
Ini sontak membuat Yanzhi Zhuxiu dan Yanxui Ki Hua tertarik.. pria itu? Siapa pria itu? Kenapa Lan Xiadea sangat marah karena hal itu..
Han Luoyi menatap Dea dengan dalam dan cemas.. tentu saja yang di maksudnya adalah Lan Xin Yuezhi.. saat dia mengunjungi Dea di kerajaan Phoenix, dia selalu bersama seorang pria dengan perawakan yang tampan..
Ini pertama kalinya dia melihat seorang pria yang auranya begitu dalam, bahkan membuatnya tertekan hanya dengan melihatnya saja.. ini berbeda saat dia melihat Dea
Aura pria itu tidak biasa.. di saat Han Luoyi memaksa untuk bertemu dengan Dea.. pria itu akan mewakili Dea untuk berbicara.. Yuezhi akan memandang dingin dirinya dan pergi dengan acuh
Dia sangat penasaran dengan pria itu, saat itu dia mendengar desas-desus tentang Dea dan seorang Pria yang tampan, ciri-cirinya mirip dengan pria itu..
Pria tampan itu akan menatap Dea dengan lembut, tapi di luar dari itu dia sangat kejam.. karena perbedaan itu dia mengklaiming bahwa hubungan Dea dan pria itu istimewa
Sampai sekarang.. dia melihat anak kecil yang sangat mirip dengan pria itu, memanggil Dea dengan sebutan ibu.. tentu saja pikirannya menjadi liar
Dea menjadi marah mendengar tentang Yuezhi.. bagaimana Han Luoyi mengetahuinya..
Perasaannya menjadi kacau mendengar tentang Yuezhi.. emosinya secara alami menjadi tidak teratur.. rasa sakit di kepalanya datang dengan tiba-tiba.. saat itulah sebuah tangan yang halus, memeluk kakinya
Dea melihat Lan Yi memeluk kakinya dan menatapnya dengan cemas.. Hati Dea melunak, emosinya terkendali, perasaannya menjadi tenang
Ini dia yang di sukainya dari Lan Yi.. entah kenapa setiap kali dia melihat Lan Yi, perasannya menjadi tenang.. ini sangat berbeda saat dia mengambil obat.. ini perasaan yang alami..
“Ibu..” ucap Lan Yi yang melihat Dea menyeringit
Pikirnya ibunya ini sedang sakit, maka dari itu, dia memandang Han Luoyi dengan tidak suka.. mulutnya moncong kedepan, menunjukan rasa tidak sukanya
Dea melihatnya dengan lembut dan mengelus rambutnya.. dia melihat kearah Han Luoyi dengan sedikit dingin.. “Jangan bicarakan dia dengan ku.. karena aku tidak ingin mendengarnya..” dengan itu dia membuang mukanya
Han Luoyi melihatnya sebentar.. dengan itu dia menghela nafas.. jika itu maunya, maka baiklah
Sementara itu Yanzhi melihat Dea dengan menyelidik, dia harus bertanya lebih tentang pria itu dengan Han Luoyi, karena menurut firasatnya, ini pasti ada kaitannya dengan kondisi Dea pada malam itu..
“Sebenarnya aku datang kemari karena ini.. aku datang memberitahumu, kalau sekarang kau sudah menjadi murid sekte dalam.. ini adalah pakaian baru..” Dea melihat itu dan hanya mengangguk ringan
Yanzhi juga maju “Dea.. ada yang ingin kukatakan padamu juga.. aku sudah membuat peraturan sebelumnya kalau kau akan ikut dengan kami menjalankan misi..”
