
Pertandingan terus berlanjut, tapi giliran Ning Zhuxing dan Zhao Yinxu belum juga datang.. bukan hanya keduanya, tapi juga giliran Lan Xiadea dan Chan Bai Rin dan juga Luo Hing San dan Xu Hei Fuyan
Hanya satu pertandingan lagi dan giliran Zhao Yinxu dan Ning Zhuxing datang...
“Baik.. pertandingan di menangkan oleh Mu Shuang dari kelas C..” ucap teriak dari penguji
Karena pertandingan mereka telah selesai, Zhao Yinxu dan Ning Zhuxing maju keatas aula...
Zhao Yinxu tidak takut lagi.. dia seperti mendapatkan kepercayaan diri karena melihat Shua Yunru Xi yang berhasil menang dengan mudahnya melawan Ning Bi yang selama ini selalu menjadi ketakutan bagi keduanya...
Ning Zhuxing yang menjadi lawannya, tidak ada bedanya juga dengan saudarinya Ning Bi.. Bing Zhuxing memasang wajah dan senyum yang menakutkan...
Zhao Yinxu tidak takut dengan itu, tapi hal itu berhasil membuatnya gugup... dia merasakan ada yang tidak beres dengan Ning Zhuxing..
Biasanya dia akan bersikap sama dengan saudarinya Ning Bi, yaitu mengejeknya dengan cara yang halus maupun terang-terangan.. tapi ini berbeda.. Ning Zhuxing hanya berdiri diam dan tersenyum dengan mengerikan..
Ini membuatnya gugup... tapi saat dia melihat Dea dan Shua Yunru Xi, hatinya menjadi tenang.. dia seperti mendapat sebuah kekuatan hanya dengan melihat keduanya
Dengan itu matanya menatap berani..
Saat pertandiangan di mulai, Zhao Yinxu menyerang terlebih dahulu.. orang-orang kini melihat kecepatan dari Zhao Yinxu yang bukan main...
Semua orang terkejut.. karena mereka tau bahwa dia tidak secepat itu sebelumnya.. bahkan Shua Yunru Xi juga terkejut dengan hal itu
Dan yang lebih membuat mereka terkesan adalah bahkan Ning Zhuxing tidak bisa bergerak karena kecepatan ini... mereka terkesan
Luo Hong San dan Xu Hei Fuyan juga terkejut dengan kecepatan itu.. tapi melihat Ning Zhuxing yang hanya berdiam diri saja, membuat mereka berdua merasakan ada yang tidak beres
Dengan itu mereka juga melihat kearah Dea yang kini sedang serius melihat jalannya pertandingan.. tidak seperti orang lain yang menikmatinya.. Dea dengan serius memperhatikannya karena berpikir bahwa ada yang jangkal dengan Ning Zhuxing
Ning Zhuxing hanya diam saja di tempatnya.. hanya pada saat Zhao Yinxu sedikit lagi mencapai dirinya, Ning Zhuxing tersenyum.. ini membuat Dea melihat kearah Chan Bai Rin yang kini sedang tersenyum memuaskan kearah pertandingan
Senyum itu bukan puas karena menikmati, tapi karena berpikir bahwa rencana jahatnya telah berhasil..
Pada saat Zhao Yinxu sudah berada tepat di depan Ning Zhuxing, Ning Zhuxing melancarkan serangan dengan diam-diam
Wajahnya menampakan senyum yang mengerikan.. dia tersenyum dengan mengerikan sambil melemparkan sesuatu kearah Zhao Yinxu.. itu adalah sebuah kekuatan yang sangat besar.. jika mengenai seseorang, orang itu akan tiada di tempat
Itu alasan kenapa Chan Bai Rin tersenyum karena dalam kedekatan seperti itu, tidak ada yang bisa menghentikannya...
Sesaat sebelumnya, pada saat istirahat.. Chan Bai Rin menghampiri Ning Zhuxing yang berada di tempat perawatan saudarinya Ning Bi dan memberikan sebuah pil dan juga gelang giok “Ingat hempaskan kekuatanmu saat dia sudah mencapai kedekataan yang cukup.. saat itu sudah tidak ada yang bisa menolongnya lagi..”
