
Merasa bahwa kedua orang itu sedang melihat padanya Hirakawa Manji berkata “Tunggu, dengarkan aku, pertama-tama ini bukan kesalahanku, ini adalah kesalahannya yang sedari tadi hanya bertele-tele.” Manji menunjuk pada master.
Melihatnya seperti itu membuat Nami Shikamaru menghela nafas pasrah.. Manji ini adalah orang yang kuat. Kekuatannya adalah salah satu yang terbaik di XY, tapi Eqnya sedikit rendah, kadang menjadi konyol dan kadang menjadi serius. Dengan orang yang seperti itu, membuat Shikamaru tidak bisa berbuat apa-apa.
Dia berjalan menuju keduanya, dengan itu dia bertanya pada master itu “Lihat baik-baik wanita ini.. kami memintamu untuk mencarinya.”
Dia melihat Shikamaru selayaknya seorang penyelamat, dengan Shikamaru di sini rasa ketakutannya sedikit menghilang, hanya sedikit dan dia menjadi lebih lega.. berbeda dengan ketiga lainnya, Shikamaru bisa di anggap santai, dia memperhatikan lagi potretnya.
Tadi master itu tidak memperhatikan dengan jelas, sekarang dia melihatnya, ada di potret yang terlihat, melihat itu dia bertanya dengan ragu-ragu “Apakah dua orang ini yang harus saya cari?” tanyanya.
Shikamaru mendengarnya “Tidak. Ini adalah orang yang sama. Dia biasanya hanya memakai cadar saja, dan hanya ada sedikit orang yang tau bagaimana wajahnya. Kami memperlihatkan wajahnya yang tanpa cadar, untuk memudahkanmu mencarinya. Siapa tau kalau kau melihatnya. Adapun dengan komunikasinya, kami akan mencari cara untuk bisa mendapat infonya darimu.” Ucapnya.
Ini membuat master itu sedikit lega, karena mereka akan segera pergi. Artefak itu, mereka memberikannya padanya untuk melihat gambar itu..
Master itu memperhatikan wajah potret itu dengan cermat, sesuatu melintas di kepalanya !! Dia terkejut melihat potret itu “Wanita ini... !!” ucapnya dengan suara yang kecil, tapi keempat pria itu dapat mendengarnya.. tatapan menjadi tajam.
Lan Xin Yuezhi yang paling dekat dengan pintu, segera berbalik melihat master itu, dia mendekat “Apa yang kau pikirkan? Kau mengenalnya? Apa kau pernah melihatnya?” tanyanya bertubi-tubi, dapat di lihat dari sorot matanya terdapat sebuah harapan yang sangat tinggi saat dia melemparkan pertanyaan itu.
Xin Yuezhi menarik pakaian master itu, membuat master itu menjadi sangat ketakutan. Dia membatu melihat Xin Yuezhi yang kelihatan menakutkan di matanya “Ini.. tidak..” ucapnya.. dia menjadi sangat takut. Tidak ada yang menghentikan Xin Yuezhi karena ketiga lainnya juga menenantikan hal ini.
Xin Yuezhi tidak tahan dengan hal ini. Melihat master itu tidak menjawabnya dan menjadi sangat kesal dan tidak sabaran “Cepat jawab pertanyaanku!!”
“Hyii!” master itu sangat ketakutan dengan Xin Yuezhi saat ini, serasa ingin menangis, tapi tidak bisa.
Kurohi Sasuke mulai tidak tahan dengan semua ini, dia melihat Xin Yuezhi dan berkata “Xin tenanglah!” Xin Yuezhi sudah melepaskan orang itu, membuat master itu jatuh ke tanah, dia tidak memiliki kekuatan untuk menopang tubuhnya karena ketakutan yang di rasa.
Manji yang biasanya santai saat ini juga menjadi sangat serius melihat master itu dengan mat yang sedikit di tajamkan “Lihat baik-baik. Apa kau pernah melihatnya? Jawab kami dengan benar!!” sungguh berbeda dengan dia yang sebelumnya.
Hal ini membuat master itu tidak bisa menahannya lagi “Baik, baik! Saya tidak tahu apapun tentang wanita ini..”
