The Lost Of Power

The Lost Of Power
131. Dea Terpuruk



\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Hari-hari telah berlalu, dan selalunya seperti itu... Lan Xiadea tidak membuka pintu kamarnya, membuat Yanzhi Zhuxiu dan Yanxui Ki Hua sangatlah khawatir...


Kultivator pada zaman itu, bisa hidup tanpa makanan selama berhari-hari, apalagi dengan kultivator tingkat tinggi seperti Dea.. makanan tidak menjadi masalah bagi mereka, tapi Dea berbeda


Walau dirinya seorang kultivator tingkat tinggi, dia tetap makan seperti biasanya.. itu adalah tradisi setiap bangsawan.. setiap harinya akan di adakan jamuan makan bersama


Dan Dea tidak pernah melewatkan jam makannya.. mungkin beberapa kali akan sedikit terlampau, tapi kini sudah berhari-hari terlewat, dan Dea tak kunjung keluar dari kamar itu


Dia selalu menolak makanan dengan diam, tapi ada suara tangisan di dalamnya, yang membuat orang berpikir bahwa Dea masih di dalam


Tapi kini tidak ada suara sama sekali membuat Yanzhi panik


Yanxui merasa bahwa ini semua adalah salahnya.. itu karena ada yang salah dengan giok nya, membuat Yanxui merasa buruk karena bersalah


Dengan diamnya Dea kini, membuatnya panik.. keduanya panik, dan bukan hanya mereka, bahkan seluruh istana juga panik karenanya...


Dea memang jarang untuk bertemu dengan seluruh penghuni istana, tempat yang di tujuhnya, selain paviliunnya sendiri, hanya dapur dan tempat latihan para kesatria.. hanya dua tempat itu


Tapi dia sangatlah populer.. dapat menghusir orang yang membuat masalah di istana dan terlebih lagi, sang ratu mendukungnya.. saat melakukan pelatihan dengan para kesatria, dia terlihat sangat keren.. bagaimana bisa tidak ada orang yang mengaguminya


Melihatnya yang seperti sekarang, semuanya khawatir, tapi ada juga yang mengatakan bahwa ini adalah akibat karena telah membunuh orang (Pembunuh bayaran yang datang ke pesta)


Jika Dea mendengar orang yang mengatakan hal itu, mungkin akan mengangguk setuju... Dea saat ini juga merasa bahwa, dirinya telah di hukum karena telah membunuh banyak sekali manusia


Bukan hanya di Laurenzhi, tapi juga di benua Arck.. tidak seperti di Laurenzhi atau di sekte Bulan, di Arck Dea tidak terkendali, dia akan membunuh tanpa pandang bulu jika ada orang yang mengganggunya


Sejak datang ke benua Timur, ada banyak hal yang di tahan, termasuk membereskan orang yang menyebalkan (Chan Bai Rin)


Yanzhi dan Yanxui menjadi tidak tenang karenanya, dan Yanzhi juga merasa tidak tenang karena mengetahui tentang pil yang di konsumsi Dea


Dia telah menyuruh tabib istana untuk menyelidiki apa yang terkandung di dalamnya, dia terkejut dengan apa yang di dengarnya.. di dalam pil itu terdapat beberapa tanaman langkah yang sangat jarang di temui


Bahkan ada dari beberapa bahan yang tidak di ketahui, yang jelas itu semacam obat yang dapat menahan diri atau penenang dan membuat orang itu tertidur


Yanzhi tidak dapat menahan keterkejutannya ketika mendengarnya...


Kata sang tabib, dia tidak pernah melihat adanya orang yang memproduksi pil itu di Laurenzhi karena dapat membahayakan bagi yang mengkonsumsinya.. satu kemungkinan yang ada itu di buat di Benua Arck


Selain di tempat itu, sang tabib tidak bisa berpikir lagi di mana


Pil itu dapat membawa tidur bagi orang yang tidak bisa tidur.. memang sangat membantu, tapi jika mengkonsumsi berlanjutan kemungkinan besar orang yang mengkonsumsinya, akan tertidur selamanya.. dan juga pil penengan itu, akan bisa memakan jiwa dan emosi secara perlahan, membuatnya tidak lagi memiliki perasaan apapun


Dengan mendengar itu, membuat bulu kudu Yanzhi, merinding.. untungnya, selama beberapa hari ini, dia tidak sudah tidak melihat Dea memakannya lagi, mungkin sejak dia bertemu dengan Shua Yunru Xi dan Zhao Yinxu, dengan itu dia sedikit lega


Tapi kini hatinya sangat tidak nyaman,.. karena memikirkan kejadian yang buruk, Yanzhi dengan sekuat tenaga menyerang pintu agar terbuka..


