
Dia sebenaranya hanya bercanda saja tapi jawaban Lan Xiadea malah serius “Aku tidak bercanda.. kau itu lebih berharga dari pada yang kau kira... bukan hanya kau Yinxu juga.. aku belum pernah melihat aliran Qi yang sama dengan aliran Qi yang biasanya ada di Arck di benua ini.. tentu saja kecuali kedua saudara ku..”
Ini membuat mereka terdiam kebingungan, Dea yang melihat keduanya bingung menjelaskan “Aliran Qi yang kalian miliki, sama dengan aliran Qi benua Arck.. aku menebak jika salah satu garis keturunan kalian berasal dari Arck.. karena itu aku menyebut kalian itu berharga..”
“Jika di latih, bahkan dengan menutup matapun kau bisa mengalakan Chan Bai Rin dan pria sialan tadi..” ucapnya lagi
Mereka pergi dari sana dan tidak melihat Chan Bai Rin yang bersembunyi di sudut melihat ketiganya yang tertawa dengan riang
Di lihat dari raut wajahnya, sudah jelas bahwa dia sedang marah.. tentu saja marah... dia menghasut Mu Zinghai bukan untuk di permalukan pada akhirnya..
Ini berbeda dengan yang ada di kepalanya.. Mu Zinghai termasuk dalam peringkat Bulan atas.. jelas, dia seorang senior yang dengan bodohnya mengikuti semua kemauan Chan Bai Rin..
Tapi Chan Bai Rin tidak menduga bahwa bahkan Mu Zinghai pun tak bisa melawan Dea, pikirnya sekarang Mu Zinghai sangat tidak berguna
Dia begitu menantikan Shua Yunru Xi dan Zhao Yinxu menjadi mainannya kembali, dan mungkin saja bisa di gunakan untuk melawan Dea kerena mengirah kekuatannya cukup hebat, tapi siapa sangkah ini terjadi
Ini jelas membuatnya sangat-sangat marah... melihat ketiganya yang kini baik-baik saja membuatnya lebih marah lagi.. dia tidak bisa mendengar apa yang di bicarakan oleh ketiganya karena jarak yang cukup jauh
Tiba-tiba sebuah pikiran muncul di benaknya.. dia mengingat bahwa hari ini ada uji tanding, di mana semua murid akan bertanding untuk menentukan peringkat mereka dalam peringkat Bulan bawah
Mengingat ini membuat Chan Bai Rin tersenyum.. di dalam peringkat Bulan bawah, peringkat 3, dan dalam peringkat Bulan atas dia masuk dalam peringkat 110.. ini bisa di bilang adalah peringkat yang cukup tinggi
Memikirkan ini, dia tersenyum, dia masih memiliki kepercayaan tentang ini, senyum misterius munculd i wajahnya, sampai tanpa sadar kata-kata yang ada di dalam prikirannya keluar, walau dengan suara yang sangat kecil bahkan seperti berguman saja
“Heh... nikmati saja waktu yang singkat ini, karena sebentar lagi kau akan ku permalukan..” gumannya, dengan itu dia pergi
Shua Yunru Xi dan Zhao Yinxu mungkin tidak mendengar apa yang di gumankan oleh Chan Bai Rin.. jangankan mendengarkan, merasakannnya saja tidak..
Tapi Dea berbeda, Dea dengan jelas mendengar apa yang di katakan oleh Chan Bai Rin, senyum muncul di balik cadarnya itu..
Shua Yunru Xi dan Zhao Yinxu yang sementara berbicara padanya, tidak mendapat tanggapan.. kemudian keduanya melihat Dea dan berkata “Dea ada apa?”
Tapi Dea malah tertawa “Pfft..” ini membuat keduanya bingung, mereka mengeluarkan tanda tanya, Dea segera sadar dan berkata “Tidak apa-apa.. tiba-tiba aku jadi menanti apa yang terjadi sebantar.. lupakan itu, apa yang kalian berdua bicarakan?” tanyanya
Keduanya kemudian mengatakan “Sebantar akan ada ujian peringkat..” jawab Shua Yunru Xi
Dea berhenti pada jalurnya ketika mendengar tentang hal itu.. “Ujian peringkat? maksudnya..” tanyanya
“Kau tidak tau?” kini malah Zhao Yinxu yang bertanya balik.. Dea menatap keduanya dengan bingung..