“Apa?! Jadi sebenarnya kau tidak tau..?” perasaan kecewa Xin Yuezhi terlihat di ekspresi wajahnya.. Bukan hanya Xin Yuezhi saja, bahkan tiga lainnya juga sepertinya kecewa, wajah mereka menjadi masam.
Melihat mereka yang seperti itu membuat master itu sedikit tidak enak “Sebenarnya saya tidak tau apakah dia adalah wanita itu..”
!!!
“Jelaskan!” ucap Xin Yuezhi dengan tegas. Mulai tampak matanya mulai terkulai. Ada sedikit harapan yang kembali.
“Ini.. sebenaranya, sekitar dua bulan yang lalu, ada seorang wanita yang datang ke desa malam ini.. dia tidak memakai cadar seperti yang ada di potret dan wajahnya tidak jelas juga karena dia memakai kerudung hanya saja, ketika saya melihat potret wanita itu dengan cermat. Em kalung yang di pakainya..”
Kalung?!! Kalung! Mereka mengingatnya, Xin Yuezhi yang pertama kali beraksi, dia mengambil kalung yang di pakainya “Maksudmu ini?”
!!
Mendengar ini, entah mengapa membuat keempat pria itu menjadi menghangat sedikit, terutama Xin Yuezhi. Dia menatap kalung yang sekarang ada di tangannya dengan tatapan seduh..
Jelas-jelas ekspresinya sangat murung tadi, tapi sekarang di wajahnya itu memiliki sedikit kebahagiaan mendengar apa yang di katakan master itu.
Hal ini tidak lepas dari mata master itu.. dia menjadi sangat penasaran tentang hal ini.. “Maaf, kalau saya boleh tanya, apa hubungan kalian dengan wanita ini..” tanyanya dengan ragu-ragu.
Xin Yuezhi mendengarnya. Dia menatap lekat pada kalung itu “Dia.. adalah kekasihku..” ucapnya.
!!
Ini membuat master itu terkejut. Dia tidak percaya dengan apa yang di dengarnya. Kekasih.. ini jelas tidak bisa di percaya.
Raut wajahnya menjadi rumit, keanehan ini tidak lepas dari mata Shikamaru dan juga Sasuke “Ada apa denganmu?” tanya Sasuke.
Mendengar pertanyan itu membuat master itu menjadi sedikit panik, tapi dia tidak terlalu memperlihatkannya “Tidak, hahaha..”
Shikamaru melihatnya yang bersikap aneh dengan serius, tapi dia mengabaikannya “Lalu, di mana dia sekarang? Ke mana dia pergi? Apa kau pernah melihatnya lagi?”
“Ini.. saya, tidak tau..” semua orang mengerutkan dahi menatap master itu, dengan cepat master itu menjawab “Saya pernah melihatnya lagi sejak saat itu, di mana dia sekarang, saya tidak tau, tapi pada saat itu, dia jelas bertanya arah ibukota, kemungkinan sekarang dia ada di ibukota” dia menjawabnya dengan terburu-buru.
Yang benar saja, orang-orang di depannya sekarang ini adalah orang yang sangat mengerikan, tanpa mengangakat tangannya saja dia bisa menghancurkan desa ini!
Shikamaru melihatnya dengan puas.. dia melihatnya “Baiklah.. temukan dirinya. Kami akan menemukanmu dengan sendirinya, jadi tidak perlu mencari kami juga..” ucapnya yang kemudian akan segera pergi.
Tapi baru satu langkah dia memajukan kakinya, pintu itu di buka dengan keras.
Brak!!
Ini membuat semua orang yang ada di ruangan itu terkejut. Kedatangan seorang wanita yang sangat cantik, berdiri di depan pintu masuk dengan nafas yang memburu, dapat di lihat bahwa dia sempat berlari saat datang kemari.
Manji melihatnya “Kau membuat kami terkejut. Ada apa? Apa yang terjadi, Mitsu?” tanyanya dengan santai.
***Note : Hai semuanya... terimakasih karena telah membaca dan juga mohon maaf atas ketidaknyamanannya jika Thor ada salah-salah kata***..
***Jangan lupa tinggalkan jejak ya***..
***Faforit***...
***Comment and Like***