
Lan Xiadea sudah memikirkannya.. bahwa Lan Xin Yuezhi dan lainnya, mungkin masih masih mencari dimana keberadaan pasti dirinya.. dan selama itu juga dia akan membuat jebakan agar mereka menyerah
Tapi yang Dea tidak tau bahwa, Xin Yuezhi dan lainnya sudah berjalan mendekat...
\-------
Di ruang kelas..
“Hei putri Shua Yunru Xi dan Zhao Yinxu.. jangan berpikir bahwa dengan adanya \*\*\*\*\*\* itu di sisi kalian, aku akan takut.. jangan angkuh..” ucap Chan Bai Rin dangan menepis pelan pipi Shua Yunru Xi
Perbuatannya menjadi tontonan, dan itu membuat mereka yang menyaksikannya tertawa, apalagi dengan Shua Yunru Xi dan Zhao Yinxu yang menyedihkan membuatnya sangat menarik
“Heh.. kupikir dia adalah seorang bangsawan tersembunyi karena sikapnya yang angkuh itu, tapi ternyata hanya sorang anak dari bajingan.. haha sungguh lucu” ucap seorang yang lain
Itu di ucapkannya untuk membuat masalh yang lebih besar.. tapi Shua Yunru Xi tidak tahan dengan hinaan itu.. itu karena mereka sedang menghina Dea... Shua Yunru Xi ingin sekali mengatakan identitas asli dari Dea tapi Zhua Yinxu menahannya
“Jangan mengatakannya.. itu akan membuat Dea marah padamu..” ucap Zhua Yinxu untuk menahan Shao Yunru Xi yang marah
Mendengar kata-katanya Shua Yunru Xi masih kesal tapi di tahannya karena tidak ingin membuat Dea tersinggung
Tapi Chan Bai Rin malah ingin memanas-manasi mereka “Apa.. kalian tidak bisa membantah karena itu benar bukan.. haha..” Chan Bai Rin tertawa dengan mengejek tapi dia berhenti ketika melihat wajah Shua Yunru Xi yang tersenyum mengejek
Melihat itu senyum di wajahnya menghilang “Apa yang kau senyumi hah..” tanyanya dengan wajah yang penuh amarah
Tapi Shua Yunru Xi tidak bisa berhenti dengan senyum mengejeknya itu. “Heh.. kau masih berkata seperti ini di saat kau sendiri pun takut karenanya..” katanya
“Saat ini kau dengan bangganya menghinanya di belakang, tapi saat berhadapan langsung dengan Dea kau lari kebelakang... dan sekarang kau berlagak di sini.. karena itulah aku tersenyum” imbunnya lagi
Ini membuat Chan Bai Rin menjadi sangat-sangat marah.. teman-temannya yang melihatnya seperti ini, memilih untuk menjauh kerena sepertinya Chan Bai Rin sangat-sangat marah
Dia mulai mengangkat tangannya untuk menampar Shua Yunru Xi dan berkata dengan suara lantang “Dasar \*\*\*\*\*\*..!! Tutup mulutmu itu!!” katanya
Shua Yunru Xi menutup matanya karena tau bahwa tamparan itu tidak bisa di hentikan.. tapi tanpa di duga sudah beberapa detik berlalu dan tidak ada tamparan yang di rasakannya
Ini membuatnya penasaran dan membuka matanya.. dan di lihatnya Dea yang kini sudah berdiri di depannya dengan memegang tangan Chan Bai Rin yang hendak menaparnya
Melihat punggungnya ini membuatnya merasakan dejavu
“Dea..” katanya dengan lembut
Kedatangan Dea ini menjadi pusat perhatian semua orang.. Luo Hong San yang juga berada di sana dan melihat semuanya juga terkejut karena kedatangannya..
