
Dengan itu dia melihat kearah Lan Yi sekali lagi. Dia mengabil sesuatu dari cincin penyimpanannya dan memberikannya pada tiga orang, Jendral Liang Mei dan sang Ratu “Gunakan ini untuk memanggilku. Cara memakainya, Jendral Liang akan menjelaskannya. Aku yakin dia pernah melihat benda ini”
Melihat benda yang di keluarkan Lan Xiadea, jujur membuat Jendral Liang terkejut.. ini adalah alat komunikasi yang biasanya di pakai saat perang, ini adalah artefak yang berharga, Batu suara, dengan benda ini dia bisa berkomunikasi dengan orang yang jauh, sangat mempermudah
Dea memalingkan wajahnya melihat Harimau Langit yang sedang menjilati tubuhnya “Jaga Lan Yi dengan baik. Jika aku mengetahui ada satu rambutnya yang tercabut, aku akan mencabuti semua bulumu itu” ucapannya membuat Harimau Langit itu mengigil ketakutan
Dengan itu dia melompat masuk kepelukan Lan Yi “Xiao Bai” Lan Yi memeluknya dengan erat
Dea melihat Lan Yi sekali lagi, dia mencium keningnya dan tersenyum, dengan itu dia meletakan tangannya pada bahu Yanzhi Zhuxiu dan Yanxui Ki Hua. Han Luoyi juga mendekat pada Yanzhi dan memegang bahunya.. Dea menutup matanya sekali lagi sambil membacakan mantra yang sangat rumit, tidak ada yang mengerti selain dirinya
Sekejap tubuh mereka perlahan berubah menjadi putih dan menghilang, semua mata yang melihat menutup secara refleks. Saat mereka membuka matanya lagi, Dea dan lainnya sudah tidak ada di sana
Sang Ratu memindah perlahan “Baiklah, urus semua yang di perlukan Lan Yi, dari pakaian, makanan sampai mainannya. Pastikan semuanya terpenuhi. Aku tidak ingin cucu pertamaku kekurangan apapun” dengan itu dia pergi dan masuk kedalam kediaman Dea
Semua orang memberi hormat pada sang Ratu dan pergi dari sana. Penasehat kerajaan dan tiga dayang utama Dea, Mei, Shin dan Yao mengikuti sang Ratu
Para pelayan dan kasim yang ada di sana semua melaksanakan perintah sang Ratu, tuan Han melihat sang Ratu sebentar “Aku akan pergi dahulu. Nanti aku akan membawa Mao’er dan Li’er untuk melihat keponakan baru mereka serta membawa beberapa hadiah” dengan itu dia mendekat pada Lan Yi dengan senyum hangat di wajahnya “Yi sayang, paman kakek akan pergi dulu dan kembali bersama kakak-kakak nanti, bersikap baiklah pada nenekmu” dengan itu dia memberi penghormatan terakhir pada sang Ratu dan pergi dari sana
Jendral Liang dan ajudannya juga pergi dari sana, sebelum dia pergi, dia memerintahkan sebagian anak buahnya untuk berjaga di halaman sang putri untuk melindungi pangeran kecil dan sang Ratu
Tak lama setelah hal itu, pengumunan di keluarkan, bahwa sang Putri, memiliki seorang putra. Semua menjadi heboh, semua orang menjadi penasaran dengan keberadaan pangeran kecil ini, karena setau mereka, tidak ada pemberitahuan bahwa sang Putri sudah menikah
Ada dari beberapa kerajaan yang mengirimkan lamaran pernikahan pada Laurenzhi untuk mengikat mereka, karena mereka mendengar kabar angin yang mengatakan bahwa kerajaan Laurenzhi ada di tangan sang Putri
Sang putri yang di buang telah kembali, dan sekarang dia menerima cinta dari sang Ratu dan pangeran kedua, bahkan pangeran pertama, sang pangeran Mahkota
Siapa yang tidak mengagap ini sebagai keuntungan? Siapa yang tidak akan berlomba pada saat seperti ini? Ini adalah Laurenzhi! Siapa yang tidak pernah mendambahkan Laurenzhi? Bahkan rakyat mereka lebih mulia dari pada para bangsawan di kerajaan mereka!
