The Lost Of Power

The Lost Of Power
40. ‘Mawar Hitam’




Dia pun melihat Dea dengan tatapan menantang



Dea sebenarnya sedikit malas untuk pertandingan yang kekanakan ini, dia mengagapnya membosankan dan merepokkan



Tetapi dia tiba-tiba hal yang menyenangkan terlintas di dalam kepalanya, senyum muncul di wajah Lan Xiadea, kini dia tengah berpikir penampilan yang bagai mana



Setelah beberapa saat berpikir, dia tersenyum riang, dia bengkit dari tempat duduknya dan bercalan menuju ke tengah aula



Melihat jie jie-nya tersenyum di balik cadar, Yanxui Ki Hua menatap bingung, sedangkan Yanzhi Zhuxiu, melihat tingkah Dea, sepertinya mengerti dengan apa yang akan di lakukannya



Tepat di tengah aula, semua mata tertuju padanya, terutama pangeran Xu Hei Fuyan. Dea menyuruh pemain musik untuk memutarkan musik tarinya



Dea tidak pergi untuk mengganti pakaian karena hanfu yang Dea pakai, mungkin terlihat sederhana tetapi hanfu tersebut sangatlah riangan, berbeda dengan kebanyakan hanfu yang lain, tetapi terlihat elegan jika di pakai oleh Dea



Pakaian itu menambah pesonanya



Musik perlahan di mulai Dea mulai menari, tarinya membuat semua orang terkejut bukan main, karena gerakan-gerakan Dea Yang tidak berlebihan seperti Lei Fang’er dan malah terlihat indah



Sangat menawan, kini Dea benar-benar terlihat seperti seorang Dewi bulan, sangatlah cantik



Di pertengahan tarinya, semua mata masih menatapnya dengan penuh kagum. Mungkin karena lengan pakaiannya yang panjang, itu terlihat seperti selendang, dan dia dapat menyembunyikan gulungan yang di bawanya



Suara lonceng yang tergantung bersamaan dengan gioknya, berbunyi, selaras dengan tarian Dea dan musik yang di mainkan



Di akhir tariannya, sebuah panah melesat kearahnya, semuanya tentu melihatnya karena mata mereka tidak bisa lepas dari penampilan Dea



Pangeran Xu Hei Fuyan ingin mencengahnya, dia bangkit dari tempat duduknya dang ingin menghentikan anak panah itu tetapi tidak sempat



Sedangkan Dea senang melihat nya, dia lompat keatas untuk menghindar dari panah tersebut, yang melihatnya merasa kagum



Di saat Dea tengah melompat seperti melayang, dia mengambil kesempatan uuntuk membuka gulungannya, menggigit ibu jarinya sampai berdarah dan dia mengoleskan darahnya pada gulungan dan muncul cahaya dari gulungan



Perlahan muncul pedang dari dalam gulungan, pedang itu berwarna biru dan mengeluarkan aura dingin ketiak di pegang oleh Dea



Hal itu tak lepas dari pandangan orang-orang, hingga dia mendarat terbalik menbelangkangi arah anak panahnya



Dengan cepat Dea berbalik berputar sambil menebaskan pedangnya, lalu muncul semacap jarum tajam pada saat Dea menebasnya dan mengenai para penyusup di bayang-bayang



Sekejap para penyusum itu berjatuhan, ada banyak mungkin sekitar dua puluh penyusup dan semuanya telah di lumpukan dengan satu serangan dari Dea



Meraka melihat adanya penyusup bejatuhan dari atas, tidak ada yang menyangkah hal itu, tidak ada yang mampu merasakan hawa mereka, kecuali Yanzhi dan Dea



Kini mereka manatap Dea tidak percaya, hanya dengan satu tebasan mereka semua dilumpukan. Sungguh ini bakat yang luar biasa



Kini mereka manatap Lan Xia Dea tidak percaya, hanya dengan satu tebasan mereka semua dilumpukan. Sungguh ini bakat yang luar biasa




Dan yang benar saja, prajurit itu terjut bukan main... di langsung menjadi gagap, itu karena dia melihat lambang yang ada di leher dari penyusup itu



Yang benar saja ternyata  penyusup itu adalah pembunuh bayaran dari Mawar Hitam, itu tempat semua pembunuh bayaran yang terkenal paling kejam di benua tengah dan kanan



