The Lost Of Power

The Lost Of Power
72. ‘Tidak Butuh’



\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Pikirannya sudah kembali, kesadarannya kembali, dia melupakan tentang wajah cantik Dea dulu


Dia teringat akan kekuatan mengerikan dari Dea, itu jelas bukan aura dari seseorang yang hanya berada di tingkat bawah seperti rumornya


Rumor mengatakan bahwa Dea hanyalah seorang putri yang tidak berguna, karena tak tahan melihatnya, dia di husir oleh mendiang kaisar sebelumnya sehingga dia malu untuk memperlihatkan wajahnya selama ini, karena itulah Dea memakai cadar di wajahnya


Tetapi dari apa yang di rasakannya semalam jelas bukan kekuatan dari seseorang yang tidak berguna


Dia juga berpikir bahwa kekuatan Dea bahkan lebih tinggi dari ayahnya, Kaisar Xu kerajaan Dongfang...


Di lihat dari aura menekan yang Dea kuarkan bahkan sangat jauh dari ayahnya sendiri


Coba bayangkan.. hanya dengan aura saja sudah membuat hewan spiritual yang ada di seberang sungai dari tempat mereka berdiri gemetar ketakutan


Itu cukup jauh dari mereka, tetapi aura Dea dapat membuatnya meringis ketakutan padahal di adalah hewan spiritual level 7, dan itu sudah cukup tinggi


Dan hanya dengan aura Dea dapat membuatnya ketakutan.. pastinya kekuatan Dea sangatlah tinggi,


Xu Hei Fuyan menghela nafas, bahkan dengan aura Dea yang terlihat jelas bahkan sampai membuat semua orang yang ada di hutan ini merasa takut, tidak dapat melihat tingkat kultivasinya


Ini pastinya adalah seorang master... kini Xu Hei Fuyan semakin mengingunkan Dea.. muncul senyum di wajahnya


Dea tidak tau dengan apa yang di pikirkan oleh Xu Hei Fuyan.., rombongannya dengan senang hati mendapat barang berharga, yaitu hewan spiritual level 8


Mereka sebernanya tidak akan dapat mengalahkan hewan dengan level tinggi seperti itu, hanya saja di saat mereka bertarung dengan mati- matian hewan itu melirik Dea sebentar..


Di saat mereka bertarung ‘Singa bermata tiga’ melihat Dea yang tidak melakukan apa-apa di tengah-tengah kelompoknya bertarung


Melihat Dea hanya memandang mereka dengan malas, singa itu memiliki keinginan untuk menyerangnya


Tetapi ketika saat dia mencapaikan Dea, Dea menatapnya dengan tajam, seketika singa itu bergetar ketakutan


Di tidak dapat melihat tingkat kultivasinya, tetapi hanya dengan melihat matanya saja berhasil membuat singa itu meringuk ketakutan


Segera Yanxui menyerang singa itu dengan tanpa perasaan membuat singa itu sempat terlempar


Yanxui marah saat melihat bahwa singa itu mencoba untuk melukai jiejie-nya dan menyerangnya dengan brutal, dia tidak peduli lagi bahwa itu adalah hewan spiritual dengan level tinggi


Yang dia tau bahwa hewan itu telah dengan sengaja akan menyerang jiejie-nya, dia tau bahwa kekuatanya jauh lebih lemah darinya, tetapi tubuhnya bergerak sesuai insting


Karena tidak mau dan memiliki rasa benci pada hewan spiritual itu, Yanzhi, Yanxui dan Han Luoyi tidak mau untuk mengabil hewan spiritual itu, dan berakhir memerikannya pada kelompok Xiao Wancheng


Kelompok Xiao Wancheng memandang mereka dengan tatapan aneh,, dan saat mereka mau memberikannya pada Dea, Dea hanya berkata “..Tidak butuh..” dengan nada yang dingin


Dea selama perburuan dari kemarin dan sekarang tidak memiliki buran, bahkan kelinci yang di serangnya kemarin hanya di lepaskannya


Setiap hewan spiritual yang di bunuhnya hanya dibiarkannya atau di berikannya pada yang lain, bahkan untuk memakannya Dea menolak


Kelompok Xiao Wancheng menatap Dea dengan rumit, Dea tidak memiliki hewan buruan, apa tujuannya untuk datang keperburuannya


Tetapi tiba-tiba Dea turun dari kudanya dengan melompat  kepohon dan dengan cepat sampai di tempat sambil membelakangi mereka


Mereka sangat penasaran dengan apa yang Dea ambil dan mendekat pada Dea


Dea berbalik dan mereka dapat melihat dengan jelas apa yang ada di tagngan Dea, mereka terkejut saat melihat apa yang ada di tangan Dea “..Anggrek putih salju!!!” teriak mereka


Mereka pun menyusul kesana..


 


 


 


 


 


Note : Hai semuanya... terimakasih telah membaca... jangan lupa tinggalkan jejak Yah...


Favorit...


Comment dan Like...