
Tapi ternyata yang dilihat oleh Pyta saat ia mendarat adalah seorang wanita cantik berkaca mata.Anehnya,wanita itu mengendalikan balon udara hanya dengan telunjuk nya.
"Siapa kau?"Tanya Pyta,wanita itu tak menjawab.Ia melakukan gerakan Gimik seperti orang membelah buah.Alhasil,balon udara ciptaan Betarakala terbelah.
Pyta terpana,ia tidak ada orang yang bisa menata sihir si Genderuwo.
"Serahkan bayi itu"Tangan wanita itu terulur meminta bayi Soraya.
"Tidak mau"Pyta menolak tegas.
"Sayangnya kau tidak punya hak untuk menolak"Wanita itu menuding bayi yang dipeluk Pyta.Tetiba bayi itu seperti ditarik dari gendongan Pyta.Pyta panik,ia mempertahankan bayi itu sekuat tenaga.
"TOLOOOOOOONG"Pyta menjerit sekuat tenaga, jeritan itu bisa menembus pendengaran Betarakala dari jarak yang cukup jauh.Si Genderuwo melesat lebih cepat menyusul pasangan nya.
Wanita itu menarik lebih kuat hingga si bayi terlepas dari gendongan Pyta.
HAP!!
Wanita itu menangkap bayi Soraya dengan pelukan hangat.
"Akhirnya...aku menemukan mu sayang"wanita itu tampak senang.
"Kembali kan bayi ku"Pyta ingin merebut kembali,namun belum 2 meter tiba-tiba Pyta tidak bisa menggerakkan tubuhnya.
"Hah?Apa yang terjadi ??apa yang kau lakukan padaku??"Pyta berusaha terus bergerak,tapi tubuhnya benar-benar kaku.
GRRRRRRRR
Wanita itu menengok ke belakang punggung Pyta begitu mendengar suara aneh.Rupanya Betarakala sudah tiba,wanita itu tersenyum tipis.
"Betarakala...bantu aku...aku tidak bisa bergerak"Seru Pyta,ia juga tak mampu menoleh.
Betarakala menghampiri,ia meletakkan telapak tangannya di atas ubun-ubun Pyta.Sesaat kemudian Pyta pun bisa bergerak kembali.
"Siapa kau???"tanya Betarakala.Wanita itu tak menjawab,ia sibuk bercanda dengan bayi Soraya.
"Hey!!!siapa kau???"Betarakala mengulang pertanyaannya dengan seruan lebih keras.
"Sstttt bayi ku mau tidur"Jawab Wanita itu santai.
Pyta jadi gemas ia pun dengan berani melangkah untuk merebut Bayi Soraya kembali.
CRAAASSSS
Betarakala terbelalak melihat tubuh Pyta terbelah jadi dua.Ia semakin tak percaya ketika melihat wajah wanita itu kini telah memakai topeng yang sangat familiar baginya.
DIALAH LUCY PEWARIS TOPENG IBLIS PENCABUT NYAWA.
Betarakala bertekuk lutut di hadapan Lucy ,Ia menundukkan kepalanya.
"Ampuni aku"
Pedang samurai di tangan Lucy yang ia gunakan untuk membunuh Pyta lenyap perlahan.Topengnya pun sudah tidak ia pakai.
"Aku pergi dulu"
Betarakala Mengangkat wajahnya,tubuh Lucy sudah lenyap tak berbekas.
*
*
Keadaan di dalam kediaman Ilyas geger karena Soraya sudah menghilang bersamaan dengan Halimah.
Idris sangat kalut,ia tidak tahu harus mencari istri nya kemana.
Tiba-tiba Nicta berlari menghampiri yang lain,ia terlihat shock.Tangannya menunjuk ke arah atas.
Ilyas dan Idris gegas bangkit dan berlari ke atas di ikuti oleh yang lain.
Rupanya Soraya sudah terbaring di tempat tidur,tadi Nicta lah yang menemukan menantunya melayang masuk melewati jendela dan terbaring perlahan di atas tempat tidur.
"Anakku mana?"Idris kebingungan saat meraba perut istri nya .Ia sudah tidak merasakan getaran kehidupan di dalam perut Soraya.
"Apakah dia sudah melahirkan ??"Ilyas bertanya.Nicta memeriksa bagian bawah perut Soraya.Ia melihat ada bekas darah yang sudah mengering.
"Sepertinya begitu??"
Idris menonjok dinding,ia begitu marah sekali.
"Awas kau Halimah!!?"
