
Lan Xiadea menghela nafas lagi, auranya sudah menghilang ingat ini adalah anak kecil yang tidak tau apa-apa, Dea menatap anak kecil itu.. “Apa kau mau ikut dengan ku?” tanyanya
Mendengar suara Dea, anak kecil itu menatap Dea “Ikut?” tanyanya dengan polos, matanya bisa di lihat membesar, ini membuat hati Dea menjadi lulu
“Yah.. aku akan mengurus juga Harimau kecil mu, kau mau..” anak kecil itu menatap Dea dengan mata besar, ketakutannya sudah sedikit menghilang
“Hm..” angguknya dengan lemah.. dia melihat wajah Dea yang seperti malaikat dan menjadi tenang
Dea yang puas dengan jawaban, dengan itu langsung menggendong keduanya di pelukannya, dia pergi dari sana dengan cara yang normal
Sebelum jauh dari sana, dia berbalik dan menjentikan jarinya.. sekejap muncul api yang sangat besar, melahap kediaman tetua Li Wang
Suara tangisan juga di terdengar di dalam kobaran api itu, itu bukan tangisan dari Li Wang, istri dan anaknya karena ketiganya sudah mati, itu mungkin para pelayan yang ada di dalam sana
Dea tidak ada minat untuk menyelamatkan mereka, karena pikirnya mereka juga itu membiarkan anak kecil di pelukannya itu, bahkan ada rasa kepuasan mendengar jeritan mereka, sementara anak kecil itu hanya melihat kobaran api itu seperti tanpa perasaan sama sekali
“Rumah..” ucapnya yang sedikit lirih
Dea melihat anak kecil itu “Oh Yah.. siapa namamu” tanyanya
Anak kecil itu melihat Dea sebelum berpikir, sedetik kemudian dia menggelengkan kepalanya “Kau tidak tau namamu, atau tidak punya nama?”
“Tidak tau.. mereka semuanya memanggilku hei, si kotor, atau anak buangan” mendangarnya membuat Dea naik darah lagi, seharusnya dia menyiksa mereka terlebih dahulu sebelum membunuh mereka semua lebih lama
Mengingat anak kecil yang ada di pelukannya Dea hanya bisa menelannya “Yah sudah, mau ku berikan?” anak kecil itu mengangguk dengan semangat, ini pertama kalinya dia akan punya nama “Hm.. karena kau ku lihat saat malam hari bagaimana kalau Lan Yi, Lan artinya biru, Yi dengan arti malam, jadi malam biru, bagaimana?”
“Lan Yi.. hm bagus, aku suka..” ucap yang sangat senang, Lan Yi yang sudah punya nama, dia memandang Dea dengan cermat sebelu bertanya “Lalu aku harus memanggimu apa”
Dea melihatnya “Hm apa saja yang kau mau..” dia berkata dengan acuh, berpikir bahwa akan di panggil kakak, malaikat, pahlawan atau yang lain
Anak kecil itu berpikir sebentar melihat Dea yang tersenyum “Ibu!!”
Senyum Dea menggantung di udara.. Ibu, ini aneh “Apa kau tau siapa yang kau panggil? Kau bisa memanggil ku yang lain tapi tidak dengan itu..” Dea menjadi sedikit dingin ketika menjawab
Ucapan dingin Dea membuat anak kecil itu menjadi sedih dan takut lagi, melihat ini membuat hati Dea tidak enak, dengan itu dia berkata “Ba.. baiklah kau bisa memanggilku itu..” mendengar ini membuat anak kecil itu menjadi senang
Melihat anak itu menjadi senang, sangat senang sehingga memeluknya dengan erat “Ibu..” ini pertama kalinya dalam hidupnya, Dea di permainkan oleh seorang anak yang umurnya baru tiga tahun ke keadaan seperti ini
Dia merasa seperti di permainkan, tapi tidak bisa berbuat apa-apa karena anak itu, akhirnya dia hany bisa mengalah saja di panggil dengan sebutan ibu, di usia yang masih muda..
