
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Tidak ada yang menyadarinya karena cadar yang dipakainya... tetapi siapapun yang melihatnya akan merasa bahwa kematian mereka sudah dekat
Entah itu mati karena telah melihat kecantikan surgawi karena Dea tersenyum, atau karena ketakutan karena dapat melihat senyum Dea saat ini
Kerena pada saat masih berada di akademi XY-nya, di setiap Dea tersenyum seperti itu, dapat di pastikan bahwa akan ada pertumpahan darah yang hebat dengan terang-terangan yang dapat membuat gempar
Yah tetapi ingat ini bukanlah benua Arck, tempat akademi XY berdiri.. ini adalah kekaisaran Laurenzhi yang dimana di tempat ini
Karena itu dia membuat peraturannya sendiri dengan memberikan kesempatan satu kali kepada mereka yang tengah mencari masalah dengannya
---------
Perburuan sudah di mulai saat sang Ratu mengumumkannya
Lan Xia Dea berjalan bersama kedua saudaranya dan sepupunya
Masalah dengan Ling Yu dan Ling Yueshang tidak dapat membuat Dea bermasalah
Hanya saja jika mereka mencari masalah lagi dengan Dea, itu akan menjadi akhir mereka berdua
Hanya Lei Fang’er yang dapat bertahan sejauh ini setelah mencari masalah dengan Dea
Yah tapi mungkin sebentar lagi hidupnya akan berakhir...
Ini sudah kesekian jalinya Lei Fang’er mencari masalah dengan Dea.. baru saja saat sang Ratu memulai acaranya, Lei Fang’er datang mendekat pada rombongan Dea dan meminta agar dirinya dan saudarinya menjadi bagian dari kelompoknya
Tetapi di tolak secara halus oleh Han Luoyi kerena sama seperti Yanxui, dia tidak menyukai Lei Fang’er dan juga ada bagian dari Dea
Dia memperhatikan bahwa ekspresi Dea menjadi jelek saat Lei Fang’er datang mendekat dan meminta untuk bergabung
Dan dengan halusnya Han Luoyi meminta untuk tidak bergabung dengan mereka karena alasannya ‘Bebannya akan bertambah’
Lei Fang’er dan saudari tirinya secara alami malu atas perkataan Han Luoyi yang dengan cara yang halus memberitau bahwa dia dan saudari tirinya adalah beban yang artinya mereka lemah
Itu akan menjadi penghalang untuk kelompok Dea, oh dan juga karena kedua wanita itu memiliki dandanan yang tebal sehingga mereka terlihat seperti badudut
Tetapi entah mengapa para pria atu pemuda-pemuda yang ada di sana malah merona melohat keduanya.. sungguh aneh
Tidak ada yang memandangi Dea yang memiliki ekspresi menyelidik di wajahnya.. dia memandang Lei Fang’er dengan tatapan menyelidik
Dari awal perburuan di mulai, Dea mulai memandangi Lei Fang’er dengan curiga.. dia merasa ada yang tidak beres dengan nya
Tetapi Dea mengesampingkan itu dan mulai menjauh dari kedua ular itu...
Dalam perburuan ini tidak di perbolehkan untuk membawa pelayan pergi bersama ketika berburu, tapi mereka mengizinkan mereka untuk membawa penjaga gelapnya tetapi tidak di sizinkan untuk membantu kecuali
darurat
Hasilnya, saat kelompok Dea menolak kelompok Lei Fang’er, dia dan saudarinya pergi bersama penjaganya...
Di tengah-tengah perjalanan mereka Yanxui sangatlah berisik, dan membuat Dea menjadi kesal.. dia sungguh tidak tahan dengan adiknya ini
Bentuk tubuh laki-laki, tapi mulut mirip perempuan, sungguh berkebalikan dengan Dea yang lebih suka untuk diam dan menyendiri
Tetapi ketiga saudaranya tidak mengizinkan hal itu dan memilih untuk mensejajarkan diri dengan Dea
Hasil itu membuat Yanxui tidak berhenti bercerita.. sungguh berisik...
Srek....
Tiba-tiba Dea mendengar sesuatu, dia menoleh pada semak-semak yang cukup jauh dari mereka
Yanxui yang ada di sampingnya tidak berhenti untuk membuang nafasnya.. seketika terkejut
Dea mengangkat tangannya, tanda agar Yanxui untuk berhenti.. Yanzhi dan Han Luoyi juga menoleh pada Dea “..Ada apa..” tanya Yanzhi dengan serius
Dea tidak menjawabnya dan hanya melihat kearah semak itu.. dia mengeluarkan pisau kecil yang biasa di bahwanya kemana-mana, “..Itu kunai..” batin Han Luoyi
Dea mengambil dua buah kunai dan di lemparkannya salah satunya
Itu untuk membuat apa yang ada di semak itu untuk keluar...
Karena terkejut sesuatu yang ada di semak itu melompat keluar.. menampilkan hewan putih kecil dan mungil
Itu adalah kelinci.. batin mereka
Saat melihat kelinci yang lucu, semua wanita pasti akan terpikat padanya.. semuanya mungkin.. kecuali Dea
Dengan dinginnya Dea melemparkan satu kunai nya lagi dan mendarat pada kaki dari kelinci itu..
Ugh... sungguh tidak berperasaan.. batin ketiganya
Note : Hai semuanya... terimakasih telah membaca...
jangan lupa tinggalkan jejak Yah...
Favorit...
Comment dan Like...