The Lost Of Power

The Lost Of Power
Episode 118. Xu Hei Fuyan




Tempat kepala sekte.. dia yang tiba-tiba saja merasakan aura asing yang menekan, langsung berpikir ke Dea


 


Dia telah mengenal aura setiap murid dan merasakan tidak mengenal aura menekan ini.. pikirannya langsung menuju ke Dea..


 


Mengingat ini, tubuhnya bergetar, wajahnya menjadi pucat.. jujur dia takut pada Dea yang merupakan orang Arck yang memiliki semua jenius di dunia


 


Dia juga kurang lebih tau di mana tingkat Dea lewat folmulir itu, dengan aura menekan itu, dia menjadi takut


 


Tapi setelah aura tersebut menghilang, dia berpikir lega.. tidak ada keributan yang terjadi yang artinya tidak ada apapun yang terjadi.. dengan itu dia bersandar pada kursinya dengan nafas lega


 


Di sisi lain, terlihat pria yang berada di aula latihan lain di sekte bulan.. saat ini dia tengah melatih teknik berpedangnya ketika dia merasakan aura itu, permainannya berhenti


 


Pada saat itu juga, pihak lawan mengarahkan pedang kearahnya.. “Sial sudah terlambat” ucap pihak lawan ketika dia melihat bahwa orang di depannya tiba-tiba berhenti..


 


Dia sudah tidak bisa menghentikan serangannya.. saat semuanya berpikir bahwa ini sudah terlambat, sepasang tangan menangkap ujung pedang itu sehingga tangannya mengeluarkan darah segar


 


Semua terkejut dengan hal itu dan panik.. seketika suara teriakan terdengar “Xu Hei Fuyan!! Apa kau tidak bisa fokus!!”


 


Yah.. itu adalah Xu Hei Fuyan.. ada banyak wanita di sana yang berteriak histeris ketika melihat ada darah yang mengalir dari tangannya


 


Sedangkan yang berteriak tadi adalah seniornya.. dia memiliki guru yang sama dengannya.. di saat semua orang tengah ribut tentangnnya, Xu Hei Fuyan sendiri hanya diam


 


Mereka di sana hanya melihat dia menggumankan sesuatu.. mereka mendekat padanya “Tidak mungkin..” gumannnya


 


Sedetik kemudian dia mengangkat wajahnya yang menampilkan wajah tampan dengan senyum menawan di sana, membuat penggemar wanita yang sedari tadi menghawatirkan lukanya, tersipu malu


 


Seorang yang tengah membalut lukanya juga terkejut dengan penampilan itu.. dan sedetik kemudian, Xu Hei Fuyan menepis tangannya dan berjalan keluar aula dengan senyumnya itu


 


Xu Hei Fuyan adalah orang yang akan tersenyum pada semua orang, tapi senyumnya ini sungguh sangat berbeda dengan sebelum-sebelumnya.. biasanya senyumnya adalah senyum yang menggoda dan dingin saja, tapi ini.. ini sangat menawan


 


Ini senyum yang bisa membuat wanita jatuh pingsan jika di arahkan padanya..


 


Dengan menekan kegembiraan di dalam hati, Xu Hei Fuyan dengan cepat meninggalkan aula dan menuju ke tempat di mana aura itu berasal...


 


Di tempat pelatihan..


 


Dea telah mengalihkan pandangannya dan menatap Shua Yunru Xi dan Zhua Yinxu yang masih bingung dengan pelatihannya.. untuk Luo Hong San, dia sedikit-sedikit mencuri pandang melirik ke arah Dea


 


Berbeda dengan yang tadi yang dengan secara terang-terangan melirik Dea


 


Dea memang sedikit risih dengan tatapannya, tapi di abaikan.. dia melihat keduanya dan menghela nafas “Atur kuda-kuda dengan benar dan ayunkan dengan satu tebasan” ucap tiba-tiba Dea


 


Tanpa menunjuk pada siapa, Zhao Yinxu mengerti dengan sendirinya, karena di antara keduanya, dia lah yang tengah memegang pedang


 


 


Dengan arahan dari Dea, boneka kayu yang ada di depannya terpotong, terbelah menjadi dua.. dia menjadi senang kerenanya.. selama ini, dia tidak bisa melakukannya dengan baik, tapi arahan dari Dea, sekali percobaan saja sudah berhasil


 


Dengan kegembiraan itu dia memeluk Dea..


