
"Bohong!!itu semua bohong,dia bukan Ibumu Pangeran As'ad "seru Ratu Syahira.
"Apa dia bisa melihat kita?"tanya Pria berjanggut.
"Eh iya...dia kan manusia biasa"Ratu Syahira merasa lupa,padahal dia tidak tahu jika Pangeran As'ad adalah seorang indigo.
"Hamba bisa melihat anda Gusti Ratu"Pangeran As'ad menghaturkan sembah kepada Ibunda Pangeran Arif .
"Hah?? benarkah"Ratu Syahira tak percaya sebelum melihat Pangeran As'ad menganggukkan kepalanya.
"Eh dia bisa melihat kita rupanya,baguslah...Pangeran As'ad dia..."
Belum sempat Ratu Syahira menyelesaikan kalimatnya, tiba tubuhnya terseret daun menghantam pohon beringin berukuran besar.
Ratu Syahira tersedak darah yang muncrat dari mulutnya.
"Ibu???Kau???"Pangeran As'ad terbelalak tak percaya,jika Ibunya bisa mengeluarkan tenaga yang besar.
"Hem Hem Hem Hem... terimakasih Pangeran masih memanggil ku Ibu,tapi....Aku bukan IBUMU!!"
Putri Halimah hendak menusuk Pangeran As'ad dengan pisau,tapi tangan nya tertahan.Bola matanya bergulir ke samping,Cahaya berhasil mencengkram lengan nya sebelum pisau itu melukai Pangeran As'ad .
"Pergilah...ini pertarungan kami"pinta Cahaya kepada Pangeran As'ad ,tapi pria itu diam mematung.Ia sangat shock mendengar bahwa wanita yang berwujud Ibunya dan hampir menusuk nya adalah bukan Ibunya.
Pria berjanggut melesat menyeret tubuh Pangeran As'ad untuk menjauh.
CIYAAH
Putri Halimah menggeretakkan rambutnya hingga membelit leher Cahaya .Ia berhasil mencekik Cahaya dengan menggunakan rambutnya yang tajam.
Cahaya terpaksa melepaskan cekalan tangan nya di lengan Putri Halimah.Ia berusaha melepaskan lilitan rambut itu.
Putri Halimah berseringai licik,ia melemparkan pisau yang digenggamnya melesat menuju keberadaan Pangeran As'ad .
CRASH
Pria berjanggut berusaha menahan pisau itu tapi pisau itu justru menembus jantung Pangeran Arif .
Yah...Pangeran Arif datang tepat waktu menjadi kan tubuhnya sebagai tameng agar pisau itu tidak melukai adiknya.
"Kanda???"Pangeran As'ad terhenyak tak percaya,tubuh Pangeran Arif jatuh Dan Pangeran As'ad langsung sigap menangkap tubuh sang Kakak.
"Ka-Kau..."Cahaya tersengal-sengal, jeratan di lehernya menyumbat saluran pernafasannya.
"Hahahahahaha siapapun yang mati diantara mereka,aku tidak perduli.Mereka akan tetap mati di tangan ku"
Sirat mata Cahaya berubah, kemarahan menciptakan cahaya biru menyala dari dalam tubuh nya.
Tak pelak, rambut yang melilit lehernya terbakar akibat cahaya biru itu.
Putri Halimah terperangah,ia mendapati rambutnya terbakar habis.Kalau dia tidak sigap memotong rambut nya, alhasil dia akan menjadi wanita yang botak.
"Apa-apaan ini ??"ia sangat shock,saat ia mengangkat wajahnya.Cahaya melayang, tubuhnya berputar pelan.
Putri Halimah melotot lebar,ia tahu wujud siapa yang kini berada di depannya.Begitu pun pria berjanggut dan Ratu Syahira.
Dialah Iblis pencabut nyawa!!Yang siap melenyapkan semua makhluk di muka bumi ini.Entah manusia,jin atau sebangsanya.Jika pedangnya bergerak,sekali tebas nyawa akan hilang,jiwa takkan dapat menyatu dengan raga.
"AKU TIDAK AKAN MEMAAFKAN MU!!"Cahaya mengangkat pedang nya tinggi-tinggi,lalu dengan sekali tebas tubuh Putri Halimah terbelah menjadi dua.Tanpa perlawanan!
Pria berjanggut menutup matanya,Ratu Syahira memalingkan wajahnya.Pangeran As'ad memeluk tubuh Pangeran Arif dengan mata tertutup.
Tebasan pedang kemarahan menciptakan sinar biru berapi yang menyilaukan mata.Cahaya benar-benar marah, hingga tenaga yang ia keluarkan sangat luar biasa.
Tubuh Putri Halimah yang terbelah, perlahan-lahan tersulut api biru.Hingga menghanguskan seluruh jasad putri malang yang terbuang karena cintanya yang bertepuk sebelah tangan.
Cahaya membuka topengnya,ia melesat terbang menghampiri Pangeran Arif yang sekarat.
Pangeran As'ad perlahan merenggangkan pelukannya kepada tubuh Pangeran Arif .
"Dia tidak boleh mati!"ucap sang Pangeran,suaranya bergetar menahan kepedihan.Cahaya mengiyakan...
"Aku akan membawanya pergi ke rumah,kau segeralah menyusul dengan Fajar.Hanya Ibuku yang bisa menyelamatkan nya"
"Tapi kenapa aku tidak pergi saja dengan mu??"bantah Pangeran As'ad .
"Untuk menaiki kendaraan yang terbang itu,tak kan sempat.Aku akan terbang menggunakan kekuatan ku sendiri.Aku sudah menyisakan jejak saat aku datang kesini.Jadi aku takkan tersesat "
Pangeran As'ad akhirnya mengerti,ia pun mengangguk setuju.
Cahaya merangkul tubuh Pangeran Arif ,lalu setelah berpamitan ..ia pun melesat terbang dengan kekuatan penuh.Hingga tubuhnya mengeluarkan cahaya kebiruan.
Pangeran As'ad memperhatikan cahaya biru yang melesat seperti meteor.Ia kemudian teringat pesan Cahaya agar menyusul ke Indonesia bersama Fajar .
Tapi sebelum ia pergi,ia berbalik memperhatikan tubuh Orang yang selama ini ia pikir adalah Ibunya hangus menjadi debu.
"Apa kau tahu,kemana Ibuku??"tanya Pangeran As'ad .Pria berjanggut mendekat.
"Ia meninggal beberapa saat setelah melahirkan mu"
"Lalu kenapa Wanita itu bisa menjadi Ibuku ??"
"Setahu ku, Putri Halimah menggali kuburan Ibumu.Lalu dengan ilmu hitam nya,ia menciptakan dirinya seperti Ibumu"
"Dan semua orang percaya itu???"Pangeran As'ad tidak bisa mengingat apapun,apa yang terjadi dahulu.
"Dia sangat hebat menciptakan sihir, semuanya bukanlah hal yang sulit.Dan yang hanya bisa merasakan hal aneh hanya gadis pemilik topeng legendaris itu"
Pangeran As'ad memejamkan matanya, hatinya berdenyut sakit.Kenapa dirinya sangat bo-doh dan percaya wanita yang begitu ia hormati ternyata bukan Ibunya.
Ia semakin merasa terluka,saat ia mengenang kenangan hangat antara dia dan Ibunya.
Pada kenyataannya,Pangeran As'ad tidak memiliki seorang Ibu.