
Banyak perubahan yang terjadi padanya.. dia juga membunuh orang tanpa pandang bulu, tidak peduli siapa
Ingat saat dia membunuh habis pembunuh yang datang mengacau saat pesta.. ingat betapa kejamnya Lan Xiadea saat melawan Lei Fang’er.. mereka selalu merasa mata Dea yang tajam itu bisa membunuh orang hanya dengan sekali kedip
Jika mereka bertatap mata dengannya, seakan mata itu akan melihat menembus mereka dan akan tenggelam dengan rasa dinginnya
Melihat Dea yang tersenyum melihat seorang balita yang di bawahnya, mereka merasa bersyukur dan bahkan sudah menerima Lan Yi sebagai bagian dari mereka
Mereka dan juga Yanxui Ki Hua mendengar apa yang di katakan Dea, satu pikiran dengan Yanxui, mengapa Jendral Liang
Saat itu juga penasehat kerajaan dan penjaga yang ikut masuk bersamaan dengan Jendral Liang dan juga ajudannya.. melihat sang Ratu di sana mereka semua merunduk dengan hormat “Kemuliaan bagi Yang Mulia sekalian” ucap mereka
Sang Ratu mengangguk tanda kalau dia menerima hormat mereka, tentu saja tanpa bersuara.. ini menunjukan karisma seorang penguasa. Yanzhi Zhuxiu dan Yanxui juga mengangguk sedangkan Dea hanya acuh dan bermain dengan Lan Yi
Mereka berdiri dari sana, Jendral Liang melihat sang Ratu. Karena rasa takut yang menyelimuti dirinya, dia sama sekali tidak mau untuk melihat wajah Dea, “Maafkan kelancangan saya, mengapa anda memanggil hamba yang rendah ini Yang mulia” tanya Jendral Liang
Sang Ratu memperhatikan Jendral Liang sebentar, dan berpikir apakah dia akan setuju dengan permintaan putrinya? Dia tau dengan betul bagaimana sikap Jendral Liang terhadap pihak kekaisaran.. walau sekarang tampak jinak, Jendral Liang adalah orang yang bahkan tidak memandang dirinya yang adalah seorang penguasa
Dia menghela nafasnya kasar, mengingat perilaku Jendral Liang, dia melihat Jendral Liang sebentar “Bukan aku yang membutuhkanmu” dengan itu dia melihat kearah Dea
Jendral Liang juga mengikuti pandangannya, sekejap sikapnya menjadi gugup dengan orang mulia di hadapannya. Pikirannya menjadi kosong dalam waktu sedetik, dengan itu dia langsung merunduk hormat pada Dea, ajudannya juga mengikutinya “Yang Mulia”
“?!?!”
Tuan Han menatap Jendral Liang dengan penuh arti.. lihat itu, penghormatannya bahkan lebih hormat daripada saat dia menghadap sang Ratu, ada apa dengan Jendral Perang ini? Hal itu juga yang di pikirkan oleh Han Luoyi dan juga Yanzhi serta penasehat kerajaan
Mereka menatapnya dengan aneh.. Jendral Liang merasa bahwa semua orang sedang menatapnya, tapi apalah daya, seorang di depannya ini adalah orang yang paling menakutkan di antara semua orang yang ada, paling kuat dari semuanya. Apakah dia mampu untuk berkata-kata?
Yanxui hanya melihat Lan Yi, tidak memperdulikan yang lain..
Dea yang tengah bermain dengan Lan Yi yang ada di pelukannya melihat Jendral Liang.. dia menatapnya sebentar “Apa kau melihat yang ada di pelukanku?” tanya yang santai, membawa kebingungan di mata semua orang, mengapa bertanya seperti itu “Seorang anak kecil yang cantik”
Jendral Liang tidak berani untuk berbalas kata dengan Dea, membiarkanya terus saja mengoceh, Dea melihatnya tidak menjawab, tidak memusingkannya dan langsung ke topiknya “Aku memerlukanmu untuk menjadi pendamping putra kesayanganku yang imut ini” ucapnya yang sambil tersenyum melihat Lan Yi
Itu adalah perkataan yang kasar untuk seorang Jendral perang seperti Jendral Liang.. meminta seorang Jendral Perang untuk menjadi pendamping seorang anak kecil dengan santai tanpa penghormatan, apakah ingin mencari kematian. Tapi yang menjadi perhatian semua orang bukanlah hal itu
Mendengar Dea mengakui bahwa anak kecil itu adalah putranya, membuat Jendral Liang dan semua pelayan serta para penjaga yang ada terkejut, bahkan penasehat kerajaan hampir terjatuh
Dea melihat semua orang yang menjadi diam dan memandang Jendral Liang yang tidak menjawab, dia berkata dengan acuh “Apakah ada masalah?”
