The Lost Of Power

The Lost Of Power
80. ‘Malam tanpa Tidur’



\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Raja Lei, dia sedang marah di kamar tamu milik Laurenzhi.. dia melempar semua barang yang ada sampai mereka semua pecah


“Sial.. wanita itu.. wanita itu!! Berani-beraninya dia mempermalukanku... dia yang hanyalah anak buangan berani mempermalukanku yang seorang Raja ini... sial!! Karena dia semua rencanaku hancur berantakan...!!”


Raja Lei sangatlah marah besar, dia mengutuk Dea, yang dipikirnya adalah ada buangan karena baru menampakan dirinya sekarang, dia kini melempar barang barang yang bisa di lempar untuk melampiaskan amarahnya


Sebenarnya walaupun sang Ratu sangat marah padanya yang begitu tidak tau malu, dia tidak menghusir mereka, mengingat mereka yang datang ke sini sebagai tamu


Tetapi di dalam paviliun keluarga Raja Lei tinggal sedang kacau balau, mereka merasa di permalukan habis habisan di buat Dea


Bahkan mereka malu untuk keluar dan menampakan diri mereka sekarang, terutama Lei Fang’er, ini sudah hari keempat mereka hanya diam saja


Kini dia merasa sangat dendam pada Dea dan bersumpah untuk membunuhnya...


Dia berdiri dan membuat ayahnya untuk berhenti melempar barang-barang “Ayah lebih baik kita segera membunuhnya malam ini saja.. dengan begitu tidak ada lagi yang akan mengacaukan kita..” mendengar itu membuat Raja Lei sedikit tenang


“Benar apa yang kau katakan putriku.. lebih baik kita segera membunuhnya... huh hari ini, ini pertama kalinya aku di permalukan seperti ini.. akan ku buat dia meninggal lebih cepat agar tidak mengganggu kita mendapatkan Laurenzhi..” setelah itu dia mulai membicarakan rencana untuk membuat Dea tiada


Mereka memanggil pembunuh bayaran sebelumnya, Wu Chengru.. mereka tidak tau bahwa saat ini Wu Chengru sudah menjadi mata-mata Dea


Setelah mendengar rencana itu, dia pergi untuk melapor pada Dea.... Dea yang mendengar apa yang di rencanakan oleh mereka, membuat senyum muncul di wajahnya yang cantik itu


Itu terlihat sangat memukau dan kecantikan surgawi tetapi menakutkan bagi Wu Chengru yang sudah melihat itu, dia mulai merasa kasihan pada Raja Lei dan putrinya Lei Fang’er


--------


Pada malam ini Laurenzhi mempunyai acara festival puncak dari festival ‘Rembulan Perak’, itu yang orang luar ketahui, tetapi dia Laurenzhi mereka mnyebutnya ‘Malam tanpa Tidur’...


Ini bukanlah hal yang buruk seperti namanya yang terdengar horor, ini hanyalah penyebutan mereka pribadi tentang festival ‘Rembulan Perak’ ini yang dimana di seluruh Laurenzhi sampai pada gang gang kecilnya, akan di sinari dengan cahaya yang indah


Semua orang akan menari dan bergembira... tidak ada kesedihan yang akan terjadi.. mereka akan melupakan semua kegelisaan mereka dan akan bersenang-senang sepanjang malam ini


Mungkin hanya satu orang yang membenci kemeriahan ini... dari kamar Dea dapat mendengar kegiatan di luar... mungkin hanya kediamannya saja yang tidak memiliki penerangan yang berlebihan


Dea mulai berjalan berkeliling halaman Paviliunnya... paviliunnya tidaklah besar ataupun kecil, tetapi sangatlah indah, terdapat danau di dalamnya dan tempat tercepat untuk pergi ke taman bunga kesukaannya..


Dia berjalan menuju pondok tengah danau dan duduk di pinggirannya..


Tidak ada orang lain di sana, dan tidak ada yang bisa masuk. Itu karena penghalang yang di pasang Dea, membuat tidak ada sorangpun bisa masuk


Dea menunduk dan memeluk lututnya, menatap dan dengan lembut berkata “Bulan yang bulat sempurna... rupanya hari ini bulan purnama.. pantas saja di luar ribut sekali..”


Tak lama suara indah mulai terdengar lagi, membuat bayangannya di bawah bulan menjadi lebih indah...


Tak lama kemudian Mei datang “Yang Mulia.. pestanya akan segera di mulai..” ucapnya, di ikuti dengan Shin,Yao dan para pelayan lainnya. Mereka bermaksud mengatakan bahwa Dea harus segera bersiap untuk pesta...


Dea berbalik dan menatap mereka dengan tajam dan berkata dengan dingin “Sungguh sangat merepotkan...” dengan itu dia bangkit dan berjalan di depan mereka semua, berbalik menuju ke kamarnya


 


 


 


 


Note : Hai semuanya... terimakasih telah membaca... jangan lupa tinggalkan jejak Yah...


Favorit...


Comment dan Like...