Mereka semuanya terkejut, siapa yang berani mengacaukan perjamuan besar kerajaan Laurenzhi



Mereka semua terkejut terutama Raja Lei, karena yang telah memakai jasa pembunuh bayaran Mawar Hitam adalah dia, tujuannya adalah untuk membunuh Dea dan Yanxui yang tengah menghalagi jalan putrinya untuk menjadi Ratu masa depan kerajaan Lurenzhi, kerejaan yang paling berkuasa di benua tengah, bahkan dapat bersanding dengan kerajaan Le’e, penguasa benua kanan



Raja Lei mengira bahwa Dea adalah seorang anak angkat seperti yang di katakan Lei Fang’er dalam suratnya



Raja Lei dan Lei Fang’er berpikiran sama bahwa Dea akan merebut posisi dari Lei Fang’er sebagai calon tunangan Yanzhi, tetapi salah besar



Di saat dia mengetahui bahwa Dea sungguh adalah putri kandung dari sang Ratu dan mendiang kaisar, dia berpikir bahwa di telah melakukan ksalahan dan berniat untuk menyuruh orang sewahannya untuk jangan dulu menyerang Dea



Tetapi sudah terlambat, tidak ada kesempatan untuknya memberi perintah karena sedari tadi dia di sibukan dengan perlakuan yang di dapat putrinya, sehingga dia lupa



Dan kini dia teringat, wajah mendadak menjadi hijau karena ketahuan, terlebih lagi melihat bahwa Dea hanya menggunakan satu tebasan untuk melumpuhkan mereka



Kini di tubuh para pembunuh bayaran Mawar Hitam terdapat benda tajam mirip jarun, yang bedanya ini lebih besar



Raja Lei merasa bahwa Dea akan menjadi masalah terbesarnya sekarang “Sial... mereka di lumpuhkan hanya dengan satu tebasan... sebenarnya seberapa kuat gadis itu... dia akan menjadi penghalang terbesar sekarang.. tidak muda untuk menyingkirkannya..” batinnya



Sekarang dia harus berhati-hati pada Dea. Dia awalnya menggagap bahwa Dea sengat muda untuk di lumpuhkan, karena dia tidak dapat merasakan tingkatan Dea sama sekali



Dia bahkan berpikir bahwa Dea hanyalah orang awam karena tidak memiliki tinkatan kultivasi sama sekali tetapi sekarang di berpikir bahwa Dea tengah menutup aura kultiivasinya agar tidak dapat di rasakan oleh orang yang berada di bawah tingkatnya



Memikirkan hal ini Raja Lei menatap Dea dengan merinding, kini acara pesta tidak dapat di lanjutkan karena masalah ini



Dea memberitau bahwa dia menyisakan dua orang yang masih hidup untuk di introgasi. Kenapa dia menyisakan dua orang, itu karena dia dapat merasakan bahwa dua orang tersebut tidak sama dengan delapan belas orang yang lain



Dua orang itu tidak memiliki pikiran yang jahat dan terpaksa melakukan pekerjaan membunuh orang ini, sedangkan yang lain tidak begitu, maka dari itu Dea memberi mereka kesempataan untuk hidup, kalau mereka mau memberitau siapa yang menginginkan jasa tersebut



Raja Lei menjadi lebih gelisah, awalanya dia berpikir tenang karena rahasianya aman dengan kematian para pembunuh bayaran, tetapi tidak di sangkat bahwa dua orang lain masih hidup



Sungguh masalah..



Sedangkan pangeran Xu Hei Fuyan, menatap Dea dengan rakus ada keinginan untuk memiliki Dea, sekarang dia jadi lebih ingin memiliki Dea setelah melihat hal tadi, pandangannya tidak lepas darinya



Yanzhi dan Yanxui melihat hal itu, mereka dapat merasakan bahwa Xu Hei Fuyan menyukai saudari mereka, tiba- tiba ekspresi wajah mereka berubah, mereka menatap tajam pada Xu Hei Fuyan, mereka tidak suka, maklum lah jiwa seorang siscon



Note : Hai semuanya... terimakasih telah membaca... jangan lupa tinggalkan jejak Yah...


Favorit...


Comment dan Like...