
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
“..Oh~ yah ampun ternyata ada orang disini..” ucap salah satu dari mereka dengan tatapan sinis
Lan Xia Dea tidak memperhatikan mereka dan hanya berbaring di rumput dengan kaki yang masih di dalam air dan sedangn menutup matanya,
Kelihatannya tidak memperdulikan mereka dan hanya tetap diam saja.. tetapi nyatanya Dea sedang mencoba menahan amarahnya agar tidak meledak
Tidak ada suara yang keluar dari mulut Dea yang membuat para bangsawan itu marah..
Dia mendekat ke arah Dea dan ingin menarik tangan Dea..
Dea yang bersandar di pohon, masih memasang radarnya.. ketika merasakan adanya yang medekat, Dea otomatis merasakan peringatan
Merasakan bahwa yang mendekatinya hanyalah seorang dengan kekuatan yang lemah.. Dea ingin langsung berdiri
Tetapi terlambat.. wanita itu telah memegang dan menarik tangan Dea dengan kasar
Saat masih berada di benua Arck.. orang yang dengan lancang telah menyentuhnya, akan mendapatkan kesialannya, seperti mendapatkan pukulan mematikan atau semacannya
Tetapi karena dia berada di Laurenzhi, Dea menahan diri untuk tidak menyakitinya.. tetapi sebaliknya, Dea menatap tajam pada wanita itu
“.. Apa yang kau mau..” ucapnya dengan sangat dingin. Auranya bocor sedikit, tetapi itu sudah cukup untuk membuat wanita yang menarik tangannya gemetar ketakutan tanpa sebab
Dea berdiri dari tempatnya bersandar dan mensejajarkan dirinya dengan wanita di depannya
Pandangan tajam Dea belum lepas.. setelah berdiri didepannya mata tajam Dea terlihat lebih menakutkan..
Wanita yang menarik tangan Dea membeku di tempat, seperti kakinya di lem dengan begitu kuat sehingga tak mudah untuk lepas
Dea melepaskan tangannya dari manarik tangannya kembali dan mengelus pegelangan tangannya yang sedikit terasa perih, tetapi tatapannya tidak lepas dari wanita di depannya
Para teman dari wanita bangsawan itu khawatir dengan teman mereka karena mereka mengagap Dea sangatlah menakutkan “.. Ling Yu kau baik baik saja..?” tanya salah satunya
Wanita bangsawan itu, Ling Yu dia menjauhkan diri dari Dea begitu tangan Dea lepas dari genggamannya,
Melihat bahwa Ling Yu tidak berbicara mereka ketakutan, karena Ling Yu adalah cucu kesayangan dari mentri Li dan keponakan dari Jendral Liang
“.. Hei!! Apa yang kau lakukan pada Ling Yu.. kenapa dia gemetar ketakutan seperti ini.. jawab!!!” ucap Ling Yueshang saudara dari Ling Yu
Dia baru datang dan tidak melihat apa yang di lakukan oleh suadari perempuannya kepada Dea, dan hanya menatap Dea dengan tajam
Dea melihat tatapan tajam itu dan membalasnya melebihi apa yang dia terima.. akibatnya kedua saudara itu gemetar ketakutan serta teman-temannya
Kebetulan Yanzhi dan Yanxui datang berserta orang-orang yang mengikuti mereka “.. Apa yang sedang terjadi di sini..!!” ucapnya dengan dingin
Melihat Yanzhi dan Yanxui datang, Ling Yu dan saudara laki-lakinya Ling Yueshang serta wanita bangsawan yang tadi mengikuti Ling Yu.. sedikit merasa senang tanpa tau apa yang menimpa mereka
Mereka merunduk memberi salam pada mereka berdua “..Salam untuk Pangeran Mahkota Yanzhi dan Pangeran kedua Yanxui..”
Note : nama mereka di singkat aja yah.. karena kelewatan panjang.. ribet
Ucap mereka begitu senang dan gugup.. terutama para wanita bangsawan yang ada di situ, mereka menatap Yanzhi dan Yanxui dengan tatapan lapar dan menjijikkan, termasuk dengan Ling Yu yang sudah sadar
Ling Yueshang tidak membuang kesempatan dan dengan cepat menyalahkan Dea dengan cara anggun “..Yang mulia ini hanya ada seseorang yang dengan lancang membuat adik perempuan saya ketakutan hingga gemetar..”
“.. Yah benar yang mulia tidak tau apa yang dilakukan.. tetapi dia membuat saya takut..” ucap Ling Yu dengan ekspresi yang membuat Dea merasa mual, begitupun Yanzhi dan Yanxui yang merasa jijik
Tetapi tidak dengan para rombongan pria yang datang bersama dengan mereka.. mereka malah merona memerah dengan ekspresi yang di buat-buat itu.. pikirnya Ling Yu yang sedang bersedih dan ketakutan itu sangatlah menggoda...
Note : Hai semuanya... terimakasih telah membaca... jangan lupa tinggalkan jejak Yah...
Favorit...
Comment dan Like...