Mendengar Dea, Jendral Liang berkeringat dingin “Ten.. tentu saja tidak! Menjadi pendamping pangeran kecil, sebuah kehormatan bagi saya” ucapnya.. apakah dirinya berani berkata tidak, dia bukan kucing yang memiliki sembilan nyawa, nyawanya hanya ada satu dan dia masih sayang dengan itu
Orang di depannya ini adalah wanita yang membantai ribuan orang hanya karena salah satu dari mereka mengotori miliknya tanpa sengaja! Apakah dirinya yang hanya seorang Jendral Perang kecil ini berani
Dea tidak menanggapinya, sebaiknya dia melihat Lan Yi dan berkata dengan nada yang lembut “Lan Yi lihatlah orang itu, dia akan menjadi bawahanmu mulai sekarang, dia akan menjagamu juga menjadi gurumu”
Kemudian Lan Yi melihat orang yang di maksud Dea, dia melihat Jendral Liang dan Dea “Bawahan?” tanyanya
Yanxui yang di samping Dea mengacak rambut Lan Yi hanya dalam beberapa saat bersama dengan Lan Yi, entah mengapa dia merasa sayang “Iya.. itu seperti kakak di sana yang mengikuti apa yang di perintahkan” dia menunjuk para pelayan dan penjaga.. Lan Yi berpikir tentang itu.. Wajahnya yang terlihat serius, sangatlah lucu untuk di lihat, mereka merasakan hangat menyelimuti mereka
Dengan itu Yanxui juga ikut tersenyum. “Kak, kenapa harus Jendral Liang?” tanyanya dengan rasa ingin tau yang kuat
Dea melihatnya sebentar, semua juga memasang telinga mereka mendengar jawaban Dea “Jendral Liang, Jendral Perang yang sudah terkenal di daratan timur dan memiliki pengaruh yang luar biasa. Hanya dia yang menyandang status luar biasa, di hormati serta di takuti oleh rakyat dan juga para bangsawan yang ada, tentu saja selain penguasa Laurenzhi. Jika ada yang berani tidak menganggap kesayangan, Lan Yi kecilku atau merendahkan dirinya, ada Jendral Liang yang akan menjadi perisai untuknya, mereka juga akan berpikir dua kali jika ingin menyinggungnya” ucapnya
Dea senyum misterius muncul di wajahnya yang tanpa cadar itu “Membunuh dua burung dengan satu batu.. dapat membuat status Lan Yi kecilku naik, dan membuat semua orang menghormatinya.. tentu saja menyenangkan” Dea tertawa kecil, tapi bagi mereka yang mendengarnya merasa kedinginan
Jendral Liang yang mendengarnya juga ikut tersanjung mendengarnya.. di percaya oleh sang Putri untuk melindungi pangeran kecil dan di sanjung seperti ini, siapa yang tidak senang? Identitas Dea spesial, engan identitas Dea yang tinggi itu, apakah tidak menjadi senang dengan itu? Dan juga wajah pangeran kecil yang ada kemiripan dengan pria itu, tidak sangat mirip
Siapa yang akan dengan berani untuk menyinggung mereka? Lagi pula kekuatan pria itu juga sangat kuat, bahkan munkin lebih kuat dari sang putri sendiri..
***Note : Hai semuanya... terimakasih karena telah membaca dan juga mohon maaf atas ketidaknyamanan membacanya jika Thor ada salah-salah kata***..
***Jangan lupa tinggalkan jejak ya***..
***Faforit***...
***Comment and Like***