
Seorang wanita masuk dengan terburu-buru, itu adalah teman mereka, Mitsu, Yahiko Mitsu. Karena lelah berlari, Mitsu berusaha mengambil nafas, di selah-selah itu dia berkata “Ino.. kami.. Haruno..” ucapnya yang tidak jelas.
Ini membuat semua orang yang ada di sana bingung. Shikamaru menjadi orang yang pertama angkat bicara “Tenanglah.. kau bisa duduk dulu dan mengambil nafas agar kau menjadi tenang” katanya dengan perihatin.
Mitsu seolah-olah mengabaikannya, dia masih mengambil nafas dengan terburu-buru “Tidak! Kita tidak punya waktu lagi!” ucapnya yang membuat pria-pria itu sedikit terkejut, dia kemudian mengakat kepalanya. Mereka melihat raut wajahnya dan tampaknya cemas “Ino.. dia merasakan aura Dea..”
!!!
Ini membuat mereka semuanya terkejut. Tanpa membuang waktu lagi, Lan Xin Yuezhi langsung melesat menuju yang lainnya begitu mendengar nama ‘Dea’ dengan kecepatan yang melampaui manusia biasa, meninggalkan ketiga pria itu bersama dengan Mitsu.
Hirakawa Manji yang melihatnya seperti itu segera mengejarnya “Xin! Tunggu!” dia pergi menyusul Xin Yuezhi meninggalkan yang lain di ruangan itu.
Kurohi Sasuke dan Nami Shikamaru melihatnya dengan tatapan yang serius “Katakan apa yang terjadi? Apakah Ino merasakan keberadaannya?!”
Mitsu yang sudah bisa mengambil nafas dengan benar, melihat keduanya “Iya.. Ino merasakannya, dan itu berada tidak jauh dari ini. Sekarang bahkan Sasuka Haruno ingin segera pergi mencarinya seorang diri, yang lain sedang menahannya, cepatlah.” ucapnya yang sedikit cemas.
Sasuke yang mendengarn kekasihnya sedang mengamuk dengan itu pergi bersama Mitsu, Shikamaru sengaja melambat, dia melihat master itu sekali lagi “Lakukan tugasmu secepatnya” dengan itu dia pergi dengan yang lain.
Perkataan Shikamaru membangunkan master itu yang tiba saja membantu, dia sempat berpikir, dia ada di mana, dan siapa dirinya dan saat mereka semua pergi dia baru tersadar.
Perlahan dia merosot kebawah karena kekuatannya sekarang habis, perasaannya mengatakan bahwa umurnya berkurang banyak.. dia ingin menangis, tapi martabatnya, dia harus menjaganya, saat itulah seseorang dengan pakaian hitam layaknya penjaga malam keluar dari bayang-bayang.
Dia melihat tuannya yang telah mengalami pertambahan usia yang cepat dengan prihatin “Hah.. jika sedikit lagi mereka masih ada di sini, maka aku akan benar-benar menjadi tua..” ucapnya mengeluh.
Penjaga itu melihat kesekeliling yang sekarang hanya ada dia saja dan sang master, dia melihat master itu sebentar sebelum berkata “Master.. apakah tidak masalah jika anda membohongi mereka.”
Master itu tentu tau kemana arah tujuan pembicaraan ini, dia terdiam sebentar “Dia adalah Sang Putri kesayangan dari sang Ratu saat ini dan Kaisar selanjutnya pangeran Yanzhi Zhuxiu. Jika aku mengatakannya, Laurezhi akan mengejarku keseluruh dunia.”
Mendengar ini penjaga itu menganguk, benar juga “Tapi master. Bukankah orang-orang itu lebih mengerikan dari Laurenzhi?”
Mendengarnya membuat master itu meneguk kasar “Aku.. itu.. Ini hanyalah perlindungan diri saja. Lagipula yang kukatakan tadi adalah kebenarannya, sang putri memang pergi kearah ibukota bukan? Jadi yang kukatakan adalah kebenaran.” mendengar masternya membenarkan diri seperti ini membuat pria itu menatap aneh.