*
*
Halimah mengerjapkan matanya saat sesuatu yang lembek jatuh mengenai wajahnya. Ia meraba wajah yang terkena sesuatu itu lalu menciumnya.
"Ih bau sekali..."Halimah beringsut bangkit. Rupanya hari sudah menjelang pagi, kini Halimah bingung harus bagaimana? Kalau ia pulang ke rumah Idris apakah ia tidak akan menjadi seorang tertuduh.
"Pasti mereka semua sudah siuman dan akan menjari Soraya . Mereka Pasti mencurigaiku karena hanya aku yang tidak ada di sana. Kenapa aku pakai pingsan segala sih? kan jadinya aku kebablasan "Gerutu Halimah bicara sendiri.
"Lebih baik aku pulang ke Brunei saja, Aku tidak berani menghadapi kemarahan Idris karena kehilangan Soraya.Pasti Soraya sekarang sudah mati"
Halimah mengangguk yakin,ia masuk ke dalam mobil lalu keluar dari area tepian hutan belantara.
*
*
"Mana anakku...kemana anakku ???"Soraya histeris,ia berteriak-teriak meronta-ronta tubuh suaminya.
Semua hanya diam,Nicta menangis tersedu-sedu.Ia tertunduk begitu mendalam.
"Idris... tolong cari anakku "
"Iya sayang kita akan mencari nya,kau jangan khawatir.Papa...bagaimana??Apa Papa sudah berhadapan memanggil Kujang ?"
Ilyas menggeleng pelan.
"Aku hanya mendapatkan bisikan,jika Kujang terluka parah dan sekarang dirawat di istana ular"
Soraya menangis kejer,dia meraung-raung memikirkan bagaimana nasib anaknya sekarang.Apakah sudah di santap oleh dua makhluk jahat itu??
"Tapi...Papa yakin,cucu Papa baik-baik saja"Sambung Ilyas dan berhasil menghentikan tangisan Soraya.
"Kenapa Papa bisa yakin ??"
"Karena Papa sudah mengirimkan kecubung untuk melindungi nya sekarang.Jika Kecubung tidak kembali ?? berarti cucu Papa masih hidup"
Wajah Soraya sedikit menciptakan senyuman.
"Apa Papa bisa tahu dari kecubung dimana anak Aya'sekarang ??"Tanya Soraya.Ilyas menggeleng pelan.
"Itu diluar kemampuan Kecubung,tapi yakinlah.Anak itu baik-baik saja "
Soraya tertunduk,ia menutupi wajahnya.Idris hanya mampu memeluk istrinya tanpa bisa melakukan hal yang lebih lagi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Lucy Begitu bahagia bisa menemukan bayi yang selama ini ia nantikan.Bayi terlahir dari dua elemen berbeda,satu energi siluman dan energi manusia pilihan.
Di tambah lagi dengan kedatangan seberkas cahaya merah kehitaman yang langsung namplok di telinga bayi itu.Terlihat seperti sebuah tanda hitam.Padahal itu adalah azimat batu kecubung.
Lucy tersenyum,ia mencium bayi yang masih kemerahan itu.
"Kau memang lah bukan bayi biasa.Hanya kamu yang bisa menggantikan aku menjadi penjaga Topeng Iblis pencabut nyawa"Lucy tersenyum senang.Ia menimang-nimang penuh semangat.
Di hutan larangan Lucy tinggal sendiri sebagai manusia satu-satunya.Seperti di ketahui dalam novel pertama saya,Lucy adalah sang pewaris.
Namun ia memilih meninggalkan semuanya dan menyendiri di hutan larangan sarang para setan serta dedemit.
Meskipun Lucy adalah manusia,tapi dia lah yang paling ditakuti dan disegani oleh para makhluk gaib.
Topeng iblis pencabut nyawa adalah salah satu pusaka yang tak terkalahkan.Bisa membunuh manusia ataupun setan.Karena itulah semua takut dan segan kepada Lucy.
Kini Lucy merasa jemu hidup di dunia,ia ingin mati.Namun ia tidak akan bisa mati jika tidak ada pewaris untuk menjaga topeng iblis pencabut nyawa.
Setelah melakukan semedi memohon petunjuk kepada Sang Penguasa Alam Jagad Raya.Lucy baru mendapatkan bisikan,jika hanya bayi yang lahir dari dua elemen berbeda lah yang dapat menjadi penerus Lucy.
"Kau akan ku beri nama CAHAYA..nama yang bagus bukan ???"