The Lost Of Power

The Lost Of Power
161. Membawa Pulang Seorang Anak (3)




Selama seharian ini, Li Wang dan yang lainnya membuatnya sangat-sangat marah.. amarahnya terus menerus memuncak, dan sekarang anaknya yang belum melihat dunia, berani membuatnya lebih marah?!



“Apa kau pikir aku tidak tau bahwa kau ini anak mereka! Aku hanya ingin bertanya siapa anak ini sebenarnya! Apa yang terjadi padanya?! Katakan semua yang kau tau” ucap Lan Xiadea dengan garang



Kemarahan Dea, membuat seluruh sekte Bulan merasakan aura mengerikan yang lebih mengerikan lagi, ini adalah aura dari seorang di tingkat yang lebih tinggi dari Ranah Roh..



Semua orang gemetar ketakutan.. aura membunuh yang sangat kuat itu, membuat kekacauan di mana-mana



Perlahan-lahan, semua murid yang kekuatannnya belum cukup untuk menahan aura itu, jatuh tak sadar, jumlahnya cukup banyak, sedangkan yang tersisa, sangat bersusah payah menahannya



Kegaduhan ini juga membuat pihat sekte lain di tarik, mereka merasakan aura tidak enak berasal dari sekte Bulan dan menjadi takut karenannya, mereka mulai mengirim orang untuk mencari tau apa yang terjadi di sekte Bulan



Kegaduhan yang terjadi dari siang hari sampai pada malamnya.. “Cepat! perintahkan seseorang untuk menyelidiki hal ini... jika ini hanya sekali, mungkin kebetulan, tapi jika ini terus berlanjut, bukan kebetulan namanya, pasti ada sesuatu yang terjadi!”



Saat ini seseorang yang sudah di makan usia, bersilat di dalam sebuah gua yang berada jauh di dalam sekte



Pria itu membuka matanya dengan tiba-tiba, mengerut, merasakan aura membunuh yang begitu kuat, ini lebih kuat dari sebelumnya yang di keluarkan oleh Dea



Beberapa detik berlalu dengan cepat, orang tua itu secara alami bangun, menyelesaikan pertapannya yang belum selesai.. dia keluar berjalan menuju bagian luar dari gua



Saat ini, bahkan sekte dalam juga merasakan aura membunuh Dea yang sangat kental, membuat seluruh sekte menjadi kacau..



Beberapa tetua berlari dengan tergesa-gesa menuju sebuah gerbang yang kelihatannya sangat di jaga, kaya dengan energi sedangkan yang lain sedang meredahkan masalah. Seorang tua yang lain keluar dalam, membuat tetua yang menunggu di depan menjadi sedikit tenang



Melihat orang itu, sekelompok orang berdiri dan memberi salam hormat dengan suara megah “Salam pemimpin.. ini..” pria tua yang di maksud adalah pemimpin sekte Bulan, Ji Xuan, guru dari Yanzhi Zhuxiu, Yanxui ki Hua, Xiao’ru dan lainnya



Dia mengangkat tangannya dan berkata dengan suara yang tenang “Tidak perlu.. aku tau apa yang sedang terjadi..” Ji Xuan merenung sebentar “Ini.. aura membunuh yang sangat kental..” ucapnya sedikit serius



“Iya.. entah apa yang di lakukan sekte luar sehingga bisa menyinggung master kuat seperti ini..” jawab Ji Leizhi yang ada di sana



Pemimpin Sekte merenung sebentar.. mereka semua merasakan bahwa aura membunuh itu berangsur-angsur menghilang.. ini membuat bingung semua orang mereka semua saling menatap satu sama lain “Ini..  auranya berangsur menghilang?”



Tiba saja seorang tetua lain datang menyadarkan mereka, dia menghampiri mereka dengan gelisah dan berkata “Gawat!!” dia membuang nafasnya cepat “Ini.. Itu..”



Melihat tetua itu berbicara tidak menentu seseorang berkata “Tenanglah dan berbicara dengan jelas”



Setelah mengambil nafas panjang dia berkata “Ini gawat!! Semua murid dengan kultivasi yang rendah, semua.. semua berjatuhan, tidak sadarkan diri!!” ini membuat mereka membelak mata



“Apa!!” ucap semua orang




“Apa mungkin ini karena aura membunuh barusan?!” mereka semua menjadi bingung



Tapi tetua itu belum selesai dengan bicaranya “Itu juga..”