Dia memeluk anak itu dan Harimaunya melewati malam di atas atap-atap bangunan dengan cepat, dan saat berada di puncaknya, sebuah pedang keluar, dengan itu Dea segera naik di atasnya dan melesat pergi dari sana menuju kediamannya
Tidak ada yang menyadarinya di atas sana.. Dea dengan cepatnya tiba di pavilunnya, dia tidak masuk lewat jendela seperti sebelumnya, tapi lewat halaman depan
Saat sampai di dalam, tidak terlihat seorangpun, Yanzhi Zhuxiu, Yanxui Ki Hua dan lainnya tidak ada di sana, mereka tidak ada lagi di sana.. Dea tidak peduli dengan semua itu, dia hanya memanggil pelayan untuk memberisihkan anak di pelukannya
Pelayan dan semua orang yang ada di sekitar halaman paviliun Dea, tidak terkena dampak aura membunuhnya, mereka tidak kehilangan kesadaran karena Yanzhi Yanxui dan lainnya ada di sini tadi.. dan juga Dea telah membuat formasi di sekitarnya, ini membuat mereka bisa bebas dari segala macam hal yang berbahaya
Beberapa pelayan datang menanggapi panggilan Dea, mereka begitu terkejut melihat penampilan Dea yang sangat mengangungkan, pakaian Hitam dengan baluran emas sangat cocok dengan Dea, menambah aura agungnya, wajahnya yang tanpa cadar itu sangatlah indah dan jahat, rambutnya yang indah menambah pesonannya, tapi yang paling menarik pertahian mereka semua adalah seorang anak kecil di pelukan Dea
Mereka menatap Dea dengan tatapan menyelidik.. bayangkan jika pangeran Yanzhi dan Yanxui tau, apa yang akan terjadi..
Tapi di saat semua itu, Dea mengabaikan semuanya dia meletakan anak dan Harimau itu ke lantai tanpa memperdulikan tatapan panas mereka “Pergi dan bersihkan dirinya, untuk pakaiannya, kalian bisa memakai ini” Dea mengeluarkan sesuatu dari cincin penyimpanannya
Pakaian yang cocok untuk seorang anak kecil, tapi itu sedikit lebih mewah dari yang lain, hanya saja lebih besar, Dea melemparkan pakaian itu pada pelayan “Jika sudah selesai antar dia ke kamarku”
Anak kecil itu memegang unjung pakaian Dea dan berkata dengan suara yang manis “Ibu..” ucapnya yang kelihatannya sedih
“!?!?!”
Ucapannya yang memanggil Dea ‘Ibu’, sontak membuat para pelayan membelak mata.. anak kecil itu memanggil Putri ‘Ibu’, apakah ia adalah putra dari yang mulia putri? Banyak spekulasi di pikiran para pelayan itu
Mereka ingin ribut, tapi Dea memberikan tatapan mematikan pada mereka
Dea membungkuk di depan anak kecil itu dan berkata dengan lembut “Pergilah, mereka akan memandikanmu, setelah selesai mereka akan membawamu padaku.. Xiao Bai juga bersamamukan?”
Anak kecil itu mengepal tangannya dengan tingkah yang imut dan berkata dengan mata yang penuh dengan keberanian “Lan Yi, tidak takut, aku dan Xiao Bai akan mandi dan menemui ibu kemudian” dengan itu dia pergi bersama pelayan
Mendengar panggilan Ibu masih membuat Dea tercengang.. ada beberapa pelayan yang tinggal, melihat Dea dengan tatapan menyelidik, tapi Dea memandang mereka dengan dingin “Pergi siapkan makanan untuk dia makan dan juga Harimaunya” dengan itu diapergi ke atas
Mereka yang takut dengan Dea pergi dari sana dan melaksanakan perintahnya
***Note : Hai semuanya... terimakasih karena telah membaca.. jangan lupa tinggalkan jejak ya***..
***Faforit***...
***Comment and Like***