“Ini ujian untuk menentukan peringkat kita dia peringakat Bulan bawah..” imbun Shua Yunru Xi
“Jika ingin masuk kedalam peringkat Bulan atas, kita harus masuk dalam peringkat tertinggi peringkat Bulan bawah..”
Dea yang mendengarnya, merasa tertarik, dengan nada suara yang dingin seperti biasanya, dia bertanya “Lalu seperti apa ujiannya?” tanyanya
Zhao Yinxu menjawab “Kita akan bertanding.. satu lawan satu” ini membuat Dea menoleh ke arahnya
“Bertanding..” gumannya.. ini mengingatkannya tentang apa yang di katakan oleh Chan Bai Rin tadi.. “Jadi ini maksudnya...” setelah itu dia tertawa dengan keras, sampai membuat keduanya menatapnya
\-------
Di sebuah halaman yang lumayan luas, terdapat sebuah panggung di tengah-tengahnya.. itu adalah tempat dimana mereka akan bertanding..
Mereka semua masuk dengan memakai pakaian tanding.. terdapat sebuah pelindung di pinggul mereka.. ini du gunakan oleh semua murid seangkatan.. tapi Dea tidak terlihat di manapun
Shua Yunru Xi memakai pakaian berwarna kuning dengan sulaman hitam, sedangkan Zhao Yinxu memakai pakaian berwarna hijau dengan sulaman hitam
Luo Hong San yang berdiri dengan bersandar di dinding, terlihat begitu menyendiri.. dia memakai pakaian berwarna ungu dengan bis dan sulaman berwarna hitam..
Xu Hei Fuyan yang baru saja tiba sehabis menjalankan misi juga sudah berada di sana dengan memakai pakaian Hitam dengan bis dan sulaman perak.. dia yang tanpa sengaja betatapan mata dengan Luo Hong San, mendekat ke arahnya dengan wajah yang serius
Setiap langkahnya membuat orang lain mundir untuk mepersilahkannya lewat.. Luo Hong San yang melihat bahwa Xu Hei Fuyan datang mendekat, juga memiliki ekspresi yang serius
“Kenapa kau berdiri di sini.. apa mungkin kau mencoba bersembunyi dariku karena takut kalah..” ucap Xu Hei Fuyan yang jelas-jelas sedang meprovokasi Luo Hong San
Luo Hong San biasanya tidak muda terpovokasi, tapi kali ini entah kenapa dia sedikit marah.. “Hah.. bukankah itu kau..selama sebulan kau pergi, bukankah itu karena kau takut berhadapan denganku?” ucapnya dengan senyum mengejek
Xu Hei Fuyan merasa marah karena hal itu, tapi Luo Hong San tidak berhenti sampai di situ.. dia langsung bertanya “Apa hubunganmu dengan Lan Xiadea” tanyanya
Pertanyaan ini membuat Xu Hei Fuyan sedikit terkejut.. dengan itu dia menjadi serius.. “Kenapa kau bertanya tentang hal itu..” katanya
Tapi Luo Hong San tidak berniat untuk memberitaunya dan berkata “Kenapa kau harus tau..?” itu dengan nada memancing
Pada saat itulah Xu Hei Fuyan menarik bajunya karena habis kesabara.. ucapnya “Jangan kau berani menyentuhnya..” itu dengan nada menekan.. dia bertindak seakan-akan Dea sudah menjadi miliknya
Luo Hong San yang melihat tindakannya itu tidak terima, katanya “Memangnya apa hubunganmu dengannya.. apa kau kekasihnya?”
Suasana anatara keduanya menjadi lebih rumit.. semua orang tau bahwa keduanya adalah rival yang sangat tidak akur.. keduanya begitu keras kepala dan tidak mau mengalah, tapi tidak pernah main tangan seperti ini
***Note : Hai semuanya... terimakasih karena telah membaca.. jangan lupa tinggalkan jejak ya***..
***Faforit***...
***Comment and Like***