“Apa?” tanya semua orang dengan cemas



Orang itu sedikit ragu untuk menjawab “Kami mendapatkan laporan, Rumah tetua Li Wang dari sekte luar, hangus terbakar, tetua Li Wang, istri serta putra mereka, mati hangus terbakar..” mendengar ini, membuat semua merinding tapi orang itu belum selesai sampai di situ “Murid lainnya juga, terutama Hu Wen, Chan Bai Rin dan Mu Zhinghai, entah kenapa mereka tiba-tiba saja merasakan sakit yang tidak wajar.. karena itu kami mendapat keluahan dari ketiga keluarga”



Mereka semua menjadi panik karena hal ini.. keluarga mereka adalah sesuatu yang sulit untuk di singgung, bahkan untuk sekte Bulan



Di tengah itu, pemimpin sekte Ji Xuan hanya diam, dia memikirkan sesuatu, sama pemikiran dengan penatua Ji Leizhi samar-samar mereka mencurigai seseorang “Panggil Yanzhi dan lainnya.. aku akan menyuruh mereka untuk menyelidiki hal ini.. mengingat ini terjadi di dalam sekte, pasti master itu tidak pergi jauh dari sini..” dengan itu dia berbalik dan pergi



\----------


Di tempat rumah Li Wang, Dea yang terbakar api amarah melepaskan aura membunuhnya, yang membuat seluruh sekte, dalam keadaan kacau karena ketakutan, pemuda yang paling menerima dampak dari aura membunuh itu, mati di tempat begitu saja



Ini membuat amarah Dea sedikit hilang.. bahkan dengan tanpa mengangkat tangan dia mati begitu cepat, tapi sayang ada yang ingin di tanyakan padanya, dan sekarang kini tubuh itu berubah menjadi daging mati dengan mata terbuka.. cara mati yang tidak lazim



Dea menganggapnya biasa saja, tiba saja dia teringat akan keduanya, anak kecil dan bayi Harimau yang belum bisa berkultivasi.. Dea takut terjadi sesuatu pada keduanya terutama anak kecil itu, tapi begitu melihatnya dia merasa aneh



Ini sangat aneh, selain ketakutan, keduanya tidak terkena dampak apapun.. Dea lupa untuk membuat penghalang untuk keduanya jadi bagaimana keduanya bisa baik-baik saja, ini sangat aneh..



Dengan itu ia mencoba merai anak kecil itu, memeriksa apakah ada yang salah atau tidak. Anak kecil itu ketakutan melihat tangan Dea akan mencapai dirinya, Dea yang melihatnya menghela nafas panjang “Jangan takut, aku bukan orang yang jahat..” ucapnya dengan lembut, berbeda saat dia marah barusan



Anak kecil itu mendongkak ke atas, dia berkata dengan linang air di matanya “Be.. benarkah?” dia melihat wajah Dea yang sangat cantik itu dengan mata polosnya, seperti merasakan kehangatan, hatinya berangsur,angsur menjadi tenang



Dea melihatnya dengan lembut “Yah.. setidaknya untuk sekarang, tidak. Ada yang ingin kutanya padamu.. apa mereka sering menyiksamu?” tanyanya yang mencoa memastikan sesuatu



Anak itu melihat Dea dengan tatapan polos “Menyiksa?!” dia tidak tau apa artinya



Dea mencoba untuk mengalah karena dia adalah anak kecil “Maksudku, sering memukulmu atau mencacimu dan tidak memberikanmu makan..” ucapnya sambil berpikir tentang menyiksa yang di mengertinya



Anak kecil yang mendengarnya tidak mengerti dengan apa yang di katakan oleh Dea.. dia hanyalah anak berusia tiga tahun yang tidak di ajari, bahkan mungkin di telantarkan



***Note : Hai semuanya... terimakasih karena telah membaca.. jangan lupa tinggalkan jejak ya***..


***Faforit***...


***Comment and Like***