Melihat ini membuat Chan Bai Rin merasa merinding.. dia menatap Dea dengan ketakutan dan dengan cepat ingin melepaskan diri dari nya, tapi Dea mencengkram tangannya dengan kuat membuatnya menyeringit karena kesakitan
Karena tidak tahan lagi dia berkata “Le.. lepaskan aku dasar \*\*\*\*\*\*!!” ucapnya dengan gemetar.. tapi Dea tidak juga melepaskannya
Sama dengan Shua Yunri Xi, Chan Bai Rin juga merasakan dejavu
Karena ketadangan Dea, ruang yang tadinya, penuh dengan ejekan, menjadi terdiam karena aura mengitimidasi yang keluar darinya
Dea menatap seluruh ruangan dan metanya bertemu dengan Luo Hong San, tapi dia mengalihkannya karena tiba-tiba perasan benci tumbuh darinya terhadap Luo Hong San
Luo Hong San yang merasa Dea berpaling darinya, tidak terima, dengan alasan itu di mendekat pada Dea “Tunggu” ucapnya tapi tidak membuat Dea berhenti
Dari pada berurusan dengannya, Dea memilih untuk pergi berjalan menuju tempat duduknya.. tapi itu tak membuat Luo Hong San menyerah
Dia berhasil meraih tangan Dea, dan dengan cepat di hempaskan oleh dinding tak terlihat yang berada di sekelilingnya.. Luo Hing San tak menduga hal itu “Kau..” tapi Dea hanya melihatnya dengan mata yang dingin
Ini berbeda dari biasanya.. ini terlihat lebih dingin.. ini membuat Luo Hong San terdiam, tapi tidak dengan salah seorang perempuan yang mengagumi Luo Hong San “Apa yang kau lakukan pada pangeran Luo Hong San.!!” Ucapnya dengan marah
Tapi dia mendapat jawaban tak terduga dari Dea.. “Memangnya apa yang kulakukan” katanya dengan sangat-sangat dingin, ini membuat mereka merinding karena perkataannya.. tapi perempuan itu tidak berniat mundur
Dia membalas perkataan Dea dengan nada yang terdengar kesal bercampur marah “Ap yang kau lakukan? Kau sudah membuat Pangeran kerajaan sekaligus perwakilan kelas terluka..” ucapnya tapi sebelum menyelesaikannya, dia di hentikan oleh Luo Hong San
Luo Hong San mengangkat tangannya tanda untuk berhenti “Cukup!” katanya sembari menghentikannya
Itu di tunjukan pada perempuan itu, tapi tidak untuk Dea.. Dea yang sudah mendengar perkataan perempuan itu membalas dengan nada yang mengejek “Perwakilan kelas.. hah..” ini membuat mereka melihatnya
Dea berpaling dari perempuan itu dan berpaling pada Luo Hong San “Untuk apa aku menyanjung perwakilan kelas yang tidak melaksanakan tugasnya sebagai pelindung” ini penuh dengan cemoaan.. perkataannya menyinggung kejadian yang baru saja terjadi..
Dengan itu Dea berbalik untuk kembali ke tempatnya, tapi lagi-lagi Luo Hong San menghentikannya “Tunggu ada yang harus ku bicarakann dengan mu..” katanya tapi di balas dengan dingin oleh Dea
Dea menjadi lebih dingin lagi, dia berkata dengan senyum mengejek dan nada yang mengejek serta mata yang dingin “Perwakilan kelas, kesabaranku sudah habis” ucapnya..
Dan pada saat itulah seorang Guru Sun masuk.. ini membuat semua orang menghadapnya, termasuk juga Luo Hong San dan Dea.. tapi Luo Hong San berbalik dan menatap mata dingin Dea
Itu sangat-sangat membuatnya teritimidasi, ini membuatnya menyerah
Guru Sun yang datang dan melihat bahwa Dea sudah ada di sana dan menghadiri kelas, merasa senang dan juga khawatir
Dia tidak bisa membaca raut wajah Dea karena tertutup oleh cadar yang di pakainya.. tapi dari matanya terlihat bahwa dia tidak menemukan masalah.. hanya ada dua alasan.. pertama karena dia tidak memperduikannya, yang kedua, mungkin karena dia tidak mendengar rumornya
Tapi Dea sudah tau rumor mengenai dirinya.. dan tidak memperdulikannya sama sekali..
\---------
Pelajaran pertama sudah selesai, dan ini adalah waktunya istirahat... Shua Yunru Xi dan Zhao Yinxu membawa Dea menuju ruang makan
***Note : Hai semuanya... terimakasih karena telah membaca.. jangan lupa tinggalkan jejak ya***..
***Faforit***...
***Comment and Like***