The Lost Of Power

The Lost Of Power
158. Kematian yang di Minta (5)




Wei Ran sangat berbakat sehingga sejak kecil di bawah ke sekte Bulan untuk berguru.. dia tidak memiliki kesan terhadap keluarganya, satu-satunya yang di sayanginya adalah ibunya



Begitu mendengar bahwa ayahnya mengangkat seorang selir menjadi nyonya rumah, dia menjadi marah dan ingin segera pulang dan membuat kerusuhan..



Ingin sekali rasanya mencabik wajah rubah licik yang sudah menjadi istri sah ayahnya, menggantikan sang ibu



Saat itu rumah keluarga ‘Mu’menjadi kacau, karena kekacauan itu Wei Ran berhenti pulang dan menetap di sekte



Ayah Wei Ran yang merasa bahwa amarah Wei Ran sudah padam, meminta bantuan Wei Ran untuk memasukan adiknya, Mu Zhinghai kedalam Sekte



Ini membuat amarah Wei Ran memuncak, ia ingin menolak, tapi dengan liciknya ibu Mu Zhinghai menggunakan koneksinya untuk membuat Mu Zhinghai masuk



Wei Ran adalah salah satu Peringkat atas, sama seperti Yanzhi Xiuzhu, Yanxui Ki Hua, Xiao’ru, Hu Zhong Qi dan Jing Ze, mereka adalah murid dari penatua agung, orang terkuat di sekte Bulan, tentu akan di segani



Dan begitulah Mu Zhinghai yang kekuatannya di atas rata-rata,bisa masuk ke sekte Bulan



Begitu mendengar Mu Zhinghai terlibat, Wei Ran hanya merasa malu karena memang benar bahwa dia adalah adiknya



“Aku akan memberitaukan ayahku untuk memberinya hukuman, kalau perlu hukuman keluarga sehingga dia di tarik dari sekte” mendengar ini Xiao’ru dan Yanxui hanya mengendus kesal



“Heh.. Kau menyakuinya juga..” ejek Hu Zhong Qi



Yanzhi dan Yanxui tidak pada perdebatan itu lagi, kini mereka melihat pada pria yang satu yang sedari tadi hanya diam saja, dia hanya memperhatikan keatas saja.. itu adalah jalan yang di lewati Lan Xiadea tadi, menuju kamarnya



“Adik mu?” ucap pria itu pada akhirnya..



“Yah..” sahut Yanzhi.. dia rasa tidak perlu untuk pengenalan yang lainnya



Yanxui melihat bahwa tatapan Pria itu masih di sana dan berkata dengan nada yang kasar “Sudah cukup Jing Ze, sampai kapan kau mau melihat”



Yanxui adalah ‘Siscon’ dia tidak tahan jika ada seorang yang memperhatikan Jie-jienya



Jing Ze mengerut sedikit mendengar Yanxui.., jika Dea melihat rupa Jing Ze, dia akan mengenalinya, karena pria ini adalah pria yang di lihatnya saat perjalanan menuju sekte ini



Orang yang diam-diam memperhatikannya di bayang..



“Sudahlah, di mana Luoyi..” tanya Yanzhi yang melihat Han Luoyi yang tidak ada..



Jing Ze mengalihkan wajahnya menatap Yanzhi dan berkata “Sedang melapor, sebentar lagi akan datang..”



Di lantai atas, Dea masuk kedalam kamarnya, dengan sikap yang seperti tidak terjadi apa-apa, tapi saat di dalam kamarnya, ekspresinya berubah menjadi sangat-sangat berbeda



“Segel..” ucapnya seketika muncul penghalang tak terlihat dengan kekuatan petir yang melindungi.. ini adalah penghalang Dea, dia buat agar tidak ada yang mengganggunya



Itu karena ekspresinya saat ini benar-benar buruk.. dia merasakan amarahnya lagi.. sebenarnya perasaannya sudah membaik tadi, tapi saat melihat Yanzhi yang masuk, perasaannya menjadi buruk lagi



Itu mengingatkan dia tentang Yanzhi yang menyuruhnya berhenti, itu benar-benar membuatnya tidak senang



Saat dia marah, satu-satunya perendam yang dia punya hanyalah darah, dan itu dengan membunuh orang yang bersangkutan, tapi begitu Yanzhi datang, semuanya buyar



Memimikirkan itu, membuat ingatannya kembali, amarahnya memuncak, semakin marah dia, semakin dingin ekspresinya dan semakin tajam matanya..