Dan itulah yang di lakukan oleh Ning Zhuxing.. dia melakukannya persis dengan apa yang di perintahkan Chan Bai Rin kepadanya
Tidak ada yang bisa mengalahkan kecepatan Dea di sekte Bulan, tidak bahkan di seluruh benua timur bahkan para master sekalipun, tidak ada yang bisa mengalahkan kecepataanya..
Sama seperti sebelumnya, benturan keduanya membuat sekeliling menjadi berkabut, tidak bisa terlihat dengan jelas apa yang sedang terjadi.. beda dengan yang sebelumnya
Kini saat kabut perlahan menghilang, mereka melihat sosok yang lain berada di aula pertandingan sedang berdiri dengan tegak..
Yah itu adalah Dea.. yang kini berdiri di depan Zhao Yinxu, melindunginya..
Para penguji terkejut dengan tindakan Dea ini... tetua Li Wang yang sedari awal memang tidak menyukai Dea kini memarahinya.. “Apa yang sedang kau lakukan hah.. kau sudah mengganggu jalannya pertandingan..”
Tapi Dea mengabaikannya dan malah berjalan mendekat pada Ning Zhuxing, Ning Zhu xing sepertinya panik karena Dea berjalan kearahnya..
Yang ada di pikiran mereka semua saat melihat ini adalah Dea mungkin akan menyerang Ning Zhuxing, bahkan Shua Yunru Xi dan Zhao Yinxu juga berpikir demikian sehingga Zhao Yinxu berkata “Dea.. aku tidak apa-apa ini...”
Tapi perkataannya terhenti saat melihat tindakan Dea yang malah meraih tangan dari Ning Zhuxing..
Ning Zhuxing panik karena Dea sepertinya mengetahui sesuatu dan mencoba menghentikannya tapi terlambat Dea sudah duluan mengambil gelang giok yang di pakainya..
Saat melihat itu bukan hanya dia saja yang terkejut semua orang terkejut, Chan bai Rin dan tetua Li Wang juga menjadi panik..
Melihat gelang giok yang di pakainya di rebut oleh Dea, Ning Zhuxing berkata “A.. apa yang kau lakukan.. bisa-bisanya kau mencuri di siang bolong begini.. k kembalikan gelang giokku itu..”
Tapi Dea hanya menatapnya dengan dingin “Pencuri.. hah...” dengan itu dia melempar gelang giok itu di lantai.. seketika giok itu hancur dan mengeluarkan asap hijau.. semua orang terkejut
Mereka yang tidak mengerti akan berpikir bahwa Dea bukan hanya mencuriya saja, bahkan juga menghancurkannya di depan pemiliknya
Tapi bagi mereka yang mengerti, pasti akan berpikir lain.. tanda itu.. sudah pasti gelang yang di lempar Dea tadi adalah gelang penambah kekuatan karena mengeluarkan asap hijau yang mengandung kekuatan
Melihat hal itu, Dea tersenyum sinis, dia berbalik dan melihat kearah tetua Li Wang dan berkata dengan nada yang sinis “Hah. sekarang siapa yang curang..” ini membuat semua orang gempar.
Curang katanya.. siapa yang curang..
Tetua Li Wang dan Chan Bai Rin tidak bisa berkata-kata tapi tidak dengan Ning Zhuxing
Mungkin karena dia begitu bodoh hingga tidak bisa melihat situasi.. dia berkata “Hah.. apa maksudmu aku sedang curang.. aku tidak curang siapa yang kau masuk.. juga gelang itu hanya gelang giok biasa..” dia tanpa sadar sudah membocorkannya
Melihat Ning Zhuxing yang bodoh seperti itu membuat Li Wang mengutuk dalam hati.. Ning Zhuxing baru berheti bicara setelah Chan Bai Rin menatapnya dengan tajam
Tapi Dea yang mendengarkannya, tertawa di tempat.. “Haha..” ini membuat mereka tidak bisa tidak melihatnya.. “Katakan.. dia ini bodoh jangan bilang kalian para tetua juga bodoh untuk melihat kenyataan..”
***Note : Hai semuanya... terimakasih karena telah membaca.. jangan lupa tinggalkan jejak ya***..
***Faforit***...
***Comment and Like***