 


Biasanya dia bisa dengan muda memotong boneka kayu itu, tapi kali ini berbeda.. boneka kayu itu sudah di beri sedikit kekuatan agar dia menjadi lebih susah di tebas dari pada sebelumnya, sehingga untuk menyerangnya harus mengeluarkan energi di dalam tubuh dan alirkan ke pedang.. tapi dia tidak bisa melakukannya sampai arahan Dea di dengarnya


 


Berbeda dengan Zhao Yinxu, Shua Yunru Xi, dia masih tidak bisa mengendalikan busurnya.. pedang berbeda dengan busur dan panah


 


Pedang bisa di salurkan dengan satu sisi saja, tapi busur harus dua sisi.. sisi yang satu pada busurnya dan satunya lagi pada panahnya dan untuk panahnya adalah yang tersulit


 


Untuk pedang dan busur dia harus di alirkan ke keseluruhannya, tapi untuk panah, hanya di fokuskan pada ujungnya saja.. dan itulah yang menurutnya sulit


 


Dea meliriknya sebentar.. “Jangan fokus untuk menyalurnya langsung ke ujungnya.. coba dengan menyalurkannya dari ujung ke ujung”


 


Dea tidak menjelaskannya dengan rinci, tapi Shua Yunru Xi dapat memahaminya “Dari ujung ke ujung” gumannya.. dengan itu dia melepaskan panahnya... panah itu melesat tapi tidak mengenai tagetnya


 


Walau dengan itu, Shua Yunru Xi merasa senang, awalnya panahnya tidak pernah sampai dan hanya berhenti di tengah jalan saja, berbeda dengan sekarang..


 


Itu pemikirannya, berbeda dengan Chan Bai Rin..


 


“Hahaha..” terdengar suara tawa.. itu berasal dari Chan Bai Rin “Apa itu.. bahkan panahnya sangat jauh dari target, apa kau sungguh tauh caranya memanah” ucapnya mengejek Shua Yunru Xi, dengan itu sekelompok orang di belakangnya juga menertawakan Shua Yunru Xi


 


Dea hanya menatapnya dengan berpikir bahwa mereka itu bodoh.. senyum ejekan muncul di wajahnya.. “Yunru.. menjauh dari mereka.. jangan sampai kau terjangkit virus idiot..”


 


Krik..krik..krik..


Suara jangkrik terdengar.. mereka semua diam ketika mendengar perkataan Dea.. semuanya.. lalu salah satu di antara mereka, tertawa “Pff” dengan itu semuanya tertawa lepas, Shua Yunru Xi dan Zhao Yinxu tanpa terkecuali


 


Pasalnya Dea dengan terang-terangannya mengatakan bahwa Chan Bai Rin adalah penyebar virus idiot dengn tatapan dan suara yang serius.. bukankah ini menyatakan bahwa Chan Bai Rin adalah seorang idiot


 


Chan Bai Rin marah sampai ingin menampar Dea.. tapi Dea terlalu jauh.. melihat Shua Yunru Xi yang dekat dan kebetulan tertawa, dia ingin melampiaskannya padanya


 


Dia mengalirkan kekuatannya pada tangannya saat ingin menampar Shua Yunru Xi.. Zhao Yinxu yang berada tak jauh dari Shua Yunru Xi, tau apa yang akan di lakukan oleh Chan Bai Rin.. dia panik, tapi terlambat untuk kesana


 


Semuanya juga berpikir bahwa Chan Bai Rin juga berhasil, tapi sayang


 


Bayangan biru dengan cepat melesat.. saat tangan Chan Bai Rin hampir mengenai Shua Yunru Xi, seseorang menghempasnya..


 


Boom..


Karena serangannya telah di lepaskan, ledakan terjadi saat Dea menghempas tangannya.. dengan masih mengumpulkan nyawanya, mereka mendengar suara yang teramat dingin sampai menusuk “Apa yang mau kau lakukan!!”



Note : Hai semuanya... terimakasih karena telah membaca.. jangan lupa tinggalkan jejak ya..


Faforit...


Comment and Like