Saat itu juga dia merasakan adanya orang yang masuk di lantai bawah dia mengenali energi orang itu, tapi itu tidak penting karena ada hal yang harus di lakukannya




Dengan pakaian seperti itu, dia keluar lewat jendela agar tidak di ikuti orang..



Dea pergi lewat atap-atap bangunan dan menuju ke bangunan tertinggi di sekte, bertahan dengan satu kaki sebagai tumpuan di ujung atap yang runcing itu



Untung sekarang malam sudah tiba dan tidak ada yang memperhatikannya karena dia telah menyatu dengan gelap malam..



Dea melihat kebawah dengan mata yang sayup, dengan itu dia mengambil beberapa pisau khusus miliknya dan di masukan sedikit kekuatan miliknya lalu menerbangkannya



Dengan cepat benda itu mengenai beberapa titik, seperti tempat tetua Li Wang, tempat para tetua berkumpul, tempat Chan Bai Rin, Hu Wen dan Mu Zhinghai..



Dea menutup matanya untuk memfokuskan dirinya, di dengarnya berberapa patah kata di titik-titik itu..



Untuk tempat Mu Zhinghai dan Chan Bai Rin sepertinya hanya eluhan pada orang tuanya, Hu Wen sedang di rawat, para tetua sedang berdiskusi tentang dirinya



Dengan itu dia mempertajamnya



.....


“Kita akan mememasukannya ke sekte dalam, lagi pula kekuatannya tidak ada di tingkatan yang sama dengan murid luar sekte”



“Tapi dia baru masuk belum ada sebulan, jika memasukannya akan membuat para murid heran dan marah”



“Benar, yang ada para murid akan berpikir kalau itu karena dia adalah adik dari pangaran Yanzhi Zhuxiu, karena dia adalah Tuan Putri Laurenzhi”



“Tapi kekuatannya bukan berada di level yang sama, bahkan untuk murid dalam sekte dia bisa termasuk yang unggul..”



Bruk!! Seseorang menumbukkan tongkatnya ke lantai membuat semua orang di sana menjadi senyap



Dengan itu mereka semua melihat kearah kepala sekte luar, “Kita akan tetap memasukannya sebagai murid sekte dalam”



“Kepala!!” ucap keberatan salah tetua



“Diam! Ini adalah perintah dari sekte dalam bahwa kita harus memasukannya segera” ucap kepala sekte luar



“....”



Semuanya terdiam sebentar, sebelum seseorang memecah keheningan “Bukankah mereka sendiri yang memintahnya, kita bisa apa?” ucap tetua yang setujuh



Di sisi lain Dea yang mendengarnya, tidak berminat mendengarnya lagi, menurutnya menjadi murid dalam ataupun luar itu sama saja, tidak ada bedanya, kalau dia ingin, dia akan menjadi murid dalam dan mereka tidak ada yang bisa menghentikannya



Karena bosan mendengarnya, dia memutuskan kotak, pisau kecil milik Dea di tempat para tetua berdiskusi lenyap, menghilang



Dengan itu dia mendengar hal yang lain, kali ini adalah tempat Li Wang berada



“Sial! Sial! Akan ku balas dia!!” dengan itu dia memakan Pil dengan garis biru dan putih, itu adalah pil penyembuhan tingkat tujuh, dengan itu dia bisa sembuh paling lambat satu hari dan tingkat kultivasinya akan bertambah



Melihat itu Dea sedikit terkesan karena jarang dia melihat ada orang yang memiliki Pil penyembuh tingkat tujuh di benua timur ini



***Note : Hai semuanya... terimakasih karena telah membaca.. jangan lupa tinggalkan jejak ya***..


***Faforit***...


***Comment and Like***