Master itu adalah salah satu orang besar di ibukota, dia datang kemari sebagai perwakilan desa dia adalah salah satu orang Jendral Xiao, dia yang bertugas menjaga perbatasan, jadi tentu saja dia tau tentang siapa wanita tadi.
Sudah pasti itu adalah Dea, Lan Xiadea.. saat dia melihat potret Dea dia melihat kalung yang di pakainya dan juga giok gantung miliknya, dengan kedua benda ini sudah di pastikan kalau dia adalah sang Putri Lan Xiadea bukan?
Tiba saja dia teringat dengan perkataan Xin Yuezhi tadi, ‘Kekasih’ katanya.. Suasana menjadi hening sebentar “Yang sangat tidak ku percaya adalah fakta bahwa pria tadi adalah kekasih dari sang putri. Bagaimana menurutmu?” ucapnya
“Tentu saja, keduanya tidak bisa di bandingkan.. dan pria itu, dia sangat tidak biasa. Hanya tatapan saja bisa membunuh orang.. ini sangat menakutkan.”
“Tapi pria itu berkata kalau dirinya adalah kekasih sang Putri. Bukankah sang Putri saat ini sudah memiliki seorang putra?” tanya pria itu dengan tiba-tiba.
!!!
Ini membuat master itu juga tersadar “Jika pria yang tadi memang adalah kekasih dari sang Putri, itu berarti putra kecil sang Putri adalah..”
Putranya.. !!! Tiba-tiba keduanya menjadi sangat ketakutan.. ini berbeda dengan yang sebelumnya.. mengingat ini “Jangan beritau ini kepada siapapun jika masih ingin bernafas..” peringat master itu pada pria di depannya dan pada dirinya sendiri.
Di lantai bawah ruang makan.
“Lepaskan aku! Lepaskan aku! Aku ingin segera mencarinya! Lepaskan aku!” teriak seorang wanita yang sangat cantik dengan marah dan juga cemas, dia meminta teman-temannya untuk segera melepaskannya.
“Haruno, tenanglah dulu.. Argh, kapan Sasuke dan lainnya datang, aku tidak bisa menahannya lebih lama lagi.” ucap seorang pria. Dia menahan Sasuka Haruno dengan kuat, bukan hanya dia saja tapi yang lainnya juga berusaha untuk menahannya.
“Lepaskan aku, Akiba!” pria yang berbicara tadi adalah Akiba, Hando Akiba.
Haruno berusaha untuk melepaskan diri dari mereka yang menahannya, saat itulah Shaii Shun melihat Xin Yuezhi dan Manji datang bersaman.
Saat melihat keduanya datang, mereka seperti melihat penyelamat, tapi yang terjadi, Xin Yuezhi langsung menghampiri Hitachi Inori dan berkata “Kau menemukannya? Di mana dia sekarang? Aku harus menemuinya sekarang!”
Ini bukannya selesai mereka hanya menjadi lebih merepotkan.
\--------
Di sisi lain. Hutan adalah tempat yang bisa membuat Dea bebas, di hutan, dia tidak takut akan mimpi buruk, serasa tempat ini memberi kekuatan untuknya.
Saat ini dia ada di puncak atas dari pohon yang di naikinya, dia melihat pemandangan dari atas pohon.. dapat melihat pemandangan yang sangat indah dari atas, membuat sedikit hatinya menjadi tenang.
Memikirkan tentang alam, dia mulai menutup matanya, mencoba mengambil sesuatu dari dalam tubuhnya, dia mengeluarkan sedikit esensi energi miliknya untuk di tebarkan.
Esensi energi Dea sangat murni, semuanya di penuhi dengan kehidupan alam, saat dia berkultivasi dia tidak pernah menggunakan ramuan atau apapun itu, dan karena itulah energi miliknya sangat murni.
***Note : Hai semuanya... terimakasih karena telah membaca dan juga mohon maaf atas ketidaknyamanannya jika Thor ada salah-salah kata***..
***Jangan lupa tinggalkan jejak ya***..
***Faforit***...
***Comment and Like***