“Menjalankan misi?” tanya Dea
“Iya.. misi ini bisa di bilang cukup berbahaya, tapi aku ingin kau ikut dengan kami..” Dea merenungkannya sebentar
Memang saat dia datang ke sekte, dirinya tidak pernah keluar.. ini mungkin kesempatannya mencari udara bebas “Yah.. baiklah..” saat dia ingin menjawab, dia tiba-tiba mengingat tentang Lan Yi “Eh tidak.. kalau aku pergi bagaimana dengan Lan Yi”
Ini dia yang merepotkan.. jika dirinya pergi lalu bagaimana dengan Lan Yi.. tidak mungkin dia meninggalkan Lan Yi sendirianya walau Harimau Langit ada di sisinya
Yanzhi juga memikirkan tentang ini.. awalnya dia berpikir bahwa ini akan muda, tapi tiba saja Lan Yi muncul.. “Kirim saja Lan Yi ke kerajaan, di sana ada ibu untuk menjaganya.. dia juga akan di kenalkan sebagai seorang pangeran.. Bagaimana?” ucap Yanzhi
Dea juga memikirkan hal ini.. lagipula tidak baik kalau anak kecil seperti Lan Yi ada di lingkungan sekte, tidak memiliki teman, Dea juga tidak bisa terus bersama dengannya setiap saat
Han Luoyi juga memikirkannya “Iya benar.. lagipula bagaimana pun juga saat kau pergi, Lan Yi akan sendiri di sini, tidak ada yang akan menemaninya” sarannya
Dea melihat Lan Yi sebentar, Lan Yi juga melihatnya dengan mata berharap. Dea tau apa yang di harapkannya.. dia merunduk ke bawah “Lan Yi.. apa kau ingin kesana.. di sana ada banyak makanan yang lebih enak, ada juga nenek yang akan bermain dengamu, akan ada banyak hadiah yang menunggumu di sana”
“Lalu Ibu? Ibu membuangku, tidak menginginkanku?” dengan mata berair.. melihat ini Yanzhi dan Han Luoyi menjadi sedikit tidak enak, keduanya menjadi panik
Yanxui yang sedari tadi diam saja, maju ke depan, melihat Yanzhi dan Han Luoyi dengan tatapan mengejek, dia merunduk sedikit dan mengacak rambut Lan Yi “Tidak.. kakakku tidak akan membuangmu.. dia hanya khawatir saja denganmu yang sendirian di sini.. kau tidak ingin dia khawatir kan” mendengarnya, Lan Yi menatap Yanxui dengan berpikir
Yanzhi dan Han Luoyi yang melihat Yanxui bertindak, menatapnya dengan aneh.. Lan Yi memandang Yanxui dan Dea saling bergantian
Dea berlutut, dia menghapus air mata Lan Yi dan berkata “Aku.. aku akan mengunjungimu.. bagaimana?”
“Sungguh?” Lan Yi senang mendengarnya dengan harapan di matanya, kemudian dia melihat Dea dan Yanxui mengangguk
Lan Yi menatap dan berpikir sebentar.. setiap kali Dea melihat Lan Yi dia merasa bahwa dirinya luar biasa.. cara berpikir Lan Yi hampir sama dengan orang dewasa
Kembali pada saat Dea membakar rumah Li Wang.. saat itu semua orang yang masih ada di sana hangus terbakar.. mereka berteriak kesakitan, minta tolong, bukannya takut, Lan Yi malah menatap mereka dengan tenang
Itu adalah hal yang tidak bisa dia lupakan.. ekspresinya sama dengan Yuezhi saat membunuh orang.. ekspresinya tidak berubah untuk waktu yang lama dan setelah itu dia berbicara dengannya sambil tersenyum, sama seperti Lan Yi
Setelah berpikir lama, Lan Yi menatap Dea dengan senyuman manisnya, berkata “Baiklah.. aku akan pergi kesana..” mendengar ini, Yanzhi dan Han Luoyi menghela nafas lega Yanxui juga
Lan Yi mendekat kearah Dea, dan memengang lengan Dea, dia menatap Dea dengan mata yang berusaha menahan tangisnya “Ibu harus menemui Lan Yi dengan sering!” ucapnya, Dea dan lainnya tertawa kecil
Yanxui dengan itu langsung memeluk dan mengakat Lan Yi ke pelukannya..
“Baiklah, karena Yanzhi sudah setujuh, aku akan mengatur orang untuk menghantarnya..” ucap Yanzhi
***Note : Hai semuanya... terimakasih karena telah membaca.. jangan lupa tinggalkan jejak ya***..
***Faforit***...
***Comment and Like***