Tapi tidak ada yang mengirah bahwa sang putri telah memiliki seorang anak di usia yang begitu muda.. jika ini ada di dunia nyata. Seorang wanita yang belum menikah, sudah memiliki anak di usia muda. Apa yang akan di pikirkan oleh masyarakat?
Rumor mengenai pangeran kecil ini bahkan sampai di telinga kerajaan lain.. untuk mencari muka mereka berlomba-lomba mengirim hadiah ke Laurenzhi, tapi di belakang, mereka akan mengirim mata-mata untuk mematau Laurenzhi
Laurenzhi adalah kerajaan yang besar di daratan timur. Penguasanya di kenal sebagai Kaisar. Tentu ada banyak orang yang tidak senang dan memiliki motif tersembunyi pada mereka, apalagi sekarang yang memerintah, bukanlah seorang Kaisar pria, tapi wanita!
Tapi sayangnya, penjaga gelap Yanxui dan Yanzhi yang tinggal di Laurenzhi, membunuh semua mata-mata yang mereka kirimkan dengan kejam. Ini membuat marah para tuan mereka, tapi mereka tidak berani untuk angkat bicara
Di antara mereka Wu Chengru, pengikut pertama Dea di Laurenzhi juga termasuk di antaranya
Wu Chengru adalah mata-mata. Semejak Dea mengangkatnya menjadi salah satu bawahannya, dia melatinya dengan sangat keras, walau hanya sebentar.. dengan uang yang di berikan Dea padanya, dia mendirikan sebuah perkumpulan pembunuh bayaran
Kini perkumpulannya sudah lebih besar dan di percaya oleh beberapa kerajaan lainnya.. itu karena pekerjaan mereka bukan hanya membunuh saja, tapi bisa juga menjadi mata-mata dan pengumpul informasi. Namanya Pedang Darah, nama yang Dea usulkan
Nama ini perlahan menjadi salah satu kekuatan yang besar, hampir tidak ada yang berani melawan mereka
Saat mendengar berita tentang pangeran kecil sang Putri, tentu sebagai bawahan yang di besarkan oleh sang Putri, mereka juga mengirim orang untuk menjaga
Mereka juga membunuh klain yang meminta mereka untuk menyelidiki tentang sang pengeran kecil. Karena itu tersebar rumor bahwa seket Pedang Darah ini adalah salah satu kekuatan yang mendukung pangeran kecil
Tentu saja ini membuat para Raja dari kerajaan lain menjadi marah, tapi jika mereka mengajukan protes ke Lanrenzhi, akan terungkap niat mereka, yang ada mereka sendiri yang akan kena
Laurenzhi mungkin akan menyerang mereka karena mengetahui maksud tersembunyi mereka..
Semua orang mengetahui bagaimana kekuatan tempur dari Laurenzhi. Kedua pangeran, pangeran Mahkota dan pangeran kedua, mempunyai kekuatan yang di atas rata-rata, tuan muda Han Luoyi juga setara dengan mereka
Belum lagi di sana ada para Jendral yang memimpin di garis depan, menjaga Laurenzhi dari segala serangan
Dan yang paling menakutkan dari mereka semua adalah Jendral perang mereka, Jendral Liang yang kekuatannya sudah di uji
Di bandingkan dengan kekuatan mereka, semua kerajaan lain memucat
Jadi bukan Laurenzhi namanya jika tidak mengetahui niat mereka semua ini. Sang Ratu memerintahkan untuk mengundang pada Raja itu ke ruang tahkta
Note : Hai semuanya... terimakasih karena telah membaca dan juga mohon maaf atas ketidaknyamanannya jika Thor ada salah-salah kata..
Jangan lupa tinggalkan jejak ya..
Faforit...
Comment and Like