
...~~~~~~~~...
Seorang pria yang sangat tampan tapi memiliki perangai yang dingin, dan wanita bercadar di sampingnya yang melihat seluruh area perang dengan dingin seakan mereka adalah sekumpulan sampah
Hanya mereka yang memandang dengan tenang berbeda dari yang lain, bersemangat dengan mainan yang baru.. hanya mereka yang tidak memiliki ketertarikan untuk bermain seperti yang lain, bahkan merasa bosan dengannya saat menatap musuh-musuh itu
Sangat terlihat jelas di matanya yang menatap seluruh area dengan tatapan merendahkan
Keduanya sama, memiliki aura yang sangat mencekam.. sedangkan dua lainnya memiliki perangai yang berbanding terbalik
Tidak seperti sepasang itu, dua lelaki, yang satunya memiliki aura yang hangat sedangkan yang satunya, dingin tapi tidak sedingin sepasang pria dan wanita itu
Saat itu salah satu musuh membuat kesalahan, darah dari salah satu musuh terciprat di cadar wanita itu saat di tebas, dengan itu dia melepaskan cadarnya karena merasa itu kotor, dan di lihatnyalah wajah yang cantik dengan ekspresi acuh tak acuh melihat seluruh area perang
Dia dan pria tampan di sampingnya sangat serasi bagai pasangan yang di berkati surga, sekejap semua orang mengira mereka adalah malaikat baik yang di turunkan tuhan untuk membantu mereka melerai perang yang tidak ada habisnya
Mereka berpikir baik dengan hanya melerai agar korban tidak bertambah tapi yang terjadi, adalah sebaliknya
Wanita itu mengeluarkan aura yang sangat mengerikan begitu melihat cadar dengan bercak darah di tangannya, teman yang lain yang merasakan auranya itu mundur, mengetahui sesuatu akan terjadi, orang yang ada di pihak mereka merasakan penekanan yang kuat darinya dan akan segera tidak sadarkan diri, tidak kuat menahannya
Saat itulah salah satu dari mereka dengan baik hati datang kepada mereka untuk meringankan aura yang menekan pada mereka, tapi saat itulah mereka melihat adegan itu
Melihat hal itu, mereka berpikir kembali bahwa, lebih baik kalau saat itu mereka pingsan daripada melihat adegan yang sangat mengerikan itu, yang menghantui mereka seumur hidup dalam mimpi maupun nyata, membuat ketakutan mereka terserap ketulang-tulang mereka, seperti pertanda, di setiap mereka bertemu dengannya, tulang-tulang mereka akan merasakannya
Dengan mata polos mereka melihat wanita itu dengan tanpa perasaannya dan dengan mudahnya membantai semua pihak musuh tanpa menyisakan satu orang pun
Tombak menakutkan yang muncul entah dari mana. Langit yang pada saat itu terang cerah, sekejam menjadi merah darah menyeramkan, sekejap, mengikuti langit, seluruh area perang, berubah menjadi lautan darah
Daging-daging yang berhamburan dengan darah aroma darah yang sangat kuat. Sungguh itu adalah pemandangan yang bukan orang biasa seperti mereka bisa atasi.. tubuh mereka menjadi lemas dari pada saat menghadapi kematian, isi perut mereka di keluarkan, tapi yang menjadi pusatnya, wanita itu dan enam belas lainnya melihat dengan ekspresi yang tenang seperti itu adalah hal yang biasa
Saat itu semua pikiran mereka menjadi satu, mereka bukanlah malaikat baik yang di turunkan dewa, yang ada adalah seorang malaikat kematian, tidak, seorang dewa kematian!
Ada rasa hormat yang di rasakan, tapi itu di kalahkan dengan rasa takut yang tidak terhingga, itu meresap sampai ke tulang-tulang mereka
Setelah membantai semua musuh tanpa sisa, pihak dari Arck merunduk pada wanita itu dan kelompoknya dengan penuh hormat..
Selain dari pihak Arck, mereka tidak tau siapa orang-orang itu, yang mereka ingat hanyalah tanda pada pakaian tujuh belas orang itu. Lambang pedang bersayap dengan lingkaran bulan mengelilinginya.. Lambang itu..
Jika di lihat dengan teliti lingkaran bulan itu adalah tulisan kata-kata kuno, layaknya totem
Semua orang Tau Lambang pedang bersayap adalah lambang akademi XY, perkumpulan yang melahirkan bakat luar biasa, lambang pada pakaian tujuh belas orang itu di ambil dari sana, di tandai dengan bulan agar berbeda, lambang itu menjadi lambang yang sangat di takuti di dunia
Meningat hal itu, membuat ajudan Jendral Liang bergetar ketakutan, mengingat kembali hal mengerikan itu.. dia tidak percaya dengan semua ini, kemudian satu pikiran mengerikan melintas di kepalanya
“Wanita dengan cadar, tatapan mata yang tajam.. jangan bilang..” pada titik ini ajudan itu melihat Jendral Liang dengan keterkejutan luar biasa, ketakutan mulai mengelilingi tubuhnya, tapi dia masih saja menyangkalnya, tidak percaya dengan pikiran liarnya “Haha.. tidak mungkin, tidak mungkin” dia menyangkal semua hal yang di pikirkannya
Sebenarnya Jendral Liang juga berpikir bahwa ini tidaklah mungkin, tapi satu-satunya yang menjadi kemungkinannya hanyalah ini.. di saat dia bertemu dengan Lan Xiadea, sang Putri, aura yang di milikinya dengan wanita di perang itu, sama
Jika saja ajudannya ini ada di sana saat Dea hampir membunuh putranya, dia juga akan percaya, aura khas itu, walau di tekan tetap masih bisa di rasakan, tidak ada yang meragukan hal itu
Rasa dingin yang mengalir saat melihat matanya yang dalam, tidak ada yang meragukannya.. tapi ada satu hal yang tidak dia mengerti, jika sang putri sangat kuat, mengapa mendiang Kaisar tidak menjadikannya penerus alih-alih membuangnya, tidak mengirimnya menjauh dari tahkta?
Bukankan jika sang putri menjadi penerus, itu akan lebih baik, seseorang dengan kekuatan menantang langit seperti itu.. tapi mengingat bahwa orang-orang Arck menunduk hormat saat melihatnya.. baiklah panggung sang putri tidak di daratan yang kecil ini..
Tapi mengapa sang putri kembali ke Laurezhi, kembali ke daratan timur? Bahkan dia juga masuk di ke dalam sekte kecil seperti sekte bulan
Jika ajudannya yang ada di samping mendengar hal ini, akan berkata, sekte kecil, apakah hati nuraninya tidak sakit saat mengatakan hal ini.. sekte bulan di katakan sekte kecil.. di daratan ini siapa yang tidak ingin masuk ke sekte kecil ini
Tapi jika di bandingkan akademi XY tentunya sekte bulan akan terlihat kecil.. itu bagaikan tanah dan langit sangat jauh dan tidak bisa bersatu.. seket bulan adalah setitik debu sedangkan akademi XY adalah langit yang menjarahi seluruh dunia, tidak bisa di sandingkan
Saat mereka tenggelam dalam pikiran masing-masing, tanpa sadar mereka berhasil mencapai rombongan sang Ratu, mereka mengikuti sang Ratu dengan hormat di belakang mereka bersamaan dengan komandan pasukan prajurit istana di belakang mereka
Note : Hai semuanya... terimakasih karena telah membaca dan juga mohon maaf atas ketidaknyamanan membacanya jika Thor ada salah-salah kata..
Jangan lupa tinggalkan jejak ya..
Faforit...
Comment and Like