The Lost Of Power

The Lost Of Power
59. Pandangan Permusuhan



Siap-siap yah


1


2


3


Go..!!







Mereka menatap Lan Xia Dea dengan memelas agar Dea tidak marah lagi



Dea ingin menyelesaikan masalahnya sendiri.. selama dia hidup dia tidak akan pernah melepeskan mangsanya, itu termasuk Ling Yu



Dia tidak akan memberikannya pada siapapun.. dia akan membalas Ling Yu sendiri



Lagi pula Dea telah membalasnya dengan menekankan aura membunuh padanya yang dapat membuat Ling Yu ketakuatan hingga bergetar.. dan itu sudah cukup..



Seperti biasanya Dea akan memberikan meraka yang bersalah, kesempatan kedua setelah menimbang dan ditu


termasuk Ling Yu



\---------


Mereka yang ada di sana mangangah tidak percaya dengan apa yang di lihat oleh matanya



Mereka melihat ke tiga orang yang berpengaruh di kekaisaran, meminta maaf pada seorang wanita yang baru saja di akui sebagai tuan Putri kekaisaran dengan tatapan memelas...



Tidak mungkin..!!! mereka bahkan mengira bahwa ada yang salah dengan mata mereka sehingga mereka menggosok-gosok, memeriksa apakah rabut atau tidak



Bahkan yang lain merasa bahwa mereka telah melihat ilusi.. tidak ada yang percaya.. semuanya melarikan diri dari kenyataan..



Malas melihat tingkah konyol saudaranya, Dea mengabaikannya dan membalikkan tubuhnya menghadap Ling Yu dan Ling Yueshang yang masih tersungkur di tanah dengan berlitut sambul memohon



Melihat Dea menatap mereka dengan ekspresi yang bisa di katakan sombong menurutnya, Ling Yueshang mangepalkan tangannya



Selama ini tidak pernah ada orang yang membuatnya mampu membuatnya berlutut dan memohon seperti saat ini, yang ada mereka lah yang memohon padanya



Dengan adanya bantuan dari ayahnya yang salah satu mentri kerajaan , tidak ada yang bisa melawannya, kecuali anggota kekaisaran



Wanita yang di anggapnya adalah rendahan yang berani menyakiti adik kesayangannya, kini menjadi orang dengan kekuasaan yang tinggi.. ini seperti menampar wajahnya sendiri



Ling Yueshang adalah orang yang selalu berhati-hati pada orang kekaisaran, tetapi itu hanya di permukaan saja, di belakangnya dia menghina Yanzhi yang di katakan adalah jenius di kekaisaran




Dia tidak menyangkah bahwa seorang wanita yang di pikirnya memakai cara yang renah agar dapat berdiri di sebelah Pangeran Mahkota Yanzhi tadi, nyatanya adalah satu-satunya tuan Putri kekaisaran Laurenzhi



Ini membuatnya mengutuk adik kesayangannya yang berbuat bodoh



Kini dia menatap Dea dengan penuh permusuhan, mengutuknya dalam hati dengan mengatainya \*\*\*\*\*\* jelek di lihat dari cadar yang di pakainya pasti untuk menutupi wajahnya yang buruk rupa



Dea yang dipikirnya sedang menatapnya dengan sombongnya, aslinya sedang menatap mereka berdua dengan malasnya



Dengan malasnya Dea menimbang tingkat kiltivasinya.. “..*Musshi*..” batinya, dia merasa pria yang ada di depannya saat ini sebanding dengan serangga, yang artinya lemah, “..*Hanya dengan kekuatan yang kecil begini, mau menantangku.. cari mati*..!!”



Tidak ada yang tau dengan apa yang tengah dipikirkan oleh Dea.. hanya saja mereka dapat merasakan dalam matanya, bahwa Dea tengah menatap mereka dengan angkuh



Dea dia beberapa saat sebelum gerakan yang dilakukannya membuat dua orang yang tengah tersungkur itu tersentak terkejut



Dea mendekatkan wajahnya pada Ling Yu “..Sebaiknya jaga perilakumu untuk kedepannya..” bisiknya, dengan ekspresi yang serius dan aura yang sangat mendominasi, membuat Ling Yu mereka merinding



Setelah itu Dea berbalik sambil menarik ketiga orang itu yaitu Yanzhi, Yanxui dan Han Luoyi untuk pergi sana



Dea melangkahkan kakinya dan sekilas menengok kebelakang untuk melihat ekspresi dari Ling Yu



Wajah Ling Yu sudah pucat, ketakutan terukir di wajahnya.. melihat itu Dea tersenyum puas namun sedikit mengerikan



Tidak ada yang menyadarinya karena cadar yang dipakainya... tetapi siapapun yang melihatnya akan merasa bahwa kematian mereka sudah dekat



Entah itu mati karena telah melihat kecantikan surgawi karena Dea tersenyum, atau karena ketakutan karena dapat melihat senyum Dea saat ini



Kerena pada saat masih berada di akademi XY-nya, di setiap Dea tersenyum seperti itu, dapat di pastikan bahwa akan ada pertumpahan darah yang hebat dengan terang-terangan yang dapat membuat gempar



Yah tetapi ingat ini bukanlah benua Arck, tempat akademi XY berdiri.. ini adalah kekaisaran Laurenzhi yang dimana di tempat ini



Dea tidak bisa melakukannya dan hanya dapat menahan dirinya



Karena itu dia membuat peraturannya sendiri dengan memberikan kesempatan satu kali kepada mereka yang tengah mencari masalah dengannya



***Note : Hai semuanya... terimakasih telah membaca***...


***jangan lupa tinggalkan jejak Yah***...



***Favorit***...


***Comment dan Like***...