasanya sangat luar biasa.. menghajar seseorang dengan teknik dasar yang biasanya di abaikan oleh semua orang... rasanya itu.. luar biasa*” dengan itu dia mengepalkan tangannya erat-erat.. melihat kesamping kearah Dea dan tersenyum...



Dea juga membalas senyumanya itu dengan senyumannya di balik cadar itu...



\----------


Pertandingan keduanta berakhir... Shua Yunru Xi menang dalam pertandingan membuat semua orang tidak percaya.. Ning Bi yang menjadi lawannya, kini terkapar



Ning Zhuxing tidak terima dengan kekalahan saudarinya ini... hal ini juga tidak lepas dari pandangan Chan Bai Rin..



Dia juga tidak senang dengan kemenangan Shua Yunru Xi karena dia yang menyuruh Ning Bi..



Saat istirahat sebentar tadi, Chan Bai Rin mendekat kepadanya dan memberikan pil penyembuh luka untuk Ning Bi dan juga sebuah gelang giok yang bisa menambah kekuatan untuk di gunakan melawan Zhao Yunxi



***Note : Hai semuanya... terimakasih karena telah membaca.. jangan lupa tinggalkan jejak ya***.


***Faforit***...


***Comment and Like***