
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Melihat Yanzhi dan Yanxui datang, Ling Yu dan saudara laki-lakinya Ling Yueshang serta wanita bangsawan yang tadi mengikuti Ling Yu.. sedikit merasa senang tanpa tau apa yang menimpa mereka
Ling Yueshang tidak membuang kesempatan dan dengan cepat menyalahkan Dea dengan cara anggun “..Yang mulia ini hanya ada seseorang yang dengan lancang membuat adik perempuan saya ketakutan hingga gemetar..”
“.. Yah benar yang mulia tidak tau apa yang dilakukan.. tetapi dia membuat saya takut..” ucap Ling Yu dengan ekspresi yang membuat Dea merasa mual, begitupun Yanzhi dan Yanxui yang merasa jijik
Dea tidak tahan dengan ekspresi menjijikan dari Ling Yu.. tak lama suara yang terdengar seperti tertawa menurut mereka “..Pff..” tetapi itu bukan suara menahan tawa tetapi menahan mualnya
Mereka semua kemudian memandang Dea yang menjadi bahan pengaduan dari Ling Yu dan Ling Yueshang
Mereka tadi tidak terlalu memperhatikan bagaimana penampilan dari Dea karena berada di bahwa bayangan dari pohon
Kini mereka melihat Dea yang tengah memakai cadar tipis dan sedikit berangin memperlihatkan kecantikan yang tersimpan
Mereka memerah melihat Dea.. selama ini mereka terus berpikir bahwa Ling Yu adalah wanita yang tercantik setelah sang keponakan raja yang kini sudah menjadi permaisuri dari kerajaan sebelah
Tetapi itu mungkin saja salah.. walaupun Dea memakai cadar tipis.. kecantikan dan keangguannya tetap dapat di rasakan
Mereka tertegun melihatnya.. sungguh pemandangan yang indah...
Pip..!
Radar dari Yanzhi dan Yanxui berbunyi\, merasakan ada sesuatu yang berbahaya.. ketika mereka mulai memperhatikan sekitar.. mereka sadar bahwa saudari mereka tengah di lirik oleh sekumpulan pria b*j***an
Tatapan mereka menjadi tajam “..Bahaya..!! kecantikan Jiejie ku terpancar.. dia di lirik oleh para b*j**an sialan ini..” batinnya
Sedangkan Yanzhi, dia juga merasakan hal yang sama.. karena merasa bahwa tatapan tajamnya tidak mempan karena orang-orang ini sudah terpegaruh dengan kecantikan Dea, dia memikirkan cara lain “..Ehem..” sekejap mereka tersadar kembali
Dan hanya bersikap seperti sedang malu dan menatap Yanzhi serta Yanxui..
Yanzhi dan Yanxui berjalan mendekat pada Dea “..Dea apa yang terjadi..” ucap Yanzhi yang membuat mereka yang ada di sana terkejut
Panggilan nama yang bergitu akrab.. jangan-jangan kekasih Pangeran mahkota.. batin mereka
Sementara itu ada satu pria yang menatap Dea dengan lekat..itu tatapan menyelidiki.. ‘Dea..?’ seperti mengenalnya
Dia adalah Yuritachi Han Luoyi, putra dari salah satu mentri kerajaan.. dia datang bersama dengan Yanzhi serta Yanxui.. dia menatap Dea dengan curiga
Dea juga menatapnya sebentar dan langsung memalingkan wajahnya dan berpaling menatap sang Gege yang tengah bertanya pada nya “..Hm gege..” ucap Dea yang membuat mereka terkejut.. terutama pria yang menatap dengan dengan lekat
‘Gege..’ katanya.. Ling Yu dan teman-temannya langsung panik..
Yanzhi yang melihat kebingungan di mata mereka menjawab “.. Oh.. iya kalian tak pernah bertemu dengan nya..” ucapnya.. dan dengan badan yang seperti menutupi Dea dia berkata
“..Ini adalah meimei kandungku.. satu-satunya tuan Putri di Laurenzhi.. Yuritachi Lan Xia Dea..” ucapnya dengan bangga
Tetapi orang-orang seperti menatapnya konyol karena dia memperkenalkan Dea dengan menutupinya sehingga orang-orang tidak bisa melihatnya.. Perkenalan macam apa ini..! Kira kira bergitu...
Setelah itu terdengar suara yang riang dari belakang mereka “..Hah..!! ternyata Dea..!!” ucapnya.. yah orang itu adalah Han Luoyi
Mata Dea tertuju pada nya.. dengan santainya dia mengabaikan Yanzhi yang menutupi Dea
Dan dengan riang menghampiri Dea.. Dea melihatnya dengan bingung “..Ada apa dengan orang ini..” batinya bingung karena orang yang ada di depannya menatapnya dengan akrab
Melihat bahwa Dea bingung melihatnya.. Han Luoyi tertawa dengan riang “.. Hei apa kau melupakan gegemu yang tampan ini..” ucapnya dengan narsis
Tring..
Seperti ada bell yang berbunyi di dalam kepalanya, dia tiba-tiba teringat sesuatu.. “..Hm..” berpikir, Dea kemudian menatapnya dengan teliti “..Yi gege..?” ucapnya
“..Iya ini gegemu yang tampan.. sudah beberapa tahun tidak bertemu.. sekarang kau sudah tumbu dengan baik..”
“..Hm ternyata Yi gege.. lama tidak bertemu..” ucap Dea dengan senyum yang canggung
Note : Hai semuanya... terimakasih telah membaca...
jangan lupa tinggalkan jejak Yah...
Favorit..
Comment dan Like...