
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Sang ratu yang melihatnya menjadi suram begitu juga dengan keluarga kerajaan Laurenzhi yang ada di sana, tak lama terdengar suara menahan kemarahan dari sang Ratu “Apa yang terjadi dengan penjaga kerajaan..” dengan itu membuat Lei Fang’er dan Ling bersaudara gemetar ketakutan
Ratu menatap Yanzhi dengan tajam, meminta penjelasan “Ini sebaiknya ibu tanyakan kepada mereka yang ada di belakang.. mereka telah dengan berani menyerang dan memburuh sang penjaga Laurenzhi, Rubah biru perak sehingga melukainya..” ucapnya dengan dingin menatap Lei Fang’er dan Ling bersaudara
Suasana menjadi berat dan riuh mendengar perkataan dari Yanzhi.. “Apa.. Beraninya kalian” dengan itu kemarahan terlihat jelas di mata sang Ratu dan keturuan langsung kerejaan Laurenzhi
“Benar apa yang di katakan oleh Pangeran Mahkota, kalau saja kami tidak tiba tepat waktu, mungkin mereka sudah tidak ada di lahap oleh Rubah biru perak, tetapi itu membuat sang rubah mengalami luka yang parah” ucap Han Luoyi menambahi
Itu membuat kerumunan semakin riuh, sedangkan Lei Fang’er dan Ling bersaudara ketakutan, mereka mulai saling menyalahkan di depan sang Ratu
“Beraninya kalian.!! Apakah kalian tidak tau bahwa ia adalah hewan suci Laurenzhi kami, dan kalian beraninya menyerang dan memburuhnya..!!” ucap sang Ratu marah..
Melihat bahwa anak mereka akan di hukum berat, Raja Lei maju dan meminta permohonan maaf, dalam batinya dia menyalahkan Lei Fang’er yang tidak menjalankan perintahnya dengan baik, dan mentri Ling juga memohon ampun
“Yang Mulia mohon ampuni kedua akan saya.. mereka masih mudah dan tidak mengerti Yang Mulia.. mohon maafkanlah mereka mengingat keabdian saya pada kerajaan.. biarlah saya sendiri yang akan menghukum mereka...” dengan itu mentri keuangan Ling memohon ampun untuk kedua anaknya dengan menangis untuk mereka
Sang Ratu melihat itu dengan rumit, dia tau bahwa mentri keuangan Ling sudah banyak berjasa pada kerajaan dan dia juga adalah salah satu yang sering mengunjungi Lan Xia Dea menggantikan nya
Melihatnya memohon seperti ini..., sang ratu menghela nafasnya dan berkata “..Baiklah.. untuk masalah hukuman aku serahkan pada mu, mengingat apa yang telah kau lakukan untuk kerajaan.. untuk hukumannya semua yang anak mereka terlibat, di lakukan di dalam keluarga” dengan itu para keluarga mereka berucap terimah kasih pada sang Ratu
“Untuk mentri keuangan Ling, akan ada pemotongan gaji.. apa kau tidak masalah dengan itu.?” Dengan segera mentri itu menggelengkan kepanya dan menjawab tidak “Adapun untuk nona Lei Fang’er.. kau tidak akan menjadi calon tunangan pangeran Mahkota lagi.. kau akan di cabut dari gelar itu.. itu adalah hukuman yang kuberiakn pada mu” ucapnya dengan dingin menatapnya
Seperti sambaran petir, itu mengejutkan Lei Fang’er serta sang ayah.. mereka kemudian memohon ampun pada sang Ratu, namun sang Ratu hanya menutup matanya...
Yanxui Ki Hua tersenym melihat itu, Akhirnya rubah licik itu, batal menjadi tunangan dari sang kata, sedangkan Yanzhi Xiuzhu sendiri menghela nafas lega
Dea tidak terlalu menanggapinya karena ini sudah apa yang dia pikirkan akan terjadi dia tidak terlalu memperdulikannya, karna itu dia lebih memilih untuk melihat sang Rubah biru perak Dea turun dari kudanya dan berjalan perlahan menuju sang Rubah
Tidak ada yang memperhatikannya kerena sibuk melihat apa yang terjadi, tidak ada yang menyadari apa yang Dea lakukan
Dea mendekatkan kepalanya pada sang Rubah kemudian bernyanyi dengan suara yang sangat-sangat kecil, hanya dia dan sang Rubah yang dapat mendengarnya, bisikkan yang terdengar membuat suaranya tenggelam
Orang hanya melihat apa yang Dea lakukan dan itu membuat mereka bingung
Sesaat setelah dia menjauhkan kepalanya, seluruh Rubah biru perak itu bersinar terang, itu membuatnya menjadi pusat perhatian
Perlahan sinar itu menghilang.. secara ajaib semua luka yang ada di seluruh tubuh Rubah biru perak itu menghilang, bahkan luka dalam pun menghilang, seoleh-olah itu semua tidak pernah ada
Bahkan bulunya yang kotor kini telah menjadi bersih....
Note : Hai semuanya... terimakasih telah membaca... jangan lupa tinggalkan jejak Yah...
Favorit...
Comment dan Like...