Tapi pintu kamarnya sangatlah kuat, itu pasti di perkuat dengan kekuatan Dea.. tapi karena rasa sayangnya pada Dea, dengan sekuat tenaga, dia menguarkan kekuatannya


Yanxui yang melihat kakak tertuanya saat ini, yang kini sudah terluka, bahkan beberapa darah juga menetes, membantunya


Keduanya terluka dengan serangan balik dari pintu itu, para penjaga dan juga beberapa pelayan yang ada di sana, menyuruh mereka untuk mundur, tapi mereka tidak mendengarkan dan terus melanjukan


Boom!!


Tak lama kemudian pintu itu terbuka dengan suara ledakan.. perasaan menjadi senang tapi ketika melihat Dea, perasaanitu menghilang


Yanzhi yang melihatnya bergetar karena Dea sedang memegang sebuah porselin yang berisi pil-pil tersebut


Dengan menahan perasaan marah Yanzhi berteriak “Dea!!” saat itu juga Dea berbalik, dia menatap Yanzhi dan Yanxui dengan dingin


Ini terasa lebih dingin dari sebelumnya.. wajahnya yang tanpa cadar itu terlihat sedikit lelah, ada bekas air mata di sana, dan matanya.. matanya terlihat kosong, ada sedikit kemalasan


Tapi Yanzhi lebih peduli dengan apa yang di pegang oleh Dea


Dengan gugup dia berkata “De.. Dea.. apa kau sudah meminumnya..?” ini merujuk pada porselin yang di pegang Dea


Dea tidak menjawab, sebaliknya dia melihat apa yang ada di tangannya kini.. sedikit senyum misterius muncul di wajahnya... dia mengangkatnya dan melihat Yanzhi..


Pikiran Yanzhi kacau, dia sudah berperasangka bahwa ada kemungkinan Dea akan meminumnya.. seketika perasaan marahnya meledak..


Katanya “Apa yang kau lakukan.. kenapa kau harus meminumnya.. apa kau tau itu sangat berbahaya bagi tubuhmu jika...” sebelum menyelesaikannya Dea memotong


Saat mendengarnya, Dea menyeringit “Apa maksudmu..”


“Kandungan di dalamnya.. itu sangat tidak baik..” ucap Yanzhi


Ada sedikit keterkejutan saat mendengarnya dan juga sedikit amara.. dengan itu dia menatapnya dengan tajam “Kau memeriksanya..” tanyanya pda Yanzhi


Jujur itu membuat Yanzhi sedikit terkejut.. ini pertama kalinya dia melihat Dea menatapnya dengan tajam seperti itu.. belum lagi Yanzhi, Yanxui yang ada di sampingnya juga terkejut..


Yanzhi tidak menjawabnya dengan ‘Iya’ tapi menjawabnya dengan penyataan lainnya.. “Intinya kau tidak boleh meminumnya lagi..”


Dengan itu Dea langsung memotongnya “Tidak bisa” katanya, itu membuat keduanya terdiam dengan tanda tanya “Aku.. tidak bisa tidur tanpa ini..” dia menatap keduanya dengan tatapan lurus


Yanzhi sedikit frustasi karenannya.. dia ingin mengatakan sesuatu lagi, tapi Dea mengangkat tangannya lagi dan berkata “Ini urusanku, Gege tidak perlu ikut campur..” dengan itu Yanzhi terdiam


Tidak perlu ikut campur katanya.. ini adalah kata yang cukup berat untuk di dengar oleh Yanzhi


Tapi Dea belum selesai dengan itu.. “Karena yang membuatku meminumnya kerena kalian..” ucapnya dengan suara yang rendah.. Yanzhi yang dapat mendengarnya


Note : Hai semuanya... terimakasih karena telah membaca.. jangan lupa tinggalkan jejak ya..


Faforit..


Comment and Like